NovelToon NovelToon
Pendekar Puncak Keabadian

Pendekar Puncak Keabadian

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Epik Petualangan
Popularitas:58.6k
Nilai: 5
Nama Author: Laghrima~

Daratan Xuanwu penuh dengan Pendekar hebat sepanjang sejarahnya, seorang pemuda lugu berna Ling Tian berhasil menjadi salah satu deretan Pendekar hebat yang melegenda selama seribu tahun namun tidak terduga Dewa iri kepadanya dan membuatnya jatuh ke dalam jurang keputus asaan selama lima ratus tahun. Dalam keputus asaan itu Ling Tian mendapat sebuah kesempatan kedua untuk kembali ke masa lalu dan memperbaiki semua penyesalannya, Ling Tian kembali dengan menentang takdirnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laghrima~, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Desa Hutan Giok

Nafas Qin Mu terputus-putus setelah menggunakan seluruh Qi miliknya untuk keluar dari kota Klan Qin, Qin Mu melakukan itu untuk menghindari perhatian yang tidak perlu apalagi berita tentang kemusnahan Klan Qin sudah menyebar hanya dalam waktu sepuluh menit saja.

Qin Mu mengunyah banyak pil pemulih tenaga dalam untuk membantunya memulihkan sebagian Qinya meski tidak banyak, Qin Mu baru berjalan santai setelah menjauh 20 meter dari lokasi wilayah Klan Qin. Saat ini dirinya sudah memasuki hutan rimbun yang terkenal dengan banyaknya binatang buas, hutan itu adalah pemisah kota Klan Qin dengan kota Klan lainnya.

Tempat yang akan dilalui Qin Mu nanti adalah wilayah kekuasaan Klan Bai, kotanya sedikit lebih kecil dari kota Klan Qin namun pengaruh serta kekuatan mereka tetap tidak kalah dengan Klan Bela Diri lainnya.

Qin Mu beristirahat sejenak di bawah sebuah pohon sekalian mengganti bajunya ke pakaian yang sederhana agar tidak menarik perhatian orang kota Bai.

"Sayang sekali tidak ada kantong spritual." Gumam Qin Mu menghela nafas, dia teringat akan kantong spritualnya dulu yang mampu menyimpan apapun selagi tidak memiliki nyawa.

Mungkin yang menarik perhatian pada dirinya saat ini hanya wajah serta buntalan besar yang dibawanya, buntalan itu berisi banyak kotak pil serta tanaman herba yang berguna untuk menjadi bahan latihannya di masa mendatang.

"Ada seseorang?" gumam Qin Mu kembali saat indranya merasakan aura kehadiran yang datang dari arah utara kota Bai.

Qin Mu bergegas melompat naik ke atas pohon sambil menghilangkan aura keberadaannya, jika orang yang datang itu adalah pihak yang membunuh keluarganya maka Qin Mu berencana untuk membunuh sebanyak yang mungkin bisa dilakukannya.

Tidak berselang lama, muncul seorang pemuda yang terlihat berusia dua puluhan tahun dari arah utara. Pemuda itu berlari sambil memegangi dadanya, Qin Mu bisa melihat jika pemuda itu sedang dikejar oleh sesuatu dan dalam keadaan terluka parah.

"Sial, aku hanya berniat mengambil beberapa herba tetapi malah sial bertemu hewan buas ini!" Pemuda itu berlari sambil berdecak penuh kekesalan.

Qin Mu menghela nafas lega karena pemuda itu bukan musuhnya dan hanya seorang yang sedang mengalami kesialan, samar-samar Qin Mu bisa mencium aroma herba rumput Senyaou yang terkenal bisa untuk memperhalus wajah dan menghilangkan racun pada wajah membuatnya lebih segar dan lebih muda.

Pemuda itu hanyalah seorang Pendekar Ahli Puncak sementara sang serigala setara dengan tingkat Pendekar Bergelar awal, jelas saja luka yang diterima pemuda itu adalah perbuatan serigala. Mungkin karena merasa tidak yakin untuk mengalahkannya sehingga pemuda itu memilih untuk melarikan diri namun sialnya serigala itu tidak melepaskannya.

"Di kehidupan sebelumnya aku bukan orang yang baik tapi melihat kau berasal dari kota Bai..." Qin Mu bergumam pelan sambil tersenyum dingin.

Awalnya Qin Mu ingin berpura-pura pingsan di hadapan penjaga gerbang Kota namun karena melihat pemuda yang bisa dimanfaatkan itu membuatnya memiliki sebuah ide brilian.

Qin Mu lalu mengambil satu botol giok berisi serbuk yang memiliki bau busuk khas lalu melompat ke satu pohon ke pohon lainnya untuk mengikuti pemuda itu lalu melemparkan botol giok yang sudah dibukanya itu tepat ke arah serigala.

Serangan yang datang tiba-tiba dan begitu cepat itu langsung mengenai kepala serigala membuatnya bergegas menggaruk bulu di kepalanya sehingga isi dalam botol itu menyebari seluruh tangan dan hidungnya.

"Auuuuuuu!!!"

Serigala itu melolong sebelum berbalik pergi dan bergegas mencari sumber air untuk merendam tubuhnya yang sudah dipenuhi oleh bau busuk aneh.

Melihat serigala yang mengejarnya sudah pergi, pemuda itu menjatuhkan dirinya ke tanah. Nafasnya sudah tersenggal-senggal juga dirinya terluka parah.

"Gege, apa kamu baik-baik saja?" Qin Mu muncul dari balik pohon dengan wajah yang sengaja dibuat kasihan.

"Seperti yang kau lihat, Adik kecil. Terima kasih sudah menolongku! Rasanya aku sudah hampir mati..." Pemuda itu terbatuk-batuk.

"Haa? Aku tidak melakukan apa-apa, aku hanya kebetulan lewat dan melihat Gege yang terluka." Ucap Qin Mu dengan nada pelan.

Pemuda itu menatap Qin Mu lekat-lekat namun yang terlihat di matanya hanya anak kecil polos yang bajunya sudah robek sana-sini, tampaknya anak kecil itu seorang pengemis namun wajahnya terlihat seperti bangsawan bela diri.

"Hahaha, benarkah?" Pemuda itu terkekeh, "Lalu apa yang Adik lakukan di hutan sendirian?" tanyanya kemudian.

Mendengar itu Qin Mu menundukkan wajahnya sedih lalu menceritakan jika orang tua dan seluruh keluarganya sudah tidak ada, dia dengan perut lapar masuk ke hutan untuk mencari makanan dan hanya mendapat akar kayu untuk mengganjal perutnya.

Pemuda itu mengangguk percaya karena melihat buntalan yang lumayan besar yang dibawa oleh Qin Mu, dia kemudian memperkenalkan dirinya sebagai Bai Duan dari Klan Bai. Bai Duan lalu bertanya apakah Qin Mu memiliki satu herba penyembuh karena pil penyembuh yang dibawanya sudah habis.

Qin Mu berpikir sejenak lalu memasukkan tangannya ke dalam buntalan miliknya lalu mengeluarkan satu ginseng emas dari sana, Qin Mu memberikannya dengan alasan jika itulah makanan yang ditemuinya tidak sengaja.

"Benar tidak sengaja? Adik, keberuntunganmu benar-benar bagus!" Bai Duan tersenyum kaku, dia sudah memasuki hutan itu beberapa kali namun jangankan menemukan ginseng emas dirinya hanya mendapat kesialan.

****

Saya up dua dulu biar tidak dikira berhenti babnya....

1
agus yulianto
uppp
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Waooow 🌽🔥
Uswatun Hasanah
lanjut lagi
agus yulianto
upp thor 😍😍😍
agus yulianto
mantappppp qin mu akan semakin kuat👍
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Qin Mu yg kebingungan... 🌽🔥
𝘿𝙚𝙬𝙖 𝘽𝙤𝙣𝙜𝙠𝙤𝙠
ninggalin jejak 🫆🫆
Uswatun Hasanah
lanjut
kas
next
kas
lanjut 💪💪💪
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Njoooooost 🔥🌽
Uswatun Hasanah
mantap lanjut
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Sapu bersih 🔥🌽
Eko Terserah
bagus
Uswatun Hasanah
lanjut
Nurbaya 0102
serius tanya, soalnya gk ngikutin update dj ig, ini kak ron bukan?
Uswatun Hasanah
gas ken
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Berburu 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Clink 🔥🌽
Uswatun Hasanah
qin mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!