Apa tujuan dari kehidupan?
Kekayaan?
Kekuasaan?
Kejayaan?
Tidak, tujuan dari kehidupan hanyalah kesenangan.
Ketika mereka mendapatkan kekayaan, mereka senang.
Ketika mereka mendapatkan kekuasaan, mereka senang.
Ketika mereka mendapatkan kejayaan, mereka senang.
Tujuan hidup sesimpel itu, pada akhirnya ketika mereka meraih tujuan, mereka akan senang.
Dan aku bereinkarnasi kedua kalinya untuk kesenangan.
Menggunakan segudang harta kekayaan dan pengetahuan, aku akan mencari kesenangan di kehidupanku yang ketiga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hermit of Imagination, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
010. Pertempuran dan pelarian
"Kakak cantik, kenapa kau mengejarku? Bukankah kita berteman?" Benar, kakak polisi cantik bernama Vienna ini mengejar aku.
Dari pertanyaan yang aku ajukan dia tersenyum dan menjawab "Itukan hanya bercanda."
"Ouh, aku diberi harapan palsu."
"Maaf ya, tuan tersangka, tapi kau harus ditangkap." Suaranya begitu lembut dan merdu, tapi entah kenapa aku merasa merinding di belakang leherku.
Aku dan Vienna bermain kejar-kejaran selama beberapa detik. Seperti yang aku harapkan, aku lebih unggul darinya. Dari waktu yang singkat ini aku bisa tahu bahwa Vienna adalah penyihir dengan afinitas elemen angin. Elemen angin itu bukanlah yang tercepat, tapi itu memiliki kecepatan yang sangat fleksibel, kecepatannya sangat mudah untuk dikontrol. Sejujurnya hutan adalah medan yang sangat cocok untuk elemen angin bertarung dalam hal kecepatan. Pantas saja dia bisa mengejarku meskipun
Tapi, dengan memanfaatkan medan dan juga kemampuan white branch yang bisa berbelok tanpa mengurangi kecepatan, serta pengalamanku, aku memiliki kesempatan untuk kabur.
Yahh itulah yang aku pikirkan.
Gelegar
Aku mendengar suara petir dari dari atas meskipun langit sangat cerah tiada hujan.
Aku melihat keatas, bisa melihat Ferdinand dengan pedang panjang di tangannya, sekarang seluruh tubuhnya memiliki percikan seperti petir, tapi petir paling terkumpul dalam pedangnya. Aku bisa menebak bahwa orang ini mau menyerangku dengan terjun dari atas.
Tentu saja aku bisa dengan mudah menghindarinya dengan white branch.
"Apa!?" Ferdinand terlihat terkejut.
"Orang ini gerakannya sangat aneh, bahkan saat berbelok dia dengan mudah melakukannya tanpa mengurangi kecepatan." Vienna memberinya informasi.
"Mungkin itu adalah kemampuan dari sapu terbangnya."
"Mungkin saja."
Benar-benar buruk, menghadapi dua penyihir dengan elemen yang memiliki kecepatan.
Angin itu adalah elemen yang dikenal dengan kecepatan yang sangat fleksibel, mereka sangat mudah dikontrol, tapi dalam hal kecepatan murni itu kalah dengan petir yang memiliki kecepatan yang ekstrim. Berbeda dengan angin, petir sangat Sulit dikontrol. Hutan bukanlah tempat bertarung bagi elemen petir, karena kecepatannya yang ekstrim sangat sulit dikontrol, mereka akan cenderung lebih mudah menabrak pohon. Itulah yang seharusnya terjadi.
Ferdinand, orang ini, kenapa dia bisa dengan mudah bergerak di hutan. Bukankah kontrolnya terhadap elemen petir terlalu baik. Bahkan dia menyamai kecepatan ku dan Vienna. Jika begini terus akulah yang akan kalah, meskipun aku memiliki kapasitas mana yang besar karena memiliki roh dewa relik dan juga efisiensi dari snail sage, bagaimanapun juga aku adalah penyihir peringkat satu tahap satu, dan mereka adalah penyihir peringkat empat. Kapasitas mana jelas mereka yang menang
"Nggak ada pilihan lain."
Aku memutuskan untuk terbang ke langit. Meskipun ini akan menghilangkan keuntungan medan. Tapi, aku memiliki rencana.
Dari pada duduk memutuskan berdiri di atas White branch dengan menghadap ke belakang. Aku bisa melihat bahwa Vienna dan Ferdinand mau menggunakan sihir terbang.
"Cyclone wing."
"Lighting step."
Cyclone wing, adalah sihir sigil yang dimiliki Vienna. Ketika digunakan ini akan mewujudkan sebuah sayap di punggung Vienna. Sayap ini tidak memiliki kekuatan serangan, tapi ini bisa digunakan untuk terbang dengan sangat cepat. Ketika diaktifkan, ini akan terus menyerap mana pengguna sampai dinonaktifkan. Ditambah ini sangat mudah dikontrol dan memiliki efisiensi mana.
Lighting step, adalah sihir seni yang dimiliki Ferdinand. Ini bukanlah sihir terbang, tapi ini memiliki kemampuan untuk bergerak di langit. Ketika diaktifkan, ini akan membuat pengguna bergerak seratus meter lurus kedepan secepat kilat kearah yang dia tuju. Tapi ini tidak seperti Cyclone wing, yang aktif terus dengan menyerap mana. Karena itulah untuk bergerak di langit pengguna harus mengaktifkannya secara berturut-turut. Tapi Ferdinand sudah terbiasa dengan sihir ini, sampai dia terlihat seperti sedang terbang.
"Keluarkan flame blade."
Aku melemparkan flame blade ke arah Ferdinand, karena dialah yang paling dekat denganku. Tapi, tentu saja dia dengan mudah menghindari flame blade.
"Tch, keluarkan poseidon."
Poseidon, artefak D. Salah satu artefak yang aku bawa dari kehidupanku sebelumnya. Ini adalah sebuah senapan mesin yang memiliki rakitan barel berputar gaya gatling. Ketika aku membacanya aku mengambil referensi dari minigun. Ini memiliki kapasitas peluru sebanyak tiga ribu. Meskipun ini sangat berat, aku memiliki tubuh chaos imitation. Di tambah, kekuatan utama dari poseidon adalah tidak adanya recoil, dengan begitu aku bisa mengendalikan akurasinya dengan tepat.
" Hehe, terima ini." Aku membidik Ferdinand
Ngggggbbrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Artefak peringkat D, ini seharusnya bisa melukai peringkat empat meskipun penggunanya hanyalah peringkat satu.
Tentu saja Ferdinand tidak akan tinggal diam, dia mengaktifkan sebuah perisai ungu transparan untuk menahan tembakan, tapi meskipun begitu dia berhasil dibuat mundur.
"Kemarilah flame blade!"
Ini adalah kemampuan yang dimiliki semua artefak. Dimanapun artefak itu berada, pengguna dapat memanggil mereka, meskipun mereka tidak dapat mengontrol lintasan artefak itu, karena itulah artefak akan bergerak lurus ke penggunanya.
Sekarang, Ferdinand tepat berada diantara aku dan flame blade. Tapi, Ferdinand, orang ini benar-benar hebat, dia bisa dengan mudah menghindar tanpa melihat kebelakang.
"Tch." Aku hanya bisa mendapatkan flame blade kembali tanpa melukai Ferdinand. Karena strategi seperti ini tidak berhasil aku memasukkan kembali flame blade kedalam brankas emas.
"Vienna kau derang dari sisi kiri, aku dari sisi kanan!"
"Baiklah."
Mereka berusaha menjepit aku ya?
Tentu saja yang aku incar adalah Vienna, bagaimanapun juga elemen angin lebih lambat dari petir, karena itulah serangan ku lebih mudah mengenalinya.
Tapi, Vienna juga menggunakan perisai yang sama dengan Ferdinand dan hanya berhasil dipukul mundur.
Masalah selanjutnya datang dari Ferdinand. Orang ini berhasil mendaratkan serangan kepadaku, tapi aku menahannya dengan poseidon.
"Keras kepala sekali, sudah kubilang aku bukan pelakunya."
"Jika kau begitu percaya dirinya, biarkan aku menangkapmu. Jika kau memang tidak terbukti bersalah aku akan membebaskanmu."
"Omong kosong, kau pasti berniat menjadikan aku kambing hitam."
Hasil tabrakan dengan Ferdinand membuatku terlempar 10 meter kebelakang, tapi itu hanya membuatku lebih dekat ke Vienna. Tentu saja Vienna tidak akan melepaskan kesempatan ini, dia berhasil menebas punggungku menggunakan saber miliknya. Kali ini aku tidak bisa menahannya.
"Ugh, sialan. "
Aku hanya bisa menuangkan mana secara besar-besaran ke dalam white branch agar bisa Segera mengambil jarak dan
Karena mereka berdua berdekatan aku menembak mereka secara gonta-ganti.
bang bang bang bang Bang bang Bang bang Bang bang
"Apa!?"
Tanpa aku sadari, ada sepuluh tembakan terdengar. Tapi itu sudah terlambat, tiga dari sepuluh sudah mengenai aku. Satu di bahu kanan, satu di perut kiri, dan satu lagi di kaki kanan.
"Ugh."
Aku bisa melihat, dari tempat kejadian ada sekelompok orang yang memakai seragam yang sama dengan Vienna dan Ferdinand. Sepuluh dari mereka memegang senapan sniper yang diarahkan kepadaku. Tapi itu bukan masalah dengan jarak kami yang sangat jauh.
Seperti yang aku harapkan mereka menurunkan senapan mereka.
"Hah!? tunggu dulu."
Tidak, mereka tidak hanya menurunkan senapan sniper mereka, mereka menggantinya dengan bazoka.
"Gila, mereka berniat membunuhku."
Kelihatannya semua bazoka itu memiliki fitur penguncian target.
bum bum bum bum bum bum bum bum bum bum
Sepuluh roket diluncurkan mengejar ku.
pakai nama aja Thor
saudaraku mohon ini yg sering baca novel saya gk enak baca pakai pihak pertama
Salam Permata Elemen.
🔥SEMANGAT TERUS THOR NGETIKNYA👏👏👏🔥
'setelah meminumnya' yang bener thor