NovelToon NovelToon
‎The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn

‎The Return Of The Phoenix And Princess Of The Dawn

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: MUSTIKA DEWI

‎"Dulu Ku tulis takdirmu untuk menderita, sekarang malah..aku yang harus bertarung nyawa merubah takdir itu." ‎ ‎Ling Xie seorang penulis novel kolosal, tidak sengaja terjebak ke dalam cerita novelnya sendiri. Ia terbangun ke dalam cerita nya sendiri. Ia terkejut mendapati dirinya terbangun dari tidur, dan masuk ke dalam tubuh putri Jin Ling Xie. Seorang protagonis, yang ia ciptakan untuk hidup sengsara, seorang putri yang terbuang, dan di fitnah sebagai wanita murahan, oleh Putri Li Mei Feng seorang putri palsu dari kerajaan Feng Ling. ‎ ‎Di dunia yang kejam ini, ia harus bertahan hidup dengan bantuan Sistem. Misinya sungguh berat dan tidak main-main. Ia harus mengembalikan takdir putri yang terbuang itu, untuk merebut posisi putri mahkota Kerajaan Feng Ling yang asli, dari tangan Li Mei Feng si putri palsu itu. Serta merebut kembali jodoh sejatinya yaitu seorang pangeran Zhong Yang. Dan membersihkan nama baik Ibu kandung nya, Selir Agung Ling Mei Rong dari fitnahan Yan Shi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MUSTIKA DEWI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misi Menyembuhkan Selir Agung Ling Mei Rong part 1

Ling Xie membersihkan sisa ramuan di meja, namun matanya masih mengamati kondisi Selir Agung Ling Mei Rong, yang masih terbaring lemah. Mendengar pertanyaan Dayang muda Bai Zhi, ia berhenti sejenak. Lalu kembali menoleh dengan perlahan.

"Aku tidak tahu pasti siapa pelakunya. Firasatku mengatakan, bahwa ini ada hubungannya dengan Nyonya Yan Shi mantan permaisuri. Sejak awal aku memasuki Paviliun Dingin, aku merasa ada yang tidak beres disana. Denyut nadi yang tidak beraturan, bahkan bau samar yang melekat di pakaian nya, menginginkanku dengan jenis racun yang terdapat di dalam tubuh Ibu Suri Zhao He." jelas Ling Xie.

"Apakah jenis racun itu adalah racun yang sama?" tanya Dayang muda Bai Zhi.

"Entahlah..aku hanya mencium dari aroma bau racun nya. Seperti racun itu dari jenis yang sama, tetapi sudah bercampur dengan campuran lain. Sehingga bau khas nya agak samar." jawab Ling Xie.

  Dayang muda Bai Zhi mendekat dengan suara pelan dan takut ada yang mendengar.

"Maksud Nona..ada orang dalam istana, yang menginginkan kematian Ibu Suri Zhao He dan Selir Agung Ling Mei Rong?" tanya Dayang muda Bai Zhi.

"Ya, betul sekali. Aku sangat yakin sekali ada orang di dalam istana ini, yang menginginkan kematian mereka berdua." Ling Xie mengangguk perlahan. "Aku berfirasat mereka sengaja melenyapkan karena Ibu suri Zhao He dan Selir Agung Ling Mei Rong mengetahui sesuatu kejahatan dari para pelaku."

"Benarkah itu, Nona? Berarti nyawa mereka dalam bahaya?" tanya Dayang muda Bai Zhi dengan terkejut.

 Ling Xie berjalan menuju jendela dan kedua tangan nya memegang ambang jendela.

"Di tempat yang di kelilingi oleh kekuasaan dan ambisi yang kuat, memang tak ada yang benar-benar aman. Akan ada ancaman, intimidasi bahkan kejahatan lain nya. Aku tertarik untuk mencari inti masalah ini. Mengapa para pelaku menginginkan nyawa Ibu Suri dan Selir Agung?"

"Jangan Nona! Hamba mohon..nona Ling Xie tidak ikut campur dalam masalah itu. Itu terlalu berbahaya bagi Nona. Hamba khawatir akan keselamatan Nona Ling Xie."Dayang muda Bai Zhi menghampiri nya dan menolak keinginan Ling Xie.

"Racun ini hampir mirip dengan racun yang ada di tubuh Ibu Suri Zhao He. Ini bukan rencana biasa, melainkan rencana Yang disusun dengan hati-hati dan teliti." kata Ling Xie mengeluarkan pendapatnya.

Ling Xie melangkah ke tempat tidur, lalu duduk di tepi kasur sembari mengusap lembut dahi Selir Agung Ling Mei Rong. Wajah yang semula pucat itu, kini berangsur membaik. Pucat di wajahnya mulai berkurang. Namun hal aneh mengejutkan mereka. Tiba-tiba saja Selir Agung Ling Mei Rong mengerang kesakitan hingga berteriak dalam tidurnya. Seperti nya masih mengingat semua kejadian yang menimpanya.

"Tidak! Jangan...jangan..Aw..sakiiitt! Ku mohon, jangan sakiti aku! Jangan..jangan!"

"Seperti nya jiwanya masih terguncang." Ling Xie memegangi tangan Selir Agung dengan lembut sambil memandangi wajah cantik Selir Agung Ling Mei Rong penuh iba.

"Bai Zhi, dengarkan aku baik-baik. Aku akan kembali ke Dusun Bara Rendah. Aku akan kembali ke pondok pengobatan ku, untuk mengambil beberapa ramuan obat, dan bahan obat. Aku akan kembali secepatnya. Aku titip Selir Agung padamu." ujar Ling Xie sambil menepuk pundak Bai Zhi.

"Oh, ya. Satu hal penting untuk mu. Jangan biarkan siapapun masuk ke dalam kamar ini. Jika ada orang yang menanyakan kondisi beliau. Jawab saya, selir Agung sedang beristirahat total dan tidak bisa di ganggu, ini perintah dari Nona tabib cadar putih. Jangan terima makanan dan minuman apapun, jika kamu ragu-ragu, tolak saja suguhan itu. Aku yakin, mendengar Selir Agung di selamatkan, maka pelakunya pasti akan segera merencanakan untuk melenyapkan nya lagi." perintah Ling Xie pada dayang Bai Zhi.

"Baik, nona. Perintah akan hamba laksanakan. Hamba akan menjaga selir Agung." jawab Dayang Bai Zhi sambil menunduk penuh rasa hormat.

  Dayang muda Bai Zhi baru menyadari bahwa gadis bercadar putih ini, ternyata bukan tabib biasa. Melainkan sosok tabib luar biasa, kemampuan nya melebihi tabib-tabib di istana kerajaan Feng Ling.

Ling Xie mulai membereskan kotak obatan miliknya, sebelum beranjak pergi. Ia menambahkan satu peringatan terakhir sebelum ia pergi ke Dusun Bara Rendah, "Jika nanti Selir Agung sadar, ku mohon jangan paksa beliau untuk bercerita tentang kejadian yang menimpa nya. Aku takut itu akan mengguncang jiwanya lagi. Kau bisa mengajak ya mengobrol tanpa mengungkit kejadian itu. Penyembuhan fisik sudah selesai, hanya saja.. penyembuhan mentalnya belum sepenuhnya pulih."

 Ling Xie berjalan menuju pintu, dan hendak membuka pintu.

"Kapan Nona akan kembali? Bagaimana jika racun itu bereaksi kembali?" Dayang muda Bai Zhi bertanya sekali dengan nada cemas.

 "Racun itu sudah di netralkan. Tetapi..sisa dampaknya memerlukan waktu satu Minggu untuk pulih. Aku akan kembali besok pagi." Ling Xie berhenti di ambang pintu. Remang cahaya lampu menerangi wajahnya yang tertutup cadar putih.

  Setelah pintu tertutup kembali, Dayang muda Bai Zhi mengunci pintu rapat-rapat. Bai Zhi duduk di samping tempat tidur, memandangi Selir Agung Ling Mei Rong yang terbaring lemah dan belum sadar. Timbul pertanyaan yang mengganjal di hatinya. Siapa sebenarnya Nona Ling Xie? Dan mengapa kehadiran nya terasa seperti membawa perubahan besar untuk takdir Ibu Suri Zhao He,Selir Agung Ling Mei Rong dan seluruh kerajaan Feng Ling?

* * * * *

Malam ini kabut tebal turun perlahan menyelimuti seluruh penjuru kerajaan Feng Ling. Menyamarkan kilau lampu-lampu istana dan membalut bangunan megah di dalam kesunyian yang dingin. Di balik Gerbang utama yang kokoh, Ling Xie tampak cantik memakai hanfu hijau berbalut jubah putih sederhana dengan kain putih penutup wajahnya. rambut yang memakai tusuk konde mawar perak, di tengah rambut yang terurai panjang. Ling Xie berjalan meninggalkan istana Kerajaan Feng Ling. Malam ini, Ling Xie akan kembali ke pondok pengobatan nya di Desa Dusun Bara Rendah, untuk mengambil beberapa ramuan herbal dan bahan obat-obatan lain nya.

Karena jalan utama menuju ke Desa Dusun Bara Rendah sedang di jaga ketat, maka ia mengambil jalan pintas, untuk sampai ke Desa Dusun Bara Rendah tempat tinggal nya dulu. Jalan setapak itu memang sepi dan sunyi, tidak ada orang yang berani melewati nya, namun ia terpaksa karena akses jalan utama menuju ke Desa Dusun Bara Rendah sedang di jaga ketat oleh para pengawal Istana. Entah apa yang dikerjakan mereka, yang pasti ia akan di curigai sebagai mata-mata musuh Kerajaan Feng Ling. Padahal ia adalah seorang tabib baru di istana kerajaan Feng Ling, yang sengaja pulang ke Desa Dusun Bara Rendah untuk mengambil beberapa ramuan herbal dan bahan obat.

1
MUSTIKA DEWI
iya, terima kasih banyak ya.🙏
MUSTIKA DEWI
Maaf, ya. terima kasih banyak sudah koreksi, maklum lah. banyak yg kurang nya🙏
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
kak koreksi lebih sopan panggil ibu suri aja dari pada nyonya 🙏🙏🙏🙏
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
hai kak mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!