NovelToon NovelToon
Kenakalan Teman Baikku

Kenakalan Teman Baikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:16.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nadziwa Syifa

Langit Maharaja dan Nezha Calista dua teman yang tidak pernah terpisahkan,

Pertemanan mereka sudah lama sejak SD hingga kini mereka duduk di kelas 12 SMA.
Mereka Siswa/i yang terpopuler di sekolah nya.

Langit yang terkenal nakal dan jahil selalu membuat Nezha darting. Namun Langit teman yang paling baik di antara teman-teman lainnya, dan Nezha tidak pernah terganggu sama sekali dengan kelakuan teman baiknya itu.

Akankah seiring berjalan nya waktu mereka tumbuh perasaan cinta atau memang selama itu mereka memiliki perasaan satu sama lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadziwa Syifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KTBK.17

*******

Pagi harinya, Langit mengerjapkan mata sipitnya, mencari keberadaan Nezha yang sudah bangun duluan.

Terdengar pintu kamar mandi terbuka menampakan Nezha selesai mandi.

Langit menyipitkan matanya mengamati Nezha yang mulai melangkah sambil membawa handuk kecil dan menggosok-gosokan ke rambutnya yang basah.

Nezha yang tidak menyadari temannya sudah bangun, ia membuka ikatan handuk kimononya dan melepaskannya, menampangkan Daster dres bunga-bunga tanpa lengannya.

Langit melongo menatap punggung Nezha yang mulus.

glekh!

Langit menelan salivanya dengan susah payah.

"Hmm....pagi-pagi dia udah nguji, gwe." batinya tak lepas menatap punggung Nezha yang memunggungi dirinya.

Nezha yang sibuk mengeringkan rambutnya, terkejut saat melihat Langit dari cermin yang ada di hadapannya menatap mesum dan memberikan senyuman jahilnya.

Nezha berbalik dan siap-siap melemparkan hair dryer.

"Langit, sejak kapan loh bangun?" panik Nezha pasalnya ia tadi membuka handuk kimononya di sana.

Langit pura-pura memejamkan matanya kembali.

"Gwe, baru bangun barusan." bohongnya hari ini mereka hari libur Langit ingin menghabiskan waktunya dengan tidur.

Nezha curiga melihat kebohongan Langit, Nezha menghampirinya dan mendekat ke arah Langit yang pura-pura tidur.

Langit membuka matanya saat mencium aroma sampo Nezha.

"Bohong, loh. tadi loh liat gwe buka handuk kan?" tuduh Nezha.

"Enggak, gwe baru bangun, pede banget ngeliat loh buka-buka baju di kamar gwe, lagian loh juga gak nyadar maen buka-buka ajah, udah tahu ada gwe."ucap Langit dengan nada suara khas bangun tidurnya.

"Tuhkan, loh liat barusan."

Nezha mengambil bantal yang di tiduri Langit hingga terlepas dari kepalanya, Nezha memukul wajah Langit dengan bantalnya.

Bukh! bukh! bukh!

Bukannya merasa risih Langit tertawa terpingkal-pingkal.

Langit beranjak dari tidurnya meskipun kepalanya terhantam bantal ulah Nezha.

Nezha naik dan mengejar Langit yang menghindari pukulannya.

Dengan satu cekalan Langit mengambil bantal Nezha dari genggamannya, Nezha menariknya dan merebut kembali namun tubuhnya tidak seimbang Langit sengaja menjatuhkan dirinya.

Langit terjatuh di atasnya, wajahnya membenamkan di ceruk lehernya, Nezha merasakan deru napas Langit yang panas di telinganya.

"Bangun, gak!" pekik Nezha berusaha menyingkarkan tubuh besar Langit namun sia-sia tidak terbanding dengan kekuatannya.

"Kecil banget tubuh, loh. gwe meluk loh nggak kerasa apa-apa." ledek Langit.

Nezha mencubit pinggang Langit dengan kencang kesal, Namun si pemuda jangkung ini entah terbuat dari apa hingga tidak merasakan kesakitan.

"Badan kecil gwe semalem, loh meluk gwe udah kyak guling, kecil juga udah bikin loh kecanduan." kata Nezha.

"Iyah, loh udah bikin gwe kecanduan sampai gwe nggak bisa lirik tubuh cewek mana pun." balas Langit.

"Syukurlah, loh nggak jadi gay." ledek balik Nezha.

Langit menatap wajah Nezha dengan kesal, Nezha sukses membuat dirinya kesal, entah kenapa.

"Bangun, gak!" ucap Nezha yang sudah engap temannya ini sangat tidak berperasaan.

"Gwe, udah bangun dari tadi loh buka handuk di depan mata gwe." ucap Langit tak ingin beranjak.

"Langiit...pliis gwe bisa mati, loh belum bangun dari atas gwe." ucap Nezha memohon.

"Loh, nggak kerasa dari tadi adik gwe bangun." balas Langit sambil tersenyum jahil ia sedari tadi menahannya untuk tidak bilang sesuatu.

Nezha membulatkan matanya tak menyadari sejak tadi junior Langit yang sudah keras menusuk-nusuk di pangkal pahanya.

"Langit,,, hmpttthhh...." pekik Nezha bibirnya yang sudah di bungkam oleh bibir Langit, sebenarnya Langit sudah bangun lebih awal sebelum Nezha bangun, ia tidak bisa tidur semalaman.

Langit melumatnya dengan rakus, ia tahan semalaman untuk tidak menyerang bibir yang sudah menjadi candunya.

Tangannya yang nakal sudah tidak tinggal diam satu tangan Langit menggerayangi tangan mungil Nezha menautkan ke jari-jari besarnya, hasratnya naik 360 derajat tidak peduli dengan Nezha yang sudah mulai kehabisan napas ia melumatnya dengan brutal menggigit bibir bawah Nezha hingga terbuka, lidahnya menerobos dan mengoyak isinya.

Nezha sudah memerah ia hampir kehabisan napas, tangan yang satunya Nezha mencengkram rambut Langit.

Napas mereka sama-sama membara, Langit melepaskan pangutannya.

Nezha menghirup udara dalam-dalam.

"Lang, jaa__" tak di kasih untuk berbicara Langit menciumnya kembali.

Tangan Langit menahan tengkuk Nezha, kali ini Nezha menyeimbangkan ciumannya Nezha membalasnya dengan kasar mengigit bibir bawah Langit dengan kasar hingga mengeluarkan darah segar, Langit tidak peduli dengan bibirnya.

ia melepaskan ciumannya turun kebawah kejenjang leher Nezha yang putih.

"hemmzz...." Nezha menahan suaranya dan membungkam memakai tangannya.

"Nggak usah di tahan, suara loh juga udah bikin gwe candu." ucap Langit dengan suara beratnya, Langit melepaskan tangan Nezha yang menutupi mulutnya.

Entah Nezha kenapa dirinya tidak bisa menolak apa yang di lakuin temannya sendiri, seakan dirinya munafik.

Langit kembali menghisap lehernya meninggalkan jejak kemerahan.

"Ahh...Lang." desah Nezha memejamkan matanya menikmati ulah Langit di lehernya.

Langit tersenyum, akhirnya Nezha tidak menahannya.

********

"Si bos pulang, kah?" tanya Kai tidak melihat kemunculan Langit.

"Gwe tebak dia pasti tidur sama cewek malam," sahut Narendra yang sibuk dengan handphone nya.

"Trus, cewek semalam kemana?" tanya Roby menanyakan kebaradaan Nezha.

Kai dan Narendra saling pandang seakan terhubung dengan fikirannya masing-masing.

"Ahk, ngawur, dia kan temannya cuy." sergah Kai membuang fikiran mesumnya.

"Pantesan tuh cewek jadi incaran si Bintang sama si Diki, toh orang dia cantik banget, apalagi udah pasti di notice bos kita." ucap Kaivan si cowok rambut blonde

"Gwe, tebak 99,9% bos kita lagi boking cewek semalem mana tahan si bos liat cewek cantik modelan Nezha nggak di embat." kata Narendra sedikit sedih.

"Gwe ajah nggak tahan, kalau jadi bos kita gwe udah di apa-apain tuh cewek." celetuk Kai sambil membayangkan wajah cantik Nezha semalem.

"Ck! otak kalian udah rusak semua, yang kalian fikirin tuh sekangkangan mulu, heran gwe." sahut Novan si paling alim.

Narendra, Kai, Roby dan Kaivan mendelik.

"Nggak intro banget, loh. pepeknya si Nadia udah berapa kali loh jebolin." balas Narendra.

"Nggak, ke itung." balas Novan tanpa dosa sambil menyengir kuda.

Narendra menyumpal mulut Novan, tentunya mereka sambil bercanda.

"Kita, intip ajah bareng-bareng." ide Kai.

"Hei! nggak sopan, moyor kesayanganmu siap- siap di bakar sama si bos." ancam Kaivan.

Kai meringgis ngeri.

*******

kembali dengan Nezha dan Langit.

Langit mencium bibir Nezha kini di atas pangkuannya, tangan Langit yang satunya menahan tengkuk Nezha yang satunya ia gunakan mengusap-usap punggung Nezha.

kedua tangan Nezha mencengkram bahu Langit, meskipun Langit masih sangat muda tetapi memiliki tubuh yang atletis, si pemuda pemilik tinggi 185 cm ini sangat lihai.

Tanpa sadar tangan Langit merayapi dan membuka tali daster spagetinya hingga menampangkan bahu Nezha.

Langit menghirupnya dengan rakus seakan dia sangat gemas, ingin sekali memakannya.

"Ahh....hemmzz... Loh terlalu gila, Nezh." lirih Langit gemas.

Memeluknya dengan erat mengirup dalam-dalam dan menciumnya dengan rakus, Langit seperti orang gila.

Nezha menahan tangan Langit Yang akan menurunkan satu talinya lagi.

"Enggak, Lang. gwe nggak mau." tolak Nezha.

Nezha menatap Langit dengan seksama pemuda tampan ini seperti anak yang sangat manja, ia slalu berfikir bagaimana jika suatu saat mereka akan berjauhan, mereka masih punya masa depan yang panjang.

Nezha mengusap dahi Langit yang ber keringat.

"Maafkan gwe, Lang." lirih Nezha ia sudah menganggaf Langit sebagai kakak laki-lakinya meskipun mereka se umuran tapi Langit lebih tua dari usianya.

Langit menatap Nezha dalam-dalam.

"Kenapa minta maaf?" balas Langit heran.

"Gwe, nggak bisa lakuin ini," ungkap Nezha.

"Kenapa?" tanya Langit ada permohonan, jujur saat ini ia ingin mengatakan perasaanya akhir-akhir ini, namun ia tidak ingin Nezha menolak perasaannya, rasanya serba salah.

Ia tidak ingin Nezha berjauhan dengan dirinya, tidak boleh menyukai selain dirinya dan dekat-dekat selain dirinya.

"Loh, kalau bisa sejauh ini, masa depan kita masih panjang, Loh pasti kuliah di luar negrikan? itu, gwe nggak ingin terjadi, lambat laun loh pasti menyukai seseorang di sana." ungkap Nezha.

Langit menautkan kedua alisnya.

"Loh, tahu dari mana gwe mau kuliah di luar negri?" tanya Langit pasalnya hanya orangtuanya dan kakaknya yang tau, itu tidak mungkin orang tuanya memberitahukan, sebab Nezha dan orang tuanya tidak sedekat itu.

"Enggak perlu tahu, yang penting kita harus jaga jarak, dan jangan sampai menyimpan perasaan satu sama lain." ujarnya.

Langit tercekat,

"Jaga seperti apa?"

"Loh jangan kyak gini, gwe mau temanan normal seperti orang-orang." ungkapnya.

Langit merasa bersalah dirinya memang nakal tapi tidak dengan harus berjauhan, dia sudah tidak bisa berteman normal apalagi dia dan Nezha lawan jenis.

"Gwe, nggak bisa." tolak Langit ia merasa tidak wajar jika harus berteman harusnya ia mengungkapkan perasaannya, dan ingin menjadikan Nezha pacarnya.

Nezha tersenyum.

"Gwe, udah nganggaf loh kakak laki-laki gwe, Lang. jadi kita nggak bisa bersama."

Degh!

1
D_wiwied
naira masih aja bodoh
authornya seneng bgt bikin naira kesusahan kayanya, ntar di bar naira diketemukan sm ibunya, nebak aja sih
Nadziwa Syifa: nggak beib, hehe
total 1 replies
Nadziwa Syifa
Hhhe Othor bulan kemarin lebih ke fokus ke acount lain makanya cerita ini nggak terkoreksi 😭 sama lagi sampe lupa ternyata aku punya buku yang belum di selesai kan. 😭😭
D_wiwied
sampe lupa saking lamanya ga up
D_wiwied
mom jangan pingsan dulu mom,, anakmu yg hilang dah balik lg ke rumah loh ga pengen meluk apa
D_wiwied
Naira tanpa disengaja kamu sdh kembali ke rumahmu, semoga doa Narland tdk di dengar Tuhan jd Naira bs bertemu dg mom Nezha 😁😆
Nadziwa Syifa: 🤭 siap dengan penuh hormat🤗
total 3 replies
D_wiwied
dasar orang bejat kalo pd dasarnya udah jahat ya jahat aja ga peduli mau itu cucunya sendiri ttp aja dijual, bagi dia yg ptg adalah uang uang dan uang 😡😡
Shi de
kek nya kenakalannya mendiang bapak nya😭
Nadziwa Syifa
ndak usah Le, nanti Narland makin jadi😄
Shi de
Narland sini ajarin ngmongnya sama ku,biar aku jadi guru Narland Lang
Shi de
Nggak kerasa thor secepat itu Narland gede nya😭
D_wiwied
pasti su bintang jatuh ini yg datang, ngapain jg baru nyari setelah sekian lama bukannya dulu gamau ngakuin ya
D_wiwied
ga usah kamu sesali Mar kan udah jadi pilihanmu kan, kamu milih membuang permata demi batu kali, dan sekarang disaat kamu menuai karma ga ada yg merawatmu ga ada yg berdiri disampingmu
Shi de
hmm, Lang?
D_wiwied
sepertinya tante pelakor ini ga bs mengambil pelajaran dr kejadian ini mlh terang2 an mau mengancam Nezha
minta maaf tu yg tulus tante, anak sm emaknya sama saja
Shi de
wah2
Shi de
baru up lagi thor
Nadziwa Syifa: hhi sedih othor nggak mudik kemana2/Sob/
total 3 replies
D_wiwied
duh jangan pisahkan mereka dok Dir
D_wiwied
daripada cuma bertengkar merasa siapa yg plg berhak mending kalian segera cari Nezha deh sblm nanti terjadi apa2 mlh smkin nyesel kalian, dasar pd be go
Shi de
thor lain kali di kasih pelajaran si Nezha😭 jangan si Langit mulu kasian dia
Shi de
Langit cowok Gentle, si Nezha harus di kasih pelajaran thor gwe bacanya greget banget sama si Nezha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!