NovelToon NovelToon
Ayla, Anak Kandung Yang Tersisih

Ayla, Anak Kandung Yang Tersisih

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Bagaimana rasanya menjadi seorang anak yang tidak diinginkan, di tuntut untuk selalu mengalah dalam segala hal, menyerahkan apapun yang dimiliki untuk orang lain bahkan orang yang di cintai sekalipun harus ia lepaskan? Selalu salah dan di anggap pembawa sial.

Itulah penderitaan yang di rasakan oleh seorang wanita bernama Ayla, ia tumbuh di keluarga yang serba berkecukupan, punya dua kakak laki-laki dan orang tua yang masih lengkap, namun sayang sekali, meskipun memiliki semua itu Ayla sama sekali tidak memiliki kasih sayang dan kebahagiaan.

Di mata keluarga Ayla adalah pembawa sial, sosok yang selalu salah dalam segala hal, berbanding terbalik dengan Alena yang selalu menerima kasih sayang penuh dan selalu di utamakan oleh semua orang.

Siapa Alena? Dan kenapa Ayla memiliki nasip berbeda dengan nya? Cus baca kisah mereka di sini, bersama author Nadia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23# Hallo Danu?

"Segalanya terjadi sangat mendadak. Lagipula aku tak ingin membuatmu cemas atau membebanimu, bukankah kau sedang sibuk dengan urusanmu di kota ini? Sekarang aku datang menjemputmu. Kau harus kembali ke rumah," ucap Papa Hans mencoba menjelaskan kepada istrinya.

"Tidak! Aku menolak pulang dalam keadaan begini!" jawab Maya dengan nada tinggi yang penuh kemarahan.

"Kenapa sikapmu seperti ini? Bukankah kau sendiri yang menghubungi Gavin dan memintaku datang menjemputmu pulang?" tanya Papa Hans bingung.

"Itu terjadi sebelum aku tahu bahwa kini sudah ada sosok 'menantu baru' yang duduk di kediaman Aditama!" jawab Mama Maya sambil melipat kedua tangannya di dada dengan sikap menantang.

"Memangnya apa salahnya? Bukankah ini hal baik? Selama bertahun-tahun rumah itu sunyi tanpa kehadiran anak perempuan, dan kau sendiri sering mengeluh merasa kesepian. Sekarang sudah ada menantu perempuan, malah kau tak senang. Sebenarnya apa yang kau inginkan, Maya?" tanya Papa Hans semakin bingung menghadapi perubahan sikap istrinya.

"Yang aku inginkan, dia bukan menantu yang pantas!" ucap Maya tegas dan dingin.

"Kalau begitu, apa maksudmu sebenarnya?" tanya Papa Hans kembali.

Suasana di dalam apartemen tempat Maya tinggal mendadak berubah panas karena perdebatan keduanya. Maya kembali duduk dengan wajah memerah menahan amarah yang meluap.

"Sialan... Bagaimana bisa dia tiba-tiba menikah begitu saja? Apa yang harus kulakukan sekarang? Tapi tunggu dulu... Bukankah Valen saat ini masih dalam keadaan lumpuh? Seharusnya mereka tidak akan mudah memiliki keturunan dalam waktu dekat, bukan? Aku harus segera menghubungi seseorang. Dia harus tahu berita ini sekarang juga," batin Maya dengan penuh perhitungan dan niat tersembunyi.

Siapakah orang yang akan Maya hubungi? Dan mengapa ia begitu membenci serta menentang keberadaan istri baru Valen?

***

"Maya, kenapa kau diam saja?" tanya Papa Hans dengan kebingungan melihat sikap istrinya yang terasa agak aneh.

"Tidak ada," jawab Maya, lalu ia kembali duduk di samping Papa Hans.

"Kau jadi gelisah begini begitu tahu Valen sudah menikah. Ada apa? Kau kan rencananya baru pulang besok? Bukankah kau bilang pekerjaanmu sudah selesai?" ucap Papa Hans lagi.

"Mas, jangan banyak bertanya. Aku tidak gelisah. Aku hanya belum siap menerima kehadiran menantu, apalagi aku sama sekali belum mengenalnya. Baiklah, aku akan pulang besok," jawab Maya sambil memasang wajah datar.

"Nanti kau pasti akan mengenalnya setelah bertemu Ayla. Dia gadis yang baik. Kau tak perlu khawatir. Valen membutuhkan pendamping hidup, memang sudah saatnya ia menikah demi meneruskan keturunan keluarga Aditama," jelas Papa Hans lagi.

"Haha… iya, kau benar sekali," jawab Maya.

"Syukurlah kalau kau juga mengerti hal itu," sambung Papa Hans.

Ia sama sekali tidak tahu bahwa wanita yang duduk di sampingnya saat ini tidak pernah berharap memiliki cucu, apalagi cucu dari Valen—yang sejatinya hanyalah anak tiri bagi Maya.

Gila… Orang tua ini benar-benar tidak sabar menjadikan anaknya sebagai pewaris tunggal keluarga Aditama. Ia bahkan menikahkan anak itu hanya agar segera mendapatkan cucu. Benar-benar menjengkelkan, batin Maya dengan perasaan gelisah, namun ia tetap harus berpura-pura tampak senang di hadapan Papa Hans.

Malam harinya…

Panggilan tersambung

"Halo…" terdengar suara dari seberang telepon.

"Halo, Danu? Kau sedang ada di mana sekarang?" tanya Maya sambil menempelkan ponselnya ke telinga. Sesekali ia menoleh ke kiri dan ke kanan, memastikan dirinya benar-benar sendirian di balkon kamar apartemennya.

"Bukankah Ibu sudah tahu? Kenapa masih bertanya?" jawab sosok itu. Ia adalah anak sulung Maya—Danu. Ia juga anak tiri Papa Hans, sekaligus kakak tiri Valen.

"Danu, Ibu minta hentikan segala permainanmu itu. Kita tidak punya banyak waktu lagi. Keadaan ini gawat, Danu… sangat gawat," ucap Maya, nada suaranya terdengar penuh kepanikan.

"Ada apa sebenarnya? Katakan saja terus terang, jangan membuatku makin pusing," balas Danu yang mulai penasaran.

"Valen… ia sudah menikah," ucap Maya langsung pada intinya.

Seketika keheningan menyelimuti seberang telepon. Danu sama sekali belum mengetahui hal ini jika tidak diberitahu ibunya—padahal ia selalu memantau setiap gerak-gerik orang-orang di kediaman keluarga Aditama.

"Sial! Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi?" serunya dengan nada geram.

Maya pun segera menceritakan kembali segala hal yang baru saja disampaikan Papa Hans kepadanya. Penjelasan itu membuat Danu semakin tak sanggup menerima kenyataan tersebut.

"Aku tidak akan membiarkan Valen memiliki keturunan apa pun," ucap Danu tegas.

"Ibu akan kembali besok. Kita harus bertemu dan berbicara langsung," ujar Maya, lalu segera mematikan sambungan telepon secara sepihak.

Panggilan berakhir

Valen… Berani-beraninya dia menikah dan berencana memiliki anak. Memangnya apa yang bisa dia lakukan jika kakinya lumpuh begini? Sial… Kenapa saja dia tidak mati sejak kejadian tempo dulu? gerutu Danu dalam hatinya, dipenuhi amarah yang meluap.

Memang benar, Maya dan Danu bukanlah orang-orang yang berhati baik. Sejak pertama kali Maya masuk menjadi istri keluarga Aditama, ia sudah menyimpan niat untuk menguasai seluruh kekayaan keluarga itu. Ia pernah berusaha sekuat tenaga agar bisa melahirkan Gavin—namun sayangnya, anak itu sama sekali tidak bisa dikendalikan. Berbeda dengan Danu; meskipun ia sadar dirinya sama sekali tidak memiliki hak apa pun atas harta keluarga Aditama, namun ia memiliki ambisi jahat yang sama persis dengan ibunya. Mereka selalu bekerja sama menjalankan rencana buruk, termasuk berniat menyingkirkan Valen—satu-satunya pewaris sah keluarga Aditama.

Keesokan harinya…

Di Kediaman Aditama…

"Gavin! Kembalikan! Cepat kembalikan, Gavin!"

Di pagi hari itu, teriakan Ayla bergema di seluruh ruang tengah rumah mewah tersebut.

"Ambil saja kalau kau sanggup! Dasar si kecil pendek, botol Yakult!" ejek Gavin sambil terus berlari.

Beberapa saat sebelumnya, Ayla sedang duduk tenang di ruang tengah sambil membaca buku komik kesayangannya. Itu satu-satunya buku komik yang sempat ia bawa dari rumah lama sebelum akhirnya datang menetap di kediaman Aditama.

Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama. Gavin yang memiliki sifat jahil tiba-tiba datang dan merebut buku itu dari tangan Ayla. Ia juga berteriak bahwa ia sangat menyukai bacaan bergambar dan belum pernah membaca judul yang sama persis.

"Gavin, kembalikan! Kau bisa merusak halaman-halamannya, bukunya sudah cukup rapuh dan tidak kuat lagi," seru Ayla sambil terus mengejar.

"Aku hanya mau meminjam sebentar. Nanti kalau sudah selesai kubaca pasti akan kukembalikan. Lagipula, buku lama begini pasti sudah lama kau simpan, kan? Mana mungkin kau baru selesai membacanya sekarang," jawab Gavin sambil berlari terengah-engah.

Para pelayan yang melihat kejadian itu hanya diam saja. Tidak ada satu pun yang berani menengahi—karena keduanya sama-sama memiliki kedudukan tinggi di rumah besar itu.

****

1
Soraya
lanjut thor
Author Nadia🪷: iya kak
total 1 replies
putmelyana
next Thor ceritanya
Author Nadia🪷: iya kak
total 1 replies
Valen Angelina
jgn jdi lemah ok....
Author Nadia🪷: okeee
total 1 replies
Adi Sudiro
salah satu cerita dgn segala kebodohan dan ketololan pemeran utama
bukan satu atau dua alur cerita begini jadi udah malas ma ceritanya
Author Nadia🪷: iya maaf ya kak 🙏
total 1 replies
Soraya
mampir thor
Author Nadia🪷: iya kak makasih ya
total 1 replies
Valen Angelina
semoga ayla cepat sembuh😍
Author Nadia🪷: udah gak sabar yaaa🤭🤭🤭🤭 btw sekarang aku juga punya Kanaya, ramekan ya kak, meskipun baru satu bab aja wkwkwkwkw
total 1 replies
Valen Angelina
𝚜𝚢𝚞𝚔𝚞𝚛𝚒𝚗 𝚎𝚖𝚐 𝚎𝚗𝚊𝚔
Author Nadia🪷: terkapar deh🤭🤭
total 1 replies
Valen Angelina
𝚝𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚋𝚞𝚌𝚒𝚗 𝚖𝚞 𝚠𝚔𝚔𝚠
Valen Angelina
tenang aylia... suamimu ganteng bbgt lo wkkwk😂
Author Nadia🪷: kalau aku jadi Ayla udah gas Ken banget 🤣🤣🤣
total 1 replies
Valen Angelina
𝙷𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚕𝚋𝚒𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚢𝚕𝚒𝚊... 𝚘𝚛𝚝𝚞𝚊 𝚋𝚘𝚍𝚘𝚑 𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚌𝚘𝚋𝚊 𝚕𝚋𝚒𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚛𝚒𝚙𝚍𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚔𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒
Author Nadia🪷: betul dan itu sakit banget, kita kalau dibedain orang tua sama saudara kandung sendiri aja sakit hati apalagi sama saudara angkat
total 1 replies
Valen Angelina
𝚋𝚊𝚐𝚞𝚜
Author Nadia🪷: makasih kak
total 1 replies
Valen Angelina
𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚊𝚢𝚕𝚊..... 𝚜𝚊𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚕𝚊𝚜 𝚍𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖
Author Nadia🪷: makasih kak🥰
total 1 replies
Valen Angelina
𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚟𝚊𝚕𝚎𝚗 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚘𝚖𝚎𝚗 𝚢𝚊... 𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚜𝚘𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚠𝚔𝚠𝚔𝚔𝚠🤣
Author Nadia🪷: awokawok ngakak, mana iya lagi sama nama nya 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ulfah Fiza
luar biasa
Author Nadia🪷: terimakasih kak ☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!