Novel pertama! Harap Bijak dalam membaca.
Maafkan jika author mempunyai banyak kesalahan dalam menulis terutama Typo.
Nathan pria yang sudah lama melajang dan bahkan tidak ingin dekat dengan wanita, kini semuanya berubah, dalam waktu satu hari ia bertemu dengan seorang gadis yang satu kampus dengannya langsung di buat takluk oleh nya, akankah Nathan akan menjadikan nya seorang kekasih? sedangkan derajat dan kehidupan mereka jauh jika di bandingkan.
Jhonatan Fernando keturunan dari keluarga Fernando group serta pewaris tunggal kaya raya, pemilik sekolah yang elit dikotanya ia tidak menerima penolakan jika ia berkehendak.Harus menjadi nomor satu dalam bidang apapun membuat ia bersemangat untuk menyaingi semua musuhnya.
Alya Allexander
Gadis piatu yang hanya tinggal bersama ayahnya di sebuah rumah yang bisa juga di bilang tidak terlalu mewah.Ayahnya terpaksa menyembunyikan identitasnya agar teman teman Alya tidak mengetahui bahwa ia guru kesenian di sekolah.
Yuuukk ikuti kisah nyaa!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _Nataliee💋🌹, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 9
Saat bel sekolah berbunyi Alya segera mengemasi barang barangnya.Dia harus lebih dulu bekerja sebelum Nathan mengajaknya pulang bersama.Gadis itu menghindari Nathan dia belum siap bertemu Nathan lagi.
"Kenapa kau buru buru sekali,seperti di kejar hantu saja." Ucap Freya yang heran melihat tingkah Alya,sedangkan gadis itu hanya nyengir sebagai jawaban.
"Aku pulang duluan yaa"pamit Alya,lalu melesat begitu saja membuat Freya bertambah heran.
"Ada apa sih dengannya??" Gumam Freya lagi,dia menoleh ke bangku Chatrine dan di buat heran lagi karena gadis itu hanya bengong di tempatnya dan bukunya pun masih berserakan.
"Chatrine..kau tidak pulang?"tanya Freya dan gadis itu hanya mendongak menatap Freya.
"Emm?Iya ini juga mau pulang kok"ucap Chatrine lalu mengemasi barang barangnya dan melangkah pergi begitu saja.
Freya hanya menggeleng geleng melihat itu.
"Ada apa sih dengan hari ini"gumam gadis itu lagi,setelah memakai tas punggungnya Freya melangkah keluar kelas,namun di kejutkan oleh Nathan yang berada di depan ruang kelasnya.
"Apa kau mencari Alya??" Tanya Freya menatap Nathan.
"Iya.Dimana dia??"
"Alya sudah pulang sejak tadi.Memang dia tidak memberitahumu?
"Tidak,terima kasih sudah memberitahuku" ucap Nathan tersenyum ke arah Freya sebelum pergi dari sana.
Freya melewati koridor sepi menuju gerbang sekolahnya untuk pulang. Namun langkah gadis itu terhenti ketika melihat ruangan kesenian terbuka.
Gadis itu mengintip kedalam apakah ada orang atau tidak di dalam sana.Dan benar saja dia melihat siswa lelaki yang sedang melukis membelakanginya.
Gadis itu menghampiri lelaki itu karena ingin melihat apa yang di lukisnya.
"Wah..lukisanmu indah sekali" gumam Freya membuat lelaki di depannya sangat terkejut hingga melemparkan palet cat yang di pegangnya,alhasil cat tumpah di lukisan tersebut.
"Apa yang kau lakukan?" kesal lelaki itu karena lukisannya rusak,Freya pun juga tak menyangka akan jadi seperti ini.
"Maaf yaa" sesal Freya,gadis itu mendongak dan terkejut karena lelaki itu adalah Devan.
"Kau.........??"
"Lancang sekali kau masuk kesini!! ,lihat apa yang sudah kau lakukan?aku sudah mengerjakan ini beberapa hari dan sekarang rusak hanya dalam beberapa detik saja." Omel Devan membuat Freya takut.
"Maafkan aku,aku tidak bermaksud mengejutkan mu,apalagi sampai merusak lukisanmu,ini semua terjadi secara tidak sengaja."terang Freya.
Devan mengacak rambutnya frustasi setelah itu dia pergi begitu saja,meninggalkan Freya yang masih mematung di tempatnya.
"Ya tuhan bagaimana ini aku sudah membuat masalah dengan salah satu pangeran di sekolah ini,apa aku akan di keluarkan?" Freya benar benar kalut saat ini.
...***...
Alya tengah berada dalam bus menuju tempat bekerjanya paruh waktu,tiba tiba saja hp nya berbunyi membuat dia terpelonjak kaget.Dia meraih benda itu dan terpampang nomor tidak di kenal di layar.Alya nampak ragu mengangkatnya namun pada akhirnya dia menekan tombol jawab.
"Hallo??"
"Sayang..kau pulang tanpa memberitahuku?" suara berat Nathan di sana membuat Alya bergidik ngeri.
"Maaf Nathan,aku buru buru jadi tidak sempat memberitahumu aku harus bekerja sekarang!"
"Oh begitu.Jadi kau mementingkan pekerjaan mu ya di banding aku?bahkan kau tak sempat meminta izin padaku.Baguss sayang.." Omel Nathan diseberang telepon.
"Nathan,kau salah paham aku benar benar terlambat,jadi aku harus pergi duluan,Maaf'kan aku!"
"Yasudah nikmati pekerjaanmu hari ini sayang,bekerjalah dengan baik!!"
"Baiklah,terimakasih Nathan"
Akhirnya Alya mengakhiri panggilan itu dan tersenyum lega bersamaan dengan sampainya dia di tempat tujuan.
Alya tersenyum memandangi toko bunga di depannya.Sebuah rumah kaca yang di penuhi berbagai jenis bunga di dalamnya.Alya bekerja paruh waktu di sini dan dia sangat mencintai pekerjaanya karena Alya sangat menyukai bunga terutama bunga lili kuning yang menjadi
Favoritnya.
"Hallo kakak...." sapa Alya pada temannya
yang juga bekerja di sana.
"Kau datang lebih cepat dari biasanya?"tanya Minah tersenyum,Alya membalas senyuman gadis manis itu.
"Iya hari ini aku langsung kemari dari sekolah makanya tidak sempat ganti baju."Terang Alya
"Yasudah kau tanti dulu bajumu,baru mulai bekerja!
"Okee kakak.." Jawab Alia dengan girang Minah hanya tersenyum menanggapi gadis ceria itu.
_Alya house_
"Bagaimana rasanya menjadi kekasih murid nomor satu di sekolah??"tanya Bani saat mereka makan malam bersama.
"Emm...ya begitulah ayah"jawab Alya apa adanya,karena malas membahas Nathan
"Nathan anak yang baik Nathan,walaupun dia berasal dari keluarga yang berkuasa tetapi dia tidak pernah sombong,dan tetap ramah pada semua guru,dia murid kebanggaan di sekolah kita." ucap Bani
"Iyaa ayah.." jawab Alya sambil tersenyum seolah dia bahagia menjadi kekasih spesies manusia menyebalkan dan suka mengatur yang sialnya tampan itu.
"Ayah ingin kau banyak belajar dari Nathan,Alya ayah ingin kau lulus dengan nilai terbaik!" kata Bani.
"Iya ayah aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat ayah bangga padaku ."Alya menggenggam tangan ayah nya Bani sangat bahagia memiliki putri seperti Alya.
"Setelah ini kita latihan biola,kompetisi sebulan lagi dan kau harus banyak berlatih!!"
"Baik ayah.."
...***...
Di salah satu kamar hotel berbintang lima seorang laki laki dan perempuan tengah bercumbu mesra mereka bercumbu dengan sangat intens sehingga membuat decapan keras di kamar itu.
Tak hanya itu mereka bahkan saling memasukan lidah dan bertukar saliva dengan penuh birahi.Setelah merasa kehabisan nafas sang lelaki pindah mencumbui di leher putih perempuan itu dan memberikan beberapa tanda di sana.
Gadis itu menggeliat karena perlakuan sang pria yang pandai membuat dia melayang.Gadis itu tidak tahan lagi dan dia menginginkan lelaki itu menyentuhnya lebih jauh lagi.Namun dia
harus menelan pil pahit saat lelaki menghentikan ciumannya dan bangkit dari tubuhnya.
"Alfian ada apa..??" tanya Gadis itu merasa kecewa.Dan Fian hanya tersenyum,ia memasang kembali kemeja yang tadi dia
lepaskan.
"Cukup sampai di sini,aku harus pergi sekarang!!" Jawab Fian santai lelaki itu menatap dirinya di cermin,setelah cukup rapi dia kembali menatap gadis yang sudah bertelanjang dada itu.
"Kita bahkan belum memulai apapun Fian" desah gadis itu kecewa karena tidak mendapatkan apa yang dia inginkan.
"Kau tidak akan mendapatkan yang lebih dari pada ini."kata Fian tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya,lalu pergi dari kamar begitu saja.
"Sialan kau Alfian Nathaniel" umpat Gadis itu kesal.
Alfian berjalan keluar dari kamar hotel dengan senyum merekah.Dia sudah mendapatkan makanannya lagi malam ini. Dia sudah menemukan mangsa untuk menuntaskan hasratnya malam ini.
Inilah wajah seorang Alfian Nathaniel seorang monster yang selalu haus akan cumbuan seorang wanita.
Monster yang sekuat tenaga yang dia sembunyikan namun juga tidak bisa dia hilangkan.Fian tidak ingin seperti ini namun bagaimana lagi,dia tidak bisa menahan hasratnya untuk tidak mencumbui setiap wanita yang berbeda.Ya walaupun hanya cumbuan tidak pernah lebih karena Fian bukan maniak seeggs Dia tidak seburuk itu.
~
jangan lupa jejaknyaa💖
please please please...... up dong kk thor
lma gak ada britanya, jdi patah hati...😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
sampai jamuran aku nunggunya 😅
buat kk thor jga kshtan, sukses n sehat sllu kk....... 😘😘😘😘
dtunggu klnjutan nathan n alya
hdiah hdiah hdia buat kk..... 🌹
lnjut lnjut lnjut lnjut