NovelToon NovelToon
Listen, My Love You Are My Whole Life (GxG, Lesbian)

Listen, My Love You Are My Whole Life (GxG, Lesbian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Posesif
Popularitas:715
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Cerita ini mengisahkan tentang dua wanita (GxG, Lesbian ) jangan di baca kalau tidak suka, skip saja... 🥰🥰

Eli Sharafina seorang gadis berusia 18 tahun, dengan sifat rendah hati, ceria dan baik. ia memiliki Sahabat yang sangat baik yaitu Cherly Angeline seusianya dari keluarga orang kaya, Dengan sifat pendiam, baik dan datar.

Saat Eli dengan sahabat baiknya, Cherly. di sekolah yang sama kehidupan mereka berdua terasa baik-baik saja. Tidak ada yang membuat mereka pecah dengan orang ketiga. namun saat kelulusan sekolah sudah selesai. Eli dapat kabar bahwa Cherly akan pergi keluar negeri untuk melanjutkan sekolahnya masuk kuliah universitas kedokteran. setelah dapat kabar itu, kehidupan Eli terasa kosong, hampa dan kesepian, tidak ada ketawa ceria, bercanda dan kebersamaan.

5 tahun kemudian saat Eli usia 23 tahun di kaget kan berita heboh di televisi, ia terkejut melihat sahabatnya, Cherly. bertunangan dengan seorang pria pilihan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23 Dengarkanlah sayang hidupku hanya kamu

...----------------...

         Mata memancarkan kesedihan di sertai suasana hati cemas, meratapi layar ponsel di pegangan tangan kanannya terus berdering tanpa berhenti.

    Dengan duduk terdiam tenang di dalam ruangan apartemen, melihat sebuah nama Gavin di ponsel. Cherly terus menatap tidak mengangkat hanya membiarkan ponselnya terus berdering sampai berhenti.

Ting....

     Notifikasi Pesan dari Gavin muncul Cherly melihat dan membaca.

"Sebentar lagi, aku ke apartemen. Kita harus pergi gaun pengantin.. " Pesan Gavin

     Dengan nafas berat meratapi kalimat pesan dari Gavin membuat Hati Cherly berubah gelisah. Rasa tidak percaya akan terjadi pernikahan tiba. Mata melirik kemana-mana dengan perasaan gelisah, bukan tidak ingin menikah, hanya saja bukan dengan seseorang yang Cherly cintai.

"Apa ini selesai!?? " Cherly berkata dengan nada pelan

     Rasa bingung tidak ingin terjadi, Menyakiti perasaan Eli sesuatu yang sangat buruk, Namun tidak bisa menghindar dari takdir. Rasa pasrah harus Cherly Terima dengan perasaan lapang dada menerima semua yang akan terjadi.

      Tidak lama Eli datang setelah terbangun dari tidur, melangkah menghampiri dengan ekpresi bingung melihat Cherly terdiam duduk..

"Kamu kenapa?? ". Rasa penasaran Eli, apa yang membuat dia gelisah____

     Cherly terkejut munculnya Eli menoleh dengan gegep.

" Um.... " Saat ingin mengatakan sesuatu_____.

Ting

Nong

     Suara bel terdengar oleh mereka berdua, mereka pun menoleh pada pintu di sana. Eli merasa heran, siapa yang datang di pagi-pagi begini___? Rasa penasaran ingin tahu, Eli. melangkah menghampiri pintu. Eli berlahan buka pintu, wajahnya terkejut berubah tajam melihat Gavin berdiri depan pintu menunggu.

     Senyum tipis Gavin dengan tenang___

"Aku kesini mau jemput Cherly" Lantang Gavin

"Kamu mau bawa Cherly kemana??? "

"Bukan urusan kamu... tidak perlu tahu".

     Cherly datang dengan bersikap datar.

" Ayo Cherly tidak ada waktu " Ujar Gavin mengajak

     Rasa bingung di sertai penasaran, entah Gavin membawa Cherly kemana rasa gelisah takut akan berbuat sesuatu yang akan menyakiti Cherly.

"hemmm! jangan khawatir Eli kami berdua ada urusan penting... " Ujar Cherly pada Eli agar tidak mengikuti dan mencoba kelabuhi Eli.

    Cherly tidak ingin Eli mengetahui urusannya tidak ingin Eli sakit hati lebih baik Eli tidak tahu apa-apa,

     Cherly melangkah mendekat pada Gavin.

    Gavin dan Cherly pun melangkah jalan bersama meninggalkan Eli.

    Eli hanya menatap terdiam melihat mereka berdua berjalan pergi. rasa penasaran ingin tahu mereka pergi kemana dan untuk apa ada sesuatu tidak beres. Eli tutup pintu berbalik melangkah jalan dengan hati yang ragu-ragu.

********

     kemudian Cherly meratapi gaun pengantin melihat di kaca cermin, begitu indah dan cantik warna putih bercorak mengkilap terasa mewah, Wajahnya memancarkan kesedihan murung, rasa tidak percaya akan menjadi istrinya Gavin pilihan ayahnya sendiri. Dengan hati yang berat melangkah menemui Gavin,

    Tampak Gavin duduk di kursi tunggu Sembari main ponsel begitu fokus. Cherly muncul di depan Gavin.

    Gavin menoleh mengangkat wajahnya ke atas hingga bawah kaki Cherly, Senyum Gavin melihat gaun pengantin sangat cantik dan mewah, terlihat cocok untuk ukuran badannya.

"Bagus... cocok" Ujar Gavin

       Bibir mengarang getar memantau Cherly dan Gavin sembunyi di balik pakaian toko, Eli tidak percaya apa yang dilihat saat ini, Cherly memakai gaun pengantin artinya dia akan menikah. Rasa kesal tidak bisa Eli Terima tidak bisa tahan melihat kenyataan. Eli bergegas menghampiri mereka berdua

"Jadi ini urusan pentingnya!?? " Ucap Eli kesal melihat mereka berdua

     Gavin dan Cherly menoleh terkejut, Gavin langsung beranjak berdiri

"Kamu mengikuti kami!?? " Tanya Gavin

"Iya... memang kenapa hah!??? Jawab Eli ngegas, Menoleh pada Cherly Melihat dari atas kepala hingga bawah kaki, rasa tidak percaya apa yang dilihat Eli saat ini. " Kamu serius menikah dengan laki-laki ini!??? " Tanya tegas Eli

"Kamu tidak usah ikut campur!!! ". Ujar Gavin

" DIAM!!!! aku tidak bertanya dengan mu!!!! ". Sentak Eli kesal, Eli menoleh menatap tajam. " Apa yang membuat mu begitu yakin...??? dia bukan pria baik.. " Lontar Eli dengan mata terbuka lebar

     Cherly penjamkan mata dengan hati lapang dada, tidak lama membuka mata menatap Eli dengan datar.

"Maaf Eli... tidak ada pilihan lain" Jawab Cherly dengan tenang

"memangnya enggak ada laki-laki lain, selain dia??? laki-laki di kota ini banyak, yang kaya juga banyak. kenapa harus dia?? "

"Bukan begitu...!! "

"Terus apa!??? "

      Cherly terdiam berfikir sejenak, Eli menatap tajam pada Gavin.

"Lebih baik kamu urus wanita itu, yang lagi hamil!! " Tegas Eli

    Bukannya mendengarkan Gavin tidak menghiraukan kalimat Dari Eli, Rasa kesal pada mantan masalalunya ini terus menyudutkan dan tidak bisa menerima, Gavin dengan bersikap tenang tidak terbawa emosi menghadapi Mantannya ini.

Rasa kesal di rasakan Eli menjadi muak, Eli pegang pergelangan tangan Cherly menariknya melangkah membawa Cherly pergi dari Gavin. Gavin hanya terdiam membiarkan mereka pergi

Kemudian kini mereka berdua sampai di lorong parkiran kendaraan mobil, dengan suasana sepi hanya mereka berdua, Eli terus tarik dan terdiam, melepaskan tangan Cherly yang Eli pegang. Eli berbalik melihat wajah Cherly dengan tatapan datar.

"Jujur padaku... Apa ini keinginan mu atau orang lain!? ". Tanya Eli tenang

Sempat melirik kesamping dengan bingung, Cherly tidak tahu harus menjawabnya bagaimana.

Melihat Ekpresi Cherly hanya terdiam bingung, telunjuk jari sentuh dagu Cherly mengangkat wajahnya melihat wajah Eli.

" Aku bertanya.... "

Dengan bibir getar gegep berusaha bersuara\_\_\_\_

"Aku.... aku... " Dengan getar tidak bisa mengungkapkan kata___

"Lihat aku baik-baik... Katakan... " Minta Eli menatap tajam sembari telunjuk jarinya masih menyentuh dagu Cherly

Terdiam lama dengan rasa bingung sulit sekali bagi Cherly mengatakan sebenarnya.

"Huffttt.. " Dengan menghela nafas panjang, Eli melepaskan sentuh dagu Cherly, satu langkah mendekat menatap bola mata Cherly.

Cherly dan Eli saling menatap satu sama lain sangat dekat sekitar 1 Metter,

"Kamu cinta aku??? ".

Sebuah kalimat melontarkan di mulut Eli, Cherly terdiam datar pertanyaan itu tidak bisa Cherly jawab.

" Kamu cinta tidak sama aku?? ". Eli bertanya lagi dengan nada menekan

Tidak bisa mengatakan. tidak akan pernah bisa mengeluarkan suara, Cherly hanya menatap terdiam.

Wajah Eli mendekat di sisi telinga kiri Cherly lalu berbisik\_\_\_\_\_

" Jiga kamu... ingin menemukan ke bahagia itu... jangan pernah sia-siakan yang ada______ Kamu milikku, hidupku hanya milikmu.... ____jangan coba-coba______menyingkirkan milikku yang saat ini, _____sudah aku sentuh____.... " Ujar Eli menegaskan.

Kalimat ancaman membuat tubuh Cherly getar tercengang kaget\_\_\_\_\_\_bukan ancaman biasa sesuatu tidak bisa Dia Terima. entah apa yang akan dia lakukan kalau pernikahannya terjadi.

Eli menatap wajah Cherly dengan tenang, meletakkan tangan Cherly di dadanya tempat di jantung\_\_\_\_\_\_Cherly merasakan detak jantung Eli begitu cepat,

"Kamu merasakan nya???? ______hatiku cukup kamu seorang.. " Ungkap Eli dengan penuh rasa cinta. Cherly hanya terdiam sambil telapak tangannya merasakan detak jantung Eli.

1
Renjana
awalnya mulai berteman, tapi siapa sangka...
hai kak, mampir juga di novelku ya,😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!