NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Wanita Depresi

Terjerat Cinta Wanita Depresi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Angst / Tamat
Popularitas:298.6k
Nilai: 5
Nama Author: oniya

Mencintai seorang wanita yang mengalami gangguan jiwa. Mendapatkan, kemudian kembali kehilangan. Lalu kembali bertemu, tetapi wanita itu sudah berstatus sebagai Istri pria lain.

Setelah mengetahui kalau Leon bukanlah pria baik-baik, mampukah Lorix merebut kembali wanitanya?

Spin Of : Terjerat Ranjang Hangat Si Culun Seksi❤️

Follow Ig Author : @Oniya_99

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

"Bukankah ini malam pertama kita? Bisakah temani aku malam ini?" pinta Gyana penuh harap. Selain keinginannya, itu juga adalah keinginan calon bayi yang kini ada di dalam rahimnya.

"Maaf, aku sudah tidak lagi berminat pada wanita bekas," ucap Lorix sambil menepis kasar tangan Gyana. Setelah itu langsung pergi begitu saja.

Meninggalkan Gyana yang kini tak kuasa menahan tangisnya. Air mata benar-benar tumpah dan membanjiri wajahnya. Terlalu sesak, perih, dan sakit hingga ia tak dapat menahannya.

"Aw!" ringis Gyana kala perutnya tiba-tiba terasa kram.

Sadar kesedihannya telah menyakiti sang calon buah hati, Gyana pun menghela napas lalu menghembuskannya perlahan. Setelan merasa lebih tenang, kram di perutnya pun berangsur menghilang.

Beberapa saat kemudian, suara ketukan pintu terdengar. Gyana langsung mengusap air mata yang membekas di kedua pipinya.

Gyana bangkit, lalu membukakan pintu kamar. "Apa Eva mengganggu istirahat kak Gyana?" tanya Leeva sopan dan ramah.

"Tidak sama sekali, Eva. kebetulan aku tidak bisa tidur."

"Ini Eva bawakan makan malam untuk Kak Gyana. Apa kakak menyukainya? Eva takut menu makanan ini tidak sesuai dengan selera kakak."

"Suka, Eva. Sesuai kok, aku makan apa pun, tidak ada pantangan," terang Gyana sambil menerima nampan berisi makanan yang Leeva ulurkan padanya.

"Baguslah kalau begitu, Eva mau siapkan makan malam untuk Kak Lorix juga. Kak Gyana di kamar saja, kalau butuh apa-apa panggil saja Eva," sambung Leeva.

"Terima kasih, Eva. Kamu tidak perlu repot-repot," lanjut Gyana merasa tak enak hati.

"Tidak repot sama sekali, Kak. Kakak itu sedang hamil, tidak boleh sedih apalagi kelelahan. Ya sudah, Eva tinggal dulu ya kak. Selesai makan langsung istirahat."

"Terima kasih," ucap Gyana tulus.

"Sama-sama, Kak." Eva pun pergi, Gyana langsung menutup pintu kamar dan langsung melahap cepat makanan yang Leeva bawakan untuknya. Gyana dan calon buah hatinya benar-benar kelaparan.

Dan seperti biasa, usai makan Gyana harus berlari menuju kamar mandi untuk memuntahkan semua yang baru saja ia makan. Di depan cermin wastefel Gyana melihat wajah pucatnya dengan air mata yang tiba-tiba mengalir.

Gyana berharap suatu saat akan ada Lorix di sampingnya, yang membantu memapah tubuhnya juga mengusap tengkuknya. Gyana tersenyum tipis kala membayangkan betapa manisnya adegan penuh cinta dan kasih sayang itu.

Setelah merasa lebih baik, Gyana langsung mencuci wajah dan menyikat gigi. Ketika Gyana menyibak rambutnya, puluhan helai rontok dengan sendirinya. Gyana menatapnya pilu.

"Bukankah rambut rontak karena kemoterapi? Aku sama sekali tidak melakukannya. Apa mungkin ini pertanda waktuku tidak akan lama lagi? Aku mohon beri aku waktu sampai anakku lahir, Tuhan. Aku mohon."

***

Keesokan paginya, setelah bersiap-siap dengan pakaian sederhana, Gyana pun langsung pergi ke ruang makan karena perutnya terasa lapar. "Kak Gyana, kemarilah," panggil Leeva dan Gyana pun berjalan mendekat.

"Duduklah kak, kita sarapan bersama," karena memang sudah kelaparan, Gyana langsung mengambil beberapa roti.

"Kakak suka selai apa?" tanya Leeva.

"Coklat," jawab Gyana dan Leeva langsung memberikannya.

"Apa kamu pelayan di rumah ini?" Lorix bertanya pada Leeva. Gyana tahu Lorix sedang menyindirnya. Raut wajah Leeva pun terlihat kesal, ia takut Gyana mengira kalau dirinya sengaja melakukan itu agar Gyana terlihat buruk di mata Lorix.

Leeva menatap Gyana dengan ekspresi sedih, Gyana tersenyum sambil menganggukkan kepala seakan mengatakan kalau dirinya baik-baik saja. Ritual sarapan pun kembali berlangsung.

"Apa kamu akan ke kampus, Leeva?" tanya Gyana seraya mengelap bibir menyudahi sarapannya.

"Iya, Kak. Kebetulan pagi ini ada kelas. Memangnya ada apa kak? Apa ada sesuatu yang bisa Eva bantu?" tanya Leeva ramah.

"Emm ... Bolehkah kakak menumpang?"

"Tentu saja, Kak. Kita berangkat bertiga. Kakak mau ke mana?" tanya Leeva lagi.

"Ke rumah sakit untuk periksa kandungan," jawab Gyana.

"Baiklah, Ayo kita berangkat!" seru Leeva mengajak Gyana dan Lorix untuk berangkat.

.

.

.

1
Juna Dong
menarik
Muslimah Hyumyus
kau sukses membuatku ikut menangis thor😭😭😭
thisputc
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
wow, kakak othor bikin cerita sad ending😱😱😱
ini bukan gaya kakak banget, tp ceritanya tetap bagus banget..
walopun slow update banget, tp tetap mengena di hati..
nyesek bacanya kak.. 😭😭😭
poor Gyana (Aruna).. 🥺🥺🥺

oke deh lanjut lagi baca kisah "terjerat"..
sehat2 terus kak..
semangat terus untuk berkarya.. 😘🥰😍🤩
Dyah Oktina
bisa aja.. kla nenek sihir dah ikut2 ngatur... semua bisa jd dia yg buat sekanario hidup orang ..😠
bundha novita
aduh makan hati gk sih jadi gyana
Mari Anah
mengandung bawang thor😭😭😭
Mari Anah
ky y nnti gyana meninggal deh,trs bayi y d ambil&d asuh eeva sama lorix,,aku lgi ngarang crta y🤭🤭cmn author yg tau
Mari Anah
ayo lah lorix jngn nyerah bgtu,,gyana menunggu mu
Mari Anah
jangan2 gyana hamil ank lorix nih,wkt nolongn lorix kna obat perangsang🤔🤔🤔
Nurul Khairina Sitorus
Lumayan
Puji Rahayu
sbnrnya salah gyana dewek gk jujur dr awal....
nyuekin lorix...
emg enak di cuekin gntian...
Puji Rahayu
semua tersakiti gegara nenek peyott jahara noh...😈
Puji Rahayu
sbnrnya berhub.n sm lorix mlm itu mbokan....😆
Puji Rahayu
semoga itu gyana...
evi vivi🥰
hmmm
Susan Susanah
penyakit apa ya hiv
Susan Susanah
gyana hamil ank lorix
Susan Susanah
ko aku penasaran ya,,pas dokter bilang kpn terakhir hubungan,, jawab nya berapa hari yg lalu,,ginaya apa tu dia ama lorix bukan Ama leon
Susan Susanah
tu nenek memanggak punya perasaan. dia yg mandul dia pula yg kejam,,dasar nenek2mandul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!