NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Yang Baik

Menjadi Istri Yang Baik

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Keluarga & Kasih Sayang / CEO / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:112.2k
Nilai: 5
Nama Author: Elmanuradha

Mika pikir ini adalah akhir hidupnya. Gelap dan dinginnya musim dingin tak lagi membuatnya takut. Bahkan tubuh yang mulai kaku atau dada yang sesak tak lagi menyakitkan.

Selama hidupnya, Mika selalu patuh pada kedua orang tuanya. Bahkan memanjakan adik tirinya. Tak pernah ada keraguan pada diri Mika atas setiap kata perintah untuknya. Tanpa sadar Mika sedikit demi sedikit masuk ke dalam jurang kehancuran. Karirnya di industri hiburan semakin meredup dengan banyaknya rumor jelek tentangnya. Kehancuran suaminya juga disebabkan olehnya mengakibatkan banyak bencana bagi semua orang. Saat sudah pada ujung nafasnya bahkan Mika tak melihat satu orangpun datang menyelamatkannya. Membuatnya menutup mata dengan banyak beban yang tersisa.

Namun saat matanya terbuka lagi, Mika tertegun sesaat. Ruangan tempatnya berada dihias begitu indah. Begitu pula dirinya yang sedang mengenakan gaun mewah yang bagus. Saat itu Mika tersadar dirinya kembali ke tujuh tahun lalu, ke hari ketika dia menikah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elmanuradha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MIYB 34

"Juara pertama adalah..."

Teng teng teng teng

Suara latar belakang yang menegangkan diputar oleh kru untuk mendukung suasana situasi.

"Siapa? Cepetan!" ucap Teresa tak sabar.

"Juara pertama yang menghasilkan uang paling banyak adalah Mika dan Justin!"

Mika dan Justin melompat bahagia, mereka melakukan high five dengan senyum lebar, "Yeay!"

"Oke tenang-tenang. Selanjutnya untuk juara kedua adalah Shella dan Amelia!"

Shella dan Amelia tersenyum bahagia saat namanya disebutkan. Sikap mereka lebih terkontrol tak seperti Mika dan Justin yang melompat-lompat bahagia.

"Selanjutnya. Yang menjadi juara ketiga adalah Teresa dan Reno!"

Kemudian yang menjadi juara keempat adalah Rui dan Peter. Sedangkan Alena dan Ellie adalah yang terkahir.

"Sesuai urutan, maka silahkan untuk Mika dan Justin mengambil bahan yang mereka inginkan!"

"Ini kita bebas ambil berapapun?" tanya Mika berjalan ke arah meja bersama Justin.

"Ya, bebas."

Mika mengangguk-angguk senang. "Justin mau makan siang apa nanti?"

"Apa aja boleh!"

"Hmm. Masak apa ya?" Gumam Mika menatap meja sambil berpikir.

Mika mengambil sayur seperti wortel, kubis, sawi putih, baby corn. Kemudian pindah ke meja lain untuk mengambil udang, telur puyuh, ayam dan telur ayam.

"Justin lebih suka brokoli atau kembang kol?"

"Brokoli!"

Mika meletakkan kembang kol ke meja lalu memasukkan brokoli ke keranjangnya, "Oke, brokoli."

"Kita mau masak apa?" Tanya Justin saat Mika masih melihat-lihat bahan di atas meja.

"Kak Mika akan masakin Justin yang enak-enak pokoknya!"

Mika kemudian mengambil dua plastik jamur tiram dan membawa Justin menjauh dari meja.

Satu persatu orang mengambil bahan memasak. Alena menggigit jari khawatir karena dia adalah yang terakhir. Satu persatu bahan di meja mulai berkurang.

Saat sampai di Teresa, semua menu daging seperti daging ayam, daging sapi hingga udang, ikan dan cumi-cumi sudah habis. Mengisahkan tumpukan sayuran.

Begitu giliran Alena hanya tersisa dua terong, seikat kacang panjang, sekantong kentang, brokoli dan jamur kancing.

"Semua orang sudah menyimpan semua bahan masing-masing bukan? Kru akan membantu kalian menyimpan agar tidak tertukar. Mendekati jam makan siang, kalian boleh datang menemui kru yang bertanggung jawab untuk mengambil makanan."

Setelah menjelaskan beberapa hal lainnya, semua tamu akhirnya bisa kembali ke kamar masing-masing. Semua orang sudah lelah dan ingin membersihkan diri dari keringat dan juga bau campuran selama di pasar.

Mika memandikan Justin lebih dulu sebelum dirinya mandi. "Selesai!" Mika membantu menyisir rambut Justin agar lebih rapi. Dia juga menyemprot parfum anak yang Justin bawa agar lebih harum.

"Kak Mika mau mandi dulu. Kamu main aja sama anak-anak lain yang udah mandi."

Justin mengangguk dan turun dari ranjang sendiri. Sedangkan Mika melangkah masuk ke kamar mandi.

Mika tak khawatir membiarkan Justin pergi bermain sendiri atau bersama yang lain. Lagipula di luar masih ada kru yang mengawasi. Ditambah kameramen yang akan mengikuti Justin. Jadi Mika mandi dengan tenang.

Begitu keluar dari kamar, Mika mendapati Teresa dan Reno yang duduk di sofa kaki ranjang. Keduanya duduk diam bersebelahan, saat mendengar suara pintu terbuka mereka menoleh serentak pada Mika yang baru saja selesai mandi.

"Kalian berdua ngapain di sini?"

"Kak Mika!"

"Mika, kita mau numpang mandi di sini," Teresa mengangkat tas perlengkapan mandinya dan Reno.

"Emang kamar mandi di bawah kenapa?"

Teresa berdecak kesal. "Gak ada masalah sebenarnya. Tapi si Rui mandinya lama banget. Setelah mandiin Peter dia belum keluar kamar mandi sampai sekarang."

Mika mengangguk dan menyingkir dari ambang pintu kamar mandi. "Ya udah pakai aja. Udah se-lesai mandi kok," Perkataan Mika memelan diakhir kalimat karena Teresa dan Reno yang berlari ke dalam kamar mandi.

Mika menggeleng melihat tingkah laku mereka dan berjalan menuju ranjang. Mika menggunakan skincare juga mengikat kuda rambutnya sebelum turun untuk mencari Justin.

Mika tak melihat Justin di ruang tengah, jadi dia keluar ke halaman depan. Tapi dia juga tak melihat Justin di sana. Jadi Mika menghentikan salah satu kru yang dia lihat untuk bertanya.

"Maaf, ada yang tahu Justin kemana gak ya?"

"Justin? Kayaknya tadi sama anak-anak lain main di kebun samping deh."

Mika mengucapkan terima kasih sebelum pergi ke kebun samping vila. Berbeda dengan halaman depan yang luas dan kosong karena digunakan bersantai dan bermain. Halaman samping adalah kebun dengan banyak jenis tumbuhan di sana. Beberapa bunga aneka warna tumbuh dengan cantik. Bahkan ada pohon mangga besar di sana yang digunakan untuk berteduh.

Mika melihat dari ambang pintu vila, Justin sedang duduk di bawah pohon mangga bersama Peter dan Ellie. Seorang juru kamera sedang memotong mangga untuk dimakan mereka.

Melihat tak ada masalah dengan anak-anak, Mika menuju dapur untuk membuat makan siang.

Memasak bukanlah perkara mudah, walaupun Mika bisa membuat beberapa masakan sederhana tapi perlu waktu lama untuk menyajikannya.

Tanpa membuang waktu, Mika menemui kru dan meminta bahan memasak miliknya. Dengan keranjang yang penuh bahan memasak, Mika menuju dapur untuk memulai memasak makan siang.

Di dapur ternyata sudah ada Alena. Tapi Alena bukan sedang memasang, dia berdiri dengan dua tangan terlipat di pinggang, menatap keranjangnya di atas meja dapur.

"Kak Alena, kenapa?"

Alena menoleh melihat Mika dengan tangan memegang keranjang penuh bahan, membuatnya iri. "Oh Mika, mau masak sekarang juga?"

Mika mengangguk dan meletakkan keranjangnya di meja, samping keranjang Alena. "Ya, Kak Alena juga mau masak sekarang?"

Alena bergumam, "Tapi aku agak bingung mau masak apa." Tangan Alena menunjuk pada keranjang miliknya yang hanya berisi sedikit sayuran. Berbeda dengan keranjang Mika yang penuh dengan daging, telur juga sayur.

Mika juga melihat keranjang Alena yang jauh berbeda dengan miliknya. bahkan sayuran di dalamnya tak sampai setengah keranjang. Tiba-tiba sebuah ide terlintas di otak Mika.

"Gimana kalau kita gabung aja bahan kita terus masak bareng-bareng?"

Alena mantap Mika ragu dengan usul tersebut, "Memangnya boleh kayak gitu?"

Mika terdiam sebentar sebelum menjawab. "Harusnya sih boleh. Sutradara tadi gak bilang kalau kita gak boleh gabung bahan atau masak bareng."

"Iya juga sih," gumam Alena berpikiran sama.

"Ya udah gabung aja terus kita masuk bareng!" Mika menggeser keranjangnya ke dekat keranjang Alena dengan semangat.

Alena juga berpikir jika itu menguntungkannya jadi dia mengangguk dan setuju dengan Mika.

Keduanya mengeluarkan bahan di dalam keranjang masing-masing lalu mulai mendiskusikan apa yang ingin dimasak untuk makan siang.

1
YuWie
kok ya masih dikasih ati aja sih keluarga mik
YuWie
nahhh akhirnya ada informasi klo gavin dan mika buat baby..kupikir awal2 mika masih perawan.
Amora F: Ternyata sudah tidak /Joyful/
total 1 replies
YuWie
bertele2 vin gavin...
lhoo wis bisa jalan
YuWie
gemezzzz
YuWie
kerjaan opo tho vin gavin..Ceo kok malah gak ada bar2 e kerjaannya.
YuWie
lho2.
ternyata malah sdh hamil si mika... gak di ekspose ternyata ya wik wik nya
Amora F: Takut kenak pelanggaran. Cukup Gavin, Mika, author dan Tuhan yang tahu 🤫
total 1 replies
YuWie
walahh..gak bisa jalan beneran pak gavin... kupikir pura2 krn ngetes mika.
semoga mau terapi ya pak gavin..biar gak merasa gak berguna krn gak bisa melindungi istri tercinta
YuWie
baru ini baca, pria pengusaha terkenal tapi hy pasrah sama polisi ketika istrinya di culik. Gak ada boduguard, gak ada detektif kah pak gavin
YuWie
gara2 amelia sih..deketin mobil putih.. si mika jadi ceroboh. siapa coba yg culik2
YuWie
kapan gavin bisa jalan, kamu hy pura2 kan di kursi roda. badan aja gak ada lemak lhoo...curiga aku klo kamu lg cosplay
YuWie
lha itu mika..kpn punya anaknya..klo cium aja hanya pipi
YuWie
kenapa perkawinanmu dadak di rahasia2 kan sih mik..klo dulu sebelum kesempatan ke 2 okelahh ya..tapi sekarang kan kau ingin exsis dihati gavin
YuWie
gak belah2 duren gavin...
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga di novelku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya. trmksh🥰
total 1 replies
YuWie
Luar biasa
falea sezi
sejauh ini baca masih muter skip aja deh
falea sezi
ngapain nutupin pernikahan malu punya suami cacat mika ttep oon harusnya konfrensi pers donk
Amora F: Sabar kak sabar 🤭
total 1 replies
falea sezi
mika tetep aja goblok pdhl uda tau alur ttep lemah thor males
iqbal nasution
👍👍💪💪👍
karina
𝘴𝘴𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘶𝘱 𝘵𝘩𝘰𝘳
iqbal nasution
oke💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!