sehyla Bonanza terpaksa menikahi laki-laki yang tidak waras menurut nya entah apa yang terjadi sehingga dia bisa menikahi laki-laki yang sangat berpengaruh di negri ini bahkan di asia . Hidup sehyla semakin menderita saat dia tau bahwa laki-laki yang menikahinya adalah pria yang tidak mempunyai hati nurani.Tapi semua berubah saat dia tau seperti apa suaminya mencintainya bahakan terkadang dengan berlebihan .SEHYLA & ABDI
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lahsey putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mulai tertarik
"Aduuh sudah jam berapa ini ha setengah 5 aku harus kembali."Harus cepat sampai kalo tidak singa itu bisa ngamuk."EL kluar dari toko dan langsung naik ojek yang sudah di pesan.
"ngebut pak ngebut gas pol aja pak."
"ini udah paling kencang mbak nanti kita bisa di tilang polisi mbak kalau ugal - ugalan."
Hanya butuh waktu setengah jam dia sudah sampai depan gerbang .jarak Rumah ke toko kue nya memang tidak terlalu jauh.
"ini pak uang nya."
"Eh kembalian nya mbak."
"Ambil aja pak."Aduuh ***** nah tuh kan mobil tuan Abdi sudah sampai kenapa cobak sekertaris menyebalkan itu*tidak mengingatkan ku.sudah berdiri di dekat mobil menunggu suami nya yang belum turun.
"kau dari mana."
"Sa saya baru pulang bekerja Tuan."
"Apa ini kau menyambut ku dengan penampilan mu seperti ini."Menarik dagu EL ke atas agar dia bisa melihat wajah nya.Imut nya .Tanpa sadar Abdi mengucapkan nya dalam hati.
Biar pun EL Agak pendek tapi Ia lumaya cantik dengan rambut panjang di bawa bahu dan kulit putih dengan lesung pipi di sebelah kiri nya menambah ke manisan di wajah nya .
"Aaa maaf Tuan saya tadi tidak ingat kalau Anda pulang lebih awal."
"Kau ku Hukum."berjalan masuk kerumah menuju ke kamar.
sekertaris Raza pun mengikuti nya dan menoleh ke Nona mudah nya itu
"Apa kenapa kau tidak mengingatkan ku kalau Tuan Abdi pulang lebih awal."
"Kenapa saya harus mengingat kan seharus nya Anda lebih tau itu,mari Nona Tuan mudah sudah menunggu Anda."
Dia ini ya menyebal kan sekali kalau ku pukul marah tidak ya .
Dan benar saja.
Plaaak
"Ayo pasti suami ku sudah menunggu,saya permisi dulu sekertaris Raza." berjalan menuju kamar dengan senyum seceria mungkin ke arah Raza.
Raza yang mendapat pukulan di lengan nya tercengang kaget ternyata Nona Muda nya itu berani dan kuat juga
EL memasuki kamar tapi tidak melihat keberadaan suami nya .
kemana dia Aah sedang mandi sepertinya aku selamat.
Cklaak
pintu kamar mandi terbuka dan mengeluar kan sosok pria tampan.Abdi yang kluar dengan handuk yang melilit hanya sampai ke batas pinggang dengan rambut yang masih basah.
"Hey kenapa kau menatap ku seperti itu apa kau ingin menyentuh dada bidang ku ini."Lucu sekali wajah kalau sedang panik haha .
"Aaah tidak tuan tidak."
"cepat lah keringkan rambut ku."melempar handuk ke wajah EL dan berjalan ke arah sofa .
"Ba baik."EL langsung menangkap handuk itu dengan gelagapan pun langsung mengarah ke Sofa dan berdiri di belakang Abdi untuk mengeringkan rambut nya .
Ya ampun dia ini apa tidak punya malu kenapa coba haya pakai handuk begitu hey tuan muda cepat lah sana pakai baju.Bergumam dalam hati.
EL pun mulai mengeringkan Rambut Abdi dengan sedikit di bumbui pijatan lembut.
Apa ini kenapa menarik tanganku dia ini mau apa sih.
"kenapa jari tanganmu ini kecil sekali apa kau tidak pernah di beri makan kalau ku patah kan sakit tidak ya."
gleek EL menelan ludah nya yang terasa berat.
ya ampuun kalau jari ku di patah kan bagai mana ini mengerihkan sekali .
"Biar saya lanjutkan mengeringkan rambut tuan."
Menarik tangan EL lagi dia memainkan jari-jari Lentik Itu.
"Hey jorok Tuan."
"Hidung ku ini gatal aku membutuh kan jari telunjuk mu ini."
Hey Tuan muda yang terhormat kau kan punya jari tangan sendiri kenapa jari tangan saya yang di pakai .
"Ma maaf tuan."
"Waaah kau tadi sudah berani membentak ku ya."sudah berdiri berhadapan dengan EL dan menarik Dagu EL agar menghadap ke pada bya .
"Ma maaf Tuan Saya tidak sengaja."
CuP mencium bibir EL
"Hukuman buatmu karna kau tadi terlambat pulang."
EL yang mendapat ciuman mendadak pun kaget dan tersipu malu.
"Kenapa wajah mu merona apa kau sesenang itu ku hukum atau kau ingin ku hukum lagi ha."
"Ti tidak tuan kalau begitu saya siapkan pakaian Anda."Berjalan ke ruang ganti.
Hiks ciuman pertama ku Eh tapi kan dia suami ku tapi kan aku tidak menyukainya dan dia juga tidak menyukaiku kenapa coba tadi wajah ku merona ya ampuun malu sekali.Bergumam dalam hati sambil mengambilkan pakaian yang akan di kenakan suaminya itu .
"Hahahaha Lucu sekali gadis bodoh itu baru di cium saja sudah gelagapan panik Hahaha.Abdi yang senang dengan Ekspresi wajah panik EL itu pun di berencana mengerjai istri nya itu habis habisan.
"Hey kau mau mati ya kenapa lama sekali."sudah menaikan volume suara nya karna yang di tunggu pun tidak muncul juga.
Di mana letak baju santai nya kenapa tidak ada.Aa ini dia akhir nya di temukan juga.
"Sudah saya siapkan Tuan."
"Apa kau mau mati sudah membuatku menunggu."berjalan mendekati EL.
Eh apa ini mau apa lagi dia ini.Berjalan mundur sudah merapat ke tembok.
Abdi terus mendekati EL dan mengahadang dengan tangan kanan dankiri nya agar tidak ada cela untuk EL bergerak posisi mereka saat ini sangan intim.EL memejam kan mata nya karna wajah Abdi semakin mendekat.
ya ampun dia ini mau apa kenapa jantung ku berdetak ya ampun hey jantung ayo lah kerja sama nya.EL
Cantik nya .Abdi
"Hey gadis mesum apa kau mau terus memejam kan mata mu di situ."sudah berjalan menuju Ruang ganti meninggalkan EL yang masih memejam kan mata nya.
"Hahaha apa kau ke tagihan dengan hukumanmu."
Apa aku di kerjai lagi memalukan dan apa tadi aku di katain gadis mesum padahal kan dia kan yang mesum Hiks.
BERSAMBUNG......
semangat Thor 🙏🙏