Kanaya arsyilla dewi dia seorang gadis berusia 20 thn yg tinggal bersama bibi dan sepupunya. tapi Kanaya selalu diperlakukan tidak adil oleh bibi nya juga sepupunya.
hingga suatu ketika Kanaya bertemu seorang CEO perusahan ternama bernama Derren Alexander , pemilik PT alexander group. hingga hidup Kanaya berubah.
pengen tahu kisahnya yuk silahkan dibaca
ini karya pertama aku 😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10. Cinta Kanaya - 10
" ya udah aku permisi derren," pamit Kanaya
" baiklah , saat pulang tunggu aku oke aku bakal antar kamu pulang ," ucap Derren
" iya Ren," balasnya Singkat
Kanaya keluar dari ruangan derren dia berpapasan dengan Ratna dan dia menatapya tajam Kanaya.
" dasar j*lang ," teriak Ratna penuh emosi
lalu karyawan lain pun melihat mereka dan berbisik bisik menjelekkan Kanaya. Deren yang mendengar teriakan Ratna dia keluar dan menatapnya dingin. Ketika Tangan Ratna mau menampar Kanaya , derren pun mencegahnya.
" RATNA ," teriak Derren penuh amarah
"Pak derren," ucapnya gugup dan takut
"Berani banget kamu menampar Kanaya lagi hah," bentak DERREN
"Tapi pak dia j* lang pak godain bapak ," maki ratna ke Kanaya
"Ratna hari ini kamu saya pecat dan pergi dari sini dan sekuriti seret dia keluar," perintah derren dengan nada dingin
"Ampun pak jangan pecat saya ," ujarnya takut
"Seret dia ," ucap derren tanpa mempedulikan teriakan dari Ratna
derren menghampiri Kanaya dan langsung memeluknya.
Dia menghapus airmata kanaya dan mengelus punggung Kanaya yang bergetar ketakutan.
"hiks hiks kenapa dia mengataiku ******," ucap Kanaya dan tangis nya pun pecah
"Kamu bukan j*****g Sayang dan tenanglah ada aku disini," ucap derren lembut
Setelah jam kerja selesai derren mengantar pulang kanaya.Di depan rumah Kanaya sudah ada bibi Sari dan Linda yang melihat derren dan Kanaya.
Linda pun terpesona dengan ketampanan derren dan jatuh cinta padanya.Kemudian dia menatap benci dan sinis kearah Kanaya yang dirangkul Derren.
"Pulang juga kamu anak sial," maki bibi Sari
"Uangnya mana ," pintanya pada Kanaya
" AKU GAK PUNYA bibi," teriak Kanaya dengan raut sendunya
"Cih dasar gak berguna," maki Bibi Sari
Bibi Sari hendak melayangkan tangannya ke pipi Kanaya namun derrren menepisnya.
Derren langsung menatap tajam bibi sari dan Linda dan mereka yang ditatap pun bergidik ketakutan.
Lalu derren memberinya uang dan mengancam mereka untuk tidak mengganggu Kanaya lagi.
"Bawa pergi anak sial ini," ucap bibi sari dengan nada angkuh
"Jaga ucapanmu nyonya sekali lagi anda menyakiti Kanaya aku akan membuatmu menyesal seumur hidup," ancam derren
"Ayo sayang kita pergi dari sini," ucap Derren dengan lembut
"Iya sayang," balas Kanaya dengan sendu
Mereka meninggalkan rumah Kanaya menuju mansion derren.didalam mobil Kanaya masih sedih dan masih menangis terngiang ngiang perkataan bibi nya.
"Jangan sedih lagi oke hatiku ikut sakit liat kamu kayak gini ucap derren sedih
Kanaya menjadi terenyuh mendengar perkataan tulus dari seorang Derren. dia merasa beruntung masih memiliki derren yang menjaga juga melindunginya.
"Terimakasih derren kamu selalu ada buat aku ucap ," Kanaya sambil tersenyum
"Aku janji aku akan selalu membahagiakanmu takkan aku biarkan air mata berhargamu jatuh lagi," ujar derren sambil mencium tangan Kanaya
Sesampai di mansion derren dan Kanaya disambut para pelayan lalu dia meminta pelayan menyiapkan makanan buat Kanaya.Kemudian derren mengantar Kanaya ke kamarnya setelah itu dia langsung menelepon asisten han.
"Han , belikan aku beberapa pakaian wanita buat Kanaya dan bawa kemansionku ," perintah derren buat han
"Baik tuan, " balas Han
Setelah pakaian yang diantar han tiba lalu derren menyerahkan pakaian itu pada Kanaya.
"Nay , mandi dan pakailah ini," ucap derren sambil menyerahkan paperbag ditangannya.
"Iya makasih ren ," jawabnya singkat
TBC