NovelToon NovelToon
Istri Pilihan Eyang

Istri Pilihan Eyang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Kelvin, pria dingin dan pewaris perusahaan besar, terpaksa menikahi Denada atas permintaan sang nenek. Awalnya ia menolak karena masih mencintai wanita lain.
Namun setelah hidup bersama, Kelvin mulai tergoda oleh Nada istrinya yang cantik, jahil, dan selalu berhasil membuatnya kehilangan kendali, terutama saat Nada mulai berani menggoda dirinya.
Di tengah pernikahan tanpa cinta, Kelvin perlahan mulai bingung… siapa sebenarnya wanita yang benar-benar ia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9

​Sinar matahari pagi menerobos masuk melalui celah gorden kamar presidential suite, membentuk garis-garis cahaya keemasan di atas lantai marmer. Kelvin mengerang pelan ketika kesadarannya mulai kembali. Detik berikutnya, ia merasakan hantaman luar biasa di kepalanya—sebuah denyutan hebat yang laksana dihantam palu godam. Hangover akibat minum terlalu banyak semalam membuat penglihatannya sempat buram saat pertama kali membuka mata.

​Pria itu memijat pelipisnya, berusaha meredakan pening yang menyiksa. Namun, saat ia hendak menggeser tubuhnya untuk duduk, ia merasakan sebuah kehangatan yang tidak biasa di sisi kanannya. Ada beban lembut yang menempel erat di tubuhnya.

​Deg!

​Jantung Kelvin mendadak berpacu liar. Ia menoleh perlahan dan seketika tubuhnya tersentak kaku.

​Di sampingnya, di atas ranjang yang sama, Denada tengah tertidur dengan sangat nyenyak. Kedua lengan ramping wanita itu melingkar dengan santai namun erat di perut tegap Kelvin, sementara wajah cantiknya yang tanpa riasan bersandar nyaman di dekat dada pria itu. Napas teraturnya berembus halus, menerpa kulit leher Kelvin yang terekspos. Aroma wangi melati yang bercampur dengan sabun hotel dari tubuh Nada seketika menyerbu indra penciuman Kelvin.

​Kelvin mematung, menahan napas agar tidak mengejutkan wanita di sampingnya. Otaknya yang masih terasa berputar dipaksa untuk bekerja keras, mengingat-ingat pecahan memori semalam. Kilasan-kilasan ingatan mulai bermunculan di kepalanya: bentakannya di kelab malam, rasa mual yang menyiksa di kamar mandi, tangan hangat yang tanpa lelah mengusap punggungnya, hingga usapan handuk hangat di wajahnya.

​‘Perempuan ini... dia yang membawaku ke sini? Dia yang mengurusku semalaman?’ batin Kelvin, menatap lekat wajah polos Nada yang sedang tertidur. Rasa bersalah dan gengsi yang tinggi mendadak bergejolak hebat di dalam dadanya.

​Mungkin karena merasakan pergerakan di sampingnya, bulu mata lentik Nada perlahan bergerak. Ia melenguh pelan, meregangkan tubuhnya yang terasa sedikit pegal karena semalaman terjaga untuk mengganti kompresan Kelvin.

​Nada membuka sepasang mata indahnya. Hal pertama yang tertangkap oleh pandangannya adalah wajah tampan Kelvin yang sedang menatapnya dengan ekspresi syok dan tubuh yang tegang seperti patung.

​Bukannya terkejut atau langsung menarik diri karena mendapati dirinya memeluk sang suami, Nada justru mempertahankan posisinya. Ia mengedipkan matanya perlahan, lalu sudut bibirnya perlahan melengkung, membentuk sebuah senyuman yang sangat manis sekaligus nakal.

​"Selamat pagi, Suamiku..." ucap Nada dengan suara serak khas orang baru bangun tidur, namun nadanya terdengar begitu menggoda.

​Nada sengaja mempererat sedikit pelukannya di perut Kelvin selama satu detik, sebelum akhirnya melepaskannya dengan gerakan lambat yang sengaja dibuat untuk memancing reaksi sang CEO. Ia bertopang dagu di atas bantal, menatap Kelvin yang kini wajahnya mendadak memerah—bukan lagi karena alkohol, melainkan karena salah tingkah.

​"Bagaimana kepalamu? Masih terasa mau pecah setelah menghabiskan beberapa botol semalam, hm?" tanya Nada lagi, matanya berkilat jenaka menatap Kelvin yang masih membisu seribu bahasa.

​Mendengar sapaan menggoda yang keluar dari bibir ranum Nada, harga diri Kelvin yang setinggi langit seketika mencuat kembali. Rasa bersalah yang sempat melintas di hatinya lenyap, digantikan oleh pertahanan diri yang kokoh. Pria itu menyentakkan tubuhnya mundur, menjauh dari jangkauan Nada sembari duduk tegak di tepi ranjang.

​"Jangan melewati batasmu, Denada," desis Kelvin tajam. Suara baritonnya terdengar serak namun sarat akan ancaman, sepasang matanya menyipit dingin menatap sang istri yang masih berbaring santai.

​Nada tidak bergeming. Ia tidak tampak terintimidasi sama sekali oleh tatapan mematikan yang biasa membuat para direktur di Alexander Group gemetar. Dengan gerakan yang teramat anggun, Nada ikut mengubah posisinya menjadi duduk di atas ranjang, menyandarkan punggungnya pada kepala tempat tidur yang empuk. Ia merapikan beberapa helai rambutnya yang sedikit berantakan, lalu menatap Kelvin dengan binar mata yang teramat manis.

​"Batas yang mana, Mas Kelvin?" tanya Nada perlahan, nadanya terdengar begitu polos namun sekaligus memprovokasi. Ia memiringkan kepalanya sedikit, menatap lurus ke dalam manik mata hitam suaminya. "Bukankah sepasang suami istri itu... sudah tidak memiliki batasan lagi?"

​"Kau—" Rahang Kelvin mengetat, tangannya mengepal di atas selimut. "Jangan bersikap naif. Aku sudah memperingatkanmu sejak awal di kamar semalam. Pernikahan ini hanya di atas kertas. Statusmu di sini tidak lebih dari sekadar pajangan untuk menyenangkan keluarga besar kita!"

​"Ah, begitu rupanya," sahut Nada dengan anggukan kepala yang dibuat-buat mengerti. Ia melipat kedua tangannya di dada, senyum manisnya kini berubah menjadi sedikit dingin dan penuh arti. "Jadi, seorang 'pajangan' tidak boleh menyelamatkan suaminya yang mabuk berat di kelab malam sampai muntah-muntah di lantai kamar mandi? Haruskah semalam aku membiarkanmu telantar di sana agar aku tetap berada di dalam batasanku, Tuan CEO?"

​Kalimat telak dari Nada sukses membungkam mulut Kelvin. Pria itu membuang muka, menyadari bahwa ia berada di posisi yang kalah telak dalam argumen ini. Bagaimanapun juga, wanita di hadapannya inilah yang telah merawatnya semalaman suntuk saat dirinya berada di titik paling kacau.

​"Itu... itu urusan lain. Aku berterima kasih untuk semalam," ucap Kelvin ketus, gengsinya masih menolak untuk mengalah sepenuhnya. "Tapi itu tidak mengubah apa pun. Jangan mengira dengan merawatku, kau bisa mulai mengatur hidupku atau menuntut perasaan dariku."

​Nada terkekeh pelan, sebuah tawa renyah yang terdengar sangat merdu namun sekaligus menyimpan misteri. Ia memajukan tubuhnya sedikit, memangkas jarak di antara mereka hingga aroma wangi tubuhnya kembali mengusik ketenangan Kelvin.

​"Kau terlalu percaya diri, Mas Kelvin," bisik Nada dengan tatapan yang mengunci pandangan pria itu. "Siapa yang bilang aku menginginkan perasaanmu? Aku hanya sedang menjalankan peranku dengan baik. Dan sebagai istrimu yang sah, batasanku adalah sejauh mana kau mengizinkan dunia ini melihat kita. Jadi... bersiaplah, karena batas yang kau buat itu, perlahan-lahan akan luruh dengan sendirinya."

1
Nasya
hadeh kelvin masi aja ingat mantan
Nasya
masa lalu yang tragis
falea sezi
klo abis ne lu jutek 😒 gue timpuk lu empin
Nasya
Wkwkwk kelvin sampai pangling lihat nada, selamat buat pengantin baru
falea sezi
nah loo😕 denada celaka demi lu kevin😒
falea sezi
lanjut klo kevin g bucin q tendang ya🤣🤣 lanjut banyak thor tak kirim kembang sekebon🤣
falea sezi
lanjut q ksih hadiah lagi🤣
falea sezi
klo uda anu2 tp lu masih berat ma katalina siap2 di buang sama nada lu kevin🤭
falea sezi
wah apakah unboxing😒
falea sezi
😒 di kasih berlian kyak nada milih jalang kayak catalina🤣 siap siap gigit jari lu klo nada uda bales dendam dan pergi jauh🤣
falea sezi
q ksih hadiah lagi seruu liat kisah bales dendam. gini asal gk kemakan permainan sendiri aja🤣
falea sezi
lanjut banyakk q kasih hadiah banyakk ya🤣🤣
falea sezi
bner jalang Catalina dan kevin lu emank goblok🤣
falea sezi
fashion thor bukan feshen🤭
zra
balas dendam jdi cinta?atau nanti ada yang lebih baik dari kelvin
zra
pasti nanti catalina menyesal wkwk,thor jangan buat kevin kembali dengan cathalina
zra
bagus
Alia Chans
"Menulis cerita ini membutuhkan waktu berjam-jam, tetapi satu like mungkin mampu menghapus lelah itu dalam sekejap. Semangat thor✍️👈☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!