NovelToon NovelToon
TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bad Boy / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Regazz

"Apa-apaan sih loe, pincang! Jangan sok kecantikan deh. Lebih baik pakai baju loe sana! Loe pikir gue bakalan tertarik apa sama loe!" ujar Zayn berkata kasar pada istrinya saat malam pertama mereka.

Varisha Salsabilla Jannah.

Gadis pincang yang baru saja kehilangan suami sekaligus calon anaknya.
Ia bahkan terpaksa harus menikah dengan adik iparnya sendiri, yaitu Zayn Alkautsar.
Adik ipar yang membenci dirinya.

Apakah pernikahan terpaksa ini akan berakhir mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Regazz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Varisha diculik

Bab 30— Varisha diculik

Byur!!!

Varisha terbangun dengan kondisi tubuh yang sudah basah kuyup. Tangan terikat di atas kursi.

Ia sontak membuka mata dan samar-samar melihat ke sekeliling ruangan.

Kamar yang asing.

Dan ia melihat Antony yang duduk di atas ranjang.

Varisha langsung teringat.

Ia ingin bangkit. Tapi, ia tersadar jika kedua tangannya diikat ke belakang.

"Lepaskan aku!" teriak Varisha.

"Tidak akan, sebelum suami loe itu datang ke sini."

"Itu mustahil."

"Oh ya?"

"Kau itu salah orang. Seharusnya kau menculik Adinda, bukannya aku!" Varisha terus saja berusaha melepaskan diri.

Namun, nihil.

Hingga akhirnya ia menyerah sendiri.

"Tenanglah, Nona Varisha. Sebentar lagi Zayn akan datang ke sini. Loe mau taruhan sama gue?" tantang Antony.

"Tidak akan," bantah Varisha begitu kesal menatap Antony. 

"Baiklah, kita tunggu beberapa jam ke depan. Gue baru aja ngirim pesan singkat."

Antony menggoyangkan ponselnya di hadapan Varisha.

Varisha mendengus dan tersenyum mengejek.

"Dia tidak akan datang. Kalau bisa dia ingin aku mati saja hari ini." batin Varisha.

1 jam berlalu...

Antony menunggu di atas ranjang sembari memainkan ponselnya.

2 jam berlalu...

Rasa kecewa mulai muncul di dalam hati Varisha.

Apa tidak sebegitu pedulikah Zayn padanya?

Varisha mulai memasang wajah sedih.

"Mana sih suami loe itu?" Antony mulai kesal..

"Apa yang kau inginkan, hah?!" teriak Varisha penuh kesal.

Antony meletakkan kedua tangannya di belakang kepala. Ia bersandar santai menatap Varisha dengan tatapan meremehkan.

"Gue bingung, dari dulu apa sih yang dia suka dari cewek pincang kayak loe ini?"

Varisha menghela napas. Ia tak mau menanggapi perkataan gila pria itu lagi.

Dia menarik bagi Zayn?

Mimpi!

3 jam berlalu...

"Ini menyebalkan!" ucap Antony yang mulai kesal sendiri menunggu Zayn yang tak kunjung datang.

Varisha mulai kelelahan. Duduk seperti ini semakin membuat kakinya bertambah sakit.

"Aku punya ide."

Antony segera turun dari atas ranjang. Ia meletakkan ponselnya di holder yang mengarah tepat ke Varisha.

Ia ingin merekam 

Antony langsung menarik jilbab Varisha. Rambut panjang nan indah langsung terlihat jelas. Bahkan, lekuk wajahnya semakin jelas. 

Antony bahkan mendadak terdiam.

Srek!

Tentu saja hal itu membuat Varisha kaget setengah mati, sekaligus takut.

“Astagfirullah!”

"Hentikan!" jeritnya.

Srek!

Kini Antony beralih merobek kancing kemeja milik Varisha.

"AAAA! HENTIKAN!" Varisha mulai frustasi.

Mendengar Varisha yang berteriak ketakutan, semakin membuat Antony bersemangat.

Ia menarik kemeja Varisha kasar hingga memperlihatkan bahu wanita itu yang mulus.

"Loe lihat kan, Zayn? Jika dalam lima menit loe gak datang ke sini, istri loe yang lumayan  cantik ini akan gue  nikmati beramai-ramai disini.. gue juga ingin tahu rasanya istri dari pembalap nomor satu ini."

Antony mencengkeram kedua pipi Varisha.

Varisha segera menjauhkan wajahnya. Ia bahkan sempat meludah ke arah Antony.

"Pria brengsek! Kau pikir aku ini pelacur, hah?!"

Antony tentu saja tak terima dengan perlakuan Varisha. Ia langsung mengangkat tangannya ingin menampar Varisha.

Namun, hal itu belum sempat terjadi karena seseorang menangkis tangannya.

Zayn!

Varisha tak menyangka yang berdiri di hadapannya adalah Zayn.

Pria itu datang menolong dirinya.

Dia tidak sedang bermimpi, kan?

"DASAR SIALAN!" umpat Zayn yang langsung memberikan bogem mentah tepat di wajah Antony.

Pukulan Zayn begitu keras hingga sudut bibir Antony mengeluarkan darah.

"Ternyata benar. Loe memang peduli padanya."

Ujar Antony yang langsung pergi begitu saja.

"Tunggu permainan gue selanjutnya."

Antony menghilang di balik pintu.

Zayn masih menatap kepergian Antony dengan wajah kesal.

"Dasar pria gila brengsek!"

Dari dulu hingga sekarang, Antony memang suka sekali mengganggu dirinya bahkan orang-orang penting yang berada di sekitarnya.

Varisha masih terdiam di kursi.

Menatap takut-takut ke arah punggung Zayn yang sebentar lagi akan berbalik menatap dirinya.

Dan benar saja.

Zayn langsung berbalik.

Varisha seketika langsung menundukkan kepalanya. “Hiks ..hiks ..” 

Zayn menghampiri Varisha lalu berjongkok di hadapannya. Pakaian wanita itu sudah compang-camping.

"Loe gak usah ge-er. Guemelakukan semua ini karena tak ingin ibu dan ayah mengetahuinya. Jadi camkan itu di dalam otak loe!"

"Baik, mas."Balas Varisha pelan.

"Terima kasih.."

Zayn menatap Varisha dalam diam.

Tatapan yang sulit diartikan.

Varisha kembali menunduk.

“Ini pakai jilbab loe!” Zayn menyerahkan jilbab milik Varisha. Wanita itu juga sibuk memakai pakaiannya.

"Ayo pulang!" ajak Zayn dingin.

Varisha berusaha bangkit dari kursinya. Tapi karena kaki kirinya yang sakit parah, ditambah tongkat miliknya tidak ada, hal itu membuat Varisha langsung jatuh tersungkur ke lantai.

Zayn melihat Varisha yang kesakitan menyentuh kaki kirinya.

"Dasar gak guna!"hina Zayn.

"Aku memang tidak berguna..." Varisha hanya memasang wajah sedih dengan kepala tertunduk.

"Menyebalkan!"desis Zayn.

Dengan terpaksa akhirnya Zayn menggendong tubuh Varisha.

Pandangan mereka saling bertemu. Namun buru-buru Varisha kembali menundukkan kepalanya.

Kedua tangannya melingkar erat di leher Zayn yang kokoh dan berotot.

"Kenapa bisa begini?" tanya Zayn.

"Maaf..."

hanya sepatah kata itu saja yang keluar dari bibir Varisha.

"Lihat gue!" desak Zayn.

Varisha menggeleng cepat.

"Lihat gue atau loe mau gue jatuhin.."Varisha langsung mengangkat wajahnya menatap Zayn.

Begitu juga sebaliknya.

Mata cokelat terang, hidung mancung, bulu mata lentik, hingga bibir berwarna merah ranum.

Buru-buru Zayn langsung membuang pandangannya.

Ia membawa Varisha keluar dari tempat tersebut.

Ternyata ini adalah sebuah hotel.

Varisha yang semula tertunduk sedikit mengangkat kepalanya.

Dan ia melihat ke bawah lantai.

Ternyata lebih mengerikan jika tiba-tiba Zayn menjatuhkannya dari atas sini.

Seutas senyuman mulai muncul.

Ia kembali teringat ucapan Antony.

"Istri berharga..."

"Apa iya aku adalah istrinya yang paling berharga? Buktinya Zayn langsung datang menolongku."

"Apa itu tandanya Zayn sudah mulai menyukaiku?"

Pertanyaan itu terus muncul dalam benak Varisha.

Tak lama mereka tiba di area parkiran.

Tubuh Varisha langsung dibawa masuk oleh Zayn ke dalam mobil.

Di dalamnya ada Adinda.

Ekspresi wajah Varisha langsung berubah.

"Kenapa muka loe  jadi gak senang begitu?" sindir Adinda melirik ke arah Varisha yang berada di kursi belakang.

"Tidak."balas Varisha.

Bersamaan dengan Zayn yang masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi kemudi.

Adinda memegang lengan Zayn dengan erat.

Namun matanya mengarah pada Varisha.

Sengaja ia lakukan agar Varisha cemburu.

Adinda bahkan tersenyum mengejek padanya.

"Sadarlah Varisha. Tak mungkin Zayn punya rasa padamu. Apa pun yang terjadi selama ini, kau hanyalah pelampiasannya saja. Tak lebih dari itu."

Varisha menatap pemandangan di luar mobil.

Hujan mulai turun perlahan.

Seolah ikut bersedih dengan apa yang terjadi padanya hari ini.

Ia bahkan sudah tak merasakan sakit di kakinya lagi.

Justru hatinya yang terasa lebih sakit.

To be continue…

1
Emi Sudiarni
lanjut
Amran Markokotu
tdak ada lgi lnjutanya ya cetita zayn dan varussa thor
Regazz: masih ada lanjutannya kok. beberapa hari ini author sibuk bgt maklum ada acara di luar kota🙏. insyaallah besok bakalan up.
total 1 replies
Emi Sudiarni
kok up nya dkit, mau tnya aja kak ap jdi varisha kmaren operasi, kta nya kmaren org tua nya za😍yn thu tindakan kekerasan oleh dinda dan zayn mlalui CCTV yg di kmar zayn. kok ngah ad penjelasan stlah itu
Regazz: salah up itu🙏😭
mau direvisi malah ditolak. abaikan aja bab itu
total 1 replies
Siti Fatima
pergi saja varisha
partini
di culik??
Emi Sudiarni
kok tiba di culik kan varisha mau di operasi. ngapa ya zayn tak sdar2 . kmu pergi aja varisha
Regazz: itulah. kan mau direvisi tapi ditolak sama editornya😭
jadi kacau gini babnya🙏
total 1 replies
Siti Fatima
lanjut kak
Emi Sudiarni
lanjut kak, seru bngat
Emi Sudiarni
zayn benar 2 ngah berubah ya
Siti Fatima
lanjut kak
Emi Sudiarni
geram bngat mlihat laku zayn
partini
kamu bilang Ampe dower ga bakal percaya biarin aja lah nanti kalau tau jg ga perduli orang zay goblok
Emi Sudiarni
aduh... zayn aneh kmu.. tu pasti cemburu🤣🤣
partini
wanita di sakiti berulang kali Ampe darah tetep aja ga akan pergi paling cuma mewek doang 🤦
Emi Sudiarni
gemesin bngat zayn. ktanya ngah suka vrisha tpi lihat varisha dkat dgn laki 2 lain kok mrah😄😄😄
Emi Sudiarni
lanjut
.. smangat untuk kak author .. sdah ngh sbar nungu bab berikutnya
Regazz: terimakasih🙏☺️
total 1 replies
partini
jajat bngt BUCIN nanti kamu
Emi Sudiarni
senang de lihat zayn cemburu
Tamirah
Jadi wanita jangan bodoh bodoh amat, walau kamu cacat sedikit saja punya harga diri lu disiksa diperkosa ngapain gk pergi dr rumah itu....!
Emi Sudiarni
lanjut kak seru bngat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!