NovelToon NovelToon
You Are Mine

You Are Mine

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:333.7k
Nilai: 5
Nama Author: violla

Karena alasan cinta, Aisha mengubur cita-citanya dan menikah muda dengan Aarick. Namun sayang, ternyata cinta saja tidak mampu menjaga keutuhan rumah tangganya.

"Di mana dia menyentuhmu! Apa selama ini kau selingkuh di belakangku?" teriakan Aarick menggema di dalam kamar.

"Apa kau akan melepaskan aku jika aku menjawab iya?"

"Aisha!!"

Sejak pertengkaran itu Aarick semakin bersikap dingin, bahkan rasa cemburunya sudah menyakiti Aisha dan janin yang dikandung istrinya.

Bagiamana akhir rumah tangga mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MT2. Bab 10

Aarick menarik tangan Aisha sampai mendekati motornya.

"Kenapa bengong ... cepetan naik!" titahnya kepada Aisha, tetapi Aisha masih memberontak bahkan menghempaskan tangannya, Aarick hampir tertawa melihat wajah Aisha yang cemberut.

"Kakak nggak berhak ngatur aku. Aku udah nggak tinggal di rumah kakak lagi. Papa juga udah ijinin aku keluar rumah, kok!" pekik Aisha marah.

"Jangan buat masalah di tengah jalan! Naik atau aku pastikan kamu nggak akan pernah bisa lagi keluar rumah!"

Ancaman Aarick membuat Aisha terdiam, ia sadar kalau Aarick tidak pernah main-main dengan ucapannya, Aisha menghentakan kaki dan naik ke atas motor sport milik Aarick.

"Aisha ... jangan lupa calling, ya!" teriak Yopi yang sudah menepikan motornya bahkan ia tidak berani menahan Aisha.

Aisha mengacungkan jempol. "Beres!" jawabnya.

Aarick mendengus kesal dan mulai melajukan motornya.

"Jangan harap kalian bisa berhubungan lagi."

***

Motor yang dikendarai Aarick melaju sangat cepat sampai membuat Aisha mengencangkan pelukannya. Aneh rasanya sangat berbeda dibandingkan tadi ia duduk diboncengan Yopi. Jantung Aisha seperti hampir keluar dari tempatnya akibat menghirup aroma parfum maskulin Aarick yang masuk ke rongga hidungnya, membuatnya ketagihan. Rasanya begitu nyaman berada di dekat Aarick yang biasa jutek dan menyebalkan, bahkan kekesalan yang tadi menguasai diri sudah hilang terbang ntah ke mana.

Sementara Aarick diam-diam mengulas senyum di balik helmnya, sesekali ia melirik tangan Aisha yang melingkar di perutnya, ia tercekat saat Aisha semakin memeluknya bahkan debaran jantung Aisha seperti menempel di punggungnya, ternyata ukuran dadanya besar juga....

Aarick menggelengkan kepala dan membuang pikiran kotor yang melintasi pikirannya, agar tidak khilap ia memilih untuk mengurangi kecepatannya sampai berhenti di sebuah taman yang terdapat danau buatan di sana.

Aarick mengajak Aisha duduk dibangku taman, ia mengurungkan niatnya untuk mengembalikan handpone Aisha karena tidak mau jika Aisha berhubungan dengan bocah ingusan yang sudah membuatnya cemburu.

"Ngapain ke sini sih, kak?" Protes Aisha, matanya memandang lurus pada danau buatan yang terlihat tenang.

"Untuk bahas hubungan kita," jawab Aarick, ia akan mengutarakan isi hatinya. Tetapi, ia bingung harus mulai percakapan darimana.

Apakah Aisha mau menerima perjodohan ini? Apa Aisha juga sudah mencintainya? Atau apa Aisah akan menganggapnya sebagai musuh? Kenapa mengatakan cinta kepada Aisha sesulit ini? Tidak seperti pengalamannya dulu yang begitu mudah mengatakan cinta hanya untuk menjawab taruhan teman-temannya.

Aisha tertawa dan memukul-mukul lengan Aarick. "Hubungan kita sebagai kakak dan adik? Nnggak perlu diperjelas lagi lah kak, kita kan sudah terbiasa seperti ini ... atau jangan-jangan kakak udah suka ya sama aku?" selidik Aisha. "Memangnya kakak mau jadi musuhku? Kakak lupa sama janji kita dulu?"

"Memangnya kamu mau nerima perjodohan ini kalau aku bilang suka sama kamu?" tanya Aarick serius.

"Itu artinya kakak mau kita jadi musuh? Udahlah kak ... jangan bercanda. Kita bukan anak kecil lagi yang harus mengikat hubungan dengan janji yang nggak bisa kita sepakati."

"Justru karena kita sudah dewasa makanya perjanjian itu harus kita hapus dan kita lupakan aja." Aarick masih berusaha bernegosiasi senatural mungkin agar Aisha tidak curiga dengan perasaannya, ia takut kalau Aisha akan menolaknya mentah-mentah.

"Aku masih nggak ngerti apa maksud kakak bahas semua ini!"

Ok baik lah. Aarick tidak punya pilihan lain, daridulu kalau bicara dengan Aisha pasti akan menghabiskan waktu yang cukup lama. Karena Aisha terkesan plimplan lugu dan polos tapi sifat ini yang sudah membuatnya jatuh cinta.

Aarick memegang ke dua sisi bahu Aisha hingga pandangan mereka bertemu. Aisha melihatnya dengan heran, wajah Aarick terlihat sangat serius.

"Aku cinta sama kamu..." akhirnya ia berhasil menyatakan cinta.

Susah payah Aisha menelan ludah, apa ia tidak salah dengar? Apa secepat ini membuat Aarick jatuh cinta kepadanya? Tiba-tiba rasa takut kehilangan menyelimuti perasaannya.

Apa mereka akan menjadi musuh?

"Harusnya kakak nggak pernah bilang cinta samaku," Aisha menghempaskan tangan Aarick. Lalu berjalan mendekati danau.

Aarick merasa kepercayaan dirinya hilang tenggelam di dasar danau yang paling dalam, takut Aisha akan menolak cintanya, tetapi ia tidak akan menyerah, Aarick bangkit dan memeluk Aisha dari belakang.

"Lupakan perjanjian itu, kita buat perjanjian yang baru. Janji untuk saling mencintai dan melindungi satu sama lain. Namamu sudah terpatri di hatiku, dan aku akan mengikat hubungan ini dengan pernikahan ..." bisik Aarick lirih.

Aisha semakin terkejut dibuatnya, padahal ini yang dia inginkan, apa ini saatnya menolak Aarick dan bermusuhan dengannya, ia memutar badan sampai berhadapan dengan Aarick. "Tapi ini salah kak, aku nggak punya niat untuk menikah muda," jawab Aisha memberi alasan.

"Aku mencintaimu Aisha, apa lagi yang membuatmu ragu? Kita sudah saling mengenal dari kita masih kecil, tanyakan hatimu. Apa kamu tidak pernah mencintaiku? Sedetikpun ... semenitpun ... apa hatimu tidak pernah berdebar saat berada dekat denganku?"

Aisha masih diam mencoba mengenali perasaannya yang memang merasa nyaman saat dekat dengan Aarick, bahkan sampai detik ini pun jantungnya masih berdetak lebih kencang bila berada dekat dengan Aarick. Apa ini yang dinamakan cinta? Apa sebenarnya ia juga sudah mencintai Aarick yang selalu bisa melindunginya?

"Atau kamu memilih untuk menjadi musuhku?" Aarick menggoyangkan bahu Aisha. "Kamu sanggup menerima kebencianku?"

Aisha menggeleng cepat, membayangkannya saja sudah membuatnya merinding.

Aarick tersenyum, "Jadi ... kamu mau menikah denganku? Kita terima perjodohan ini."

Hatinya sudah mulai menghangat, ia sudah bisa mengambil kesimpulan kalau Aisha sudah menerima cintanya.

"Me-menikah? Secepat itu?" Aisha mendadak ragu sebab ia belum mau melepaskan masa muda dan kebebasannya, terlebih lagi ada cita-cita yang belum terwujud.

"Iya ... kita akan menikah. Seluruh keluarga sudah merestui hubungan kita. Mereka pasti bahagia mendengar kabar baik ini. Apa lagi yang membuatmu ragu?"

"Ak-aku....

"Kamu masih ragu sama aku?" tanya Aarick.

"Aku cuma nggak mau kita buru-buru menikah, kasih aku waktu untuk memutuskan semua ini. Ak-aku nggak tau ini perasaan cinta atau sekedar mengagumi kakak, tapi yang pasti aku nggak mau salah dalam mengambil keputusan yang akan menciptakan jarak diantara kita...."

Aarick menarik tangannya, ia tidak suka mendengar jawaban Aisha yang masih ragu untuk menikah dengannya, tetapi apapun akan dilakukannya agar Aisha menjadi istrinya tidak perduli dengan umur, atau apapun yang menjadi alasan Aisha.

Aarick berjalan cepat mendekati danau, ia menghadap Aisha dan merentangkan tangan.

"Kamu tahu Aisha ... punggungku masih sakit. Karena pukulan dari laki-laki brengsek yang hampir melukaimu. Sakitnya tidak seberapa jika dibandingkan penolakan yang keluar dari bibirmu. Aku akan membawa cintamu tenggelam bersama diriku di dalam danau ini, karena kupastikan aku tidak mampu berenang dengan punggung seperti ini," ancam Aarick sudah siap melompat ke danau.

Kaki Aisha bergetar hebat melihat Aarick kembali menghadap danau.

Byurrrrr

"Kak Aarickkkk!!!" AishaBella berteriak memanggil nama Aarick.

1
Haryani Yuliwulansih
Ditunggu lanjutannya
Haryani Yuliwulansih
Luar biasa
Sulaiman Efendy
KOQ LAGI2 CERITANYA GANTUNG.
Sulaiman Efendy
ELANG YG DIBANGGA2KN TERNYATA TERLIBAT SINDIKAT NARKOBA DI LONDON...
Olly O Krisen
Bono...Boni...🙄
Agustin Ria Astuti
sapose ini mengadu domba? 🤔🤔🤔🤔
Sidieq Kamarga
Ha ha ha kena telak Sisil 🤩😂😂😂
momOf3AdorableKiddos
mana lanjutannya kakakkkkk
Arlisa Wanda
up kak ko udah end d profilx
Arlisa Wanda
up
langitsenja
loh koq udh end pdhl konflik baru dimulai
Ira-Hazirah Sweetz
thor....ini bener" gantung gini kah ending nya ??
Ira-Hazirah Sweetz
next
melanny laukon
koq dh tamat Thor???
Maulidis Atia
cerita airin sama yusri apa judulnya kak?
Fitri Anwar ALfhyank
kok udah end?? tp gantung loh
kayla
iyaeee sudah ngga ada kelanjutannya kha??
Lila Hilalia
kok blm ada lanjutannya
Viio Mom'Yasmine
ini gimna sih nanggung bgt. ngga jelas ya sinopsis sm critanya.
Elisabeth Ratna Susanti
boomlike ❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!