Novel ini menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis cantik bernama Vania Angelista.
Dia yang terjebak cinta antara sang mantan kekasih dimasalalu nya dan dengan orang yang di jodohkan dengan nya.
Bagaimana cara Vania Angelista menghadapi hidupnya ketika harus menerima perjodohan, namun hatinya masih dimiliki oleh seseorang di masa lalunya....?
Dan apa yang akan dilakukan seorang Vania Angelista, ketika dirinya mulai merasakan cinta pada pria yang telah dijodohkan dengannya namun tiba-tiba sang mantan kekasih muncul kembali menjelang hari pernikahan nya.
Siapa pula yang akan Vania pilih diantara dua cinta yang hadir di dalam hidupnya
Siapakah sebenarnya cinta sejati Vania Angelista...?
Apakah sang mantan kekasih dimasalalu nya, atau justru pria yang telah dijodohkan dengannya.?
Temukan jawabannya di novel TAKDIR CINTAKU
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatimah AF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 9
Vania memejamkan matanya, mencoba untuk tertidur, namun tak bisa.
Pikirannya yang kacau membuat dirinya sulit tertidur, ia meraih ponselnya lalu menelpon seseorang.
“Hallo..!” sapa orang diseberang sana yang tak lain adalah Lisa.
“Lo belom tidur Lis.?” tanya Vania.
“Udah hampir mau tidur gue, tapi lo nelpon, ganggu tau nggak lo, padahal tuh tadi gue udah hampir jadian sama Lee Min Ho.” ucap Lisa bercanda, dirinya memang begitu mengidolakan pria tampan asal negeri ginseng tersebut.
"Hahahaha..." Vania tertawa mendengar ucapan sang sahabat.
"Lis, lo kalo lagi mimpi jangan ketinggian, jatuh ntar, sakit lo ntar." ucap Vania bercanda.
"Apaan sih lo, nggak mau banget liat gue seneng." balas Lisa seolah-olah sedang kesal.
“Gue bukannya nggak mau liat lo seneng Lis, gue cuma takut lo jadi salah satu penghuni rumah sakit jiwa gara-gara halusinasi lo yang terlalu tinggi.” ucap Vania bercanda.
“Buset dah Van, lo ngomong nggak pake filter itu, nusuk banget dah." protes Lisa.
"Hahahaha..." Vania hanya membalas dengan tawa merasa puas, sudah membuat sahabatnya kesal.
“Lo nelpon gue cuma buat ngeledekin gue, atau ada maksud lain.?” ucap Lisa memberi pertanyaan.
“Gue nelpon lo itu mau curhat sama lo.” jawab Vania.
“Gue lagi nggak open curhat, gue lagi kesel dan gue nggak mau dengerin curhatan lo." ucap Lisa yang kini balik bercandain Vania.
“Ayolah Lis, gue lagi pusing banget ini, butuh teman cerita.” ucap Vania memelas.
“Emang lo mau cerita soal apa.?” tanyanya.
“Lis...., Mama gue tadi ngomong ke gue, katanya si Aditya nerima perjodohan gue sama dia, lusa mereka mau ke rumah, mungkin mau ngomongin soal perjodohan itu lagi.” ucap Vania bercerita
“Terus lo gimana Van?” tanya Lisa.
“Nggak tau, gue bingung." jawabnya.
“Lo ngapa masih bingung sih Van, lo tinggal setujuin aja beres kan.” ucap Lisa.
“Nggak segampang itu Lis, lo tau kan, gimana perasaan gue sampai sekarang.” balas Vania
“Iya gue ngerti Van, tapi sampai kapan lo mau kek gini terus;” ucap Lisa.
“5 tahun Van, lo nunggu dia kembali, tapi apa yang lo dapat, hanya penderitaan kan, dan sampai kapan lo mau disiksa sama perasaan lo sendiri nungguin orang yang mungkin nggak akan kembali, dan sekali pun dia kembali belom tentu rasa yang dia punya buat lo, masih sama seperti dulu.” sambung Lisa.
Vania terdiam, mencoba berpikir dengan benar.
“Van„ lo berhak bahagia, udah saatnya lo bangkit dari keterpurukan ini, terima perjodohan itu Van, lo bisa minta waktu untuk saling mengenal sebelum kalian nikah.” lagi-lagi Lisa memberi saran pada Vania.
“Menurut Lo, apa gue akan bahagia kalo gue nerima perjodohan itu.” tanya Vania.
“Van, bahagia nggak ada yang tau, semua itu tergantung sama Allah, dan kita nggak akan pernah tau bagaimana hasilnya sebelum kita mencoba.” ucap Lisa.
“Tapi gue ragu Van, gue takut untuk membuka hati, gue takut disaat gue udah cinta tapi malah ditinggal.” ucap Vania.
“Van, dengerin gue, orang yang benar-benar cinta sama lo nggak akan pernah ninggalin lo, walau begitu banyak cobaan, tapi dia yang bener tulus sama lo nggak akan pernah pergi dari lo.” terang Lisa.
Vania lagi-lagi hanya diam mendengarkan ucapan dari Lisa sahabatnya.
****
Jangan lupa beri Like dan Komentar serta Vote kalian untuk novel ini.
Dan jangan lupa untuk Memfavoritkan novel ini agar kalian tak ketinggalan kelanjutan ceritanya.
*Terimakasih...🤗
ini sudah tahun 2021 lho Thor
aku mampir dan membawa like.
ditunggu feedbacknya di " A Falling Memory 2"
mari saling mendukung
Salam dari
🌹 "Infinity" (teenlit)
🌹 "Ve" (mystery thriller)
🌹 "Aku Bukan Pelakor" (romance)
mampir dan baca kisah ku juga ya dalam
HIDUPKU BERSAMA CEO
&
I LOVE YOU
yuk mampir di cerita novelku😉🤗
Salam, CINTA SANG JUITA