NovelToon NovelToon
From Nicaragua With Love

From Nicaragua With Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:48.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Regina Maharani Rahman

Bintang, gadis berusia 30an, kesepian, tidak pandai bergaul dan cenderung pemalu bertemu dengan Luigi, pria berusia sebaya yang berasal dari Managua,Nikaragua. Mereka bertemu di salah satu aplikasi pencarian teman di dunia maya. Berawal dari kecocokan dan kesepian, mereka berhasil menjalin tali kasih yang bahkan tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Regina Maharani Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My heart is broken

"Maaa...! Bngun ma!! Mama kenapa?!?" kalimat itu yang dikatakan Gia berulang kali. Namun Zeny hanya terdiam. Yang dia tahu dari pembicaraan paramedis, Zeny mengalami kolaps, belum diketahui apa penyebabnya.

Sesampainya di rumab sakit, Zeny di bawa ke Emergency Room. Seorang suster menahan Gia agar tidak ikut masuk. Gia bersandar di dinding dan terduduk. Perasaannya kacau melihat keadaan mamanya.

"Ya Allah sembuhkan mamaku" ucapnya terus menerus di dalam hati

Waktu berjalan sangat lambat. Gia masih berada di posisinya sewaktu Hervin berlari masuk dan menghampiri gadis itu.

"Papa..." Gia berlari memeluk papanya. Tangisnya pecah. Rasa khawatir, takut dan cemas bersatu menjadi buliran air mata.

"Papa disini nak, ngga apa apa, mama ga apa apa" sahut pria itu menenangkan Gia

Mereka berdua duduk di kursi tunggu. Beberapa menit kemudian, keluarlah dokter dan mencari keluarga Ny Zeny.

"Saya suaminya" sahut Hervin. Dokter mengatakan ada hal yang perlu disampaikan, pria itu mengangguk dan mengikuti dokter masuk ke dalam.

Gagaikan terkena tikaman, Hervin tidak percaya dengan apa yang dokter sampaikan.

"Ny Zeny menderita gagal ginjal, dia tidak bisa terlalu lelah, dan dia harus menjalani cuci darah dua kali seminggu. Kedua ginjalnya sudah bermasalah. Kami akan memindahkan beliau ke ruang perawatan"

"... Terima kasih atas informasi dan bantuannya dokter.." Hervin berkata twrbata bata

Saat ia keluar dari ruang gawat darurat, tangisnya hampir pecah saat melihat Gia, langsung ia memeluk anak kesayangannya itu

" Kenapa pa? mama kenapa?" tanya Gia

Hervin terdiam, dan membawa Gia duduk di kursi

"Mama sakit gagal ginjal Gia.. mulai saat ini mama harus cuci darah"

Raut wajah gia menunjukkan ekspresi tidak percaya, sesaat kemudian air matanya meleleh di pipi.

15:15

Gia memasuki kamar perawatan. Terlihat mamanya sedang bersandar di temani papanya. Muka pucat Zeny menunjukkan bahwa wanita itu sakit keras. Melihat Gia masuk, Zeny tersenyum dan menggapai tangannya ke arah Gia

"Anak mama kaget ya? maaf ya, mama bikin kamu khawatir" suara Zeny terdengar sangat pelan

"Gia ga apa apa kok ma.., mama cepet sehat lagi ya.." kata kata Gia tertahan di tenggorokan

Hervin hanya terdiam melihat Zeny dan Gia saling berpegangan tangan.

"Mama istirahat aja, aku nemenin mama disini" lanjut gadis itu lagi

Hervin menggeleng pelan.

"Gia kamu pulang dulu aja ya nak.. istirahat, makan, baru nanti kamu kesini lagi" ucap Hervin

Gia menggeleng tegas

"Ngga pa, Gia mau disini sama mama"

Zeny pun membuka suara, " Gia pulang dulu ya, dengerin kata papa, nanti malam Gia kesini lagi, sekalian bawa perlengkapan buat papa"

Gadis itu terlihat berpikir sejenak untuk kemudian mengangguk. Dalam beberapa menit sosoknya sudah berada di dalam taksi.

"Ya Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, sembuhkanlah mama hamba.. berikan ia kesehatan dan umur panjang.. lancarkan lah semua perkaranya dan sayangilah ia...." Gia berdoa setelah selesai sholat

Perlengkapan papanya sudah siap di dalam tas. Begitupun perlengkapannya sendiri. Barusan Hervin menelpon, mengabarkan bahwa kondisi Zeny memburuk. Secepatnya wanita itu harus menjalani proses cuci darah. Hervin meminta Gia tetap tinggal di rumah. Pria itu juga meminta Gia menyiapkan beberapa dokumen di kamar kerja untuk kemudian diserahkan ke sekretaris pria itu.

Zeny menghabiskan musim panas di rumah sakit. Kondisinya yang tidak stabil membuat wanita itu tidak diperbolehkan pulang oleh dokter. Gia setia menemaninya di saat Hervin harus pergi ke kantor untuk mengurus beberapa hal yang tidak bisa di wakilkan. Rumah sakit sudah menjadi rumah kedua bagi Gia. Dia pergi dan pulang sekolah dari rumah sakit.

Beberapa minggu lagi, musim gugur akan datang. Musim yang sangat Gia suka. Gadis itu sangat menyukai momen berjalan di bawah pohon maple, dan dedaunan yang gugur menimpanya.

"Gia ga cape nak?" tanya Zeny kepada Gia yang sedang melihat keluar jendela.

Gia menoleh dan tersenyum

"Cape kenapa ma? Gia kan cuma diem aja disini, lagipula, sofanya nyaman buat tidur"

Zeny balas tersenyum dan berkata pelan

" Gia pasti cape ngurus mama, apalagi sebentar lagi musim gugur, Gia suka jalan jalan kan?"

Gia berjalan mendekati Zeny

"Ngga kok ma, Gia bisa jalan jalan di sekitar rumah sakit, sekarang Gia juga udah berteman sama beberapa perawat" jawab Gia

Zeny menatap Gia dengan mata berkaca. Ingatannya kembali ke belasan tahun lalu saat ia mengangkat Gia sebagai anak.

"Putri kecilku sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik" batin Zeny

"Ya Allah panjangkanlah umurku lebih lama lagi, agar aku bisa melihat gadis ini menjadi wanita yang tangguh..."

Gia yang melihat Zeny terdiam, ikut terdiam. Di dalam hatinya. Gia memohon untuk kesembuhan Zeny, ibu angkatnya yang sangat ia sayangi.

Hampir tidak ada kemajuan dalam pengobatan Zeny. Cuci darah hanya bertujuan untuk memperpanjang usianya. Bukan untuk menyembuhkan penyakit yang di deritanya. Wanita tegar itu tetap berjuang, menjalani proses yang konon katanya menyakitkan. Tubuh kurusnya hanya tinggal tulang berbalut kulit. Gia dan Hervin setia mendampingi. Di suatu senja di musim gugur, Zeny menyerah untuk selamanya. Wanita kuat itu sudah di batas kemampuannya untuk bertahan. Zeny meninggal dunia.

Kematian Zeny menjadi pukulan yang cukup keras untuk Gia dan Hervin. Kedua orang itu terpuruk dalam kesedihan. Tidak akan pernah ada kata siap saat ditinggalkan orang yang dikasihi. Zeny di makamkan di Quebec. Pada saat itu servis pengiriman jenasah lumayan mahal. Dan Hervin menginginkan Zeny di makamkan disini. Banyak kenangan indah yang tercipta di kota ini.

Gia sudah lulus dari sekolah menengah atas. Hervin sering bertanya kemana gadis itu akan melanjutkan sekolahnya. Tapi Gia pun belum bisa memutuskan. Hingga pada suatu malam, beberapa bulan setelah kematian Zeny, Hervin memanggil Gia.

" Nak.. papa ga kuat disini lebih lama.. banyak kenangan mamamu disini.." Hervin berkata pelan

" Papa berencana pulang ke Indonesia.., oleh karena itu papa tidak akan menahan Gia. Papa ingin Gia memutuskan, akan melanjutkan kuliah dimana. Dimanapun yang Gia mau"

Gia terdiam sebentar sebelum menjawab

"Kalau papa mau pulang ke Indonesia, Gia mau ikut papa aja. Gia bisa kuliah di Indonesia juga kok"

Hervin tertegun mendengar jawaban Gia

"Gia ga bisa biarin papa sendiri.. Gia cuma punya papa sekarang, Gia mau ikut sama papa terus"

Tangis Hervin pun pecah. Dalam beberapa minggu kedepan. mereka berdua kembali ke Indonesia.

SATU HARI BARU

Gia berjalan memasuki kampusnya. Ini adalah hari pertamanya masuk kuliah, tapi dia belum juga tau dimana kelasnya dan apa mata kuliah yang harus diikuti. Kakinya melangkah menuju kantor administrasi untuk mencari tau jadwal kuliahnya.

"Yaaah kelasnya jam 8..." batin Gia

"Gue telat!!!!" ujarnya sambil berlari mencari kelasnya.

Hampir 10 menit mencari saat ia mengetahui dimana kelasnya. Ia berlari cepat dan menabrak seorang gadis. mereka berdua sama sama terjungkal. Selama beberapa detik, kedua gadis itu berpandangan, sampai akhirnya Gia tersadar dan masuk ke kelas.

Tok.. Tok.. Tok..

"Permisi, maaf pak saya terlambat" sahut Gia terengah engah.

"Baru hari pertama kalian sudah terlambat!!!" dosen itu setengah berteriak.

"Kalian? ini dosen harus pake kacamata kayanya, masa gue sendirian di bilang kalian" batin Gia

"Keluar kalian!!!!" bentak dosen itu kembali.

Gia terkesiap dan membalikkan badan saat ia melihat gadis yang tadi bertabrakan dengannya di depan kelas.

" Pantes bilangnya kalian, sama cw ini toh.." ujarnya sambil berjalan gontai keluar kelas. gadis itupun mengikuti Gia.

Setelah menutup pintu, Gia duduk di koridor depan kelas. Lagi lagi gadis itu mengikutinya.

"Hei... maaf ya buat yang tadi.. aku nabrak kamu" gadis itu membuka pembicaraan.

Gia menoleh.

" Ngga apa apa" sahutnya datar

"Nama kamu siapa? aku Anggi Prameshtya" gadis itu mengulurkan tangan.

"Bintang Remigia Sumawisastra" jawab Gia menjabat tangan Anggi.

"Bintang, sekarang kita temenan ya" sahut gadis itu disambut anggukan kepala Gia

Sejak saat itu, Gia lebih familiar di panggil Bintang. Nama Gia perlahan lahan terkubur untuk kemudian terlupakan. Mulai hari itu pula Bintang dan Anggi bersahabat baik hingga saat ini.

1
Riezki Arifinsyah
cek urang oge naon pastilah si Luigi urang Indonesia
Riezki Arifinsyah
Lumayan
Riezki Arifinsyah
Biasa
Riezki Arifinsyah
si Tofu jigana urang Sunda oge
Riezki Arifinsyah
baru pertama X di noveltoon ada cerita pake bahasa SUNDA, jadi suka banget bacanya
Riezki Arifinsyah
sae Thor dongengna /Good//Good/
Rafa Azka Malikha Irawan
Luar biasa
C _ H
Good ...
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
nice story.. love it 😍😘
Ai Emy Ningrum: love it 😘..nice story ⭐⭐⭐⭐⭐
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
mata tiba2 panas euy.. 😭
Ai Emy Ningrum: pastinya 😍😍
total 9 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
uuhh.. Bintang kurang kasih tampolan 👊 sm tendangan 👞 euy, biar kapok tu Riany 😤
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ: dan kliyatan niat banget 😅 kalok pake heels kan alesan membela diri 🙊
total 6 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
cuma mau bilang.. jangan bangunin singa tidur, udah gitu aja 🙊
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ: hehehehe.. 😃😃
total 10 replies
Ai Emy Ningrum
wow akhir nya... bayangin sambil dengerin lantunan suara dari Christina Perri yg A thousand years 😍😍
Ai Emy Ningrum
Ardan...kasus klasik...mau enak ga mau anak 🤦🏻‍♀️
btw studio Katumbirie.saya baca nya kebalik... Ketumbar 🤧
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ: udh rugi, susah pula 😐
total 3 replies
Ai Emy Ningrum
selain kovlock si Riany jg udh kesurupan jurig 👻👻👻👻
Ai Emy Ningrum: bungkus pake daun pisang ceu trus dikukus jd lepet 😁
total 4 replies
Ai Emy Ningrum
Remigia 😐🥲🥲
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ: iyaaah 😍
total 5 replies
Ai Emy Ningrum
Bintang nu gelut ,saya milu nyeri euy... 🥴🥴😵‍💫😵‍💫
Ai Emy Ningrum
lucu iihh Bintang 😙😗
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ: 😋😋😋😋😋
total 7 replies
Ai Emy Ningrum
😂😂😂🤣🤣🤣 bgitulah dumay.. apalagi dipesbuk loba hoax na
Rezza Handira
aku mampir like kak
like back ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!