NovelToon NovelToon
Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Pengorbanan Cinta Yang Sia-sia

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Tamat
Popularitas:110.2k
Nilai: 5
Nama Author: Agustina Pandiangan

Perjuangan cinta Alexa selama lima tahun kepada Revan,menyadarkan dirinya ternyata sekeras apa pun perjuangannya mempertahankan seorang pria jika memang tidak jodoh maka itu akan tetap pergi jauh.
Alexa berjuang keras bahkan menghabiskan masa mudanya demi Revan dan ternyata Revan malah memilih wanita lain untuk dinikahinya.

Setelah menyadari kalau dia hannya di manfaatkan, Alexa mengalami depresi berat,bahkan hampir gila,orang tuanya yang hidup di garis kemiskinan tidak bisa melakukan apa pun kepada Alexa,mereka hannya pasrah dan berharap suatu saat Alexa sadar.

Di suatu hari Alexa kabur dari rumah,di saat itu jiwanya seakan kembali ke tubuhnya,apalagi saat dia melihat kebahagian pria yang membuatnya hancur,dia sadar seratus persen dengan kebodohan yang dia alami selama ini.

Dan pada saat itu seorang pria menolongnya,dia adalah Andre seorang jaksa yang pintar dan hebat,bisakah Andre menyembuhkan luka masa lalu Alexa?

ikuti kisah cerita yang menyedihkan ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustina Pandiangan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 ~ Dia bukan pria baik- baik ~

Tubuh Alexa gemetaran,membayangkan semua kemungkinan yang akan terjadi kepada dirinya,dia pulang ke kontrakannya saat itu juga dengan menaiki taksi online pesanannya.

"Alexa!!! Apa yang terjadi dengan mu, kenapa kamu bisa sampai begitu pagi?" Tanya Tiara penuh keheranan apalagi melihat penampilan Alexa yang begitu berantakan.Alexa mengabaikan pertanyaan Tiara dia langsung masuk kedalam rumah dan menutup tubuhnya yang gemetaran dengan selimut.

Tiara menatap tubuh Alexa,dia masih terlihat gemetaran,Tiara langsung pergi ke dapur dan membuat teh hangat untuk Alexa.

"Alexa!!! bangunlah aku sudah membuat teh untukmu,lekas bangun." Ucap Tiara dia meraih selimut yang menutupi tubuh Alexa.Alexa membungkuk seperti bayi dalam kandungan,dia masih terlihat belum tenang.Tiara dengan sabar membangunkan Alexa lalu membantunya untuk duduk dan memberinya minuman air hangat.

Karena tidak ingin menganggu Alexa,akhirnya Tiara membiarkan alexa kembali tidur dan menutupnya dengan selimut,dia memandang lama tubuh Alexa yang semakin hari semakin kurus mungkin karena dia juga makan hati karena tekanan dari semua orang.

Karena sudah terlanjur bangun akhirnya,Tiara bangun dan mulai membersihkan rumah,dia tidak tega menganggu Alexa terus menerus,dia yakin sesuatu yang tidak baik pasti sedang melandanya.

Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi,semua lingkungan dan rumah terlihat rapi,Alexa terbangun saat mendengar suara sepeda motor yang lewat dari rumah mereka.Alexa menatap sekelilingnya dan dia tidak menemukan siapa pun disana.

Pada saat dia sedang bingung,dia sudah melihat Tiara datang entah dari mana tapi dia membawa dua bungkusan.

"Kamu sudah bangun Alexa,ini aku belikan sarapan untukmu,silahkan kamu bangun dan cuci muka agar kita sarapan bersama." Ucap Tiara.

Alexa hannya bisa diam, saat mendengar ucapan Tiara,dia sangat bingung dengan sikap Tiara yang begitu baik kepadanya,bahkan rasanya dia tidak mampu membalas semua kebaikan Tiara selama ini kepadanya.

"Alexa!! Kamu ini kenapa sih,kamu kenapa diam sini kita sarapan." Tiara kembali memanggil Alexa.Dia terlihat bingung,seperti ada sesuatu yang ditutupinya.

Alexa akhirnya beranjak dari tempat tidurnya,dia pergi ke kamar mandi dan mencuci wajahnya.Dia tampak tidak semangat melakukan apa pun untuk saat ini terlihat jelas tingkah lakunya.Tiara langsung menyiapkan makanan untuk alexa dan memberinya minuman,hatinya selalu sakit saat melihat Alexa seperti sekarang ini.

Alexa terlihat tidak semangat untuk menikmati makanan yang ada didepannya,Tiara sampai bingung melihat perubahan Alexa semenjak dia pulang dari Bandung.

"Alexa katakan padaku,apa yang terjadi hingga kamu begitu frustasi,apakah Revan menyakitimu?" Tanya Tiara penasaran.Saat itu Alexa langsung menangis tersedu-sedu,semakin lama semakin sedih hingga hidungnya tersumbat.

"Aku tidak tau Revan pergi kemana, kata temannya dia sudah pindah kuliah,aku sudah tidak kuat lagi Tiara,kalau seperti ini terus lebih baik aku mati saja,aku sudah lelah." Gumam Alexa sambil menagis.Tiara menjauhkan makanan yang ada di depan Alexa,lalu dia memeluk tubuh alexa,dia tau untuk saat ini Alexa. hannya butuh ketenangan.

Lama sekali Alexa menangis di pelukan Tiara dia menumpahkan semua perasaanya yang berkecamuk,bahkan untuk menangis saja rasanya dia sudah tidak mampu saat ini.

Setelah puas menangis,Alexa melepaskan pelukan Tiara dia sudah terlihat lebih tenang untuk saat ini.

"Alexa....aku tidak bisa berkata-kata kepadamu,tapi aku hannya minta segeralah sadar dari semua yang kamu lakukan,ingat kami semua sangat mencintaimu,bahkan mungkin keluargamu sangat mencintaimu,belajarlah untuk mencintai dirimu sendiri." Tiara menasehati Alexa.Dia sadar kalau Alexa belum bisa menerima semua nasihatnya karena dia sadar kalau selama ini dia sangat mencintai Revan.

"Sudahlah Alexa,kamu tidak usah memikirkan Revan,aku yakin nanti saat dia tau kamu akan gajian dia akan kembali datang kepadamu,dan saat itu aku meminta segeralah akhiri hubunganmu dengannya."

"Tidak bisa Tiara,pria mana yang mau menerima wanita kotor sepertiku,aku takut Tiara kalau sampai ibuku tau kalau aku wanita yang sudah ternoda." Ucap Alexa, air matanya kembali jatuh diwajahnya,yang pucat.

Tiara dan Alexa terdiam dalam pikiran masing-masing,Tiara pun tidak tau harus mengatakan apa lagi kepada Alexa, nyatanya di negara ini kesucian seorang wanita sangat dijunjung tinggi.

Sementara itu,disebuah kontarakan Revan dan viona sedang terlibat percekcokan,karena mereka sudah hampir kehabisan uang sementara kiriman dari orang tua Revan belum juga masuk sampai saat ini begitu juga dengan orang tua viona.

"Makanya kalau ada uang,jangan asal beli lihat sekarang ini baru tanggal berapa tapi kita sudah kehabisan uang." Sungut Revan.Viona hannya mencibir,dia juga bingung,mereka makan apa hari ini.

"Mas kamu jumpai itu cewek dan minta uangnya,kamu kan tau dia tidak pernah menolak apa pun keinginan mu." Ucap Viona mencoba membujuk Revan untuk yang kesekian kalinya,karena Revan sudah menolaknya dari beberapa hari yang lalu.

"Kamu tuli atau bodoh,sudah berapa kali aku katakan dia sudah tidak punya uang lagi,kamu mau dia curiga kepadaku,ingat aku belum siap kehilangan dia untuk saat ini,aku harus bertahan dengannya sampai dua tahun lagi." Jawab Revan seraya meninggalkan Viona yang selalu memaksanya keinginannya.

Viona sangat marah saat Revan berkata kasar kepadanya,dia melempar gelas plastik yang ada di meja ke pintu dan hampir mengenai kepala Revan.

"Sialan kamu,berani sekali kamu memanggilku dengan ucapan bodoh,dasar brengsek kamu." Viona memekik keras tidak terima dengan kata-kata Revan hingga beberapa tetangga menatap kearah mereka.Para tetangganya rata-rata anak kuliahan,dan tinggal serumah tampa menikah sudah hal biasa bagi mereka.

Revan berjalan sendirian di pinggir jalan,rasanya dia sudah mulai bosan dengan Viona yang terlalu egois karena terlaku memaksa keinginannya.

"Kalau bukan karena kamu cantik aku tidak sudi punya pacar sepertimu.Dia tidak tau kalau Alexa juga dulu sangat cantik saat masih SMA bahkan bodinya bagus,sekarang saja dia kurus kering,tapi sikap Alexa dan viona sangat jauh berbeda." Dia berjalan sambil bicara sendirian di pinggir jalan.

Saat itu Sonia sedang naik angkutan umum,dia baru saja pulang dari mall,dia melihat Revan sedang berjalan sendirian di pinggir jalan.

"Bukankah itu pacarnya Alexa,kenapa dia ada disini?" Tanya dalam hati,karena penasaran akhirnya Sonia menghentikan mobilnya.

"Minggir bang!!" Setelah membayar ongkosnya Sonia berlari kecil kearah Revan dan memanggilnya.

"Mas....Sedang apa disini?" Revan sangat kaget saat ada yang memanggilnya dari belakang dia langsung menoleh dan bingung karena dia lupa dengan Sonia.

"Siapa ya?"

💗💗💗bersambung 💗💗💗

1
falea sezi
kek barang aja habis di pake di buang di pungut lagiii jangan mau lahh bodoh andre aja tolol
guntur 1609
potong burungnya revan. biar gak bisa lagi celup di sembarangan lubang
guntur 1609
bagus tuh sonia. alexa harus di tegasi. demi pacarnya dia lupa sm keluarganya. dasar alexa murahan
guntur 1609
kok aku emoasi ya ngadapi sifat si alexa
guntur 1609
kau emang boodh alexa
Vivoy22 Vivo
ceritanya bagus dan happy ending
Nur Adam
lnjut
Andi Fitri
tunggu saja penyesalan akan dtg padamu Alexa uang harga diri sdh kmu berikan semua pada laki-laki bejat itu...kmu bodoh Alexa..
kavena ayunda
maless andre uda pernah tidur ma irstrinya munafik
Sivia
Alexa jangan mau dong balikan sama si Andre. kaya gak ada laki lain
si Andre tu kelemar kelemer😏
Gibran: cewe plinplan
total 1 replies
bintang kejora
tidak tau diri sekali dia
bintang kejora
Lanjut kan kak semangat nulisnya semoga sukses.
bintang kejora
terlalu sedih kehidupan Alexa semoga dia bisa melewati semua penderitanya
Nike cahaya Permatasari
penyesalan di akhir hahaha 😀😀😀😀😀😀😀😀😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆😆
Agustina pandiangan: makasih kak sudah mampir 🙏🙏🙏
total 1 replies
bintang kejora
cerita yang mencampur aduk perasaan kok ada ya wanita sebodoh itu.
Kadek Ariani
maaf ya Thor aku kayaknya mundur deh baca novel ini. kayak gak ada harga dirinya banget jadi wanita.... maaf ya 🙏🙏🙏🙏
Agustina pandiangan: okee kak maaf ya kak karna belum bisa karyaku sesuai selera kk 🙏
total 1 replies
Kadek Ariani
ini sih terlalu bodoh. disaat km ditinggalkan sama si Revan gak akan ada yg simpati sedikit pun dengan mu.
Agustina pandiangan: makasih kk ya udah mampir dan ngasi ulasan 😊🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!