NovelToon NovelToon
TAKDIRKU

TAKDIRKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:163.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: yuisakura

Evina adalah wanita biasa yang hidupnya penuh dengan luka. ketika kecil dia pernah dilecehkan oleh orang dekatnya. Ia juga harus menerima segala sakit fisik maupun mental karena keluarganya yang berantakan. Dan Fahri sang pujaan hatinya yang dia kira akan menyelamatkan hidupnya. Nyatanya justru menjadi puncak dari segala dukanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuisakura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EP. 10 GEJOLAK

Baru 3 hari Evina dan ibunya pergi dari rumah. Namun kebiasaan ayahnya, selalu sama. Mencari ibu, dan mengajaknya pulang. Evina sungguh muak dengan sikap ibunya. Namun ia tak bisa berbuat apa pun. Kedua kakaknya pun tak bisa berbuat banyak. Mas indra, bagaimana puan ia merasa ayah tetaplah ayah. Seburuk apa pun perlakuannya, sebagai anak tak boleh membenci orang tua.

Akhirnya Evina adan ibunya kembali ke rumah dan menjalani hari seperti yang sudah – sudah. Namun kali ini ayahnya tak berada di rumah. Ayahnya sedang ada kerjaan mengirim barang di Surabaya. Karena pekerjaan ayahnya adalah sopir truk. Mungkin seminggu baru pulang. Tak ada yang mengharapkan kepulangannya. Sekali pun pulang talk akan mendapat hasil apa – apa.

**************************************

Malam minggu ini tak siapa pun yang menemani Evina. Iya, biasanya pun tak ada yang menemani juga. Karena besok tak sekolah, ia bersantai di halaman depan. Meski rumahnya sederhana tapi cukup besar karena masih memiliki halaman yang luas. Maklum, tempat tinggal Evina berada di pinggir kota, sehingga tanahnya masih luas.

Ketika sedang sendiri ini banyak hal ia pikirkan. Ia memikirkan bagimana masa depan dia. Bagi orang seperti dia masa depan seperti abu- abu. Sering ia berpikir, apakah lebih baik ia tak bertahan hidup. Karena hidup yang dijalaninya selama ini sangat sulit. Untuk gadis seumurannya, dia sangat amat tidak mengikuti jaman.

Bukan karena ia tak ingin, tapi ia tak mampu. Untuk bisa tetap sekolah dan mengisi perut saja sudah sangat bersyukur.

“ Mikirin apa?” tanya mas Indra membuyarkan lamunannya.

“ Ngga apa apa mas,” Evina hanya menjawab singkat.

“ kamu ngga main sama teman? Ini malam minggu lho?” tanya mas Indra. Evina menggelengkan kepalanya santai.

Evina merebahkan badanya di kursi panjang yang ada di halaman.

“ Lagian main juga aku ngga ada modal, mas. Ngga enak kalau main sama teman apa- apanya nebeng,” ujar evina yang seketika membuat kakaknya itu iba.

“ kalau mau main ngomong aja sama mas, nanti mas kasih,” kata mas Indra.

“ Alah, mas ngga usah, lah. Mas udah banyak bantu aku buat bayar sekolah. Kalau aku minta uang jajan juga, bersa ngga tau malu,” jawab Evina santai.

Mas Indra mengelus kepala adiknya itu. Kasihan sekali adiknya itu. Di umur yang masih muda, pikirannya dipaksa untuk dewasa dan menerima kenyataan pahit. Keluarga Evina dikenal sebagai keluarga yang urakan karena perilaku ayahnya. Bahkan adik laki – lakinya nomer dua juga sering sekali berkelahi dengan orang lain.

“ Udah, ah, mas, aku masuk dulu. Ngantuk aku mas,” Evina bangkit dari kursi panjang itu.

“ Ya wes kono,” ( ya sudah sana) kata mas Indra.

Evina beranjak meninggalkan mas indra dan masuk kerumah.

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🐞🐜🌺🐤🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

Fahri janjian dengan Evina untuk menghadap kepala sekolah untuk meminta tanda tangan. Mereka berjalan memasuki ruangan kepala sekolah. Tak lupa sebelum masuk mereka mengetuk pintu terlebih dahulu.

Memasuki ruang kepala sekolah, Fahri tak mendapati kepala sekolah. Justru seorang anak laki -laki yang mungkin sebaya dengannya duduk di kursi kepala sekolah sedang menggunakan komputer. Pemuda itu ada Ryan, anak kepala sekolah yang tempo hari bertemu Evina di depan gerbang.

“ Maaf, pak Bambang kemana ya?” tanya Fahri. Ryan pun menghentikan aktivitasnya dengan komputer itu. Ia melirik ke arah Fahri dan Evina. Evina meras tak asing dengan Ryan, namun ia hanya diam saja. Ia tak mau sok kenal.

“ Ah, tadi sepertinya ada urusan ke ruang guru sebentar. Ada perlu apa ya?” Ryan masih saja menatap Evina yang diam saja, padahal tau siapa dia. Fahri menoleh ke arah Evina heran. Mengapa anak ini menatap Evina?

“ Ngga, mas, ada urusan sebentar. Mau minta tanda tangan. Kalau boleh tahu masnya siapa ya? Kog berani duduk di kursi kepala sekolah. Ryan pun tersenyum mendengar pertanyaan Fahri. Ia beranjak dari kursi dan menuju ke Evina, membuat Fahri semakin terheran.

“ Dia, anaknya pak Bambang, Ri,” ucap Evina. Fahri semakin heran dengan ucapan Evina. Bagaimana Evina bisa tahu, apa mereka dekat? Tiba – tiba saja Fahri berpikir.

“ Kamu kenal?” tanya Fahri dengan nada ketus.

“ Engga, cuma tahu aja,” jawab Evina.

“ Lho, bukannya kita udah kenalan. Kog pura -pura ngga kenal?” kata Ryan.

“ Ah, kan cuma sekali ketemu. Itu pun ngga sengaja. Ngga ada alasan buat saya kenal sama masnya,” ujar Evina dengan senyum terpaksa. Ucapan Evina membuat Fahri tersenyum. Sepertinya memang tak ada apa- apa dengan mereka.

Ryan menyadari keadaan yang sedang terjadi. Dan berusah meluruskan keadaan.

“ Tunggu, tunggu, maaf saya dan pacar kamu ngga ada hubungan apa – apa. Kami cuma pernah tak sengaja ketemu di depan sekolah. Dan ngga ada salahnya kan ngajak kenalan. Biar nambah persaudaraan,” ujar Ryan yang tak ingin Fahri salah paham.

Evina merasa keberatan dengan ucapan Ryan. Rasanya ia tak harus menjelaskan apa- apa kepada fahri. Dan apa? Pacar? Siapa pacaranya siapa?

“ Kami ngga pacaran mas. Cuma teman di pramuka. Jangan ngomong begitu” ujar Evina terbata. Ia menengok ke arah Fahri canggung.

Fahri merasakan perasaan yang tak biasa. Ucapan Evina terasa menusuk ke dalam hatinya. Memang benar mereka tidak memiliki hubungan pacaran. Tapi dengan membantah seperti itu membuat hatinya terluka.

“ Oh, begitu. Maaf, maaf, kalau saya sok tahu,” kata Ryan meras bersalah.

Di tengah percakapan mereka bapak kepala sekolah datang masuk ke dalam ruangan. Mereka bertiga segera berhenti mengobrol. Fahri tak berbasa basi lagi segera mengutarakan tujuannya.

🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽🐽

Tanda tangan selesai, proposal sudah diterima. Tinggal melaksanakan kemah. Namun Fahri merasa kesal dengan ucapan Evina tadi. Wajahnya bahkan menunjukan kalau dia sedang kesal. Aris yang sedari tadi di sebelah Fahri heran melihat temannya itu.

Hari ini mereka sedang praktek membongkar mesin mobil. Tapi Fahri sedari tadi hanya bersikap sesuka harinya. Sesekali ikut mengamati, sesekali menyentuh obeng tau tang. Namun terlihat sekali pikirannya tidak fokus.

“ Kenapa, sih?” tanya Aris, sambil membuka mesin. Namun Fahri hanya menggelengkan kepalanya tak bersemangat.

“ Idih, kog gitu, sih? Tumben banget kamu ngga bersemanagt gitu," ujar Aris yang sibuk sendiri dengan prakteknya. Sudah berkali- kali terdengar hembusan napas tak bersemangat dari Fahri.

Fahri berusaha ikut menyelesaikan praktek mesin itu tapi tetap saja ia tak bisa bersemangat.

“ Proposal kemahnya ditolak?” tanya Aris. Fahri menggelengkan kepalanya.

“Udah beres,” jawab Fahri.

“ Kamu di suruh masuk pesantren?” tanya Aris lagi. Kali ini Fahri menggelengkan kepalanya lagi.

“ Soal cewek?” tanya Aris lagi.

“ Cewek? Cewek mana?” ujar Fahri tersenyum kecut.

“ Cewek mana lagi. Anak kelas elektro 2,” ujar Aris yang diiringi lirikan tajam Fahri.

Aris terkekeh melihat ekspresi temannya itu. Wajah Fahri langsung lesu ketika Aris menertawakannya.

“ Fahri, Fahri. Kalau suka bilang saja, sana. Jangan uring – uringan sendiri gitu. Geli tau ngeliatnya. Aku baru kali ini liat kamu kayak gini. Woah, Evina, semempesona apa, sih? Sampai bikin si kece Fahri jadi dimabuk kepayang gini?” Aris benar – benar terkejut dengan tingkah temannya itu.

“ Jangan gitu dong, Ris. Aku juga bingung sama aku sendiri,” Ujar Fahri bingung.

Terima kasih sudah bersedia membaca novel pertama saya. Semoga ceritanya enak untuk didengarkan ya...

Jangan lupa tinggalkan comment, like, vote serta beri rate pada episode ini. Terima kasih......

1
Ira
keren
Yui Sakura.ZeE//: terima kasih
total 1 replies
Sakura Hana
lucu
Athena_Vivian
bukan cerita kalengan! perjuangan ervina dan ibunya pada bab awal kubaca sudah menggugah asa dan rasa. Bukan perkara yang mudah, ya bagi mereka berdua untuk tetap bertahan.
Fahri Ramadhan
suka
Yui Sakura.ZeE//: terima kasih kak
total 1 replies
SyaSyi
lanjut like
SyaSyi
mampir aku thor
mampir juga di karyaku My Kids My Hero
SyaSyi
mampir aku thor
mampir juga di karyaku
Normila Che Murad
hai
Yui Sakura.ZeE//: HAI JUGA KAK
total 1 replies
Fajar Mesaz
keren ini 👍👍👍
Fajar Mesaz
semangat kakakak
Maretha♚⃝҉𓆊
cerita nya ngena bngt di hati,,
Maretha♚⃝҉𓆊
cerita nya keren,, bikin baper..
Maretha♚⃝҉𓆊
cerita nya bikin nagih,, mau baca terus.. Semangat kak yui,,
Friska Petra
likee
Yui Sakura.ZeE//: Terima kasih
total 1 replies
Ra_Ila
kok gua ngga merasa kasian ya sama Fahri?
Ra_Ila: hiks, aku malah merasa gedek sama Fahri😣
total 2 replies
Mutie Cutie
semangat
Yui Sakura.ZeE//: Semangat donk
total 1 replies
👑
lanjut Thor
Yui Sakura.ZeE//: Udah tamat sayang
total 1 replies
Evi Andriani
mantap 👍👍👍👍
Yui Sakura.ZeE//: Makasih kak
total 1 replies
Maretha♚⃝҉𓆊
Hadir ke 2x nya
Yui Sakura.ZeE//: Makasih kaka
total 1 replies
Maretha♚⃝҉𓆊
Baca ulang thor,,
Kangen fahri evina,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!