NovelToon NovelToon
Pesona Pengasuh Barbar Ku

Pesona Pengasuh Barbar Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Terpaksa Menikahi Suami Cacat
Popularitas:115.7k
Nilai: 5
Nama Author: maMby4

Tidak sengaja hampir bertabrakan di jalan raya, Desty perempuan cantik ke bule-bulean itu meminta ganti rugi atas apa yang terjadi pada motor kesayangan nya dan dagangannya.

begitu juga dengan laki-laki yang ada di dalam mobil itu. ia tidak mau kalah dengan perempuan berani itu. Dan Desty baru takut ternyata laki-laki, seseorang yang tidak baik-baik saja, Ia mengalami cacat di kaki kanan , begitupun dengan tangan kanannya.

bagaimana kisah mereka ?
yuk , bismillah dukung yah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maMby4, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fariz

Malam ini Desty,Rara dan mba Ulfah pulang lebih awal dari biasanya.Karena keadaan warung yang kurang pembeli.Mereka memutuskan untuk segera menutup warungnya saja.Dari pada mereka malah bengong,kesal,bosan tidak ada pembeli lagi.

Mereka memutuskan untuk segera beristirahat saja di rumah.

Rara dan mba Ulfah sudah sampai di kediaman nya. Mereka segera masuk ke dalam rumah.Di dalam rumah sana selalu ada yang menunggu kepulangan mereka.

"Assalamualaikum sayang?" ucap mba Ulfah ketika ia memasuki rumah sederhananya.Ia tampak menenteng sebuah kantong keresek yang berisikan tiga ayam bakar.

Lauk untuk makan mereka malam ini.

"Waalaikumsalam, Bun." jawab seorang anak laki-laki tampan dan lucu.Dia Fariz, anak semata wayang mba Ulfah yang sudah berusia sepuluh tahun.Ia yang duduk fokus di depan bukunya segera beranjak dan berjalan menghampiri sang bunda.Diraihnya tangan kanan bunda,lalu di ciumnya tangan lembut itu.

Di usianya yang seperti itu,ia sudah biasa berangkat dan pulang sekolah sendiri.karena jarak dari rumah ke sekolah nya tidak jauh,ia bersedia berjalan kaki menuju sekolah nya.jadi dia tidak merepotkan sang ibu,yang harus selalu mengantar atau menjemputnya.

Namun Desty juga sesekali suka menjemput nya ke sekolah.kalau keadaan warung sedang senggang,ia menyempatkan menjenguk anak mba ulfah.atau ketika ia kebetulan lewat ke arah sana, jika sedang mengantar pesanan.

"bunda sama kakak,tumben jam segini sudah pulang? tanya Fariz, ia melihat jam yang menempel di dinding.arah jarum jam yang mengarah ke angka itu, bukan biasanya jam mereka pulang.

Rara menjawab pertanyaan Fariz,karena sang ibu melengos pergi ke dapur.ia ingin menyiapkan nasi untuk makan malam mereka.

"warung nya sepi adek,jadi kakak sama bunda pulang saja.kakak juga sudah capek,mau istirahat saja bareng adek di sini."jawabnya sambil ia duduk di atas alas karpet rumah.di samping Fariz,ada peralatan sekolahnya.sepertinya,ia tengah mengerjakan sebuah tugas dari guru sekolah nya.

"ya sudah kakak istirahat di kamar saja, cepat mandi dan segera tidur!"titahnya pada Rara.

"kakak kan sedang menunggu bunda. kita mau makan malam bersama dulu.baru nanti kakak langsung ke kamar."bicara sambil rebahan.ia membalikkan badannya,menjadi tengkurap."ada tugas apa? serius banget!"

"ini kak berhitung, matematika.Fariz pusing deh." ucapnya sambil ia terus fokus pada bukunya.ada banyak coretan angka di sana.

"anak kecil gak boleh pusing! yang boleh pusing cuma orang tua aja.pusing mikirin hidup.kalau anak kecil, cukup belajar dan bermain saja!"

Ucap Rara kepada bocah kecil itu.

"kok,gitu sih kak? jadi bunda harus pusing? tidak boleh! kan sakit itu kak."ucap Fariz polos,membuat Rara gemas melihatnya."belajar juga pusing kok kak,harus menghafal dan menghafal lagi.supaya kita pintar!"

Rara tertawa mendengar nya.ia mencubit gemas pipi bocah laki-laki itu.anak mba Ulfah memang rajin belajar dan ia selalu masuk rangking tiga besar.

"kakak kenapa tidak sekolah lagi? kakak kan masih kecil seperti kak Dilla?" tanya Fariz membanding kan Rara dengan sosok kak Dilla.sosok perempuan, dari keluarga menengah ke atas yang dekat dengan komplek mereka.

"ah,kakak tidak mau pusing kaya Fariz,harus belajar dan belajar.'' jawab Rara. kepintaran Rara hanya di bawah rata-rata.makanya dia dulu waktu sekolah nya sering kabur-kaburan dan bolos.tidak tahu kemana.dia mencari kesenangan nya tanpa arah. Tidak memikirkan bagaimana kakak nya,Desty yang selalu membantunya selama ini. sampai lulus sekolah pun,itu sangat dengan terpaksa.setidaknya ia punya ijazah untuk melamar kerja suatu saat nanti.apapun itu.dan dua bulan yang lalu,Rara baru lulus dari sekolahnya.

"tapi kakak mau jadi apa kalau tidak sekolah? kalau aku ingin jadi dokter. kata bunda jika aku ingin jadi dokter,aku harus belajar dan sekolah." ucapnya gemas dengan cita-citanya.

"hmm,mau jadi apa yah?"Rara bicara sambil menengadahkan wajahnya ke atas.menusuk wajah samping keningnya deng jari telunjuk nya.seolah sedang berfikir keras menemukan jalan keluar.

"kakak mau jadi orang kaya saja deh,tapi tanpa cape dan bekerja." sahut Rara malah membuat bocah laki-laki itu bingung.bagaimana pikirnya kaya raya tanpa bekerja.ibu nya saja yang bekerja,masih terlihat sederhana nya.

"mana ada seperti itu kak? kakak dan bunda yang bekerja setiap hari saja,masih seperti ini.bagaimana kalau tidak bekerja?" pemikiran kritis Fariz keluar saat menghadapi kakak nya yang satu ini.

"bisa dong Fariz.nanti kakak bisa menikah dengan orang kaya.seperti Cinderella dan pangeran.dan kakak akan kaya raya tanpa bekerja."bicara nyeleneh meladeni anak laki-laki itu.dia tertawa dan lucu sendiri mengingat semua khayalan nya itu.

"ck,mimpi kakak terlalu tinggi.memang nya ada orang kaya yang mau sama kakak? kak, kadang Fariz bertemu orang-orang kaya yang tidak mau berteman dengan fariz.apa lagi kalau harus menikah seperti kakak."

pernyataan benar yang keluar dari mulut anak kecil itu,membuat Rara terdiam.iya sih, setiap orang juga memahami. tapi Rara cuma iseng aja bicara kemana-mana.menghilangkan jenuh dan stres, pikirnya.

"ya bagi tuhan tidak ada yang tidak mungkin kan.semoga saja apa yang jadi harapan kakak,terwujud suatu saat nanti.kalau pun sampai tidak,ya setidaknya hidup kakak menjadi lebih baik lagi." ucap Rara penuh harap.

"aamiin kak.doakan Fariz juga,semoga Fariz berhasil jadi dokter." ucap bocah itu sambil memperlihatkan barisan gigi putih nya.

"iya sayang, semangat belajarnya!"

mereka sama-sama tersenyum. Fariz dan Rara terlihat berdiskusi dengan soal tugas Fariz dari sekolah.mereka berhenti belajar saat kedatangan Mba Ulfah yang membawakan makan malam untuk mereka.

♥️

setelah beberapa menit yang lalu, sekarang Fariz sudah tertidur lelap di kamarnya.begitupun dengan Rara dan mba Ulfah.mereka baru saja selesai membersihkan diri.

Rara yang belum tertidur menghampiri mba Ulfah yang masih terjaga.

"mba maaf tadi Rara lupa, ini!" ucapnya sambil menyodorkan sebuah amplop tebal kepada mba Ulfah.

"apa ini?"tanya mba ulfah sambil menerima amplop itu.

''itu uang dari kak Desty, mba.katanya tadi kak Desty dapat rezeki yang banyak. dari tuan yang hampir menabrak kak Desty kemarin."

"tapi ini tebal, kelihatannya banyak. berapa?ucap mba Ulfah meraba-raba amplop itu.

"lima juta mba, aku juga sama di kasih segitu.''

"ya ampun Desty, kenapa uang nya malah di bagikan begini?" gumam mba ulfah.dia tidak habis pikir dengannya. Desty itu benar-benar anak baik.selalu memberi rezeki yang ia punya terhadap orang lain.apalagi ini tidak sedikit.

"memangnya berapa uang yang dia terima?''

Rara yang mendengar pertanyaan itu menggelengkan kepalanya pelan. "tidak tahu mba,katanya uang yang masuk ke rekening kak Desty tidak sedikit.berarti banyak kan, mba?"

mba Ulfah hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban. ia berdoa,semoga kemudahan dan kebahagiaan selalu menghampiri gadis cantik itu.

"tapi katanya besok kak Desty harus bekerja di rumah tuan itu mba!" ucap Rara membuat mba Ulfah bingung.

"kenapa harus bekerja?"

"ya tidak tahu lah mba, ceritanya panjang.intinya kak Desty harus bekerja di rumahnya sebagai pelayan."

Mba Ulfah yang mendengar itu pun ,tidak banyak bertanya lagi. mungkin ada alasan kuat yang menyebabkan Desty harus bekerja dengan tuan itu.

"ya sudah ayo kita tidur. sudah malam,dan mba juga lelah sekali."

"iya mba."

mereka berdua pun menuju kamar masing-masing untuk istirahat.

1
Asyatun 1
lanjut
Wiwi
lanjut Thor semangat 💪💪💪💪💪
Asyatun 1
lanjut
Wiwi
Thor kemana aja ko baru update lagi lanjut Thor semangat 💪💪💪💪💪
Kangkung: terimakasih setia menunggu 🙏🤩
total 1 replies
Asyatun 1
lanjut
Wiwi
Thor lanjut
Wiwi
lanjut Thor semangat 💪💪💪💪💪
Asyatun 1
lanjut
Wiwi
Thor akhirnya, desti ketemu juga sama keluarganya, Thor ceritanya makin menarik lanjut Thor semangat 💪💪💪💪💪
Asyatun 1
lanjut
Wiwi
kak Thor visual nya dong
Kangkung: untuk visual,versi diri sendiri boleh✌️😆
total 1 replies
Wiwi
kak Thor kemana aja baru update lagi, lanjut kak Thor semangat 💪💪💪💪💪
Kangkung: maaf blm bisa up rutin🙏
sibuk ada suami & 4 anak di tambah di bungsu lagi sakit
total 1 replies
Wiwi
lanjut Thor semangat 💪💪💪💪💪
ari sachio
lanjut thor....cemungut
💪💪💪💪💪
Wiwi
bagus banget Thor ceritanya walaupun perdana juga ceritanya g bertele-tele semangat 💪💪💪 terus Thor
Kangkung: terimakasih atas dukungannya 🤗♥️
total 1 replies
ari sachio
mgkn nada sama desty kaka ade. trs itu emakny desty yg slalu muncul di mimpi desty mgkn😁
Wiwi
lanjut Thor semangat 💪💪💪💪💪
ari sachio
mg desty cepet2 ketemu sama dadynya sean biar terungkap siapa desty sebenarý
Kangkung
aamiin 😁
ari sachio
adekny at mgkn kakakny desty ....mg aj y....diaminin thor😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!