Kaisar Naga Surgawi Tertinggi
Disebuah Sekte, ada seorang Anak muda ber rambut Hitam sedikit kePutihan sedang menatap terbenamnya matahari, dia merupakan Murid Sekte bagian Dalam bernama Chen Yi Yang,
"Aku ChenYi,Seorang Murid Dalam Sekte Martial Master"ucapnya dengan wajah tersenyum kecil.
Dia merupakan Jenius Sekte Martial Master, berusia 7 Tahun, dengan akar Spiritual Tingkat Roh Pringkat Tingi dan dalam 1 bulan sudah ada di Ranah Penempaan Tubuh Rank 4.
Merupakan anak yang ceria dan ditemani oleh Kekasih Kecilnya bernama Long Xin'er, Ia merupakan anak yang baik, yang tidak sombong meski ia Seorang jenius.
Walau begitu masih ada beberapa orang yang iri padanya, bahkan banyak yang menjelek -jelekkannya dibelakang dirinya.
Namun tanpa dirasa 10 tahun berlalu dengan cepat.
.....
Setelah 10 tahun terlewati, saat ini... diSekte Daerah Kumuh,
"SAMPAH!"ucap salah satu murid dengan nada merendahkan,
"Sudah sudah, kehidupannya sudah sangat menyedihkan"Balas dalah satu murid tersenyum sinis
Setelah 10 tahun, entah kenapa ChenYi Terjebak di Ranah Pembentukan Tubuh tingkat 4 dan akar spiritualnya sendiri turun ke Tingkat Bumi tingkat menengah,
Singkatnya Ia telah menjadi
SAMPAH!
"Kenapa nasib ku menjadi begini!"ucapnya sambil meringkuk ditanah,
Setelah ChenYi menjadi Sampah, ia dikhianati oleh temannya bahkan Kekasihnya telah direbut, membuat pukulan berat terhadap dirinya.
"Hah, apakah aku harus menjalani hidup seperti ini hingga akhir hayatku"ujarnya terduduk sambil ditemani rintikan hujan yang berjatuhan....
2 hari kemudian...
di bagian halaman sekte,
"srek srek" ChenYi sedang menyapu halaman dengan baju kotor dan lesuh, kemudian ia didatangi oleh musuh-musuh lamanya,
"Hey yo bukan kan ini jenius ChenYi"ucap salah satu murid dengan nada merendahkan.
ChenYi tidak mengubris perkataannya ia lanjut menyapu, melihat ChenYi tak menjawab perkataan mereka membuat salh satu dari mereka Marah.
"Hey idot kau tidak tahu posisimu Ya!!"teriak salah satu murid itu dengan marah, walau bajunya sudah ditarik ChenYi tetap tidak menjawab,
Kemudian salah satu cecenguk yang bernama °Hua Tunling° berteriak kepada ChenYi.
"Hei ChenYi mari bertarung!!"teriak Hua Tunling dengan nada yang sangat meremehkan dengan tatapan merendahkan.
"kalau kamu menang 40 batu roh ini buat kamu"Lanjutnya yang melempar baturoh ketanah sambil ia ludahi.
Dia menantang ChenYi karena merasa kekuatan tempur ya lebih tinggi dibanding dengan ChenYi di tingkat Pembentukan tubuh Tingkat 4, dengan tersenyum kecil ChenYi membalas
"baiklah, Mari kita bertarung, tapi aku meminta di arena hidup dan mati"
ChenYi Gegabah!
Itulah prikiran para murid-murid yang sedikit peduli kepadanya, walau mereka tak berani untuk menegur mereka.
Namun walau ia telah menjadi Sampah, ia tetaplah seorang pria yang tangguh seperti 10 tahun yang lalu,
Diarena pertarungan banyak murid murid yang meremehkan ChenYi, walau begitu ada juga yang berdoa dihati mereka agar ChenYi bisa menang.
"Dia sepertinya mencari mati lagi"ucap salah satu murid, berbisik-biskk
"Dia memang gila, mungkin karena sudah ditinggal kekasihnya"balas murid yang lain.
"sepertinya ChenYi akan kalah seperti biasanya"ucap salah satu murid dengan nada meremehkan.
"ChenYi tetap akan bisa bertahan"Ucap Pria Tua yang sambil bersender dipintu masuk Arena meminum Alkohol.[Wine]
PakTua ini merupakan orang yang peduli dan sangat baik terhadap ChenYi, walau ia sudah menjadi Sampah ia tetap saja sangat perhatian.
Setiap kali bertemu ia selalu tersenyum dengan ranah kepada ChenYi, dan juga sering beberapa kali memberikan ChenYi Pil ketika ChenYi terluka parah,
"Baiklah kali ini Paktua Ini Akan menjadi Wasitnya!!"teriaknya mengema disekitar Arena,
Paktua ini bernama To Shi Wang, ia merupakan bendahara Sekte,ia merupakan orang yang sangat baik, tetapi jika membuat nya marah ia tak akan menunjukkan sikap baiknya,Paktua Wang sendiri Memiliki Kekuatan di Ranah Jiwa Baru (New Soul)
"Baiklah pertandingan dimulai!!"teriak Paktua Wang mengema,
"Kali ini kau akan mati ChenYi!"ucap Hua Tunling dengan sombong,
Hua Tunling maju menerjang ke arah Chen Yi mengeluarkan teknik
"Martial Sword!"
ChenYi tak sempat untuk bertahan, membuat nya terkena langsung serangan Hua Tunling, ia Terhuyung mundur 2 meter dari arena, dengan terseokseok ChenYi membalas dengan mengeluarkan Tekniknya.
" Tapak Master!"
dan kata "Ikuzooo"( kagak ad gblk:v),
"Aku tidak akan kalah!"ujarnya mengeluarkan seluruh kekuatannya, membuat Hua Tunling menerima pukulan langsung dari tapak ChenYi.
"Coughh"membuatnya memuntahkan darah segar dari mulutnya. Sambil mengelap darah yang keluar dari mulutnya, Hua Tunling berkata.
"hanya segini saja?", Hua Tunling mengeluarkan tekniknya yang lain.
"300 Pedang!"
Membuat Chen Yi terpukul mundur memuntahkan darah sangat banyak, dengan situasi yang tidak menguntungkan ini ChenYi mencoba bertahan sebisanya, walau begitu dalam tiga tarikan nafas ChenYi menjadi tidak kuat untuk menahannya ,
"Kreek" ketika pertahanan nya sudah retak, untungnya pertandingan ini diberhentikan oleh Paktua Wang.
"Sudah-Sudah pertandingan dihentikan"Triak Paktua Wang sambil menghancurkan Serangan Hua Tunling, dengan wajah yang marah,
Bagaimanapun juga ChenYi sudah ia angap seperti cucu sendiri.
"Baiklah Hua Tunling Menang!!"ucap paktua Wang dengan nada tinggi.
"Lihat itu ChenYi dia kalah dengan menyedihkan"ucap salah satu murid meninggalkan arena,
"Hua tunling terlalu kuat"balas murid lainnya
....
Setelah itu ChenYi dibawa kediaman Paktua Wang untuk diberikan Pil Pemulihat tingkat menengah.
"Bocah bodoh berbaringlah dan minum Pil ini" ,ucap paktua Wang dengan sedikit khawatir didalam hatinya.
Kemudian Pak Tua memberi nasehat
"Bocah Chen lain kali jangan melawan orang sembarangan, Fokus saja mencoba meningkatkan kekuatan walau kau sudah terjebak diranah ini selama 10 tahun".
mendengar nasehat Paktua Wang yang sangat peduli, membuat ChenYi menurutinya karena Paktua Wang sudah seperti keluarga sendiri baginya,
"Baik-baiklah aku akan mendengarkan saran Paktua Wang"Balas ChenYi memegang kepalanya tersenyum lepas, melihat senyum ChenYi paktua Wang berkata lagi
"Baiklah istirahat lah, aku akan pergi menjaga Paviliun Harta"ucapnya pergi meningalkan ChenYi, melihat kebaikan Paktua Wang membuat ChenYi sangat berterimakasih didalam hatinya.
....
Setelah 2 hari memulihkan diri, ChenYi meminta izin kepada Pak Tua Wang untuk menjelajahi gunung belakang sekte.
"Pak Tua wang aku izin untuk pergi ke gunung belakang sekte"ucap ChenYi memohon dengan tulus, melihat permohonan ChenYi Paktua Wang Berkata
"Baiklah pergi sana, hati-hati dan kembalilah dengan selamat, oh iya kembali dalam 7-14 hari", sambil membelai jangutnya, mendengar itu ChenYi dengan bersemangat berangkat ke Gunung Belakang,
DiGunung Belakang Sekte...
Dia melihat seorang anak dan Pamannya sedang kesulitan melawan Beast Tingkat 1 Peringkat Menengah, yang sebanding dengan pembentuk tubuh peringkat 1-3.
"Huh ada yang bertarung?"tutur Chen Yi sambil mendekat kearah pertarungan.
Dipertarungan siPaman melawan Beast itu dengan tersusah Payah, ia berteriak
"Matilah kau Binatang!!"
Menerima pukulan siPaman membuat Sibinatang berlari, namun sayang Beast itu berlari kearah Sianak Kecil,
"Tuan Muda!!!"Teriak sipaman panik,
"Paman!!"teriak sianak dengan ketakutan,
ketika anak tersebut hampir terkam oleh beast itu, untungnya ChenYi datang menolong untuk menyelamatkannya,
"Beast bajngan!!"teriak ChenYi sambil Memengal kepala beast itu ,
Hanya 1 Tebasan dengan membunuh beast tersebut dengan mudah,
Sambil berlari mendekat, si Paman berkata "Saya Tang Wutong bertrimakasih kepada keponakan". Sambil menangkupkan tangannya kepada ChenYi,
"Tidak usah begitu paman, saya hanya lewat saja"balas ChenYi dengan sedikit gerogi, ya bagaimana pun ia sudah sangat jarang menerima rasa terimakasih dari seseorang.
"Keponakan tidak usah gugup,saya bertrimakasih sekali, karena telah menyelamatkan Tuan Muda keluarga Tang"ujarnya membelai kepala SiTuan muda,
"Iya makasih Kakak"ucap si Tuan Muda Keluarga Tang, sambil tersenyum lebar ChenYi membalas.
"Baiklah,sama sama dik", kemudian kereka berkenalan,
Mereka merupakan Dari Keluarga Tang, sianak kecil bernama Tang San dan Paman bernama Tang Wutong, mereka orang yang baik dan ramah,
"TangSan memberi hormat kepada kakak Chen telah menyelamatkan aku"ucap Tangsan Kecil berterima kasih sekali lagi,
"Haha baik baiklah Dik San"Bals ChenYi mendekat untuk mengusap kepalanya, dengan tersenyum ceria TangSan kecil tertawa kecil ketika kepalanya dielus
"ah iya ini ada peta sebagai tanda terimakasih kami"ucap sipaman memberikan peta.
Sebenarnya tujuan mereka kemari adalah untuk mencari harta karun, namun karena telah membahayakan TangSan kecil, Paman mengurungkan niatnya.
"Trimakasih banyak Paman"balas ChenYi menerima peta, dengan tersenyum ramah sipaman berkata lagi
"Jika butuh bantuan, pergi saja kekota ShangHai dik Chen"mendegar itu ChenYi tentu saja tidak akan menolak akan kebaikan itu, karena ia mana tahu membutuhkan bantuan suatu saat,
"Baiklah Paman Wu"ucapnya berterimakasih
Admin:(Seperti itulah kira2)
Kemudian si Paman pergi pulang, setelah paman Wu dan Tang San pergi, ChenYi mencoba keberuntungan karena mendapatkan peta harta karun.
"Hehe mari berburu harta karun"Ujarnya terseyum seperti seorang Villian,
Chen Yi memutuskan mencari tanda yang ada di peta, mana tau dia menemukan sebuah peluang untuk dirinya menerobos,
"Hm kearah sini,sini"ucapnya sambil melihat peta berputar putar,
Disetiap Perjalanan Chen Yi selalu bertemu Beast T1 rendah
"Mati lah binatang"ucapnya membunuh Beast dengan membabi buta
Setelah didekat dengan tanda dipeta, dengan penuh semangat ChenYi menuju ketanda yang merupakan Sebuah Gua,..Lanjut Chapter 2.
Jalan Jalan pergi kekota
Bertemu kak Caca
Setelah Membaca
Jangan lupa Saweria
Admin:🏃💨
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 39 Episodes
Comments
Derajat
Awal yang menarik... Lanjut
2023-11-02
0
Panjul
intip dulu ah 🙄
2023-10-26
1
Ismaeni
awal yang cukup menarik,semoga bisa sampai tamat ya thor
2023-10-19
1