NovelToon NovelToon
Aesthetic Love

Aesthetic Love

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Fantasi / Tamat
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Susan siswa baru kelas 10 yang baru saja menyelesaikan ospeknya ternyata disukai oleh cowok populer disekolahannya sejak berada dibangku SMP. Levy berpacaran dengan Susan secara diam diam, Levy yang didepan para penggemarnya bersikap dingin namun tidak apabila dia didepan Susan. Levy selalu perhatian pada Susan hingga ada konflik besar yang menimpa keduanya namun semua itu tidak menggoyahkan rasa sayang mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

aesthetic love

...Malam pun tiba om Leon pergi ke klub untuk menghibur diri, di dalam klub om Leon tak sengaja bertemu dengan Rasti. Rasti adalah wanita yang ditemui oleh om Leon di dekat stasiun kota yang dilihat oleh Susan disana. Rasti menghampiri om Leon di kursi yang didudukinya, “kamu ngapain menghampiri aku?” Tanya om Leon sambil minum alkohol....

...“Aku kangen” ....

...“Kangen” ucap om Leon sambil tertawa....

...“Hubungan kita hanya sebatas rekan bisnis gak lebih” sahutnya lagi....

...“Rekan bisnis?? Gak,,, gak,,, semua yang aku lakuin demi kamu cuma kamu anggap hubungan bisnis”....

...“Lah emang iya kan!! Kamu butuh uang, aku butuh tenaga kamu ya udah”...

...Tak terima diperlakukan seperti itu akhirnya Rasti menampar pipi om Leon lalu pergi dari klub....

...“Murahan” ucapnya dalam hati dengan ekspresi sinis....

...Om Leon melanjutkan minumnya hingga mabuk....

...Susan yang selesai mandi keramas, membuka handuknya yang terbalut di kepalanya. Dia memandangi diri di depan kaca, dia melihat dirinya yang kemarin menangis sampai matanya sembab....

...Dia mengambil masker mata yang berada di meja riasnya untuk dipakai di bawah matanya, dari arah belakang ada sosok yang naik dan masuk dari jendela. Susan yang sedikit takut membalik badannya pelan lalu melemparkan handuk yang masih di atas pundaknya ke arah sosok yang dilihatnya samar....

...“Aaaaaaa” teriak Susan....

...Mulut Susan di bekap oleh Levy, “ssstttt ini aku pacarmu”....

...Susan melirik Levy pelan, “kaaaakkk” ucapnya....

...Levy mengusap pipi Susan, Susan memandangi wajah Levy dengan rasa sayang....

...“Non, kok teriak? Non gak apa apa?” mbok inem mengetuk pintu menanyakan keadaan Susan....

...“Gak apa apa mbok cuma tadi ada kecoa jadi kaget”...

...“Baik non”...

...“Kakak ngapain malam malam kesini?” Tanya Susan penasaran....

...“Aku kesini mau ajak kamu belajar bareng, besok kan masih ujian ya sekalian aku bawain kamu jamu” jawab Levy....

...“Jamu apa?”....

...“Kunyit asem biar sakit perut kamu reda, ini yang biasa Tante aku minum saat datang bulan”....

...“Ooo” ucap Susan tak berhenti memandangi wajah Levy....

...“Malah bengong!!!” Levy melambaikan tangannya didepan muka Susan, Susan akhirnya tersadar “ehhh maaf maaf kak”....

...“Terimakasih kak”....

...“Kita belajar di lantai aja biar leluasa, nanti kalau kamu ada yang gak bisa tanya sama ku” ucap Levy tersenyum pada Susan....

...“Gak salah sih Dia diidolakan sama cewek cewek di sekolah udah ganteng, cool, jago basket, pinter pula” ucap Susan dalam hati sambil memandangi wajah Levy....

...“Jangan lihat wajahku terus takutnya ilmu yang ada di buku gak nempel di pikiranmu” ucap Levy sambil membaca buku pelajaran yang akan diujikan besok. ...

...1 jam mereka belajar bareng perut Levy tiba-tiba bunyi, “kakak laper?” Tanya Susan menutup buku yang dia baca....

...“Sedikit” jawab Levy....

...“Kakak tunggu sini dulu”, Susan beranjak pergi menuju ruang makan....

...Beberapa menit berlalu Susan membawakan 2 piring makanan, “kakak makan ya!”....

...“Emang pacar kesayangan” ucap Levy mengusap kepala Susan....

...Ditengah mereka berdua makan Susan menanyakan mengenai preman yang menghadangnya tadi, “kakak ada urusan dengan preman yang tadi sore?”....

...Pertanyaan Susan membuat Levy tersedak, “minum dulu kak” ucap Susan sambil memberikan segelas minum pada Levy....

...Levy menghentikan aktivitas makannya sejenak “preman tadi memang menghadang ku” ucap Levy menundukkan kepala sedikit menghela nafas....

...“Dia anak buah bos choky rentenir kejam, tanteku berhutang banyak uang kepadanya saking banyaknya sampai gak bisa melunasi” ucap Levy hingga tak sadar ceritanya membuatnya mengeluarkan air mata....

...Susan mengusap air mata Levy yang jatuh di pipinya, “maaf kalau pertanyaan ku membuat kakak sedih”....

...“Bukan salahmu San, menurut mereka aku adalah cowok populer tapi menurutku aku adalah cowok pecundang. Pulang sekolah aku harus kerja paruh waktu di bengkel milik pamannya Rudy agar aku bisa bantu tanteku bayar hutang. Kadang kadang kalau Dimas nawarin aku balapan liar ya aku ikut buat tambah tambah, duniaku tak seindah duniamu San”, Levy menyandarkan kepalanya di pundak Susan....

1
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!