NovelToon NovelToon
NADZAR 17 Tahun

NADZAR 17 Tahun

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:541k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nisrina Ulya

Ini HIDUPKU dan yah ini KISAHKU.
Kisah yang diawali oleh ucapan ku sendiri, ucapan bukan sembarang ucapan melainkan sebuah ucapan yang mengikat janji pada diriku sendiri.

"Hanya karena cintai bukan berarti lu bisa jadi brengsek Dav..."

Nadzar (janji) yang berisikan tentang keputusan untuk sendiri dalam jangka umur 17tahun dan berakhir dengan perjodohan, hahaha... setelah menyelesaikan satu Nadzar harus menyelesaikan satu Nadzar yang lain.

Itulah hidupku yang dipenuhi dengan perjodohan Nadzar, hingga suamiku pun terikat oleh janji menjaga anak gadis orang lain.

~DEVIRA SINDI ALICIA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisrina Ulya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

i'm Fine

"Lama amat ceramahnya pak, panas ini." Keluh Chika.

"Udah setengah 8 kagak kelar kelar juga." Tambah Sinta.

Kini mereka sedang melakukan tradisi setiap hari senin, apa lagi kalau bukan upacara bendera, banyak murid murid yang sudah mengeluh akibat pembina upacara yang teramat lama menyampaikan amanat, tapi bukan untuk Sindi karena sedari tadi ia sibuk memperhatikan Dava dan Aknes yang tampak berdebat serius.

"Wohhh Alhamdulillah..." Ucap Chika dan Sinta bersama membuat Sindi mengalihkan perhatiannya.

"Apaan?" Tanya Sindi.

"Ceramahnya udah selesai." Jawab Sinta.

Sindi hanya manggut manggut merespon Sinta, tak lama upacara di bubaran, Sindi melihat Dava menarik Aknes menjauh, karena ke kepoan Sindi yang tengah akut ia memutuskan mengikuti ke dua orang itu.

"Ci mau kemana?" Tanya Chika membuat Sindi menghentikan langkahnya

"Kalian berdua kalo mau ikut diem." Sindi kembali melanjutkan langkahnya.

"Kemana tuh Cia?"

"Ikutin aja." Sinta dan Chika mengikuti Sindi.

Sindi mengernyit, ngapain mereka berdua di gudang penyimpanan alat olah raga?

"Nggak bisa gitu dong Dav." Sindi mendengar obrolan Dava dan Aknes.

"Dari awal gue udah bilang kalo hubungan kita ngga bakal bisa lama Nes, tolong ngertiin gue."

"Jadi lu cuma buat gue pelampiasan lu semata, setelah janji sampah tu orang terselesaikan lu ninggalin gue?"

"Bukan gitu Nes..."

"Lu tu sebenernya sayang nggak sih Dav sama gue?"

"Gue sayang sama lu tapi rasa sayang gue ke Sindi lebih besar dari sayang gue ke lu, gue udah nunggu 3 tahun Nes, 3 tahun bukan waktu yang sebentar dan ini saatnya gue bahagia sama Sindi."

"Terus gue?"

"Hanya karena cintai, nggak berarti lu bisa jadi brengsek Dav." Sindi masuk kedalam gudang di ikuti Chika dan Sinta.

"Sindi..." Dava kaget melihat Sindi memasuki gudang.

"Singgah tapi tak sungguh hahaha... gue jawab pertanyaan lu sekarang, maaf kalo gue nggak bisa nerima lu." Sindi tertawa hambar kini ia sudah berada di tengah tengah antara Dava dan Aknes.

"Sin... Bukan maksud gue main di belakang lu, gue sayang sama lu Sin...." Dava menatap Sindi dengan tatapan memohon.

"No no no." Sindi menggelengkan kepala.

"Kalo lu sayang sama dua orang sekaligus, pilih yang ke dua, karena lu ngga bakal sayang sama yang ke dua kalo lu bener bener sayang yang pertama Dav." Mata Sindi mulai berembun.

"kita sama sama punya perasaan Dav jadi lu jangan egois sama perasaan lu sendiri, kita ditakdirkan hanya untuk berteman bukan lebih, kita tetep temen, lupakan tentang perasaan lu ke gue, lupakan kejadian ini anggap ini nggak pernah terjadi, gue harap lu bisa langgeng sama Aknes." Sindi menepuk bahu Dava, lalu meninggalkan gudang.

Chika dan Sinta berpandangan lalu mengikuti Sindi, mereka belum tau akar permasalahannya apa.

"Argghhh..." Dava ikut meninggalkan gudang dengan perasaan kacau, ia akui ia salah, ia terlalu terbawa perasaan dengan Aknes yang memberinya perhatian saat ia sedang menunggu sang pujaan hati, Dava akan berusaha menata hatinya, mungkin ia dan Sindi memang tidak berjodoh dan mungkin jodohnya adalah Aknes?.

Di sisi lain Aknes tersenyum senang melihat kejadian di depannya, sepertinya ia berhasil.

"Ci... are you okey?" Tanya Chika hati hati.

Sindi mendongak, sekuat tenaga ia membendung air matanya, Sindi mengambil nafas panjang.

"i'm fine, yes i'm fine." Sindi tersenyum, tangannya menghapus air matanya yang sempat meluncur.

"Nangis aja Ci kalo mau nangis." Sinta mengelus bahu Sindi.

Seketika tangisnya pecah di pelukan Sinta, dadanya sesak, ternyata ia sudah masuk dalam pesona seorang Dava Gabhel Ardika, tapi ia tidak bisa bersama seseorang yang di hatinya masih terdapat nama lain.

"Kenapa sih? Cerita ke kita, lu ada hubungan apa sama Dava?" Tanya Chika saat Sindi sudah mulai tenang.

Sindi mengambil nafas panjang.

"Kemarin Dava nembak gue." Ucapan Sindi sudah bisa membuat Chika dan Sinta paham masalahnya.

"kalian mungkin emang nggak jodoh, udah nggak usah di pikirin di luar sana banyak yang lebih dari Dava, maafin sepupu gue ya."

"Ngga papa Ta... isss gue kok cengeng sihhh..." Sindi mengusap wajahnya.

"Udah ah kuy ke kelas."

Semenjak kejadian itu hubungan Sindi dan Dava merenggang, mereka mengobrol hanya sebatas menegur sapa tak lebih, bukan berarti mereka saling membenci tapi mereka sama sama sedang menata hati, Sindi berusaha menghilangkan bayang bayang bersama mereka yang sering kali terlintas di memorinya.

Bukankah kekanak kanakan, hanya karena ini membuat persahabatan mereka hancur, tapi itulah kenyataannya, hati tidak bisa di paksa, kenyamanan yang dulu di tengah tengah mereka sekarang berubah menjadi kecanggungan, mungkin ini akhir dari kisah Dava dan Cia.

{\_/}

( •.•)

/>❤

1
Bagoes Soeryawan
ceritanya loncat2 jadi gak faham
Nina: Halo Kakak
maaf Kak, loncat² bagaimana ya Kak? apakah chapternya tidak urut?
terima kasih telah membaca cerita ini Kak🙏
total 1 replies
niaa
Telat dua tahun, dongT_T Gapapa ya mbak thor, tetep menyerah, jangan semangat!🙏🏻
Nina: kalo bisa nyerah kenapa semangat
total 1 replies
Frida ZahwaFatih
koq Tamat Thor🥺🥺
Nina: iya Kak tamat 🙏
terima kasih telah membaca cerita ini
total 1 replies
Frida ZahwaFatih
woow Sindi hamil y thor
Rindi Almeera Hastu
lanjut
Nurul Kalqsyah
Thor kok gk nambung?? Crita ny dng eps sblum ny ???
Nina: akan nyambung dengan episode yang akan up Kak
total 1 replies
Reni_R
aq hrus bca ulang dr atas lho ka nina, biar g lpa alur ny.. 😁😁🤭.

smga up ny g lama..
jga kshtan dan smngat nulis ny...
Nina: hehehe saking lama baru up jadi lupa ya Kak.

semangat
total 1 replies
𝚢𝚊𝚝𝚒 𝚚𝚞𝚛𝚛𝚘𝚝𝚞 𝚊𝚚𝚢𝚞𝚗
lanjut Thor,up-nya jangan lama lama dong.....
Qonita Fithriya Ahmad
akhirnya...
Dea Ananda
aku gak rela cia dia apa apain sma tuh penjahat
Ayunda Rahma
Jadi nostalgia ke jaman putih biru, jaman di mana ke-alay-an merajalela😭
Reni_R
akhrnya up jg.. 😁🤭

smngat ka nina,, d tunggu kelanjutn ny. 🤗
Reni_R: setelah sekian purnama bertapa d goa,
akrnya kluar y..
semoga dpt inspirasi dlm pertapaan.. 😂🤭

aq tunggu klnjutan ny.. 🤗
total 2 replies
Zusanakey
kapan up lg author..
cerita nya bagus
Siti Mariyam
lama bingit thor nunggunya
DWN
lanjut thor
Daratullaila🍒
Hai author! Aku mampir nih😁 semangat terus nulisnya🤗 ditunggu feedbacknya🤗 5 like dan 5 rate sudah mendaraattt

Numpang promo ya, mampir juga ke novel pertamaku
Salam dari Calon Istri CEO
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
R.F
semangat up. like. jangan lupa feedback ya
Meymey Yonggi
akhirnya up juga ,,Jan lama" dong kak up nya ,,,di tunggu part selanjutnya, semangat
Aprillia Aprillia
ditunggu lnjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!