NovelToon NovelToon
Really My Husband 2

Really My Husband 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: novia

Rara wanita cantik,pintar dan mandiri menyukai seorang laki-laki yang tidak menyukai nya namun dirinya masih berharap

ataya adalah laki-laki pintar,pekerja keras dan sedikit misterius di dalam kehidupannya

ini kisah mereka dan kisah para sahabat serta saudara, dalam menemukan cinta mereka

bagaimana kisah mereka ya
penasaran, penasaran, penasaran
yuk di baca yuk ... 👉👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#RMH(season 2) 9

enjoy ...

.

.

.

.

.

happy reading

💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫

sesampainya di rumah rara langsung turun dan naik ke kamarnya untuk membersihkan dirinya

setelah itu Rara menyapa kedua orang tuanya lebih dulu baru iya akan tidur

tok tok tok

rara" Bun boleh kakak masuk

cha-cha" masuk saja kak

rara masuk dan melihat papa dan bunda nya sudah siap untuk istirahat

cha-cha" ada apa kak ?

rara" gak ada apa apa , kakak cuma kangen aja (tertawa)

cha-cha " tiap hari ketemu kok kangen kak

rara" (tersenyum) kakak kangen di manjain bunda

cha-cha" sini sini sayang

rara langsung mengambil posisi di tengah tengah papa dan bunda nya

cha-cha" bunda juga kangen manjain kakak, rasanya tuh ya baru kemarin bunda tuh bantuin kakak buat belajar jalan, mengusap dengkul kakak saat kakak jatuh, bergadang karena kakak sakit, dan selalu jagain kakak kemana pun kakak, (meneteskan air mata) gak kerasa sekarang malah udah gede, mungkin sebentar lagi akan menikah

rara" kakak belum mau nikah dulu, kakak masih mau sama bunda sama papa

Abi" (tersenyum) ya mana. bisa kak, kamu pasti bakal menikah, dan memiliki keluarga sendiri,ninggalin papa sama bunda

rara" iya kakak tahu tapi kan gak harus sekarang pa,

cha-cha" iya iya beli. sekarang , nanti kalo jodoh kakak udah Dateng ya , ya sudah ayo tidur, kakak mau tidur sini atau di kamar Kakak

rara" em.... disini aja deh,kakak mau bobo di peluk bunda

Abi" sama papa enggak nih

rara" sama papa juga,

cha-cha" ini kalo Dion tahu dia pasti ngambek

(tertawa)

rara" udah tidur dia Bun (tertawa)

malam itu Rara menghabiskan malamnya dengan papa dan bunda nya,

entah mengapa iya pun merasa sangat merindukan momen seperti itu, dimana dulu iya selalu di manjakan bunda nya dan selalu mengadu apa pun pada sang bunda

namun saat ini iya tak bisa melakukan itu, karena iya takut bunda nya malah menjadi pikiran sang bunda

ke esokkan paginya chacha bangun lebih dulu seperti biasnya

dan iya melihat anak perempuannya itu masih tertidur pulas sambil berpelukan Dangan papanya

"aku seperti mengingat dahulu, setiap bangun dan selalu di suguhkan pemandangan ini" batin cha-cha

cha-cha membersihkan diri, setelah selesai iya mulai membangunkan semua anggota keluarga karena waktu subuh sudah hampir tiba

para laki laki sudah bersiap pergi ke masjid sementara Rara dan cha-cha menunaikan solat di rumah

setelah selesai mereka berdua membuat sarapan setelah selesai cha-cha menyuruh anak perempuannya itu untuk bersiap ke kantor

waktu sudah menunjukan pukul enam tepat dan mereka sudah siap untuk menjalankan hari mereka dengan kegiatan masing masing

seusai sarapan Rara,Rey,dan Dion berpamitan untuk pergi

rara" Rey antar kakak dulu ya, baru antar Dion, soalnya pagi ini kakak ada rapat

Rey" siap tuan putri, perintah laksanakan

rara" haduh pagi pagi udah gombalan kakak nya deh

cha-cha" udah cepet pergi nanti pada telat, Rey bawa mobil nya jangan kebut kebut ya, hati hati

Rey" siap komandan (memberi hormat)

Abi" ya sudah hati hati, kalian antar kakak nya dulu,

Dion" iya papa, bunda, siap

mereka bertiga pergi sepanjang perjalanan mereka bertiga tidak mengeluarkan suara sedikit pun hanya suara lagu saja yang terdengar

rara merasa ada yang aneh pada adik adiknya karena tidak biasa biasa nya adik adiknya jadi pendiam terlebih lagi Dion

rara" ini kakak yang merasa kalian tidak bersuara atau memang gak ada yang buka suara

Rey" (tertawa) Rey kan lagi fokus nyetir kak,

Dion" Dion lagi membaca nih kak, Dion ada ujian soalnya, mana gurunya galak lagi

Rey" kak kita boleh nanya sesuatu gak

rara" apa ?

Rey" kakak udah punya pacar belum sih,

rara" kenapa tanya gitu, tumben ? (curiga)

Rey" ya nanya aja, secara, kakak cantik,pintar, dan baik masa iya gak ada laki laki yang mau

Dion" iya kak, kalo di sekolah Dion ada cewek kayak kakak, uh itu udah banyak yang antri

rara"(tertawa) hahaha ya ampun kalian terlalu memuji, Kaka tuh gak kayak gitu, kakak tuh biasa biasa aja , udah ah kenapa jadi bahas ini to

"satu lagi kelebihan kakak, pintar menyembunyikan perasaan " batin Rey yang melihat kakak nya dari kaca

sesampainya di kantor Rara langsung turun dan langsung masuk ke dalam gedung itu

satpam" selamat pagi mba rara

rara" selamat pagi pak (tersenyum)

rara berjalan menuju lift seperti biasa iya mesti harus menunggu lift itu

dan seperti biasa Nara selalu saja membuat Rara terkejut

Nara" Rara (berteriak)

rara pura pura tidak melihat karena iya malu dengan ulah temannya yang meneriaki namanya

Nara berlari mendekati Rara

Nara" ih kuping Lo budek ya, gue panggilan juga

rara" kamu bisa gak sih gak usah teriak teriak gitu na, malu tahu

Nara" ah elah, biasa aja Ra, lagian satu kantor juga udah biasa denger gue teriakin nama lu (tertawa)

rara" dasar kamu

sedang asik menunggu lift Rara di kejutkan dengan sosok yang tak asing baginya sosok laki laki yang sampai saat ini masih singgah di hatinya,

"om taya" gumam Rara

Nara" Ra lu ngomong apa ?

rara" oh enggak

"berarti yang aku lihat kemarin memang dia, dan sedang apa dia kemari, apa ada masalah dengan perusahan di Inggris " batin Rara

fahri dan taya sudah berdiri tepat di sebelah Rara dan Nara dan beberapa karyawan lainnya

fahri" selamat pagi my team ?(tersenyum)

rara" pagi pak

Nara" pa ... pagi pak

rara mendengar desas desus dari karyawan lain yang memuji ketampanan Fahri dan juga taya

lift karyawan terbuka Nara dan Rara cepat cepat masuk

rara" kami duluan pak ,(tanpa melihat ke arah mereka berdua)

fahri dengan isengnya mengikuti Rara dan Nara masuk kedalam lift karyawan dan mau tidak aku taya pun mengikutinya

fahri sengaja berdiri di dekat Nara dan Rara yang berada di belakang , atau lebih tepat nya di depan mereka berdua

entah mengapa perut Nara terasa mules dan ingin membuang angin

Nara sudah tidak tahan lagi untuk menahan nya akhirnya Nara menggeluarkan itu dengan suara yang lumayan besar

"mampus deh gue" batin Nara

rara" Nara kamu jorok (berbisik)

para karyawan lain mulai ribut dan mulai memandang ke belakang

fahri" maaf semua nya saya sangat sakit perut sampai tidak tahan(tertawa)

fahri mengatakan itu dengan santai nya

sambil tertawa

belus

memerah sudah wajah Nara karena malu, malu yang sangat luar biasa

para karyawan mulai turun satu persatu di lantai yang berbeda

rara dan Nara sama sekali tidak mengeluarkan sedikit pun , Nara merasa malu sementara Rara , masih sibuk mengatur hatinya

Ting

pintu lift terbuka dimana Nara dan Rara harus pergi

karyawan lain sudah keluar dan saat ingin keluar

fahri mengatakan sesuatu pada Nara

fahri: nona Nara, jika kau sakit perut lebih baik anda ke kamar mandi segera (tersenyum )

Nara benar benar malu karena ulah perutnya yang selalu saja tidak bisa di ajak kompromi

Nara" aduh Ra gue malu banget, aduh ni perut gue juga kenapa coba, bisa begini

rara"(tertawa) sumpah ya na kalo aku jadi kamu aku udah pura pura pingsang kali sangking malunya

Nara" bagus ketawain aja Ra, sampai puas, aduh sumpah gue malu banget Ra

rara" udah udah terima aja ya na (tertawa)

Nara" aduh jangan cerita ke yang lain Lo Ra, bisa abis gue kena kongek sama mereka

rara" siap, asal makan siang nanti di traktir aja

Nara" matere lo Ra

rara" traktir atau tersebar ? (rara kembali tertawa)

Nara" iya iya gue traktir, awas aja ya Lo Sampek bocor

rara" rahasia aman

Nara" dah fix gue bangkrut hari ini

rara kembali tertawa melihat temannya yang kini mulai memasang wajah memelas

rapat sudah di selenggarakan dan mereka mulai membahas masalah ini dan itu sampai tak terasa waktu makan siang sudah tiba dan rapat baru berakhir

rara, Fahri dan Nara keluar dari ruang rapat tersebut saat keluar Rara tak sengaja melihat taya sedang berpelukan dengan Sarah

deg

hati Rara seakan akan sedang di tusuk tusuk oleh anak panah, yang membuat hati nya sangat sakit

" jangan menangis, jangan menangis, jangan menangis" batin Rara menguat kan dirinya sendiri

______________________________________

TBC

next

jangan lupa setelah membaca kasih like dan komen

maaf jika nanti up nya lama,karena bukan dari aku yang mau, tapi dari pihak manga nya yang mengatur , jadi mohon bersabar dan pengertiannya ya semua

1
Misbah Ahmad
Luar biasa
마님 최 💙 엄마 재민
seru
timbuljaya
obsesi bangetz sm taya
timbuljaya
sptnya sarah hy memanfaatkan taya aja tapi blm sadar klu cm dimanfaatin sarah...yg cinta tulus itu rara.
timbuljaya
taya salah pilih calon istri...
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
regan wijaya
faidah ditangisi Ra kalok aku jadi kamu ngapain nangis buktikan kalok kamu itu enggak apa apa sejak kejadian itu lalu nyarik laki laki lain masih banyak laki laki di dunia ini jadinya jangan ditangisi ditata kurang ajar itu
regan wijaya: maaf typo"ngapain ditangisi"
total 1 replies
Dyah Oktina
banyak bawangnya...😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Dyah Oktina
kenapa sungkeman pakai berkas ya tor????🤭pusing bacanya pdhal ceritanya seru..
Dyah Oktina
aduh...
typo nya tor.... ngak kuat... padahal ceritanya seru... jd serimg selfok... tolong d perbaiki tor... 💪💪💪💪💪
Dyah Oktina
ceritanya bagus tor... tolong sebelum d kirim d baca ulang supaya tdk banyak typo.. yg membuat bingung.... 💪💪💪💪💪❤❤
Evi 060989
up
Cheyichie Cheweaquariuezz
siapa suruh makan buah simalakama
kalo udah nyata ada buah pepaya
siapa suruh gak saling terbuka
kan jadi makan hati dua duanya...
Dyah Shinta
ngerti banget Thor... tapi plis.. plis..jangan ada yang dimatikan lagi ya..
Dyah Shinta
Calonnya Rey yah?
Bagus deh .. soalnya kayak gampang banget Rey sama Rizki. kurang greget...
Dyah Shinta
Kean sekarang sudah umur berapa?
Selang waktu antara Fahri menikah dengan saat ini berapa lama?
Dyah Shinta
Aaaa... sediiihhhh....
Dyah Shinta
Cyra ga seperti ayah ibunya ya..
Dulu Radit ga pernah perduli sana yang namanya cewek. Dunianya hanya seputar Cha Cha. Fani juga bertahun tahun menunggu Radit.. ga tergerak sedikitpun untuk laki2 lain.
Eh giliran Cyra... selalu cari tambatan hati yang sampai saat ini belum dia temukan.. 😁
Dyah Shinta
Haduuu... jadi deg2an...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!