NovelToon NovelToon
Our Marriage

Our Marriage

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Contest / Cintamanis / Perjodohan / Nikahkontrak
Popularitas:101.2k
Nilai: 5
Nama Author: Windu Puspita

Pernikahan yang dilakukan Oleh Vino Syahputra Pratama dengan Sisilia Eka Dwiyatno adalah pernikahan berdasarkan perjanjian dan juga penawaran yang diajukan oleh Vino kepada Sisil untuk menghindari perjodohan yang direncanakan oleh papanya itu.

Sisil yang sangat Frustasi dengan apa yang telah dilakukan oleh papanya itu. Dia mengaku sangat tidak menyukai dengan apa yang telah direncanakan oleh papanya itu.

Sisil menjadi sangat bingung, karena disisi lain dia masih memiliki seorang kekasih yang masih sangat disayanginya.

Akan tetapi, karena sesuatu hal Kekasihnya yang bernama Dito itu melarikan diri. Dia tidak berani bertemu dengan kedua orang tua Sisil. Sebagai syarat dari papanya, perjodohan akan dibatalkan apabila Sisil membawa pacar atau calon suami kerumah untuk diperkenalkan kepada mereka.

Sisil yang sedang melamun dirumah sahabatnya itu. Tiba - Tiba saja datang seseorang yang menghampirinya. Dia tahu semua permasalahan yang sedang dihadapi oleh sahabat adiknya tersebut.

Maka dari itu, Vino mencoba membuat penawaran kepadanya. Melalui perjanjian pernikahan dengan syarat dan ketentuan yang telah dia buat.

Akankah Sisil menerima penawaran itu?
Atau dia menerima perjodohan yang direncanakan oleh papanya itu?
Dan akankah Dito kekasihnya itu kembali kepadanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windu Puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menukar Dengan Vitamin

Mereka masih berada dikota Paris. Rencananya mereka akan berbulan madu selama dua minggu. Akan tetapi, baru saja Virgin adiknya Vino menelepon Sisil memberitahukan kalau lusa dia dan Alexa akan melangsungkan pernikahan. Karena permintaan ayah Alexa sebelum Operasi jantungnya.

Sisil yang berada dikamar mandi. Untuk mandi kedua kalinya. Karena Vino menarik dirinya kembali untuk mandi bersama kepada dirinya. Sisil meminta sesuatu kepada suaminya untuk membawakan alat make up nya yang berada ditas pribadinya. Ketika, Vino mengeluarkan tas kecil itu. Tiba - tiba saja kotak kecil yang berisi obat itu jatuh. Sebelumnya Vino tidak tahu kalau obat itu obat untuk menunda kehamilan. Dia pikir hanya vitamin biasa saja. Akan tetapi, karena dia penasaran. Akhirnya dia menelepon seseorang. Dia juga mengirimkan gambar obat tersebut untuk orang itu mencari tahu. Tidak butuh berapa lama, Vino sudah mengetahui hasilnya.

Vino sangat terkejut sekali dan terlihat sangat marah. Tapi, dia tidak ingin menunjukkan kepada istrinya itu. Dia akhirnya meminta kepada orang tersebut untuk mengirimnya sebuah vitamin yang bentuk dan warnanya sama dengan obat tersebut.

"Rupanya, kamu tidak ingin mengandung anakku ya? aku akan bertindak egois dengan memaksamu untuk mengandung anakku!" Vino memeras kotak obat itu dengan sangat kesal. Lalu, dia membuang isi obat tersebut kedalam tempat sampah.

Vino masih mencoba untuk menahan rasa amarahnya itu. Dia sudah meminta orang tersebut untuk membawakan vitamin yang dia minta itu. Tidak beberapa lama terdengar suara ketukan dikamar hotelnya. Dia melihat kearah kamar mandi, masih terdengar suara gemericik air. Dia menganggap kalau istrinya itu masih lama didalam kamar mandi.

Laki - laki itu membukakan pintunya. Terlihat seseorang dibalik pintu kamarnya. Dia lalu memberikan Vitamin yang diminta olehnya. Lalu, Vino menyuruhnya untuk segera pergi. Dia melihat Vitamin itu dan memasukkannya kedalam kotak obat penunda kehamilan itu. Dia ingin agar Sisil bisa meminum itu setiap hari. Dia akan selalu mengecek apa saja yang akan dilakukan oleh istrinya itu.

Ketika Vino menutup pintu kamarnya, Sisil sudah selesai dan keluar dari kamar mandi. Dia lalu bertanya kepada suaminya itu siapa yang datang tadi? Tapi, Vino hanya memberitahukan kalau itu hanyalah pelayan hotel saja.

Sisil berjalan kearah lemari dan memakai pakaiannya. Vino yang melihat istrinya keruang ganti. Lalu, dengan segera Vino memasukkan kembali kotak obat itu seperti semula. Dia hanya memiringkan senyumnya. Dia tidak akan mudah dikelabui oleh istrinya lagi.

Mulai saat ini dia akan sedikit mengawasi gerak - gerik istrinya. Dia mau kalau istrinya itu bertindak yang aneh - aneh. Yang bisa membuat rumah tangganya kelak menjadi berantakan. Dia akan berusaha agar Sisil tidak berbuat seperti ini. Jujur saja, Vino sangat marah dan kesal mengetahui ini. Bagusnya dia mengetahui ini lebih awal. Dilihat dari jumlah obat yang sudah diminum itu. Hanya dia perkiraan baru 2 - 3 tablet saja. Dia sudah cepat menggantinya dengan vitamin.

Vino dan Sisil sudah bersiap untuk pulang malam ini. Setelah menerima kabar dari adiknya Vino. Sisil juga menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Vino ketika mereka sudah berada dipesawat pribadi milik Alexa.

Sisil duduk disebelah Vino masih terus mengoceh. Vino hanya menanggapi dengan tersenyum. Ketika Sisil masih terus berbicara tiba - tiba saja Vino menggenggam tangan istrinya itu.

"Sayang, berjanjilah kepadaku. Apapun yang akan kamu lakukan dikemudian hari, biar aku mengetahui semuanya." Ucap Vino dengan mengelus punggung tangan istrinya dengan lembut. Sisil merasa sikap Vino sangat berbeda. Dia menjadi sedikit terdiam.

"Iya sayang. Aku akan memberitahukannya kepadamu. Karena aku sangat menyanyangimu." Ucap Sisil yang mengecup pipi suaminya dengan mesra. Vino hanya tersenyum memandang istrinya itu. Dia masih sedikit takut kalau Sisil akan melakukan tindakan diluar kendalinya lagi.

"Aku ingin bisa secepatnya punya anak denganmu? Apakah kamu sudah siap? memiliki anak dariku?" Sisil nampak terkejut mendengar pertanyaan suaminya itu. Lalu dia tersenyum canggung dan tidak menjawabnya.

Vino langsung memeluk istrinya itu. Dia tahu kalau sebenarnya Sisil masih belum siap untuk memiliki anak. Mungkin dia masih ingin menyelesaikan kuliahnya itu. Tapi, kenapa istrinya itu tidak berkata jujur saja kepada dirinya. Kenapa harus dia menemukan obat itu. Obat sialan yang membuatnya menjadi kesal dan marah.

Sisil bukannya tidak mau memiliki anak dengan Vino. Akan tetapi, dirinya masih sangat takut dengan perjanjian itu dan juga dia takut kalau suatu saat nanti suaminya itu akan pergi meninggalkannya ketika dia sudah memiliki anak darinya. Sisil hanya tidak mau kalau nanti dirinya menjadi lebih sakit hati. Ketika, tahu kalau dirinya hamil dan hanya anaknya yang dibutuhkan oleh Vino nanti.

Dia hanya membutuhkan waktu untuk dirinya bisa siap untuk memiliki anak bersama suaminya itu.

Sisil hanya mengusap punggung suaminya itu. Dia tidak berkata apapun. Dia juga berusaha mengalihkan pembicaraan dengan topik lain.

"Setelah kita sampai ditanah air? kita akan tinggal dimana?" Tanya Sisil dengan tersenyum kepada Vino dan melepaskan pelukannya.

"Aku ingin kita bisa tinggal terpisah dari orang tua kita masing - masing. Bagaimana kalau diapartemen aku? tidak apa - apa kan kita tinggal di apartemen? Nanti kalau aku sudah punya uang cukup aku akan membeli rumah yang sederhana." Vino berkata dengan tulus dan mencoba melihat reaksi istrinya untuk tinggal bersamanya dirumah yang sederhana itu.

"Aku tidak apa - apa. Aku juga pengen kalau kita punya rumah yang sederhana saja yang penting hangat dengan keluarga. Percuma punya rumah besar kalau sepi dan keluarganya sibuk dengan urusan masing - masing." Ucap Sisil dengan sedikit airmata menggenang di matanya. Dia seperti mengenang dirinya dimasa lalu. Tinggal dirumah besar. Tapi, yang dia rasakan hanyalah kesepian setiap harinya.

Vino tersenyum puas mendengar jawaban istrinya yang setuju untuk tinggal dengannya. Kehidupan yang sederhana yang hangat dengan kasih sayang keluarga.

Sisil juga meminta kepada Vino setelah nanti dia lulus kuliah. Dia ingin membuka toko kue dan masakan sederhana. Dia ingin berbisnis kecil - kecilan. Dia tidak mau bekerja dikantor papanya.

"Bolehkah? aku membuka bisnis toko kue saja setelah lulus kuliah?" Tanya Sisil kepada suaminya.

"Boleh! Nanti aku akan berikan untuk modalnya. Mengenai perusahaan papamu, nanti aku akan bicarakan kembali kepada beliau." Ujarnya.

"Terimakasih sayang. Palingan papa juga menyuruhmu untuk meneruskan bisnisnya. Karena dia juga tidak akan mungkin terus berada diperusahaan itu. Papa pasti juga akan pensiun." Ucap Sisil yang tampak berpikir dan tersenyum lembut kepada suaminya itu.

"Ya sudah, kamu mending istirahat saja. Perjalanan juga masih sangat panjang. Nanti kalau sudah mau landing aku akan membangunkanmu." Vino menggendong tubuh istrinya dan membawanya masuk kedalam kamar yang berada didalam pesawat itu. Agar istrinya bisa beristirahat karena perjalanan masih sangat panjang. Sisil yang digendong suaminya itu hanya tersenyum dan memandang suaminya penuh dengan kasih sayang. Dia berharap agar Vino bisa terus bersikap lembut seperti ini.

Mengenai obat penunda kehamilan itu. Dia masih belum mau membicarakan kepada Vino. Dia takut kalau suaminya itu akan murka kepadanya. Tapi, disisi lain dia juga masih belum siap untuk hamil.

Jadi, dia memutuskan untuk tetap meminumnya selama suaminya itu tidak mengetahuinya.

*Happy Reading*

1
Maizuki Bintang
bgs
Wita Anggraeni
lanjuttt thorrr
Asti Asyifa
lanjut,gak sabar deh. gregetan beutt
Asti Asyifa
ke dalam mulutnya kli
Asti Asyifa
bukan oleh Sisil,tp dengan Sisil mungkin,lanjutkan ya
Asti Asyifa
bukan membuat perjanjian kepada vino kli,tp dengan vino mungkin. lanjutkan.
Asti Asyifa
pen ta' tabok dah si Ardi. lanjutkan,ya!
Asti Asyifa
lanjut
Asti Asyifa
rasanya kurang adil ya buat Dito. kasian Dito. lanjutkan
Asti Asyifa
lanjutkan euy
Asti Asyifa
sumpah ,suka deh,gercep banget soalnya.
Windu1709: kalo gak gercep nnti ketinggalan
total 1 replies
Windu1709
terimakasih koreksinya
Windu1709
keluarga sultan😁😀
Asti Asyifa
sesuai ekspetasi,virzha nya imout beut
Asti Asyifa
kedua orangtua nya tidak sadarkan diri? meninggal mungkin ? lanjutkan
Asti Asyifa
jenazah. (koreksi)lanjutkan,ya.
Asti Asyifa
ribet ya , jd keluarga Vino,mesti punya pelacak,bodyguard,dan lain sebagainya. lanjutkan ya
Asti Asyifa
lanjutkan
Asti Asyifa
cerdas! lanjutkan
Asti Asyifa
nice story nih,cekatan banget resep kn bacanya juga. lanjutkan
Windu1709: Terimakasih jangan vote nya😉😉
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!