KARMA
Sebelum membaca karya ini alangkah baiknya jika membaca karya pertamaku yang berjudul Aku Bukan Pelakor, agar bisa mengikuti jalan ceritanya.
Karya KARMA ini menceritakan tentang pembalasan pengkhianatan yang di lakukan julio kepada istri dan anak-anaknya.
Julio bukan hanya mengkhianati istrinya namun ia membohongi ana dengan mengaku lajang untuk mendapatkan hati dan tubuh ana, selain itu ia juga di duga menggelapkan dana perusahaan tempatnya bekerja serta perusahaan milik istrinya.
Lalu apa sajakah KARMA yang akan di terima oleh julio?
Semuanya akan di ceritakan di Novel ini.
Terima kasih, selamat membaca😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 10
Retno menguatkan dirinya, kemudian menghapus air matanya. Ia langsung mengirimkan semua bukti-bukti perselingkuhannya ke handphonenya, setelah itu retno menaruh kembali handphone suaminya di dalam kotak tersebut dengan rapih seperti semula, lalu ia menutup bagasi mobilnya dan kembali masuk ke dalam mobil suaminya.
Api cemburu merasuki jiwanya, ia menghubungi dua orang saudara laki-lakinya untuk membantunya melabrak ana di hari itu juga, ia tak ingin menunda-nunda lagi karena semua bukti-bukti perselingkuhan sudah ia dapatkan.
Retno datang ke rumah lyra bersama dengan dua saudaranya yang bertubuh besar, retno tak dapat lagi mengontrol emosinya, dari depan pagar rumah lyra, retno sudah berteriak-teriak mencari ana. membuat para karyawan yang bekerja toko ibunda rio bingung dan ketakutan.
"DI MANA PELAKOR ITU BERSEMBUNYI?" Teriak retno dengan lantang kepada salah satu karyawan ibunda rio, tidak lama kemudian wanita yang dicari retno pun keluar.
Melihat perut ana, rasanya ingin sencabik-cabik perutnya .
"INI DIA PELAKOR YANG UDAH MEREBUT SUAMI SAYA, BERANI JUGA KAMU KELUAR." Retno semakin meninggikan nada bicaranya, sementara wajah ana terlihat pucat melihat retno.
"Reeeetno.." Suara ana tampak bergetar, wajahnya menjadi gelisah.
"Dasar wanita l*knat. perebut suami orang" Emosi retno semakin tak terkendali.
PLAAAAK....
Sebuah tamparan keras mendarat di wajah mulus ana, air mata ana mengalir deras dari sudut matanya, tubuhnya terlihat sangat gemetar.
"Aakkuu... tidak pernah merebut suamimu" Ucap ana dengan terbata-bata.
Retno melempar semua foto-foto masa lalu ana bersama dengan julio ke wajah ana, sebelum ia datang ke rumah lyra dirinya menyempatkan diri untuk mencetak foto-foto tersebut sebagai barang bukti jika ana adalah seorang perebut suami orang.
"Ini buktinya, dasar pela*ur. sekarang kau gugurkan anak itu" retno menatap ana dengan tatapan membunuh, ia tidak terima jika ada anak suaminya dalam perut wanita lain.
"Ak...aku tidak mau."
"Bila kamu tidak bersedia melakukannya, maka aku yang akan melakukannya"
Retno yang kalut karena terbakar api cemburu, langsung memegang tangan ana, memitingnya ke belakang.
Dua orang saudara retno yang ikut bersamanya, menahan karyawan toko ibu agar mereka tidak dapat menolong ana.
"RETNO LEPASKAN" Teriak lyra, lura datang hendak menolong ana.
"Oh jadi kamu lebih membela pela*ur ini dari pada sahabatmu sendiri?" Retno tak habis pikir jika sahabatnya justru malah membela dan melindungi seseorang yang telah merebut suaminya.
"RETNO LEPASKAN KAKAKKU" Ulang lyra, dengan nada yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Hati retno benar-benar hancur karena ternyata bukan hanya suaminya saja yang menghianat, namun juga sahabatnya. Sahabat yang ia kenal sejak kecil tega menghianatinya dengan melindungi seseorang yang telah menghancurkan rumah tangganya.
Tak lama kemudian ibunda rio datang, melihat kegaduhan yang terjadi dirumahnya, membuat dada sebelah kirinyanya nyeri dan sesak, kemudian setelah itu ibunda rio terjatuh pingsan.
Brrrruuugg...
Seketika semua mata tertuju pada ibunda rio, termasuk retno yang juga ikut panik melihat ibunda rio terjatuh, ia membiarkan ana menghempaskan tangannya.
Retno sudah tidak lagi memikirkan masalah perselingkuhan suaminya, kini perasaan bersalah menghantuinya, ia takut terjadi apa-apa dengan ibunda sahabatnya.
Hingga ibunda sahabatnya dilarikan ke rumah sakit, retno masih diam mematung di rumah lyra, sampai pada akhirnya karyawan toko ibunda rio mengusirnya dari rumah lyra.
sungguh menguras air mata, tapi sangat puas n byk pelajaran yg bisa diambil dlm cerita ini
sungguh sangat terharu dgn novel ini