Allea, gadis SMA yang sangat berprestasi semasa sekolah. Allea terlahir sebagai anak bungsu dari keluarga yang kaya dan serba berkecukupan.
Dibalik Kehidupan Allea bak putri raja, ternyata Allea sudah dijodohkan sejak kecil. Lalu bagaimana Allea akan melanjutkan mimpi-mimpinya dan bagaimana kelanjutan Allea dalam Perjodohan itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anne Chellyca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anak Sendiri
Saat Allea dan Mutiara keluar dari lift setelah sampai di lantai dasar mereka bertemu dengan Dewi, Maminya Gibran.
"Hai sayang...abis ketemu Gibran ya?" sapa Dewi antusias.
Mutiara menatap Dewi menyelidik, dari atas hingga bawah dan salah fokus pada tas yang harganya ratusan juga.
"Iya Tante, Tante mau ketemu kak Gibran ya? Kak Gibran lagi meeting Tan..." sahut Allea setelah cipika-cipiki dengan calon mertuanya.
"Oohh...Gak papa deh. Ini siapa Le?" ucap Dewi memperhatikan Mutiara.
"Saya Mutiara Tante, sahabat Allea dari kecil." Mutiara pun mencium punggung tangan Dewi. Dewi hanya manggut-manggut.
"Kalian mau kemana sayang? Sibuk gak?" tanya Dewi.
"Hemmm...Kita mau pulang sih Tan."
"Yaudah kalo gak sibuk, temenin Tante belanja yuk. Nanti kalian juga bebas belanja sepuasnya."
"Serius nih Tante?" sahut Mutiara antusias.
"Apaan sih Mut, mulai deh ya Lo. Jangan permalukan gue dong plisss!"
"Tenang aja, gue nebeng makan enak doang kok. Gue gak bakal palakin calon mertua Lo, tapi gue bakal buat Lo yang palakin dia. Liat aja nanti!"
Allea menggeleng kepalanya heran, entah apa lagi yang akan direncanakan sahabatnya itu. Allea menurut dengan ajakan Dewi dan pergi dengan mobil menuju sebuah mall.
Sesampainya mereka di mall Dewi langsung membawa mereka ke sebuah toko pakaian.
"Kita beli baju baru ya sayang. Pokoknya kamu harus beli banyak belanjaan."
"Tenang Tante, Mutiara bakalan bantuin Allea milihin semuanya kalo perlu tokonya sekalian kita borong Tante!"
"Bagus sayang, kalo perlu pilih yang bagus yah supaya Lea gak kelihatan culun begini" ucap Dewi. Mutiara malah membalas ucapannya dengan ajuan jempol dan kedipan mata.
Allea terperangah dengan ucapan Tante Dewi, berpenampilan culun begini saja banyak laki-laki yang merayunya apa lagi Allea menyempatkan diri memoles dirinya.
"Tante tunggu kalian di salon sebelah sana ya, nih pake kartu kredit Tante aja. Unlimited!" ucap Dewi dan meninggalkan mereka menuju sebuah salon.
"Sip Tante...." Mutiara dengan semangat empat lima menerima kartu kredit yang diajukan oleh Dewi.
"Eh Mut! Gila Lo ya, bisa-bisanya tangan Lo seringan itu nerima kartu kredit Tante Dewi!" omel Allea saat Dewi sudah jauh dari mereka.
"Eh Lea! Diem ya, gue cuman mau Lo nurut dan gue gak minta pendapat Lo!" sarkas Mutiara hingga Allea menciut karena Mutiara yang aneh bin absurd jarang sekali marah.
"Lea! Mut!" panggil Rean setibanya didalam toko pakaian mall itu.
"Lo ngapain kesini Yan?" tanya Allea.
"Gue yang hubungin Rean tadi, gue gak sanggup kali nemenin Lo sendiri!"
Mereka pun mulai berkeliling di toko itu,
"Emang kita mau beli apa aja sih" ucap Allea.
"**** banget sih Lo hari ini Lea! Kita tuh mau beli semua perlengkapan Lo sebelum Lo keluar dari rumah Mami Lo dan kebetulan maminya kak Gibran ngasih kartu kredit unlimited kan lumayan."
"Bener Lea, kamu harus memanfaatkan mereka sebaik mungkin!" tambah Rean.
"Tapi kan gue gak mau keluar dari rumah Mami gue Mut, Re!"
"Lo nurut aja deh Le!" ucap Mutiara membungkam Allea.
Mereka pun berkeliling mencari pakaian yang cocok dengan Allea, mulai dari pakaian santai, formal, gaun dan casual.
"Banyak banget belanjaan kita, gue takut Tante Dewi marah Mut!" Allea mulai khawatir melihat troli belanja mereka penuh dengan pakaian yang akan dibeli.
"Jelasin Mut!" titah Rean.
"Gini ya Allea ku sayang, tadi kita udah chat Tante Dewi dan bilang Lo itu gak punya banyak barang-barang mewah. So, sebelum Lo permalukan keluarga Aditama gue saranin deh buat upgrade semua barang-barang Lo dan Tante Dewi setuju. Oh iya satu lagi Le, Tante Dewi udah siapin satu milliar buat Lo belanja hari ini. So, Lo santuy aja ok!"
Allea geleng-geleng kepala melihat sahabatnya itu, entah otak ajaib apa yang merasukinya sampai bisa menghasut Tante Dewi hingga merogoh satu miliar untuknya.
"Tapi gue takut Mami gue bakalan marah kalo gue bawa belanjaan sebanyak ini Mut!"
"Santuy, rumah gue terbuka lebar buat barang-barang Lo okey!"
"Lea! Lo gak beli ini?" ucap Rean seraya menunjukkan sebuah BH berenda berwarna merah menyala.
"Tapi kok kayak ada kapas-kapasnya ya?" tanya Rean meremas-remas busa BH yang dipegangnya.
"Reaaaaaaaaaannnnn........" teriak Allea kesal. Membuat malu saja punya sahabat seperti Rean dan Mutiara. Satu gak tau diri menghabiskan uang orang lain satunya malah polos tak berotak. Karma apa yang sedang dialami Allea, dosa apa yang telah dilakukannya di masa lalu.
Setelah mereka selesai berbelanja pakaian, Mutiara meminta Rean menyimpan belanjaan Allea ke mobil Tante Dewi sementara Ia membawa Allea ke sebuah toko kosmetik. Disana Tante Dewi sudah menunggu mereka untuk menemani calon menantunya berbelanja.
"Udah bajunya sayang?" ucap Dewi mengelus pundak Allea.
"Beres Tante! Sesuai permintaan dong" ucap Mutiara mengajukan kedua jempolnya. Sementara Allea hanya tersenyum getir, malu rasanya menghabiskan uang orang lain hingga puluhan juta.
"Yaudah, sekarang kita belanja kosmetik ya. Pokoknya selain pinter Allea harus cantik dan modis juga, okey!" ucap Dewi dan mengedipkan matanya.
Sebenarnya tanpa pengetahuan Allea, Mutiara sudah menceritakan pasal administrasi kursus Allea yang dicabut oleh Liliana. Hal itu membuat Dewi juga merasa bersalah pada Allea karena desakannya ingin menikahkannya dengan Gibran membuat Liliana bertindak keras membuat gadis itu kesulitan.
"Tapi Tante, Lea gak bisa make ini semua Tan. Pake skincare aja udah cukup kok Tan."
"Entar gue ajarin Le, santuy aja dong. Dimana ada Mutiara disana ada keajaiban!" ucap Mutiara antusias.
'Iya ajaib, contohnya hari ini. Buat malu aja sih Lo!' batin Allea. Ia tersenyum kecut membalas perkataan Mutiara. Ia hanya manggut-manggut ketika Dewi menawarkan sesuatu.
Tak hanya kosmetik, Dewi juga membelikan Allea sepatu, tas dan tak lupa satu set perhiasan berlian yang cantik dan elegan. Walaupun harganya mahal, perhiasan itu nampak simpel membuat Allea sangat cantik saat memakainya. Sebenarnya Allea menolak, tapi bukan Mutiara namanya jika tidak bisa meracuni otak Allea agar menerimanya.
Setelah selesai berbelanja dan makan besar di restoran dalam mall itu Dewi mengantarkan mereka ke sebuah apartemen mewah yang tak jauh dari sekolah Allea.
"Wow! Ini keren banget apartemennya Tante. Punya Tante ya?" tanya Mutiara saat masuk kedalam apartemen itu.
"Horang kaya mah bebas, tidur beralaskan uang aja santuy!" ucap Rean setelah meletakkan belanjaan Allea yang super banyak itu.
"Ini apartemen Allea" ucap Dewi hingga ketiga anak itu menoleh heran. Dewi pun terkekeh dengan tindakan polos ketiga anak itu membuatnya merindukan masa remajanya kembali.
"Kalo Lea udah gak kuat di rumah karena sikap Liliana kamu boleh tinggal disini sayang, Tante beli ini buat kamu."
"Tapi Tan- "
"Aduh Tante, makasih loh Tante! Kita jadi bisa main tanpa diomelin lagi sama maminya Allea" cicit Mutiara tak tau diri sementara Rean malah terlihat bodo amat. Ia memilih berkeliling menikmati design interior apartemen baru Allea.
"Kok Tante sampe segininya sih Tan? Kalo misalnya ada insiden sampe Allea gak jadi nikah sama kak Gibran Tante mau nuntut Allea kan? Tante bakalan masukin Allea ke penjara terus di penjara Allea bakalan tidur sama tikus dan kecoa. Lea gak mau Tante, Lea balikin aja deh semua belanjaannya...."
"Hahahaha....Kamu ternyata cerewet banget ya Lea. Ternyata Tante gak salah pilih menantu."
"Tante...." ucap Allea dengan wajah memelas.
"Gak akan sayang, Tante udah anggap kamu seperti anak sendiri.."
- Lonely For You Only (slice of life)
- Haunted School : Repeat 1989 (time travel + horror)
Mari saling mendukung, semangat untuk author♡
, smga bisa up tiap hari yaaa
1. My Innocent Girl (up)
2. I Love You Badly (masih new)
jangan lupa mampir ya guys, aku tunggu loh ya like, komen, dan juga vote okeeyyy? okey dongg wkwkk :v🙏
kenapa harus like dan komen?
-yaa karena like dan komen kalianlah yang bisa bikin Author semangat🤗
Sekian dan terimakasihh luvv🙏💛✨🤗
1.My Innocent Girl
2.I Love You Badly
jangan lupa ya mampir, aku tunggu like, komen dan vote juga yaa🙏😇🤗✨
luvvv bangettt💛😚
-JE; Sang takdir
-Touch Of Love
cuss bacaa jan lupa tinggalkan jejaakk🤗
tkan prfil q aja yaaa😍
vielen danke😘