NovelToon NovelToon
Menikah Mudah

Menikah Mudah

Status: tamat
Genre:Obsesi / Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama / Tamat
Popularitas:178.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: pipit fitriyani

Ini karya ku yang kesekian kalinya. Aku berusaha nulis lagi setelah Hiatus beberapa bulan, benar-benar Hiatus ya bukan nyari lapak lain.


Novel Menikah mudah menceritakan sebuah ikatan yang terjalin kerena sebuah perjodohan, hubungan yang sebelumnya tidak melalui proses rumit seperti hubungan pasangan pada umumnya, dan terkesan mudah.

Setelah pernikahan yang terkesan mudah itu terjadi kenyataannya ternyata tidak semudah proses awal menikah. Seorang gadis muda yang harus berjuang sendiri untuk pernikahannya, sampai akhirnya dia menyerah dan memilih cukup.

Terlalu banyak perasaan yang dikorbankan untuk sebuah pernikahan mudah, karena bagi Fira ini terlalu sulit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pipit fitriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mandiri

Fira sampai di rumah pukul 7.30, hari ini dia benar-benar menyibukkan diri agar tidak memikirkan hal-hal yang tidak perlu. Kenapa Fira harus merasa galau saat Alan pergi bersama wanita lain, harusnya dia bahagia, karena dengan begitu Alan bisa menunda perpisahan sampai dia lulus sekolah.

Masih menggunakan rok sekolah dengan baju kaos tangan panjangnya, tak lupa hijab pasmina putih yang bertengger di kepalanya.

"Dari mana kamu jam segini baru pulang?" tanya Alan sedikit ketus, pasalnya jam segini bukan waktu yang tepat untuk anak sekolah pulang ke rumah.

Fira melihat ke arah suara yang sedang bicara dengannya. "Dari rumah teman mas, tadi ada tugas kelompok," sahut Fira berdusta.

"Jangan berbohong kamu, mana ada ngerjain tugas sampai malam seperti ini. Apa ini kepribadian mu yang selalu keluyuran setelah pulang sekolah?" lanjut Alan dengan suara tegasnya.

Fira menarik napasnya dalam-dalam, menyakitkan ucapan yang saat ini sedang dia dengar. "Mas, aku cape. Mau mandi dan istirahat,"

"Saya sedang bicara dengan kamu Fira! kenapa kamu malah menghindari saya?"

"Mas, bukankah kita sudah sepakat untuk tidak mencampuri urusan masing-masing. Selama sebulan ini kita sudah terbiasa untuk menjalani status ini tanpa saling membebani, aku harap kamu ingat itu, Mas."

"Pandai sekali kamu bicara. Orang tua kamu menitipkan anaknya pada saya untuk saya didik dan jaga, sedangkan kamu bisanya hanya membantah!"

Fira mendelik kesal dengan ucapan laki-laki dihadapannya" Mas, sudah menjalankan kewajiban Mas dengan baik seperti yang Mas ucapkan, mendidik dan menjaga ku. Di sekolah Mas sudah melakukannya, dan urusan menjaga, saat aku berada di rumah ini itu sudah lebih dari cukup," Setelah menyelesaikan ucapannya Fira melangkah ke arah kamarnya z baru saja akan menaiki undakan tangga, Alan kembali bicara.

"Kamu belum menjawab pertanyaan saya, Fira. Sebenarnya kamu dari mana, Hah!," Fira sudah tidak ingin berdebat akhirnya dia memutuskan untuk melanjutkan langkah kakinya, sudah terlalu letih dengan kehidupan rumah tangganya, apalagi ada drama-drama seperti ini.

Alan sudah pasti semakin kesal dengan sikap Fira, bukannya menjawab gadis itu malah mengabaikan dirinya.

***

Selama menjalani kehidupan rumah tangganya Fira tidak sepenuhnya menikmati kehidupan remajanya, dibenaknya tidak ada lagi kata bersenang-senang, dia hanya ingin mandiri dan melakukan semuanya sendiri. Di prasangka buruknya, kedua orangtuanya menikahkan Fira agar terlepas dari beban memiliki anak bodoh seperti dirinya. Bahkan beberapa kali saat acara keluarga Fira selalu menyaksikan kalau keluarga besarnya membahas tentang Fira, maka dengan cepat Mama nya akan mengalihkan topik pada anak sulungnya. Entah karena malu atau karena sang Mama tidak ingin melihat Fira jadi bahan ghibah keluarga.

Fira semakin sadar dengan situasinya. Orangtuanya tidak lagi memberikan uang jajan pada Fira, pikirnya ada Alan yang akan memberikannya, sedangkan tabungannya sudah mulai menipis, malu kalau harus minta sama orang tua untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi saat ini Fira benar-benar bekerja keras untuk menafkahi dirinya sendiri. Kafe yang diberikan oleh orangtuanya sebisa mungkin harus bertahan bahkan maju, jika gagal Fira akan benar-benar dalam kesulitan.

Sedangkan Alan, selalu berpikiran kalau ATM yang diberikan pada Fira akan cukup untuk memenuhi kebutuhan anak gadis itu, untuk biaya sekolah itu urusan gampang. Siapa yang akan berani mengeluarkan Fira meskipun dia sekolah gratis di sana.

Fira tidak pernah menggunakan pemberian Alan, dia tidak ingin berhutang Budi lebih banyak pada Alan, Fira hanya perlu bertahan sampai dia lulus sekolah. Setelah itu dia akan benar-benar mandiri tanpa campur tangan siapapun.

"Mbak Fira ini rekening bank dan ATM milik mbak sudah selesai. Semua keuntungan kafe akan di kirim setiap bulannya ke rekening milik Mbak, dan untuk laporannya sudah dibuat, Mbak tinggal memeriksa saja, untuk rekening kafe sudah dipisahkan ya, Mbak," ucap Sofi orang kepercayaan Fira.

"Baik Mbak, Sofi. Terima kasih ya, maaf sudah merepotkan. Lalu bagaimana perkembangan kafe ini?"

"Sama-sama, Mbak. Sudah menjadi tugas saya. Perkembangan kafe L'rasa cukup bagus Mbak, promo dan diskon juga sangat efektif untuk meningkatkan penjualan. Dan kue buatan Mbak Fira masih menjadi pilihan yang tak tergantikan," lanjut Sofi berlebihan.

"Lebai kamu Mbak. Syukurlah aku akan bekerja lebih keras untuk membuat kue-kue yang lebih enak, mohon bantuannya, kalau sendiri aku pasti tidak bisa. Dan ingat kalian masih harus merahasiakan siapa aku saat ini,"

"Dengan senang hati Mbak, kami akan melakukan yang terbaik. Dan masalah rahasia siapa Mbak, akan tetap terjamin,"

"Baiklah, Terima kasih,"

**

Pengunjung kafe saat ini sangat banyak, hal itu membuat Fira mau tidak mau terjun langsung untuk membantu ke 5 karyawannya. Maklum saja Fira masih belum memperkejakan banyak pegawai, mungkin nanti setelah kafenya benar-benar membutuhkan orang lebih banyak.

1
jhiee
aku gak suka cerita berat jadi sampai sini saja baca nya.. aku sedang hamil gampang nangis.. maaf Thor cerita nya seru tapi saya tak mau mengganggu mood saya
Wati_esha
Orang dewasa yang ada di sekitar Alana kurang peka. Mengapa tidak menggaji seorang pengasuh? Bukankah mampu?!
Wati_esha
Terima kasih update nya.
Next, ditunggu kelanjutannya.
Wati_esha
😲😲😲😲😲😢😢😢😢😢
Wati_esha
😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢
Wati_esha
Memang sulit bila terbiasa jadi kakak adik tetiba jadi pacar / nikah. 🤔😇🤭
Wati_esha
Fero - Fira ... adakah keduanya berjodoh?
Wati_esha
Terima kasih update nya.
Shinta
wah baru liat ada notif baru
Dilla Arumi
kak . update donggggggg
rasahaz
kya ny mantan mertua ny th yg bilang kya gtu,, waaah jgn smpai Alana di ambil sma mantan mertua ny,,
rasahaz
dtunggu klnjutan ny kak othor,, mdh3n ngga dgntung lgi cerita ny,,, ☺☺☺
bt fero smngt trus ngejar cinta ny fira, pepet trus smpai nempel kya perangko,, 😁😁😁
Penikmat Sunyi: Terima kasih ya
total 1 replies
rasahaz
msh mncba bt dpahami kak othor soal ny udh lma jdi lupa alur cerita awal ny ky gmn,,, 🤭🤭
rasahaz
msh dipahami alur cerita ny kya gmn nh,,,
Dilla Jovani
terimakasih kakak othor masih mau lanjut
semangat trus yaaaa
Penikmat Sunyi: Terima kasih ya
total 1 replies
Marwah sugaMin
lalu pas fira menikah dengan si brensek.. Akad nya bagaimana, pasti menggunakan binti apa nama papa safran atau wali Hakim. jika menggunakan nama papa safran itu berarti tidak sah karna bukan papa kandung
Marwah sugaMin
woww jadi itu alasannya sehingga Fira dijodohkan sama si brensek🤔🤔 spesifik sihh.. mungkin Fira memang jodohnya Fero😂😅 wonn cocok gitu🤪🤪
Dewi Puspita
apa kabar thor... semoga sehat selalu, kami tunggu karya mu
sasesi
selalu suka dengan karyamu
sasesi
terbaik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!