Novel Ini masih dalam tahap Revisi, jadi mohon maaf bila tulisan masih acak-acakan. 🙏
"Sekuel Of Rahim Pengganti"
*sekuel ke-2*
Arsyad seorang Dosen di sebuah Universitas di kotanya. Dia jatuh Cinta dengan mahasiswa nya yang sedang melakukan bimbingan skripsi dengan nya. Mahasiswanya itu bernama Annisa, dan ternyata Annisa adalah kekasih Arsyil adik kandung Arsyad.
Arsyil akhirnya tau kalau Arsygad mencintai Annisa. terlebih kedua orang tua mereka memang berniat menjodohkan Arsyad dan Annisa.
Entah Arsyil akan melepas Annisa untuk Arsyad atau sebalikanya Arsyad akan melepaskan Annisa untuk Arsyil.
*sekuel ke-3*
Ketika cinta pertama di satukan lagi, Arsyad dan Annisa, mereka sudah mempunyai status yang baru. Arsyad seorang duda memiliki dua anak, dan Annisa seorang janda dari adik kandung Arsyad yang memiliki dua anak, mereka di satukan oleh anak-anak mereka, tapi hati mereka tidak saling mencintai. hanya karena anak-anak mereka, mereka mau bersatu dalam ikatan suci cinta, yang di sebut pernikahan.
*sekuel ke-4*
Saat Arsyad dan Annisa diuji oleh cinta anak-anaknya, yaitu Najwa dan Dio yang saling mencintai. Mereka terjerat dalam Cinta yang salah, di mana Dio adalah anak Annisa, adik sepupu Najwa, anak dari Arsyad.
Akankah mereka bersama? Atau mereka memilih jalan masing-masing karena suatu hal yang membuat mereka benar-benar tidak bisa bersama?
Ikuti kisah mereka di sini, "The Best Brother" Sekuel Of Rahim Penggati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hany Honey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9
Di caffe
Arsyil sudah sampai di caffe yang Annisa beritahu tadi siang. Dia menyetandarkan sepeda motornya di tempat perkir. Saat dia mau masuk ke dalam dia mendengar wanita memangginya.
"Arsyil...."
Arsyil menoleh ke belekanang dan yah...yang memanggilnya adalah Annisa. Dia baru saja turun dari Taxi.
Arsyil : Hai...aku kira sudah di dalam.
Annisa : (tersenyum) pas sekali kita datang. Aku tak menunggumu dan kamu tak menungguku.
Arsyil : ayo masuk.
Annisa berjalan di samping Arsyil. Lalu mereka memilih meja yang dekat dengan jendela yang mengarah ke taman.
Arsyil : silahkan duduk tuan putri...(menarikan kursi untuk Annisa).
Annisa : (malu dan wajahnya memerah) terima kasih...(tersenyum)
Arsyil : Nis...ada apa kamu mengajak aku bertemu disini?
Annisa : cuma pengen ngobrol aja Syil...suntuk dirumah perlu refresing, mikir skripsi kok jadi pusing. Sudah mau bimbingan dengan Dosen eehhh Dosennya tidak ada. cuti seminggu katanya.
Arsyil : yah...memang kalau kita terforsir mikir skripsi sih pusing Nis. Aku juga seperti itu, tapi aku bikin slow aja. Kamu suka touring?
Annisa : iya juga sih...emmm belum pernah malah ikutan touring atau camping.
Arsyil : ehhh...mau pesan minum apa Nis.? sebentar Aku panggil waitres untuk memesan minuman.
Arsyil memanggil waitres untuk memesan minuman.
Arsyil : kamu mau pesan apa Nis?
Annisa : Aku cappucino hangat saja sama roti bakar keju. Kamu apa?
Arsyil : kopi hitam dengan sedikit gula terus pisang crispy coklat keju.
Seorang Waitres mencatat pesanan mereka.
Arsyil : kapan kapan touring yuk Nis..
Annisa : hmmm boleh boleh....
Tak selang beberapa lama pesanan mereka datang. Mereka menikmati pesanan mereka sambil berbincang dan bercanda.
Arsyil : yakin mau kalau touring sama aku. Pakai motor lho..nanti di marahin sama papahmu.
Annisa : iya iya lah...touring pakai motor masa mau pakai kereta. (tertawa). Nanti aku pamit pasti di bolehin kok.
Arsyil : yakin?
Annisa : iya yakin...
Arsyil : gak ada yang marah kalau kamu touring sama aku.?
Annisa : siapa yang marah? Kalau papah sama mamah tidak apa apa sih mereka santai asal aku pamit dan jelas perginya.
Arsyil : bukan orang tuamu Nis. Cowokmu atau yang sedang menjadi orang terdekatmu?
Annisa : ya gak ada lah...ngarang kamu,,(tertawa) aku gak punya pacar Syil...jadi santai saja...
Arsyil : wah....ada kesempatan nih...(tertawa lebar)
Annisa : hmmmm kesempatan apa...bukannya kamu sudah punya cewek Syil?
Arsyil : kalau aku punya cewek kemarin aku gak nolongin pas kamu kecopet nis. Aku masih sama temanku mungkin karena mereka Touring bawa pasangan mereka.
Annisa : terus kamu tak ada pasangan gitu makanya pulang?
Arsyil : iya... (tersenyum).
Annisa : kasihan...(tertawa)
Mereka berdua mengobrol sambil bercanda tawa.
Tak terasa sudah hampir jam 10 malam. Arsyil mengajak Annisa untuk pulang
Arsyil : sudah hampir jam 10 ayo pulang. Nanti kamu di cariin orang tuamu.
Annisa : papah dan mamah masih di New York mengurus bisnisnya Syil..makanya aku kesepian adanya cuma bibi saja dirumah.
Arsyil : kamu tidak punya kakak atau adik?
Annisa : aku anak tunggal Syil. Papah sama mamah pulangnya 3 bulan sekali kadang mereka dirumah cuma 4 hari saja atau lama lamanya 1 minggu. Kalau kamu punya kakak atau adik.
Arsyil : kakak ku 2, yang pertma laki laki dan yang kedua perempuan. Aku anak bungsu jadi tak punya adik.
Annisa : kakakmu sudah menikah?
Arsyil : belum. Mereka punya pacar saja belum nis. Kakaku pendiam semua kakak laki lakiku sama cewek dingin dan kakak perempuanku sama cowok angkuh sekali. Yah seperti itu lah.
Annisa : tapi kamu kayaknya playboy syil...(tertawa).
Arsyil : ihhh kamu....ayo pulang sudah malam gak baik perempuan belum pulang sampai jam 10 malam lebih.
Annisa : siap boss...
Arsyil membayar pesanan mereka dan keluar dari caffe lalu menemani Annisa yang sedang menunggu Taxi.
Arsyil : Nis...(menggenggam tangan Nisa)
Annisa : emmm iya syil ada apa?
Arsyil : Nis...mungkin ini terlalu cepat, Nisa apa hubungan ini bisa di lanjutkan lebih dari seorang teman.?
Maaf Nisa...a..aku...ingin lebih dekat denganmu..maksudku apa kamu mau menjadi bagian dari hidupku, aku tidak mau menjadikan mu pacarku. Tapi aku ingin kamu menjadi calon istriku Nis. Mungkin ini terlalu cepat aku katakan. Nis...jika aku sudah selesai kuliah nanti aku akan segera melamar kamu. Apa kamu mau...?
Annisa : (meneteskan air mata) Syil....
Arsyil : kok nangis?
Annisa : Syil...kita jalani apa adanya dulu. Aku mau menjadi calon istrimu Arsyil..(tersenyum).
Arsyil : yakin?
Annisa : (hanya mengangguk)
Syil...Ada Taxi aku pulang...sampai jumpa lain waktu...
Arsyil : terima kasih Nis...hati hati ya...sampai rumah kabari aku.
Annisa : oke...
Arsyil memandangi Taxi yang Annisa naiki hingga Taxi tersebut hilanh dari pandangannya.
Arsyil mengambil sepeda motornya di tempat parkir. Dia langsung menyalakan sepeda motornya lalu melajukannya untuk pulang.
♥Happy Reading♥
Jangan lupa ya...budayakan Like setelah membaca...
Terima kasih para readerku tercinta.....
Semoga Najwa dan Akmal secepatnya menyusul punya bayi..bayi kembar langsung
Semoga mereka berdua bisa menyelesaikan permasalahan yg menimpa rumah tangga mereka.
Endingnya... Najwa dan Akmal bisa bahagia seperti saudaranya yg lain thor..jgn pisahkan mereka berdua.