Hani seorang gadis cantik dan pintar, ia menjalani hari-harinya dengan sederhana tapi suatu hari hidupnya seketika berubah saat ia bertemu dengan pria pria yang sangat mencintai nya hingga cinta itu membuat pria itu terobsesi ingin memiliki Hani..!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ind.V, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Love Obsession
Hani terus menangis tak henti-henti nya karena merasa sangat kotor serta hancur meski keperawanannya selamat, tapi lain halnya dengan Kevin yang berbaring di samping Hani yang memegang kuat tangan
Lalu memandangi Hani begitu lekat dan dalam. Kevin tak habis pikir atas perbuatannya sendiri entah apa yang merasuki nya sehingga ia tidak bisa mengontrol hasratnya dan menjadi begitu liar
Setelah tiga tahun lamanya perasaan kevin masih begitu dalam pada Hani, dan itulah alasan kuat yang membuat Kevin tidak pernah mau menyentuh gadis mana pun lagi selama ini
***
"Sayang tolong berhentilah menangis !! 'Ucap Kevin lembut dengan suara yang di samarkan sambil memeluk Hani dengan nyaman
"Lepaskan sa..saya hiks... hiks.. se..sebenarnya kau siapa kenapa kau melakukan ini pada ku, to..tolong jangan memeluk ku lepaskan tanganmu dariku !! 'pekik Hani yang merasa sangat frustasi dan terus mencoba memberontak
Kevin yang melihat pemberontakan Hani, malah tambah gemas pada Hani sehingga membuat Kevin tak tahan dan langsung mencium serta ******** habis bibir Hani dengan mesranya
"hmp... !!!
"Ya Tuhan apa salah ku kenapa hidupku jadi seperti ini, siapa pria brengs*k ini, aku tidak mau di lecehkan seperti ini, ini sangat menjijikkan hiks... !! 'Gumam tak berdaya Hani dalam hatinya yang menyesali takdirnya sekarang
***
"Kenapa kamu bisa semanis ini sayang !? 'Ucap kevin dengan suara yang disamarkan
"Pe..pergi menjauh dariku, dasar pria brengs*k kurang ajar, aku akan membunuh mu !! 'Ucap kesal Hani yang sangat marah
"Baiklah sayang aku akan melepaskan mu karena aku harus pergi sekarang, baik-baik di rumah jangan masukkan pria lain karena aku akan membunuhnya !! 'ucap kevin dengan suara yang disamarkan
"Bajingan, ak..aku akan melaporkan mu ke polisi !! 'Teriak kesal Hani
"Lapor saja sayang, tapi aku tidak bisa menjamin keselamatan kedua orang tua mu di kota B itu !! 'Ucap Kevin yang sedikit mengancam Hani agar mau menurut dengan nya
Deg !!
"A..apa !? 'Ucap terkejut Hani yang tak tahu harus berbuat dan bicara apalagi mendengar ancaman itu, seakan-akan jantung Hani remuk merasakan ketakutan jika terjadi hal buruk kepada kedua orang tua nya
"Iya sayang kamu tidak ingin jika terjadi sesuatu yang buruk pada mereka kan, jadi menurut lah dan ingat mulai sekarang kamu resmi menjadi wanitaku !! 'Ucap lembut Kevin dengan suara yang terus ia samarkan
Air mata Hani hanya bisa mengalir deras tanpa tahu bagaimana cara menghentikannya, ia sangat frustasi dan tak tahu harus melakukan apa lagi, sedangkan Kevin terus mengusap air mata Hani yang terus membasahi pipi mulusnya
"Sekarang hanya ini yang bisa membuat mu menurut sayang, dan tenang saja tidak akan ada hal buruk apapun yang bisa terjadi kepada mereka !! 'Gumam Kevin dalam hatinya
Sebelum Kevin pergi, Kevin kembali mencium bibir Hani lagi dan lagi dengan lebih lembut dan lembut, setelah merasa cukup Kevin lalu mengecup kening Hani dan akhirnya Kevin pun pergi
Dan saat Kevin pergi Hani segera bangkit dan menyalakan lampu yang lebih terang di kamarnya, serta melihat dirinya di cermin yang kini telah di penuhi dengan kiss mark pria asing yang membuat Hani sangat jijik pada dirinya sendiri, sehingga rasa marah menguasai Hani dan rasanya lebih baik mati saja
Dengan rasa frustasinya Hani segera mandi dengan bersih dan berendam begitu lama berharap semua tanda merah itu menghilang dari dirinya, dan sejam kemudian Hani telah selesai dengan aktivitas membersihkan dirinya ia pun segera keluar mengenakan kimono mandinya
Kemudian Hani segera bercermin kembali untuk melihat bekas merah itu apa kah sudah hilang tapi sayang tanda merah itu tidak bisa hilang begitu saja, dan membuat air mata Hani kembali mengalir membasahi pipi putihnya
"Apa aku mati saja tapi jika aku mati bagaimana dengan orang tua ku, ayah ibu maafkan aku telah berpikir seperti itu aku menyayangi kalian !! 'Gumam Hani yang merasa frustasi dengan air mata yang terus mengalir dari mata indahnya
***
Meski Hani tidak melihat jelas wajah pria itu tapi Hani tau jika pria itu masih mudah dan memiliki badan yang sangat bagus tapi sayang hanya itu yang Hani bisa ketahui
"Bagaimana aku bisa melapor ke polisi, kalau aku saja tidak bisa memberikan bukti sedikit pun tentang kejadian gila ini, dan bagaimana juga ia bisa tahu keberadaan kedua orang tua ku, ya Tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang !?? 'Ucap Hani yang terus berpikir hingga berpikir akan pindah apartemen
Kepala Hani pun hampir pecah memikirkan semua yang terjadi padanya hari ini sehingga ia tidak bisa tidur semalaman. Dan sekarang matahari pagi telah terbit begitu cerah dan menunjukkan pukul 08: 45 pagi Hani harus berangkat kuliah karena hari ini ia memiliki kelas yang sangat penting jadi mau tidak mau Hani harus tetap masuk
"Argh... bisa gila aku, sekarang aku harus pakai baju apa buat menutupi bekas menjijikan ini di leherku !! 'Ucap Hani yang kesal tapi berusaha mengontrol dirinya sendiri
Setengah jam kemudian Hani pun telah selesai bersiap untuk berangkat kuliah dengan memakai baju dengan keran tinggi hingga leher serta celana jeans, dan rambut panjang nya yang sengaja dibiarkan tergerai dengan cantiknya agar bisa menutup dengan sempurna, serta Hani menggunakan sedikit makeup untuk menutupi bengkak di matanya
Setelah merasa sedikit baikan Hani pun keluar apartemennya dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi hingga sampai di depan apartemennya, dan ia melihat Evan yang sudah ada di depan sedang bersandar di mobilnya dan melempar senyuman hangat serta manis pada Hani yang segera menuju padanya
"Evan, syukurlah ? 'Gumam Hani dalam hatinya yang merasa lega melihat sahabatnya itu
"Evan Evan !! panggil Hani pada Evan yang malah bengong melihat Hani
"Ah.. iya kamu ngomong apa Han !? 'ucap evan
"Jangan melamun pagi-pagi begini, apa kamu datang menjemput ku !?? 'ucap Hani yang berusaha terlihat seperti biasa
"Iya aku datang menjemput mu lah, tapi tunggu hari ini kenapa kamu seperti berbeda !? 'Ucap Evan yang merasa jika Hani sangatlah cantik
Evan pun berjalan semakin mendekati Hani dan memegang kepala Hani yang begitu cantik dengan rambut tergerai nya, sehingga membuat Hani terkejut
"Hani kamu sangat cantik !! 'Ucap Evan tanpa sadar dan menatap Hani penuh kasih sayang
"Te..terimakasih, ayo cepat kita bisa telat hari ini ada pelajaran yang sangat penting !! 'Ucap Hani
####
Sesampai Hani di kampus bersama Evan, Hani lagi merasa tidak nyaman dengan tatapan orang-orang yang melihatnya bersama Evan yang datang ke kampus bersama, walaupun kurang nyaman tapi Hani berusaha tidak menghiraukannya, toh Evan hanya sahabat Hani saja yang sudah seperti keluarga sendiri
"Haniiiii Evan kalian kemarin pulang tanpa ku, sini kalian berdua aku akan membalas kalian, berani-beraninya kalian pulang tanpa memberitahuku, cepat katakan apa alasan kalian meninggalkan ku Haa.. !!?? 'Ucap kesal Rani
"Iya-iya maaf Rani sayang kami pulang tanpa memberitahu mu karena kami tidak ingin mengganggu mu dengan pria tampang itu. Hehe "ucap Hani
"Haha.. kalau begitu terimakasih yah.. kalian berdua, karena kalian pulang duluan, sehingga ak bisa di antar pulang kak Martin loh, dan rasanya aku seperti sedang mimpi Indah !! "ucap Rani senang
"Jadi buat apa marah tadi ? 'ucap evan dingin
"Abis kalian tidak telepon atau chat aku, kan aku nyariin kalian!!? 'ucap Rani
"Sudah-sudah ayo masuk. 'Hani
mereka bertiga pun berjalan masuk ke gedung menuju kelas mereka, tapi meraka tiba-tiba terhenti karena pintu kelas mereka menjadi macet di penuhi banyak wanita cantik yang berkerumun, tapi saat mereka melihat Evan para cewek itu langsung memberi jalan pada mereka untuk masuk
Dan ternyata yang membuat heboh adalah Kevin dan para sahabatnya yang berisikan cowok ganteng dan kaya raya berada di dalam kelasnya
Evan, Hani, dan Rani pun masuk ke dalam kelas tapi para pria tampan itu malah menatap Hani dengan terpesona padanya yang sedikit berbeda dengan yang kemarin, karena hari ini Hani sangat cantik di mata enam pria tampang itu, dan membuat Evan tidak nyaman dengan tatapan para sahabatnya itu ke Hani, karena Evan tau tatapan apa itu sebagai sesama pria
🌹🌹🌹🌹
Terimakasih atas dukungan kalian semua 😘
Maaf Typo 🤧
Miss u 🤗
Love u 🤗
semoga sihat selalu ya thor
sehat selalu kak