PERENCANAAN PEROMBAKAN ULANG NASKAH TANGGAL 18 FEBRUARY> 1 Mei [KESIBUKAN RL]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PPW Rian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 9 Pulang KeSekte
Setelah berhasil naik ranah Half Martial Master ChenYi keluar dari mini world dan menunggu paman Wu keluar dari pengasingan ,
"baiklah aku akan menunggu Paman Wu sambil meminum wine"ucapnya sambil memesan wine kepada pelayan.
Setelah menunggu 1 hari juga tidak keluar ChenYi pergi keluar dan bertemu seorang pelayan dan berkata
"Tuan muda paman anda Wutong Sudah pergi duluan dan ada seorang priatua menungu anda didepan",mendengar itu ChenYi langsung kedepan(pintu paviliun pelatihan),
"Ternyata wang tua "Ucap ChenYi Terseyum menuju Paktua Wang.
"Bocah kamu sudah 4 tahun tidak kembali ke sekte aku sangat menghawatirkan mu"ucap paktua wang dengan tertawa,
"baik baik lah kan aku sudah kembali juga,ngomong-ngomong selamat paktua Wang kamu naik keranah Tubuh dan Pedang Menengah"ucap ChenYi sambil bersender kepintu paviliun.
"Haha bocah kau juga naik ranah diatas ranah ku bakatmu mengerikan sekali,paktua ini beruntung dialam rahasia,sedang kan kamu mendapat kesempatan dimana?"jawab paktua wang sambil bertanya,ChenYi tidak menjawab...
"Baiklah kalau tidak ingin menyebutkan tidak apa-apa,ayo kita pulang nak chen"ucap paktua wang sambil tersenyum,diperjalanan ChenYi menyebut
"nanti akan ku ceritakan Wang tua"
"haha baiklah mari kita adu kecepatan"ucap Paktua Wang.
DiPuncak Gunung Martial Master Leluhur Dan Patriak Keluar.ChenYi sambil mengunakan teknik "Langkah Ilahi" berkata
"Sungguh ternyata sekte Martial Master sangat luas" Ucapnya bergema di sekte Martial Master,kemudian Leluhur dan Patriak menghampiri.
"Boleh saya tanya urusan apa senior kemari"ucap Leluhur sekte Martial Master karena ia melihat Seorang Berambut putih dengan pakaian Dominan Putih dan sedikit hitam Sebagai garis dibajunya (mimin males jelasin tampilan nya kemaren"ChenYi berpenampilan Rambut Hitam agak Putih dan baju murid tukang putih"),kemudian ChenYi berkata
"Hah lalu apa lagi aku kesini?".
Sambil gemetaran karena dia melihat seorang yang bisa berjalan dikehampaan yang dimana hanya Ranah Legenda Martial Master yang bisa berjalan di kehampaan.
"Apakah senior ingin menghancur kan sekte saya?,apa sekte saya menyingung senior"tanya Leluhur Sekte dengan keringan dingin.
"Tidak,tapi saya ingin mencoba kekuatan saya ",ChenYi menerjang maju memukul Leluhur sekte,Leluhur sekte membalas dengan serangan bertubi-tubi
"Tapak Agung Martial"
ucap Leluhur Sekte,melihat itu ChenYi juga mengeluarkan Teknik
"Cutting heavenly"
membuat retakan hampa yang sangat besar membuat leluhur sekte terkejut,namun lanjut bertarung.
Setelah 1-2 jam bertarung Leluhur sudah Compang camping berdarah darah,Sedang kan ChenYi hanya mengeluarkan seteguk darah segar,menbuat jelas ChenYi pemenang nya,
"Huh hanya segini kekuatan leluhur sekte Martial Master!!"ucap ChenYi memgertak,sambil emosi Leluhur ingin membakar Esensi hidupnya untuk melawan ChenYi,
Namun ketika ingin membakar esensi hidupnya,Paktua Wang Sampai dan berteriak
"sudah bocah cukup,aku tahu kau baru naik dan mencoba mencari lawan, namun leluhur sekte sudah terluka gara-gara dirimu"
mendengar itu ChenYi meminta maaf
"Junior ChenYi meminta maaf kepada ketua sekte dan Leluhur sekte"ucap ChenYi dengan membungkuk,
"hah,dia murid sekte kita!!!,kapan kita membuat moster semengerikan dia"ucap leluhur sambil berteriak sambil tak percaya,
"Aku murid tukang sekte leluhur"ucap ChenYi tersenyum tidak berdosa sambil memegang kepalanya,
(Waduh),
"Hah murid tukang"ucap leluhur sekte sambil pingsan tidak percaya,
"Baiklah marikita keaula"ucap Partriak sekte,semua murid berkumpul di sekitar aula dan melihat leluhur sekte pingsan dan Seorang pemuda tampan berrambut putih dengan baju putih bergaris hitam yang sangat menawan.
Membuat para gadis disekte terjatuh hati melihat nya dalam sekejap,banyak murid yang mendekat,"bocah Chen masuk lah cepat"ucap paktua Wang menahan para wanita,
Didalam Setelah Leluhur sekte sadar ia bertanya dengan serius🤨
"kapan kamu bergabung dengan sekte"
"Sekitar 14 tahun yang lalu leluhur"ucap ChenYi sambil meminum teh ,
"14 tahun yang lalu?,apakah kamu menyembunyikan kutlivasimu" tanya leluhur dengan raut muka curiga,
"tidak aku berada diranah penempaan tubuh"balas ChenYi,
"hah apa hanya ranah penempaan tubuh" triak leluhur...
Lanjut Chapter 10
Leluhur:Bocah palkon"plak".
Chenyi:Oo mamak, kakek peot memukul aku
Reaksi admin:🤧