NovelToon NovelToon
BABY MY LOVE

BABY MY LOVE

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:588.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: FRESH NAZAR

Cerita 18+ Seru, Lucu bikin ngakak guling-guling. Banyak kalimat makian dan umpatan. Mohon bijak memilih bacaan.
Ini adalah kisah Tarisa yang menolak saat diminta Abram suaminya untuk menggugurkan kandungan. Lalu sang suami pergi menikahi janda kaya di kota lain. Namun kenapa belakangan Abram ingin kembali ke Tarisa? Apakah karena anaknya baby Rizki yang lucu dan tampan laris jadi bintang iklan? Lantas siapa seorang pemain sinetron yang gagah dan naksir Tarisa? Jangan lewatkan pula Nola Pagina tokoh menyebalkan yang sekaligus bikin pembaca suka padanya. Baca saja dan kamu akan ngakak sendiri mengikuti keseruan ulah Nola Pagina sang penyanyi ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FRESH NAZAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10. Cek Dan Ricek Ke Cirebon

Ditatapnya Glen. “Ada foto lain gak? Yang pengantin prianya kelihatan jelas?”

Glen mengecek hand phone-nya. “Kemarin Jayanti,  mantan istri gue kirim 3 foto kalo gak salah. Gak tau deh, yang dua belum gue buka. Gue rada malas lihatnya.”

“Tolong dibuka fotonya.” Tarisa penasaran. Ingin sekali melihat jelas wajah si pengantin.

Glen membuka kembali pesan whats app mantan istrinya. “Oh, ini masih ada fotonya. Ia menunjukkan hand phonenya ke Tarisa.

Tarisa mendekatkan wajahnya agar melihat jelas foto itu. Bu Sumarni juga ikut-ikutan melihat.

JREEENG!

Nyaris berhenti nafas Tarisa melihat foto itu. Matanya berkaca-kaca. Ditekapnya mulutnya menahan tangis.

Bu Sumarni yang melihat foto di layar hand phone Glen terkesiap. “Ini… Memang Abram suamimu….” Katanya pada Tarisa.

“Hu hu hu hu…” Tarisa tak kuasa menahan air mata. Ia menangis sesenggukan.

Glen tak enak hati.  Merasa bersalah menyebabkan Tarisa menangis. “Waduh. Maafin gue ya. Gue gak ngerti kalo mantan istri gue nikah sama suami lo…!”

Tarisa masih terisak. Tapi ia menggeleng ke Glen. “Ini bukan salah kamu. Ini salah suami saya yang tega menikah lagi di saat saya hamil…!”

Glen geleng-geleng kepala. “Kalau Jayanti nikah lagi gue gak heran. Waktu dia jadi bini gue  kelakuannya emang kurang bagus makanya kami cerai.”

Glen mengingat sebelum bicara. “Jayanti selingkuh setelah kami nikah dua tahun. Dia terang-terangan ngaku selingkuh karena pengen punya anak. Alasannya  nikah sama gue dia gak hamil-hamil…. Terus terang gue kesal dia bilang gitu. Karena hasil pemeriksaan dokter, rahim dia yang bermasalah. Bukan gue yang gak subur.”

*

Decit roda besi kereta melindas rel terasa menyayat hati Tarisa.

Ditemani ibunya, Tarisa pergi naik kereta api ke Cirebon. Sepanjang perjalanan Jakarta - Cirebon ibu dan anak tak banyak bicara. Tarisa sedih memikirkan kenapa Abram diam-diam melakukan pernikahan lagi, padahal ia tengah hamil. Sementara Bu Sumarni tak banyak bicara karena takut membuat Tarisa menangis jika disinggung soal Abram.

Dari stasiun Cirebon, Tarisa dan ibunya naik angkot menuju rumah orang tua Abram.

Rumah sederhana dengan halaman cukup luas itu tampak sepi. Hanya ada beberapa ekor ayam berlarian di halaman.

TOK. TOK. TOK!

Tarisa mengetuk pintu.

Tak lama kemudian pintu dibuka. Muncul Bu Komariah, ibunya Abram. Bu Komariah tersentak tak menyangka Tarisa dan ibunya datang ke rumahnya.

“Ada apa dari Jakarta kemari?” Bu Komariah tak berbasa-basi ke Tarisa atau Bu Sumarni. Hal yang biasa dilakukan jika para besan saling bertemu.

Bu Sumarni senyum ke Bu Komariah. Si pemilik rumah hanya mengangguk pendek. Terlihat malas banget hendak bermanis muka ke besannya.

“Nggg… Sudah lama Mas Abram gak ada kabar, Bu. Risa telpon juga gak bisa. Mas Abramnya ada?” Tarisa bertanya ke mertuanya.

“Enggak ada.” Bu Komariah menyahut pendek.

“Lho, kan waktu itu Mas Abram pulang ke Cirebon bareng ibu?”

“Iya. Tapi dia gak ada di rumah.  Dia kerja!”

“Kerja?” Tarisa bingung. “Kata Mas Abram dia mau pindah kerja ke Yogya, bukan di Cirebon?”

“Ya memang bukan di Cirebon. Dia kerja di Yogya!”

“Kok Abram pindah kerja gak ngasih kabar ke Tarisa?” Bu Sumarni menimpali bicara. Ia jengkel juga dengan sikap Bu Komariah yang arogan.

“Ya mana saya tau. Abram yang pindah kerja!” Bu Komariah menjawab dengan jutek.

“Gini, Bu.” Bu Sumarni menatap Bu Komariah. “Saya tau ibu dari awal gak suka Abram menikah dengan Tarisa. Saya juga gak perlu basa-basi sama ibu. Kami capek dari jakarta ke Cirebon Cuma buat cari tau soal Abram! Apalagi Abram sengaja ganti nomer hand phone supaya gak bisa dihubungi Tarisa! Sekarang ibu jujur aja…. Apa benar Abram barusan menikah lagi di Cirebon?”

JREENGG!

BU Komariah tertegun. Ia kaget tak mengira bakal ditanya demikian oleh Bu Sumarni.

Tapi si ibu kemudian mendengus. Tak mau menjawab.

“Bu... Risa juga pengen tau.” Tarisa menatap mertuanya. “Jujur aja, Bu. Mas Abram gak ke Yogya kan? Apa benar Mas Abram sudah menikah lagi di Cirebon sini?”

Bu Komariah mikir sejenak.

“Oh enggak kok. Abram gak menikah lagi. Ada-ada aja kamu ini menuduh macam-macam.” Si Ibu berusaha senyum.

“Enggak usah berbohong, Bu!” Bu Sumarni tak bisa menahan jengkel. “Kami punya bukti kalau Abram sudah menikah lagi dengan seorang perempuan bernama Jayanti!”

DDEEEGG!

Bu Komariah mengamati wajah Bu Sumarni dan Tarisa. Ia mau membantah lagi.

Tapi Tarisa segera membuka hand phonenya. Ia sudah menyimpan foto dari Glen. Ditunjukkannya foto itu ke Bu Komariah. “Ini foto Mas Abram sewaktu menikah dengan perempuan yang bernama Jayanti itu..!”

Malas sekali sikap Bu Komariah melihat foto yang ditunjukkan Tarisa. Ia hanya melihat sekilas. “Ya, sudah kalau kalian sudah tau. Maaf, saya masih banyak urusan!” Bu Komariah mau masuk rumah lagi.

TRAAPP! Bu Sumarni menarik tangan Bu Komariah.

“Sekarang dimana Abram? Saya ingin pertanggung jawabannya ke anak saya! Saya gak rela Abram menikah lagi sementara anak saya Tarisa sedang hamil!”

*

Rumah perempuan bernama Jayanti itu ternyata cukup jauh dari rumah orang tua Abram. Karena Jayanti tinggal di daerah kota  Cirebon yang ke arah luar kota, menuju perbatasan Jawa Tengah.

Capek dan lelah Tarisa dan ibunya tiba di rumah itu. Mereka terkesima  dengan bangunan rumah yang megah dan berhalaman luas. Banyak mobil pick up dan truk keluar masuk rumah yang ternyata merangkap kantor sebuah perusahaan distributor alat dan mesin pertanian.

“Cari siapa, Mbak?” Seorang karyawan berpakaian rapi keluar dari bangunan utama rumah. Ia melihat Tarisa dan ibunya datang.

“Nggg. Saya mau ketemu ibu Jayanti dan suaminya….” Tarisa berkata sopan.

"Nama Mbak siapa ya? Asalnya dari mana?"

"Tarisa. Saya dari Jakarta."

“Oh, jauh juga ya. Oke sebentar ya Mbak Tarisa. Tadi sih habis makan siang mereka ada. Nanti saya panggilin dulu. Mbak sama ibunya tunggu aja dulu disini.” Si karyawan lelaki masuk ke bagian dalam rumah yang sangat luas itu.

Tarisa dan ibunya duduk di ruang tunggu kantor yang lega dan luas. Tarisa menenangkan dirinya karena sebentar lagi bakal melihat Abram dan istri barunya.

Ternyata Abram yang sudah diberi tahu karyawan tadi bahwa Tarisa datang,  mengintip dari balik pintu ruangan lain. Kaget Abram melihat Tarisa dan mertuanya datang. Segera Abram berbisik sesuatu ke karyawan tadi.

Lama Tarisa menunggu di ruang tunggu bersama ibunya. Ia sampai capek dan mengantuk. Kenapa Abram dan  istri barunya tak keluar-keluar?

Lama ditunggu malah keluar karyawan tadi menemui Tarisa. “Mbak silakan tunggu di ruang samping. Pak Abram sama istrinya masih ada urusan.”

Tarisa dan ibunya saling berpandangan. Bu Sumarni kemudian mengangguk. Mereka lantas pindah ruangan mengikuti si karyawan tadi.

Ruangan itu menghadap taman yang indah di halaman samping. Tarisa dan ibunya disuguhi kue-kue kecil dan teh manis.

"Silakan dimakan dan diminum. Pasti mbak sama ibunya capek kemari.” Si karyawan berkata dengan sopan.

“Terima kasih.” Tarisa senang disuguhi makanan dan minuman. Ia lantas bersama ibunya minum teh dan makan kue.

Tak lama kemudian Tarisa ingin pipis. Ia mau bertanya dimana kamar kecil, tapi si karyawan tadi sudah tak ada.

BRRRRMM! Terdengar sebuah mobil dinyalakan mesinnya di halaman depan.

“Kami pergi dulu bulan madu ke Singapore. Bilang aja kami ada urusan kemana gitu.” Terdengar sebuah suara yang dikenal Tarisa.

Suara itu tak salah lagi adalah suara Abram. Segera Tarisa keluar rumah. Tapi ia melongo melihat sebuah sedan mewah pergi buru-buru meninggalkan halaman rumah.

Si karyawan tadi ada di depan rumah. Ia cengengesan menatap Tarisa yang mendekatinya dengan muka Jengkel.

BERSAMBUNG……

1
Ahyar 99
sebel ja ama Risa yg menye menye ga tegas ke lakinya yg ga tau diri ih pengen nampol ja laki ke gitu
R'vina
Luar biasa
Fara Mitha
nola2...
macil
nih cerita bagus kalau fokus ke risa ma glen karna udah dapet kemistrinya.. cuma yang bikin males baca tuh risa begok banget malah.. uang malah tf ke suami bejat.. uang di ambil ipar diem nangis doang.. di jahatin diem.. sori maaf mundur adalah pilihan aku dari pada enek bacanya... kamu bikin cerita bgus thor aslinya cuma ini peran nya di bikin gak wajar
macil
sebenernya ceritanya bagus loooh banget malah...cuma kesan nya risa bego.. trus nola terlalu jahat thor.. kayaknya separah parah nya ipar gak giru amat dek ke adik ipar ma mertua..

trus risa juga oon dah tau suami bejat ninggalin istri malah ga minta cerai..
💖my heart
😂😂😂 fakta gk pernah bohong..mak lampir Nola 😂😂😂🤪🤪🤪
Aqu Ajaah
abramnya msh kemudaan
Aqu Ajaah
si abram kena karma😁😁😁👍👍
Aqiyu
yaelah......
Glen kasih tahu Gani supaya seludiki Biji Zhakar
Aqiyu
hadeehhh ternyata peletnya kena
Aqiyu
harusnya itu rambut si Sari...😁 kan seru
Aqiyu
darah Maudi lah.Rizki selamat
Aqiyu
Rahmat Sarijo pisang ngomongin pisang ae
Aqiyu
bentar lagi masuk bui loe Abram
Aqiyu
si Abram gila.dulu lagi hamil disuruh gugurin sekarang mau diculik
Aqiyu
Gani istrinya jadi tontonan santuy ajah😞 ga cemburu gitu
Aqiyu
waooowww si Nola Pagina baek ternyata kalo banyak duit
Aqiyu
jiahhhh si Glen main sosor aja kaya bebek angsa🤣
Aqiyu
buset anu jenong🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Aqiyu
namanya kenapa Nola pagina bikin ngakakkkkkkkkkkkk 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!