Hai...ini karya pertama aku jadi kalian harus dukung ya .
sinopis
Ini sudah modern tapi entah mengapa orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads tampan yang berada di pesantren jauh dari rumah mereka .
Namaku Ghania faneha Qhonita gadis tomboy yang selalu keluar malam dan balapan motor secara liar di tengah -tengah jalan raya .Suatu hari orang tua Qhonita mau menjodohkan Qhonita dengan seorang ustads yang tampan .
Agar anak mereka bisa merubah diri dengan berjalannya waktu .
Akankah Qhonita mau di jodohkan atau malah sebalik nya??
Yuk simak kisah selanjutnya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon metri annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 09
Jika kita menyukai seseorang gunakanlah cara yang baik agar yang di dapatkan baik pula ,jika sebaliknya kita mencintai seseorang tetapi seseorang itu tidak mencintai kita maka yang harus kita lakukan adalah berusaha ,bila kita berusaha pasti ada hasil dan hasil itu harus kita terimah baik buruknya . ( @Metri Pramisti).
Kini sudah seminggu Qhonita di rawat di rumah sakit Citra medika ,dan hari ini rencana akan pulang .
"Alhamdulillah akhirnya Gue bisa kembali ke rumah ."sahut Qhonita girang dan ia juga sudah tau tentang obat herbal ,Qhonita setuju aja dan menurut saja pada keputusan Abangnya .
"Alhamdulillah Qhon kamu bisa pulang ."ucap syukur Ummi .
"Iya Mi,Alhamdulillah Qhonita bisa pulang hari ini Abang seneng banget-nget ."Ucap Abang mencubit pipih Qhonita yang tembem .
"Bang sakit ini manusia bukan bakpau ."ucap Qhonita cemberut .
"Bang kapan kita pulang ,terus Dokternya mana kok gak dateng -dateng ." keluh Qhonita jenuh .
"Sebentar lagi dokternya Eka dateng ."ucapan sepele bagi Alif tapi tidak dengan ke dua orang tuanya .
"Bang,kenalin donk siapa tau cocok dan ehemhmmm .."ucap Ummi menggoda Alif tapi yang di goda malah cuek melek .
"Ummi jangan salah paham dokter Eka itu yang menangani penyakit Qhon...nita..."sahut Alif keceplosan dan lidahnya gak bisa berhenti .
"Maksud Abang penyakit apa ?Qhonita punya penyakit apa ?"tanya Ummi .
"Ah itu......yang menangani Qhonita kemarin kan ." tanya balik Alif untuk membuat Ummi melupakan pertanyaannya dan benar saja Ummi melupakan itu ,cepat melupakan karena sudah mulai pikun .Beda dengan Abi ia tak bisa di bohongi karena ia bukan pelupa dan pikun .
"Iya kemarin pas Qhonita masuk UGD dokter itu yang menangani Qhon-Qhon ."ucap Ummi mengingat nama dokter tapi lupa .
"Namanya dokter Eka Mi ."ucap Alif
"Assalamualaikum, Qhonita mau di periksa dulu boleh Ummi keluar sebentar dan ,Kak Alif di sini saya mau bicara ."sahut Dokter Eka menyuruh Ummi keluar dengan sopan .
"Waalaiakum'salam dokter ."ucap Ummi menjawab salam dan Abi pulang untuk berganti pakaian .
"Alhamdulillah akhirnya Abang bertemu jodohnya ."ucapan Ummi lagi ,membuat dokter Eka merah meriah pipihnya menandakan bahwa ia malu -malu kucing .
"Ummi ,Abang belum berpikiran ke sana jadi Ummi keluar sekarang ya ."sahut Alif dengan lembut dan halus agar Ummi tidak tersinggung .
Ummi keluar dengan menarik sudut bibirnya da,n membuat wajahnya yang keriput mendadak cerah ,ia bahagia dengan keadaan sekarang walaupun belum pasti ,tapi ia akan selalu mendoakan yang terbaik untuk Alif .
"Keadaan Qhonita sudah membaik ,dan jangan lupa obat herbal yang dibuat Kak Eka kemarin di minum jangan sampai gak minum ya, dan satu lagi selalu cek ke sini ." ucapan yang penting bagi dua bersaudara itu .
"siap calon kakak ipar ,pasti di minum kalau kakak ipar yang menyuruh ."sahut Qhonita ikut menggoda Abangnya dan Dokter Eka ,kali ini keduanya nampak malu-malu meong .
"Gak usa sungkan kak Eka sama kita semua ,dan jangan lupa doa terus -menerus agar segera tercapai doanya ."jelas Qhonita ia tau kalau dokter muda yang menanganinya ini tengah jatuh cinta ,tapi Alif biasa-biasa saja hatinya masih untuk Nadia .Bearti cinta Dokter Eka masih bertepuk sebelah tangan .
"Hihihi kamu bisa aja Qhon,oh yaudah Kakak pergi dulu ya masih ada pasien yang harus diperiksa ,Assalamualaikum Kak Alif Qhonita ."pamit dokter Eka .
"Waalaikum'salam ."salam Alif dan Qhonita bersamaan .
"Bang ,Ummi sama Abi gak tau kan ?"tanya Qhonita ia khawatir orang tuanya tau tentang penyakitnya .
"Gak kok mereka gak tau ,oh ya obatnya di simpan jangan sampe kelihatan sama Ummi Abi .peringat Alif karena kejadian sebelumnya dulu tak mau terulang lagi .
"Gimana udah siap belum pulang kerumah ?"tanya Abi tiba-tiba muncul di belakang Alif .
"Siap yok kita pulang kerumah ."sahut Qhonita berdiri dan berjalan santi keluar ruangan .
(bunyi nada dering ponsel Abi ya).Ummi..Ummi......Ummi...... Ummi
"Assalamualaikum ada apa pak haji ."tanya Abi dengan lawan bicaranya di telpon .
"Waalaikum'salam besan ,ini nanti malam kita sekeluarga mau berkunjung ke rumah besan ,untuk melamar nak Qhonita ."ucap pak Aji .
"Wah ditunggu pak haji ,jangan lupa bawa juga calon mantu saya ."canda Abi tertawa kecil .
"Insyaalloh saya bawa mantu besan ,yasudah hanya itu saja yang saya sampaikan Assallamualaikum besan ."pamit Pak haji dan menutup telponnya .
"Waalaikum'salam ."ucap Abi sambil tersenyum ke arah Abang,Ummi dan terutama pada Qhonita .
"Ada kabar bahagia apa Bi?"tanya Ummi karena tau expresi wajah Abi ceriah .
"Besan kita mau berkunjung ke rumah malam ini Mi, jadi nanti Qhonita mulai mau ya berhijab ."pinta Abi tapi malah dapat mimik wajak yang musam dari Qhonita .
"Terserah Abi aja ,mau Abi Qhonita berhijab bakalan di turutin ."ucap Qhonita berjalan gontai ke luar ruangan dan segera berlari ke arah mobil .
Semuanya berjalan menyusul Qhonita ke arah mobil ,di dalam mobil diam tak ada yang mau bicara .
"Qhonita , mau kan di jodohkan sama nak Kavin Ardana Abi Putra ,orangnya baik sholeh lagi ."tanya Abi pada Qhonita tapi yang ditanya malah melamun entah apa .
"Qhon ,itu di tanya Abi ."ucap Ummi membuyarkan lamunan Qhonita .
"Ah iya kenapa tanya apa Bi ."tanya Qhonita balik .
""Qhonita , mau kan di jodohkan sama nak Kavin Ardana Abi Putra ,orangnya baik sholeh lagi ." sahut Abi lagi .
"Terserah Abi ,Abi mau cari jodoh pun terserah Qhonita hanya bisa mengikuti saja,kalaupun Qhonita menolak tak ada guna .Toh Abi tetap pada keputusannya ."memang benar apa yang di ucapkan Qhonita .
Semua nampak diam dan tak lama kemudian mereka semua sampai di rumah .
"Alhamdulillah sampai ,Qhon ayo turun ."ajak Ummi sambil mengenggam tangan Qhonita .
"Iya Mi,Alhamdulillah akhirnya Qhonita bisa bebas dari bau rumah sakit ."sahut Qhonita dengan menghirup udara sebanyak-banyaknya .
"Mi,nanti siapkan makan malam ya, yang spesial untuk calon mantu kita ."ucap Abi menoleh ke arah Qhonita tapi yang dilihat cuek bebek .
"Abi perjodohannya apa gak bisa ditunda dulu ,kasian Qhonita. dia seperti tertekan Bi."Mohon Ummi karena. kasian Qhonita.
"Siapa bilang Qhonita tertekan, dia aja nurut gak ada keluhan apapun tuh ."sahut Abi duduk di sofa ruang tamu .
Qhonita kembali ke kamar dan tak lupa Alif ikut dengan Qhonita , segerah Qhonita minum obat herbalnya dan langsung istirahat.
"Abang ke luar dulu ya, ingàt istirahat yang cukup jangan main-main ."ucap Alif sambil mengacak rambut Qhonita dan keluar kamar .
"Iya-iya bawel ."sahut Qhonita menutup matanya .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung
jangan lupa like komen and voteee yg bonyok yo .
made by:Metri pramisti
hadejhhh
DISINI MAU LIAT AUTHOR APA PUTRA JDI USTADZ TEGAS, ATAU USTADZ YG GIK MIKIRIN PRASAAN ISTERINYA..
SEMUA BLM DIJELASKN SIAPA2 WANITA YG MAU JDI PELAKOR SELAIN USTADZAH CACA,, TERUS APA JUGA ADA USTADZ CALON PEBINOR NII..
jadi cerita nya sedikit
semangat