NovelToon NovelToon
Labirin Ingatan "Antara, Aku Kamu Dan Masa Lalu"

Labirin Ingatan "Antara, Aku Kamu Dan Masa Lalu"

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Idola sekolah / Bad Boy
Popularitas:594
Nilai: 5
Nama Author: YirumaNitya

Cherry adalah seorang gadis yang beruntung, ia memiliki keluarga yang hangat dan sangat menyayanginya, hidupnya seperti impian banyak gadis seusianya terlebih ia memiliki Kakak Laki laki yang selalu melindunginya Kevin, di sekolah berpacaran dengan pria paling populer sekaligus ketua OSIS Dion Prince, namun setelah kehadiran dua Pria bernama Bumi dan Langit hidupnya berubah, masa lalu yang selama ini ia cari kebenarannya perlahan mulai terungkap. Akankah Cherry berhasil mengetahui masa lalunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YirumaNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ternyata selalu dia

BRAK!!!!

Suara keras terdengar dari balik pohon mangga di belakang mereka, suara itu berasal dari seorang pria yang meloncat dari atas pohon ke tanah. Pria itu terjongkok kemudian berdiri tegak, ia bertolak pinggang "Ck ck ck" gumamnya sambil menatap sinis ke arah Dion.

"Gue sangka cuma bokap Lo aja yang gila sama perempuan, taunya lo sama aja ya Dion" Ujar lelaki itu sambil berjalan mendekati Dion.

"Bajingan, berani beraninya lo samain gue sama dia." Teriak Dion sambil melayangkan sebuah pukulan keras namun berhasil ditangkis oleh lelaki itu.

Lelaki berlesung pipi 2 itu menghempaskan pukulan Dion yang berhasil di tangkisnya, ia menatap tajam ke arah Dion lalu berkata "Kalau gak mau disamain sama bokap lo, minimal kalau mau ngapa ngapain mikir dulu"

"Gausah ikut campur, lo fikir lo siapa?" Dion mencengkram kerah baju lelaki itu berniat membalas perbuatannya tempo hari lalu yang dengan sadar mencekiknya.

"Lo jelas tau gue siapa." Kata lelaki itu balik menarik kerah baju Dion.

" Berhenti cukup" Teriak Cherry melerai ketegangan itu.

"Dion gue bilang sama lo sekali lagi, gue sama lo udahan, gue gak butuh persetujuan lo buat akhiri ini semua, jadi mending sekarang lo pergi aja, gue mohon pergi." Ujar Cherry penuh luka.

Ia berjalan menjauhi 2 lelaki itu terduduk di rerumputan sambil menyeka air matanya yg kian membanjir.

Kedua lelaki itu saling melepaskan cengkraman mereka, tatapan mata mereka seakan ingin memakan satu sama lain. Mereka berdua melihat ke arah Cherry yang menangis tersedu sedu.

Dion bergegas menghampiri Cherry namun lelaki itu menariknya dengan paksa, ia mencengkram lengan Dion.

"Dion kalau bener lo bukan bajingan, saran gue mending lo pergi, ada di Deket diapun gak akan bikin suasana membaik, lo tega liat dia makin nangis?" Ujar lelaki itu sedikit berteriak.

Dion menarik nafas panjang, perkataan mantan sahabatnya sekaligus sepupu tirinya itu ada benarnya juga, jikalau ia memaksa Cherry, mungkin Cherry akan semakin membencinya, akhirnya dengan berat hati Dion berjalan pergi menjauhi bukit itu, meninggalkan Cherry bersama Pria itu.

Selepas memastikan kepergian Dion, pria itu menghampiri Cherry ia mengambil posisi duduk tepat di sebelahnya. Lelaki itu tak mengucapkan apapun, ia hanya menatap Cherry dan menemaninya menangis.

Beberapa saat kemudian setelah hatinya melega, Cherry membuka kedua telapak tangan yang menutupi wajahnya bersamaan dengan itu sebuah sapu tangan berwarna biru muda mendarat di wajahnya, dengan lembut pria itu menghapus air mata Cherry.

Cherry terpaku, menatap pria dihadapannya. Tak mampu berucap apa apa. Perasaannya campur aduk, antara sedih, kaget namun ada sedikit perasaan bahagia.

"Kenapa selalu dia yang ada disaat gue sedih" Ujar hatinya.

"La langit?" Ucapnya terbata. "Lo kok bisa disini?"

"Gak boleh?" Tanyanya, ia meletakan kain lembut itu ditangan kanan Cherry kemudian berkata "Gue kan murid di sekolah ini juga"

Cherry terbelalak kaget, matanya terbuka lebar saking kagetnya.

Melihat ekspresi Cherry Langit tersenyum kecil "Salam kenal temen satu sekolah, nama gue Langit anak baru, mohon bantuannya." Ia menarik lembut tangan Cherry lalu menjabatnya.

Cherry terkekeh jelas jelas langit menggodanya, kata kata yg di lontarkan Langit seperti sengaja diucapkan agar Cherry teringat pertemuan mereka di Cafe Melati.

"Salam kenal, gue Cherry murid paling cantik di sekolah ini" Ujarnya.

Langit tertawa kecil "Nah gitu dong" ia melepaskan jabatan tangannya lalu mengelus rambut Cherry "Jangan nangis lagi apalagi karena cowok bajingan kayak dia, jujur gue gak tahan kalau liat cewek nangis, apalagi itu lo" Ucapnya.

Kata kata yang Langit ucapkan seakan menjadi obat untuk Cherry, hatinya menghangat, ia tersenyum kecil lalu mengangguk pelan. Langit ikut tersenyum lega.

Langit bangkit dan memetik sebuah mawar merah yang baru saja mekar.

"Ini hadiah untuk perempuan cantik yang sekarang jomblo." Senyuman manis tersungging dari bibirnya sehingga membuat kedua lesung pipinya terlihat jelas, dengan senyuman seperti itu pria yang katanya dingin itu malah terlihat sangat imut.

"Kim Seon Ho Oppa ternyata kembaran oppa ada disini" Ucap Cherry di hatinya.

"Kok diem aja, gak suka bunga?"

Cherry menggeleng.

"Terus sukanya apa?" Langit jadi penasaran.

"Sukanya...." Cherry tak melanjutkan kata katanya namun ia berkata dalam hatinya tanpa sadar "Sukanya sama lo mungkin."

"Jangan jangan sukanya sama bunga bank ya?" Tebak Langit asal.

"Iya bener, gue suka banget tau sama duit."

Langit mengangguk paham "Okey besok gue bawain."

"Ih Langit apaan sih, bercanda kali."

"Ya gak apa apa, kalau duit mah gue juga ada dikit, mau berapa seratus juta, dua ratus juta, kalau bikin lo seneng gue ikhlas."

"Ih kata gue juga bercanda Langit, emang gue cewek matre apa." Bantah Cherry.

Langit terkekeh "Yaudah makanya kasih tau gue lo sukanya apa."

"Kepo" Cherry menjawab singkat sambil tersenyum.

CUP

Sebuah kecupan di Pipi Cherry mendarat dengan secepat kilat tanpa bisa dihindari oleh gadis imut itu.

Cherry terbelalak kaget, ia hanya bisa nge freeze dalam beberapa saat.

"Kalau ini suka gak?" Tanya Langit.

"Ih Langit apaan sih, lo kurang ajar tau." Maki Cherry

"Suka enggak?" Langit malah semakin mendesak Cherry, kali ini wajahnya mendekat ke wajah Cherry seakan ingin melahap bibir kecil merekah milik gadis itu.

"Gak tau, gak tau, Langit ih lo genit gue sebel." Teriak Cherry sambil mendorongnya.

"Maaf deh, abis tiap di Deket lo rasanya gue gak sabar pengen cepet cepet gantiin posisi si Dion." Langit menarik tangan Cherry ke bagian dadanya.

"Lo bisa rasain detak jantung gue"

Cherry bisa merasakan detak jantung Langit, ritme yang cepat bagaikan mau meledak saat itu juga.

"Ta tapi Langit, gue baru aja putus."

"I know but Cherry sebelum lo putus pun, hati lo udah milik gue." Kata Langit dengan sangat Yakin.

"Lo sok tau Langit, udah kayak peramal aja, kalau gue gak cinta sama Dion gak mungkin hati gue sesakit itu, lo juga liat kan." Bantah Cherry kesal.

"Saat lo sama dia apa lo sebahagia saat bareng sama gue? Apa Lo ijinin dia buat cium Lo? Apa Lo ketawa lepas waktu dia godain Lo? Lo cuma harus jujur sama hati lo, yang lo suka itu sebenarnya siapa, lo yang paling tau."

Cherry terdiam, ia tak bisa menjawabnya, memang semenjak kejadian di gunung Pinus, hatinya mungkin sudah sedikit bepaling pada Langit.

Tak lama kemudian Bel masuk terdengar samar samar. Kedua remaja itu tampak saling menyadarinya.

"Yaudah gih masuk kelas" Ucap Langit

"Lo gimana? Gak masuk kelas?"

Pria itu malah menjatuhkan tubuhnya berbaring di rerumputan "Hari ini gue masih punya kebebasan untuk gak masuk kelas" Katanya santai.

"Wah privilege anak baru" Ledek Cherry.

"Anak lama yang matanya sembab, udah sana masuk kelas, nanti gue dituduh bikin lo bolos ."

"Iya iya, yaudah gue balik kelas ya, bye" Cherry bangkit dari duduknya, kemudian berjalan pergi meninggalkan Langit yang dilihatnya mulai memejamkan mata.

1
Yurmanitya Fadilah
Aamin
Yurmanitya Fadilah
Wkkkk akhirnya dia ngalah 🤣
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Aamiin... Moga ketemu sama laki-laki yang nggak punya riwayat katalog kayak Dion ya Cherr... 😍
Yurmanitya Fadilah: Aamin
total 1 replies
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Kebayang Cherry nyobain air laut, Wkwkwkwk... 🤣
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Ehem!! Aroma-aroma buaya darat tercium... Wkwkwk...
Yurmanitya Fadilah: Iya gombal teruuuus
total 1 replies
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Laaah... Lu aja punya katalog selingkuhan 12 orang, Dion!!! VANGKEEE... 🗿🗿🗿
Yurmanitya Fadilah: Vangkeee syekaliiii
total 1 replies
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Wkwkwk... Kalo saya jadi Cherry, bakalan nyahutin: "Ya elah Bang, ngalah napa sama cewek!" 🤭
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Semangat terus Kak nulisnya... 💪💪💪
Yurmanitya Fadilah: Thanks kak supportnya 😍
total 1 replies
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Oooh... Lagi dicomblangin ceritanya... 🤭
Yurmanitya Fadilah: Hahaha iya kak 😃🤣
total 1 replies
☠️🩸Deni Komarulloh🩸☠️
Waduuuh... Setahun 12 kali diselingkuhin?
Itu tiap satu bulan, gonta-ganti terus dong?!

Ya Salaam... 🗿🗿🗿
Yurmanitya Fadilah: Iya kaka privilege orang ganteng 😃🫢
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!