Kisah antara Deven dengan keluarganya yang telah membuang dirinya membuat dirinya berada di tengah tengah keluarga George dan Xeyla yang dipenuhi dengan musuh musuh
Selain kisah Deven disini juga ada kisah Clarine dan kedua saudara kembarnya yang terpisah dengan kedua orang tuanya karena salah satu musuh terbesar kedua orang tua nya yang iri akan usaha kedua orang tua nya yang sangat maju
Banyak pengorbanan dan air mata yang harus di lalui oleh Clarine untuk menyingkirkan satu persatu musuh musuh nya untuk mencapai kebahagiaan nya
Sedangkan Deven harus berjuang untuk menyingkirkan amarah dan kecewa di dalam hatinya untuk memaafkan keluarga nya yang telah membuang dirinya
Bukan hanya hal itu saja Deven harus menghadapi saudara kembarnya yang membencinya karena kehadirannya membuat perhatian keluarganya teralih
Bagaimana kah perjuangan satu keluarga untuk menggapai kebahagiaan?
Pastinya akan membutuhkan banyak pengorbanan untuk hal itu
Apakah mereka bisa menghadapi hal ini sampai selesai?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pergi
"Kau masuklah aku hari ini akan ke Brazil" ucap Clarine
"Brazil?"
"Iya aku ada urusan bisnis disana" ucap Clarine kemudian beranjak pergi
"Hati hati"
"Iya"
Perjalanan sepuluh menit menuju ke kantor nya telah dia tempuh
"Nona muda..." panggil Vera asisten Clarine
"Clarine aja" ucap Clarine sambil sibuk mencari dokumen yang ia cari
"Rine kau yakin akan ke Brazil " tanya Vera
"Iya gue yakin" ucap Clarine sambil mendudukkan tubuhnya di kursi kebesaran nya
"Musuh yang lu hadapi itu tangguh" ucap Vera khawatir
"Tenang aja gue pasti baik baik aja" ucap Clarine menenangkan sahabatnya itu
"Lu ikut gue pulang ke mansion " ajak Clarine
"Hah buat apa" tanya Vera
"Lu kan bisa bela diri sekaligus bermain senjata jadi ajarin keluarga gue yang lain buat gantiin gue" ucap Clarine
"Yaudah deh tapi disana gue sendiri doang yang ngajarin" tanya Vera
"Enggak disana ada kk Gabriel kk Vito sama kk Dina" ucap Clarine
"Oh yaudah"
Mereka berdua keluar dari ruangan Clarine dan turun ke loby menggunakan lift
Sesampai di bawah mobil Clarine sudah terparkir rapi di depan pintu loby
Dua puluh menit perjalanan dengan kecepatan sedang di tempuh hingga akhirnya sampai di mansion milik Clarine
...----------------...
Menuju ke taman belakang lebih tepatnya halaman belakang karena luasnya seperti lapangan golf
"Nah kebetulan kalian lagi belajar ini Vera sahabat aku sekaligus asisten " ucap Clarine memperkenalkan Vera
"Oh"
"Dia yang akan mengajari kalian menggantikan diriku" ucap Clarine
"Disini sudah ada aku kk Vito sama kk Dina" ucap Gabriel
"Dia sudah berpengalaman kk ilmu nya juga tinggi aku juga belajar dari dia dan ayahnya" ucap Clarine
"Ayahnya? memang ayahnya... "
"Mafia"
"Whatt" pekik semua orang
"Jika dia anak seorang mafia mengapa dia mau menjadi asisten mu" tanya Sean
"Keluargaku memiliki hutang budi sama Clarine dan aku bekerja sebagai asistennya untuk melindungi dia" jelas Vera
"Ok sekarang aku pamit " ucap Clarine kemudian berjalan sedikit jauh menuju helikopter nya yang sudah menunggu dirinya
"Rine tunggu" teriak Vera membuat langkah Clarine terhenti
Vera berjalan mendekati Clarine dengan langkah sedikit lari
"Kau melupakan ini" ucap Vera kemudian memberikan sebuah senjata api
"Thanks you" ucap Clarine
"Apa kau akan membantu mereka" tanya Helin dengan sedikit berbisik
"Apa kau sudah mendapatkan buktinya" tanya Vera dengan nada serius
Wajah ketiga wanita cantik itu terlihat tegang
"Dia sudah memberikan hasil tes itu dan aku juga sudah membuktikan nya sendiri" ucap Clarine
"Tapi kau akan menghadapi bahaya " ucap Helin
"Apapun yang terjadi mereka adalah saudara kita" ucap Clarine
"Maka akan ku hadapi bahaya itu" ucap Clarine dengan serius
"Tenang lah kami akan selalu bersamamu dan kau kapan akan memberitahu keluargamu" tanya Vera
"Belum waktunya Ver" ucap Helin
"Biarkan papa dan mama tidak tegang dulu" ucap Helin lagi
"Aku harus pergi" ucap Clarine
"Anggota mafia papa ku selalu mengintaimu dalam jarak jauh" ucap Vera
"Makasih kau saudari ku yang baik" ucap Clarine kemudian pergi menuju helikopter nya
Tak lama kemudian Helikopter sudah berada di atas udara namun sebelum keluar dari wilayah udara mansion itu Clarine harus membuka sistem keamanan kemudian bisa pergi
"Aku khawatir dengan dia" ucap Vera
"Aku juga"
"Tapi aku yakin dia akan baik baik saja" ucap Helin
Atau otak ku yg cetek ya
Tp semangat buat author dah nulis
sekedar komen ya Thor
Thor, Sd apaan ya ☝️☝️☝️
dan Ray....hendaknya menepi, kalau memang ingin mengambil hp itu