NovelToon NovelToon
SELERA Unik Sang CEO

SELERA Unik Sang CEO

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:310.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ramanda

Shasa Ernita, gadis Desa yang baru berusia 19 tahun yang hidupnya biasa-biasa saja, tidak populer. Bahkan sering dapat ejekan, karena ia memiliki tubuh yang gendut. Akan tetapi ia tetap percaya diri dengan bentuk tubuhnya yang seperti itu. Bahkan ia memiliki tekad kuat kalau dirinya akan menjadi orang yang sukses.

Dengan hanya berbekal sebuah ijazah SMA saja. Shasa memberanikan diri untuk mengadu nasib ke kota. Dan tidak disangka-sangka, ia malah diterima kerja disebuah perusahaan yang cukup besar. Walaupun ia cuma hanya sebagai OB, namun ia tetap selalu bersyukur.

Akan tetapi semenjak Shasa bertemu dengan seorang pria tampan, yang ternyata adalah CEO. Membuat ia tak betah lagi untuk bekerja disana. Sebab ia selalu mendapatkan perlakukan yang aneh dari bosnya. Membuat ia jadi merasa kalau bos sedang mempermainkan dirinya. Akankah ia bisa keluar dari perusahaan bosnya itu?

Yuk, ikuti cerita Author Ramanda, jangan lupa berikan dukungannya ya Guys...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

INGIN MENJODOHKAN BRIAN.

Mendapatkan tamparan dari Shasa, Brian bukannya marah. Ia justru malah menyunggingkan senyuman smriknya, sambil memegang pipinya yang merah. Akibat tamparan yang begitu keras yang diberikan oleh Shasa. Sedangkan Shasa langsung bangkit dari duduknya, lalu ia pun berdiri agak menjauh dari sofa yang diduduki oleh Brian.

"Sekarang silahkan Anda memecat saya! Dan saya akan menerimanya tanpa protes apapun dengan Anda!" Ujar Shasa, dengan nada suara yang terdengar ketus.

"Heh! Kamu sebegitu berharapnya, aku memecat kamu, hm? Tapi sayangnya itu tidak akan pernah terjadi! Karena aku ingin kamu tetap ada disini!" Balas Brian terdengar tegas. Membuat Shasa begitu terkejut mendengarnya.

"Hah? Bukankah saya sudah menampar Bapak? Dan bukankah itu tindakan kurang ajar, bagi seorang OB seperti saya, pak?" Tanya Shasa terlihat begitu bingung melihat wajah bosnya yang terlihat biasa-biasa saja.

"Kalau menurut saya, itu wajar. Sebab bukankah Aku duluan yang bertindak seenaknya pada kamu? Untuk itu saya minta maaf sama kamu Shasa. Jadi saya tidak akan memecat kamu," balas Brian, seraya ia bangkit dari duduknya lalu ia pun berjalan menghampiri Shasa.

Shasa yang melihat itu, langsung merasa ketakutan. Dan ia pun mulai mundur beberapa langkah, "Eh! Kalau memang Pak CEO tidak mau memecat saya! Maka sayalah yang akan mengundurkan diri dari perusahaan Anda pak!" Pungkasnya, lalu ia bermaksud ingin secepatnya pergi. Sebab ia melihat Brian sudah hampir mendekatinya.

"Mengundurkan diri?!" Sentak Brian, tampak ia kaget mendengar perkataan Shasa. Namun tak dihiraukan oleh Shasa, yang langkahnya sudah mencapai pintu. Bahkan tangan sudah meraih handle pintunya. Dan disaat ia bermaksud ingin memutar handel pintu tersebut. Tiba-tiba tangan Brian menahan pintunya.

"Eh! Apa yang sedang anda lakukan Pak?! Jangan halangi jalan saya! Biarkan saya pergi dari sini Pak!" Seru Shasa, terlihat sekali ia mulai membenci Brian.

"Heh! Kamu mau pergi dari sini? Baiklah Aku akan membiarkan kamu pergi. Tapi sebelumnya kamu harus membaca dulu surat kontrak kerjamu, setelah itu baru kamu putuskan sendiri, mau pergi dari sini atau tetap kerja disini! Pilihan ada ditangan kamu!" Balas Brian, sambil membalas tatapan tajamnya Shasa. Dan kemudian ia pun menyerahkan sebuah file pada Shasa.

"Bacalah, ini!" Katanya lagi. Dan mau tak mau Shasa pun mengambil file tersebut. Dan kemudian ia pun langsung membacanya. Dan seketika wajahnya langsung berubah tatkala ia melihat sebuah nominal yang tertulis di dalam isi file tersebut.

"Hah? Seratus juta, dendanya?! Ini namanya pemerasan Pak! Maaf saya tidak punya uang segitu!" Ujar Shasa, terlihat begitu kesal, karena ia merasa kalau bosnya itu sedang mempermainkannya.

"Kalau begitu, jangan berpikir untuk mengundurkan diri! Dan sekarang kamu sudah bisa kembali bekerja!" Balas Brian, seraya ia menyingkir dari pintu. Bahkan ia yang membukakan pintu untuk Shasa.

Melihat pintu telah terbuka, Shasa pun langsung bergegas pergi tanpa sepatah katapun. Bahkan ia begitu enggan untuk melirik wajah Brian. Sebab ia mulai amat membenci Bosnya itu. Sedangkan Brian yang melihat hal itu, malah menjadi kesal. Sehingga ia langsung membanting pintu ruangannya dengan sangat keras.

"Sialan! Kenapa aku jadi marah melihat dia seperti itu?! Hah! Ini semua karena kebodohanmu Brian! Kenapa kamu tidak sabaran banget sih!" Gerutunya, begitu kesal pada dirinya sendiri.

"Hah.. sebenarnya aku begini hanya ingin memastikan lagi, apakah tubuhku hanya bersentuhan dengannya saja? Sebab kemarin, saat Papah menjodohkanku pada anak teman relasinya, alergiku malah kumat lagi," gumam Brian, yang akhirnya ia teringat peristiwa kemarin saat ayahnya memperkenalkan ia pada seorang wanita cantik.

...*****...

Playback On.

Di sebuah rumah Mewah.

Tampak seorang pria dan seorang wanita paruh baya, sedang duduk di ruang keluarga. Keduanya terlihat sedang mengobrol dengan serius. Dan di saat asyik-asyiknya mereka mengobrol, tiba-tiba seorang pria muncul dari ruang tamu. Membuat keduanya langsung menghentikan obrolannya.

"Brian? Kamu sudah pulang Nak?" Tanya seorang wanita paruh baya itu.

"Iya Mah! Ya sudah Rian ke kamar lansung ya?" Balas Brian, pada wanita itu yang ternyata ibunya Brian.

"Tunggu Brian! Nanti malam kamu jangan kemana-mana ya? Karena teman Papah, Om Handoko mau datang," ujar pria paruh baya yang tak lain adalah ayahnya Brian.

Mendengar ucapan sang Ayah, Brian pun langsung menghentikan langkahnya, dan ia pun langsung membalikkan tubuhnya menghadap sang Ayah.

"Eh, tapi Pah, Rian pulang cepat, karena ada janji sama teman-teman. Jadi sorry Rian nggak bisa menemui temannya Papa," balas Brian, yang sepertinya ia berkata apa adanya.

"Apa, tidak bisa! Kamu harus batalkan janji itu! Karena pertemuan ini lebih penting dari apapun!" Ujar sang Ayah terdengar begitu tegas.

"Eh, tapi Pah.." balas Brian bermaksud membantah sang Ayah. Namun perkataannya langsung di potong oleh sang Ayah.

"Tidak ada tapi-tapian! Pokoknya malam ini kamu tidak boleh kemana-mana titik! Dan Papa tidak suka dibantah! Kamu mengerti!"

"Huh! Papah egois! Selalu saja harus mengikuti kehendak Papah saja!" Gerutu Brian seraya ia berlalu meninggalkan kedua orang tuanya.

Setelah melihat putranya pergi, kekamarnya. Ibunya Brian pun buka suara. "Mas Candra, kamu jangan terlalu keras pada Rian, Mas. Riana takut, dia malah berontak nantinya, Mas," katanya pada suaminya yang dipanggil Candra itu.

"Riana, kamu kayak nggak tahu saja sih, gimana sifat anak kamu itu. Jadi kalau nggak dikerasi dia nggak bakalan nurut! Jadi kamu jangan terlalu membela dia deh! Nanti yang ada dia semakin kurang ajar pada kita! Kamu pahamkan?" Balas Candra.

"Iya Mas. Hmm.. tapi sebenarnya siapa sih yang mau datang? Sampai-sampai Mas memaksa Rian banget untuk menemuinya?" Tanya Riana, terlihat penasaran.

"Handoko, teman Mas, yang dari kota JT. Nah dia tuh mau datang sama anak perempuannya. Nah, Mas berencana ingin menjodohkan Brian sama anak perempuannya, Mah," jelas Candra terlihat antusias.

"Apa? Tapi Mas, Riankan nggak bisa bersentuhan dengan wanita. Dia bisa alergi loh Mas," balas Riana mengingatkan suaminya.

"Kamu tenang saja, Mah. Karena Papah yakin anak kamu itu sudah sembuh. Soalnya seminggu yang lalu, kata Verri. Brian di sentuh salah satu karyawannya, tapi tidak papa Mah. Jadi Papah yakin kalau Brian sudah sembuh, Mah" jelas Candra lagi.

"Eh! Benarkah itu Mas?"

...•••••••••••⊰❁❁❁❁⊱••••••••••••...

Dukung Ramanda terus ya guys 🙏 Jangan lupa berikan dukungannya, Lewat komentar, Like, Hadiah, serta VOTE, oke guys, Syukron 🙏

1
Manggar Manggar
👍👍👍
yelmi
macan sama singa lagi adu auman nih🤣

mau nanya nih tor... ada beberapa kosakata yg bisanya itu sering terdengar di Sumbar... apa dirimu dari sana y...semangat nulis y👍🫰
yelmi: salam kenal kembali tor
saya orang minang jg tapi tinggal di bekasi
awal curiga author orang minang saat ada kata 'karengkang " dan kata2 ini adanya di orang minang...bab berapa nya lupa

semangat berkarya terus y tor👍🫰
total 2 replies
Ridwani
👍👍👍
ceuceu
orangtua brian sama emak kok ga di kabari?
ceuceu
Nikah udah lama tapi shasa blm di ajak ketemu mertua
ceuceu
Brian suru ganti yg lain krn ga ada yg keliatan bagus di pakai istrinya,atuh klw mau pengen bagus pas di badan cari yg langsing pak ceo
ceuceu
Bawa galon aj syasa ga kuat ngeluh berat,masa gendong brian kuat ya?
ceuceu
Kasian weni gara"kehasut hilda mau aj nuruti perintahnya,jadi ikutan di pecatkan
Aghitsna Agis
kenapa adan nama dteven willilam trs fibab sebelumnya ada nama andreas kalau nga salah kan harusnya brian belum asistennya sebulmnya jd sandi srkarang balik lagi ke verri
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
lumayan seru🙂
Ika Yanti Unyil
perubahan drastis gadis kampung yg dinikahi ceo perusahaan nya
tetap menjadi sasha yang sederhana
kisah emaknya hanya pas dirawat di RS saja.selanjutnyq tidka pernah dikeluarkan lagi...
terus semangat berkarya thor 🥰🥰🥰
Lailatul Maulida
akhir yang manis
Ai Umana sari
bagus cerita nta menghibur
Lailatul Maulida
lanjut kak thok
semangat💪
Lailatul Maulida
yaampun thor sampai lupa jalan ceritanya sangking lamanya vakum🤭
Irni Yusnita
ceritanya menarik 👍 dan bagus 😍😍😍🥰
Jhylara_Anfi
halo aku mampir kak, kalau memungkinkan bisa mampir dan folback aku juga ya ka/Smile//Pray/
Yunita Junita
hamidun, si cacax ya
awesome moment
thor, serius n hiatus smp hmp 1 tahun? pdhl lucu lho shasa sm aa' Riannya
awesome moment
polosnya shasa tu yg ilangin alergi brian. mana d yg bisa. coba
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!