NovelToon NovelToon
Sekeping Asa Dalam Sebuah Rasa

Sekeping Asa Dalam Sebuah Rasa

Status: tamat
Genre:Contest / Cintamanis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:321.5k
Nilai: 5
Nama Author: Gresya Salsabila

Salsabylla Dela Vinci, wanita keturunan Indo-Prancis, memutuskan untuk melabuhkan hatinya pada Ghani Alghibrani, lelaki bijak yang hidup dalam kesederhanaan.
Lelaki itu datang di saat Bylla sedang rapuh. Sikapnya yang tulus berhasil meluluhkan hati Bylla.

Namun, belum sempat mereka menjalin cinta, keadaan memaksa Ghani untuk pergi. Ia meninggalkan Bylla demi merintis karier.
Seiring waktu yang terus berjalan, Ghani berhasil menjadi bintang, banyak yang mengagumi dan bahkan mengidolakan.

Jurang terjal mulai terbentang di antara mereka, kedudukan yang setara malah membuat keduanya berada di titik terjauh. Ketika tak ada lagi jalan untuk bersama, sedangkan hati masih menyimpan rasa yang senada, keduanya hanya menggantungkan asa pada takdir dan kuasa Tuhan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gresya Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa Lalu Bylla

Flash back on

Di salah satu sudut Kota Paris, di sebuah tempat yang tak jauh dari Menara Eiffel. Bylla terlahir, dan tumbuh hingga menjadi gadis remaja. Banyak kenangan yang ia lewati di kota itu, entah kenangan manis, ataupun kenangan pahit.

Diusianya yang kelima tahun, Mikayla Dela Vinci terlahir ke dunia. Bylla sangat senang kala itu, ia akan punya teman untuk bermain, pikirnya.

Namun seiring berjalannya waktu, semuanya mulai berubah, jalan hidupnya tak seindah dengan apa yang ada dalam bayangannya.

Kasih sayang orang tuanya semakin berkurang, perhatian mereka hanya tertuju pada Mikayla. Dan semua itu berlanjut, hingga Bylla beranjak remaja. Disaat pesta kelulusannya saja, orang tuanya tak bisa hadir, karena mereka menemani Mikayla jalan-jalan. Kala itu, hanya Pak Dani yang mendampinginya. Bylla sangat sedih, orang tuanya sangat tidak adil dalam memberikan kasih sayang, dan juga perhatian.

Karena terlalu kecewa dengan sikap orang tuanya, setelah lulus SMA, Bylla pamit pergi ke Indonesia, dengan alasan ingin menemani kakek dan neneknya. Dan lagi-lagi Bylla menelan kekecewaan, orang tunya langsung mengijinkannya, tanpa berpikir panjang. Mereka sama sekali tidak keberatan, jika Bylla pergi meninggalkan Kota Paris. Apakah kehadirannya memang tidak ada artinya?

Dengan membawa luka dan kecewa, Bylla pergi ke Indonesia. Ia memutuskan untuk kuliah di negara ini. Ia berharap, setelah tinggal berjauhan orang tuanya akan bersikap adil padanya.

Sejak kuliah itulah ia bertemu dengan Reymond, lelaki humoris yang selalu menghiburnya, disaat ia sedang bersedih. Namun kala itu mereka hanya berteman, karena Reymond sudah memiliki kekasih. Sedangkan Bylla, hatinya sudah tertambat pada Rubben, dokter muda dan tampan yang bekerja di salah satu rumah sakit di Kota Paris. Mereka saling mengenal, karena Aryna, adiknya Rubben adalah teman dekatnya Bylla. Kepribadian Rubben sangat baik, membuat Bylla tak kuasa untuk menahan perasaannya.

Setelah selesai menamatkan kuliahnya, Bylla kembali ke Kota Paris. Ia berniat bekerja di kantor ayahnya, kala itu hubungannya dengan Rubben masih baik-baik saja. Namun alangkah terkejutnya Bylla, saat kembali menapakkan kakinya di sana. Rubben telah menjalin hubungan dengan Mikayla, adik kandungnya. Dan hubungan itu direstui oleh kedua orang tuanya.

"Ma, kenapa Mama merestui mereka? Selama ini aku yang dekat dengan Kak Rubben, apa Mama tidak pernah melihat perasaanku yang sesungguhnya?" tanya Bylla sambil menatap ibunya.

"Mereka saling mencintai Bylla, apa yang bisa Mama lakukan, selain merestui mereka?"

"Tapi aku mencintainya, Ma!"

"Kau tidak pernah mengatakan hal itu pada Mama, jadi mana mungkin Mama tahu bagaimana perasaan kamu." Kata Ella, ibu kandung Bylla.

"Bagaimana bisa aku bicara sama Mama, Mama saja tidak pernah ada waktu untukku, selalu saja Mika, Mika, dan Mika." Ucap Bylla dengan kesal, bertahun-tahun hidup berjauhan, ternyata tidak mengubah keadaan.

"Bylla, apa yang kau bicarakan, dia itu adik kamu. Dia..."

"Tapi aku juga anak Mama, selama ini aku selalu mengalah demi dia. Apakah sikapku selama ini masih kurang baik, apakah aku masih salah dimata Mama!" ucap Bylla dengan air mata yang mulai menetes di pipinya.

"Ada apa ini?" tanya Kairi yang tiba-tiba muncul di antara mereka.

"Ma, kenapa Bylla menangis?" tanya Kairi sambil menatap istrinya.

"Dia, dia mencintai Rubben." Jawab Ella tanpa menoleh.

"Bylla, sayang, dengarkan Papa!" kata Kairi sambil menghampiri Bylla, dan memegang kedua bahunya.

"Sejak lima bulan yang lalu, Rubben sudah menjalin hubungan dengan Mika. Kamu ikhlaskan dia ya, biarkan Mika bahagia. Papa yakin, suatu saat nanti kamu akan bertemu dengan lelaki yang jauh lebih baik, daripada Rubben. Siapa pun pilihan kamu nanti, Papa janji, Papa akan merestui," ucap Kairi sambil menatap mata biru milik anaknya.

"Papa, ternyata kau juga tidak mendukungku. Kenapa, kenapa hanya Mika yang kalian perhatikan? Aku sakit menerima perlakuan yang seperti ini," batin Bylla sambil menggigit bibirnya, berusaha keras agar tidak menjerit meluapkan rasa sakit.

"Aku mengerti Pa, aku akan melupakan Kak Rubben. Aku rela, jika itu bisa membuat Mika bahagia. Bukankah seorang kakak memang harus membahagikan adiknya, sekalipun itu akan menyakiti perasaannya sendiri," kata Bylla sambil melepaskan tangan ayahnya, dan melangkah pergi menuju ke kamarnya.

Namun baru beberapa langkah ia berjalan, ia kembali menoleh, menatap ayah dan ibunya.

"Aku akan kembali ke Indonesia, aku akan melanjutkan hidupku si sana. Aku ingin menemani Oma, dan Opa," ucap Bylla dengan nada datar.

Ella dan Kairi tahu, jika saat itu anak gadisnya sedang kecewa.

Bylla terus melangkah, tanpa peduli dengan tatapan nanar dari orang tuanya. Sekilas Bylla dapat melihat, tatapan orang tuanya menyimpan kemelut, seperti sebuah beban yang sulit untuk diungkapkan. Namun lagi-lagi Bylla mengabaikannya, apapun alasannya, ia tidak terima dengan ketidak adilan yang ada dalam keluarganya.

Keesokan harinya, Bylla menemui Rubben. Ia akan berpamitan untuk kembali ke Indonesia. Dalam hati, ia berharap lelaki pujaannya akan menahannya untuk tidak pergi. Namun kenyataan tidak sesuai dengan harapan.

"Kak Rubben, besok aku akan ke kembali Indonesia." Kata Bylla mengawali pembicaraannya.

"Kau tidak menetap di sini?" tanya Rubben.

"Tidak."

"Apapun pilihanmu, itu pasti yang terbaik. Berhati-hatilah di sana, jaga dirimu baik-baik!" kata Rubben sambil tersenyum.

Bylla menatapnya lekat-lekat, ada perasaan kecewa yang mulai menghampirinya.

"Kau sama sekali tidak ada niatan untuk menahanku, Kak," batin Bylla dalam hatinya.

"Iya." Jawab Bylla dengan singkat.

Hening, untuk beberapa saat lamanya mereka saling diam. Di antara keduanya tidak ada yang membuka suara.

"Kak!" panggil Bylla setelah diam untuk beberapa menit lamanya.

"Hmmm."

"Kau mencintai Mika?" tanya Bylla.

"Tentu saja, dia gadis yang baik." Jawab Rubben.

"Aku senang mendengarnya, jaga dia baik-baik, semoga kalian bahagia." Ucap Bylla.

"Iya," jawab Rubben sambil tersenyum getir. Entah apa yang sedang ia pikirkan.

"Ya sudah, aku pulang dulu Kak!" pamit Bylla sambil beranjak dari duduknya.

"Iya, hati-hati!"

Bylla melangkah pulang dengan sejuta rasa kecewa. Ternyata tidak ada seorang pun yang menahannya untuk tidak pergi. Orang tuanya, lelaki yang dicintainya, dengan mudahnya mereka melepas kepergian Bylla.

"Apakah aku memang tidak ada artinya bagi mereka? Apakah kehadiranku sama sekali tidak pernah mereka harapkan?" gumam Bylla sambil menyeka sudut matanya yang mulai basah.

Bylla tiba di rumahnya saat hari sudah menjelang senja. Bylla langsung masuk ke dalam kamarnya, tanpa menyapa orang tuanya yang sedang berada di ruang tengah.

Belum lama Bylla berdiam diri di dalam kamarnya, tiba-tiba Mikayla datang menyapanya.

"Kak Bylla!" sapa Mika sambil melangkah masuk, dan menghampiri kakaknya.

"Ada apa?" tanya Bylla dengan datar.

"Kak Bylla yakin mau kembali ke Indonesia, kenapa tidak di sini saja? Aku pasti akan merindukan Kak Bylla."

"Kasihan Oma dan Opa sendirian." Jawab Bylla dengan nada datar.

Ia melirik wajah adiknya yang tampak ayu natural. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan wajahnya, namun karena sikap orang tuanya, Bylla jadi kurang suka padanya.

"Tapi kita akan berjauhan lagi, Kak," gumam Mika dengan pelan.

"Masih ada Mama sama Papa, kan?"

"Iya, tapi..."

"Jangan berlebihan Mika, aku hanya ke Indonesia, bukan ke alam baka." Kata Bylla dengan kesal. Sifat adiknya ini sangat manja, menurutnya.

"Kak Bylla," ucap Mika dengan raut sendu.

"Sudahlah, aku mau istirahat, besok aku akan melakukan perjalanan panjang."

"Maafkan aku Kak Bylla," kata Mika.

"Untuk apa minta maaf, kau tidak salah," sahut Bylla.

"Aku tahu Kakak menyukai Kak Rubben, maafkan aku yang sudah merebutnya darimu," ucap Mika sambil menunduk.

Bylla menggigit bibirnya, luka yang berusaha ia tutup rapat-rapat, kini kembali menganga.

"Kak Bylla," panggil Mika karena Bylla hanya terdiam.

"Pergilah! aku ikut bahagia jika kau bahagia," kata Bylla sambil memalingkan wajahnya.

"Maafkan aku, Kak."

"Pergi Mika!" kata Bylla dengan nada yang lebih tinggi.

"Kau tahu aku mencintainya, tapi dengan santainya kau menjalin hubungan dengannya. Belum cukupkah kau mengambil kasih sayang Mama dan Papa, sekarang kau mengambil lelaki yang menjadi cinta pertamaku. Apa salahku Mika?" batin Bylla sambil menitikkan air matanya.

Flash back off

Lamunan Bylla terhenti, ia merasakan tangan hangat yang memegang bahunya dari belakang. Bylla menoleh, ternyata neneknya yang datang.

"Oma," ucap Bylla sambil menyeka sisa-sisa air matanya.

"Kenapa menangis? Sini cerita sama Oma," ucap Bu Mirna sambil merangkul tubuh Bylla. Beliau menyandarkan kepala Bylla dibahunya.

"Kapan Mama dan Papa mau peduli sama aku, Oma? Seburuk itukah aku jika dibandingkan dengan Mika, kenapa hanya dia yang Mama dan Papa sayangi? Aku juga anaknya kan, Oma?" ucapan Bylla tersendat-sendat, karena saat ini ia sedang menangis terisak.

"Bylla jangan bicara seperti itu, mereka juga menyayangimu, Oma tahu itu." Kata Bu Mirna sambil mengusap-usap rambut Bylla.

"Tapi yang mereka perhatikan hanya Mika, Oma. Mereka tidak pernah ada waktu untukku, aku juga merindukan mereka, Oma." Ucap Bylla dengan sangat pelan.

Bersambung...

1
S IE YU
bagai mana dengan kbr andra?
gaby
Halah Melani omong doang, nyatain cinta tapi Ghani beli soto mbayar, kasih gratis dong kalo emang cinta. Lagian kan itung2 amal sm anak2 terlantar di panti. Melani pelit, pantesnya pny jodoh org pelit jg.
MFay
ayo berakhir bahagia semua Thor
Lulu Nais
thor,,semua karyamu sudah aku baca..ad brp yg ku baca membuatku menangis..
karya mu thor lain dari yg lain.keren n bgus😘😘😘😘
IG👉Salsabilagresya: Terima kasih banyak kakak🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Dewi Sariyanti
sebenernya reymond itu baik, dasarnya aja kena pengaruh orang tua yg jahat
Dewi Sariyanti
Kamu kan nyarinya yg fisiknya sempurna rey, udah dapet kan plus dapet bonus anaknya 😁
Dewi Sariyanti
pasti cuplikan yg awal itu pas ghani hilang kabar, bylla mau nikah sama ruben
Dewi Sariyanti
Aq gemes bgt pengen nonjok reymond. Dr awal waktu muncul sania pas jemput bylla yg mau pesta ulang tahun, aq kyak udah ada firasat, sania ini sahabat yg bakal menghianati bylla, ternyata benar kan.
Dewi Sariyanti
Si mika ini egois dan bermuka dua, di depan orang tua bilang takut kakaknya khawatir, tp dlm hati sebenarnya gk mau kalo kakaknya ada kasih sayang orang tua di bagi, ya namanya sama2 anaknya ya harusnya adil, bylla anaknya mama papa mu jg kok mika.
Dewi Sariyanti
Aku rasa si mika ini punya penyakit parah, trus ngelarang orang tua nya buat kasih tau bylla.
Jong Nyuk Tjen
terimakasih thor , bnyk kalimat2 yg sangat bermakna d bab ini .
Jong Nyuk Tjen
ceritanya bagus thor , beda am cerita yang lain. Biasanya yg tajir itu s cowok tp kali ini yg tajir s cewekny .
Jong Nyuk Tjen
tlng tny thor , buku2 ny ad d NT ga ya ?
IG👉Salsabilagresya: nggak ada kak, hanya ada buku cetaknya aja. Kapan hari ada beberapa sampel bab di sini, tapi sekarang udah kuhapus
total 1 replies
Rini Haryati
keren dan mantap
Bundanya Robby
mampir ya Thor semangat 💪💪💪
IG👉Salsabilagresya: mkasih banyak kakak
total 1 replies
Mega
haisss,,, maaf thor aku jd ngk suka sm tokoh utama perempuannya,kesannya kayak perempuan gampangan,gampang bgt pindah2 ke hati laki2,apa segitu ngk lakunya atau gimana ya,perempuan itu HARUS punya rasa gensi dan egois walau pun dikit,tp di sini ngk ada sama se x,yg ada mlh kayak ngk laku jd mau sm laki ini sm laki itu,,, haisssss,,,,
Mega
mika org yg tdk mau bersyukur,begitu banyak yg menyayangi dia,tp dia berfikir picik,pengen semua di ambil tp ngk sadar diri,maaf bukan mendoa kan tp kl udh tau dia punya penyakit buat apa di bikin kacau semua,,,, pdhl mereka pd sayang sm mika tp kelakuannya tdk sadar,,, dgn berbuat bgni yg ada malah bencu karna sengaja memisah kan kasih sayang org2 terdekat dia,,,,
🌻Ruby Kejora
Sukses ya buat kk😍... Ga nambah karya baru, kk...
IG👉Salsabilagresya: Terima kasih banyak, Kak. Insha Allah bulan depan, Kak, sekarang masih namatin yg noda
total 1 replies
Siti Fatimah Fatimah
sweet banget 😊😊😊😊
Siti Fatimah Fatimah
bayi impor nih🤭🤭🤭
IG👉Salsabilagresya: hehehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!