NovelToon NovelToon
With Ghost

With Ghost

Status: tamat
Genre:Horor / Sudah Terbit / Eksplorasi-misteri dan gaib / Hantu / Mata Batin / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vie Junaeni

Juara II Cerita Seram Noveltoon.

Setta terlahir sebagai gadis yang berbeda dengan kawan sebayanya. Ia selalu dikelilingi para sosok yang tak kasat mata yang selalu datang dan pergi semaunya.

Gadis itu harus bertahan dengan takdir yang memilihnya. Bersama Nathan, satu-satunya keluarga yang ia miliki, Setta juga harus berjuang memecahkan misteri yang menimpa sang Kakak.

Bagaimana Setta menjalani kisahnya bersama para hantu?

Bagaimana juga dia akan memecahkan misteri yang menimpa kakaknya?

Kutantang kalian untuk membaca kisah kengerian Setta, sendirian di malam hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Junaeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 - With Ghost

*** Chapter 10 ***

2 tahun kemudian...

Setta kini kelas tiga smp dan bersiap untuk menjalani ujian akhir sebagai penentu lulus atau tidaknya dia dari SMP Angkasa. Dua tahun berturut-turut juara umum selalu diraihnya di sekolah. Setta juga sudah berkawan dekat dengan Dahlia dan Rania. Mereka tergabung dalam anggota OSIS. Banyak sudah penampakan yang Setta lihat di sekolah, selama tak ada yang mengganggu, mereka juga tak akan ganggu.

Bapak Surya selaku guru bimbingan konseling memanggil Dahlia karena nilainya yang turun. Akhirnya selama setengah jam ia diberi wejangan oleh sang guru.

Dahlia menghampiri Rania dan Setta di perpustakaan setelahnya.

"Aku mah heran ya, otak udah mentok gini, gak bisa ikutin pelajaran, harusnya maklumin dong, mana aku di suruh ikut bimbingan belajar, mana punya duit coba," ucapnya menggerutu di hadapan Setta dan Rania.

"Ssssstttt... pelan-pelan ngobrolnya!"

Penjaga perpus memberi peringatan.

Dahlia memang bersekolah disana karena ibunya bekerja di kantin sekolah kerena mendapat jatah untuk menyekolahkan anaknya di sana. Sedangkan Rania termasuk anak yang berkecukupan karena ayahnya bekerja di kantor pajak negara.

"Belajar sama Setta aja, gimana?" Rania memberi ide sambil berbisik.

Dahlia langsung menoleh ke arah Setta yang sibuk dengan novel thriller di tangannya. Tatapan bak anak kecil yang meminta permen sudah dihadirkan di wajah Dahlia memohon penuh harap pada Setta.

"Biasanya juga nyontek sama aku, kan?" ucap Setta melirik.

"Gak, kali ini aku beneran mau belajar, ayolah please... aku bakal bayar pakai nasi uduk buatan mama, setiap hari plus es teh manis, gratis... boleh ya, Ta?" pinta Dahlia penuh harap.

"Oke deh, tapi ini bukan karena nasi uduknya ya, tapi aku pengen kamu bisa lulus bareng aku." satu Setta yang langsung di beri pelukan oleh Setta.

"Sssstttt... di bilangin jangan berisik!"

"Maaf, bu," sahut Dahlia.

"Oke nanti pulang sekolah belajar di rumah Setta, aku bawa pizza," sahut Rania lalu merangkul Dahlia memintanya mengantar ke toilet.

"Perasaan belum bilang iya, kenapa oke aja ke rumah aku? dasar Rania." gumam Setta.

Ia menaruh bukunya kembali ke rak.

"Astagfirullah... kamu tuh ya ngagetin aja."

sosok hantu perempuan penunggu perpustakaan tersenyum memyeringai ke arah Setta. Wajah hantu itu setengahnya hancur memperlihatkan tengkorak wajahnya kala tersenyum. Rambutnya menutupi sebagian wajahnya. Kakinya penuh luka borok dan nanah tanpa alas kaki. Sosok hantu itu selalu berdiri di samping rak ujung koridor tempat Setta selalu mengambil novel thriller disana. Sosok hantu itu hanya tersenyum tak pernah bersuara apapun pada Setta.

***

Dahlia dan Rania sampai di rumah Setta dengan diantar sopir Rania.

"Non, di depan ada tamu," ucap Mbak Ayu ketika Setta sedang merapihkan tanaman di pot milik nenek di teras belakang rumah yang minimalis.

"Siapa, Mbak?"

"Temen sekolah non, ada dua cewek."

"Oh suruh masuk deh, paling Rania sama Dahlia." Setta melanjutkan menyiram bunga sedap malam itu.

"Hai Ta... wuidih dia bercocok tanam, asri juga ya rumah lo!"

Dahlia menyapa Setta.

"Duduk sini aja yuk, pakai karpet," ajak Setta mempersilahkan kawan-kawannya duduk di lantai beralaskan karpet di teras belakang yang terasa sejuk.

"Nih aku bawa pizza sama tiga kaleng fanta,"

ucap Rania.

"Makasih Ran, jadi sekarang mau belajar apa?" tanya Setta.

"Mulai dari aljabar dulu deh, bingung nih soalnya," sahut Dahlia.

Mereka pun memulai kegiatan belajar pukul tiga sore itu.

Nathan pulang tergesa-gesa mencari Setta.

"Setan... Setan... dimana kamu?" teriakan Nathan terdengar sampai ke teras belakang.

"HAH SETAN???" Rania dan Dahlia saling menatap heran.

"Eh ada tamu," tegur Nathan membuat Dahlia dan Rania menoleh pada wajah tampan Nathan.

"Hai kak." Rania dan Dahlia menyapa berbarengan.

"Pinjem si setan dulu ya, sini Set!" Nathan memanggil adiknya itu dengan lirikan matanya.

"Oh maksudnya Setta, aku pikir nyariin setan hihihi." bisik Rania saat Setta menghampiri abangnya.

Nathan menyerahkan sebilah kapak yang di temukan di TKP ke tangan Setta.

"Coba dek, kali aja kebaca," ucap Nathan.

Setta menyentuh kapak tersebut dan memekakkan matanya. Bayangan hologram tiba-tiba datang ke penglihatan gadis itu.

Seorang perempuan berambut pendek seleher mengayunkan kapak itu ke arah kepala seorang anak laki-laki berusia lima tahun, sampai menimbulkan luka menganga dari tempurungnya yang retak. Darah mengucur deras dari kepala anak itu. Lalu anak kecil itu jatuh ke lantai tewas seketika. Perempuan itu memutilasi anak itu dengan kapak tersebut sampai beberapa bagian. Ia memasukkan potongan tubuh korban dalam sebuah karung dan menguburnya di dekat kali di bawah jembatan penyebrangannya. Sepotong tangan jatuh tanpa sadar dan masuk ke dalam kali. Kapak yang ia gunakan terbungkus kertas koran dan memasukkannya pada bak sampah.

"Astagfirullahalazim, yaa Allah jahat banget dia, kak," pekik Setta saat melepaskan kapak itu dari tangannya, menutup wajahnya dengan kedua tangan sampai menangis.

"Apa yang kamu lihat, dek?" tanya Nathan

"Perempuan itu memutilasi anak kecil kak, kasian banget kak hiks hiks..."

"Ini orang tua korban yang melapor kehilangan anaknya sudah dua hari menghilang, dan ini di temukan di bak sampah tak jauh dari rumahnya." Nathan memperlihatkan foto-foto di layar ponselnya.

"Ini perempuannya, kak," tunjuk Setta.

"Gila...! serius dia, dek?" tanya Nathan lagi menegaskan.

"Dia ibu anak itu dek, kejam banget dia, bisa-bisanya dia nangis-nangis datang ke kantor polisi buat laporan kehilangan anaknya coba tuh."

Nathan mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Bejo.

"Kamu awasi ibunya dan kalau bisa bawa dia ke kantor buat di interogasi lagi, aku tau tempat dimana dia nguburin anaknya," ucap Nathan.

"What...?! maksud kamu anak itu udah mati? dan ibunya sendiri si pelakunya? gila banget tuh ibu, aku bakal segera bawa dia sekarang, Tan pasti kamu udah mentok nanya ke Setta ya?" tanya Bejo dari seberang sana.

"Udah jangan banyak tanya, udah buruan laksanakan perintahku!"

"Beres, bos!"

Nathan menutup ponselnya.

"Makasih ya dek, kamu balik lagi gih belajar yang bener yak." Nathan mengusap kepala adiknya itu.

Setta menghela nafas panjang dan membersihkan air matanya dengan tisu. Apa yang dia lihat barusan cukup membuat hatinya terguncang. Dia kembali pada kawan-kawannya yang sudah meringkuk berpelukan di sudut teras belakang.

"Kalian pada ngapain disitu?" tanya Setta

"T-t-tadi... ku-kursi goyang yang itu... ge-ge-gerak sendiri Ta."

Rania menunjuk ke arah kursi goyang di ruangan tengah dengan tangan gemetar.

*****

Bersambung ya...

Jangan lupa di vote, di Like, favorit and share ya 😘😊

1
Rui
👍
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
kan bener trus pindah ke isekai 😟😟😟😟
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
kok aku rasa sedih ya dengan ucapannya mama setta....serasa nyataaaa gitu...😟
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
serem;mm😖😖😖😅
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
ya kasiannya terus ke isekai😢😢😢😢
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
duhhhh gak sanggup ngebayangin seremmmm😖😖😖😖😖
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
astafirullah santai amat si pak ustad ngasi tau kalo si setta lagi jadi tamu di rumah tetangga ghaibnya😅😅😅😅😅
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
makanya Tan....masa tu adek di panggil sama lo... kan terkabul de tu doanya ya...si setta di culik setan😅😅😅😅😅
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
lo apa jangan2 si setta dia ambil sama mbak kunti ya...duhhh uda lama gak baca lagi ni ceritanya jadi rada2 lupa akunya🤭🤭🤭
Rey Han Ka/Rey Han Ka ll
widiiiiii tega amat lo Tan...manggil adikmu setan....padahal elo juga dipanggil Tan lo🤣🤣🤣🤣
Nur Bahagia
jin baik penjaga setta kemana, si harimauuuuu
Nur Bahagia
bau2 nya setta bakal di musuhin nih sama ratu
Nur Bahagia
setta nih nabrak mulu
Nur Bahagia
setta nih kagetan muluu..
Nur Bahagia
dipiara Ta.. siapa tau kera nya lucu 😂
Nur Bahagia
jangan2 itu hantuuu 😱👻
Nur Bahagia
menunaikan ibadah umrah sebagai pencitraan katanya 🤣🤭
Nur Bahagia
jangan jin ini jodohnya settan 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!