Cerita ini bermula ketika seorang lelaki yang notabene nya bersifat dingin dan cuek memiliki pacar yang baru mengenal arti kata Cinta. Namun dengan teganya ia mampu membagi cinta dan kasihnya dengan wanita lain.
Bukannya lelaki yang sifatnya dingin hanya mampu mencintai 1 wanita saja ?
Mustahil...
Lalu mengapa ia mampu membagi cintanya dengan wanita lain ketika ia hanya harus dipisahkan oleh jarak dengan kekasihnya hanya kurung waktu 2 bulan saja ??
Secepat itukah lelaki membagi kasihnya ??
Apakah lelaki di dunia ini semua sama saja ? Yang tidak mampu mengendalikan perasaan serta hawa nafsu nya dan hanya mampu membagi cintanya kesana kemari ...????
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amaliah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terpesona
Tidak jauh dari posisi Angle dan Vino,, ada sesosok pria yang memperhatikannya. Ia tidak menyangka akan bertemu dengan Angle di tempat seperti ini. Tanpa ragu, ia pun melangkahkan kaki nya mendekati Angle yang sudah ingin beranjak dari tempatnya.
"Jel??" menepuk bahu Angle dari belakang
"Loh, kak ?? Kakak ada disini juga. Ngapain kak" Ucap Angle tak percaya bisa bertemu dengan pria ini disini,, disekolah adiknya.
"Iya jel, aku lagi nganterin adik sepupu aku tuh (sambil nunjuk anak yang berbaju sekolah jalan menuju gerbang sekolah)
"Ohh,, kirain numpang lewat aja kak" Ucap Angle diiringi kekikikannya
"Hmm, emang kamu gak ke kampus Jel ?" sambil memperhatikan pakaian Angle yang masih mengenakan pakaian tidurnya
"ehh" Angle yang tersadar masih memakai piyama langsung menutupi bagian dada nya dengan menyilangkan kedua telapak tangannya
waduhh gilaa.. kok gue bisa bisa nya ketemu senior di sekolah adek gue. Mana dia kak Marco lagi, waduhhhh😵😵 terus ini, apa ini.. gue masih pake baju tidur lagi astagaaa. Batin Angle yang langsung menyadari
Yappp betull.. dia adalah Marco yang tanpa sengaja bertemu Angle di sekolah. Yang niatan awalnya hanya ingin mengantar adik sepupunya ke sekolah sekalian dia juga ingin ke kampus, tapi ternyata ia juga bertemu dengan adik juniornya disini.
"Jell??" Ucap Marco melambai lambaikan tangannya di hadapan Angle yang menyadari wanita di depannya ini sedang melamun
"Eh, iya kak" Ucap Angle malu membuyarkan lamunannya
"Aku tanya,, kamu gak ke kampus??"
"Ke kampus kok kak, tapi entar siang" Jawab Angle masih menyilangkan kedua tangannya
"Oh, pantes kamu masih pake piyama trus muka kamu juga masih kucel gitu. Pasti kamu belum mandi kan ?" Ucap Marco spontan
"Heehhe iya kak" Jawab Angle dengan malunya
Angel merutuki dirinya yang dengan santainya ia tadi hanya menggosok gigi dan cuci muka tanpa memgganti pakaiannya mengantar adiknya ke sekolah. Tanpa pikir panjang ia akan bertemu dengan seseorang yang dikenalnya
Jell,, baru bangun tidur aja kamu udah cantik kayak gini. Apalagi kalo udah make up. Hati Marco berkata kata
*Hm ? Hei hati. Stop ! Sejak kapan kamu terpesona dengan kecantikan Angel ?
Ya, emang Angle cantikkan. Tanpa dipoles make up pun dia tetap cantik gituu.. Udah cantik, baik lagi
Hei hati, stop yah gue bilang. Lo ini hati gue atau hati Angel sih*.
Marco yang sibuk bertengkar dengan hatinya sendiri, tidak menyadari kalo sebenarnya ia sudah terpanah sejak kemarin diberi rayuan maut oleh adik juniornya yang satu ini.
Karena Marco yang notabene nya emang cool dan gak mau sampai kedapatan gak cool,, ia tetap bersikap dengan tenang menghadapi Angle
"Ya udah Jel, aku duluan yah. Aku ada kelas pagi" Ucap Marco menahan senyumnya
"Iya kak, hati hati dijalan kak"
Gilaaaa,, muka gue pasti jelek bangett dehh.. Duhh,, ilfill kann kak Marco jadinyaa. Angle
Hhuufftt untung aja gue pintar ambil gaya. Coba enggakk, bisa rusak reputasi gue sebagai lelaki cool karena adik junior itu. Tapi emang sih dia beneran cantik walau hanya memakai baju tidur doang. Gue kan cuma iseng tadi bilang gitu.. Pengen ikutan Andre yang suka jahilin orang. Batin Marco
Sebenarnya semenjak diberi rayuan maut oleh si Angle, Marco sudah terpesona dengan Angle. Bukan karena cantiknya, tapi karena keuletannya dia mengetahui rumus math yang bisa menggambarkan gambaran hati (yang jawaban dari google yah teman teman)
Makanya waktu itu Marco bisa tersenyum kayak gitu. Karena ia sudah kalah telak, hatinya dimenangkan oleh si Pembuat rayuan maut(Angle)
Tapi apakah Angle juga sebenarnya sudah suka sama Marco ? Makanya tadi dia malu menunjukkan dirinya yang belum mandi dan hanya memakai pakaian tidur
Lalu ? Gimana dengan Andre ??
Apa Angle gak ada rasa ke Andre ???
Penasarannn ???
Sama akuu jugaa😄😄🙈🙈
Cari tau yukk gaiisss
Stayytuneee teruss yahhh💚💚💚
Jangan lupa tinggalin jejak kalian..
Like, komen, rate and vote yahhh💚💚😬😬
Gratisss kokk🤸♀️🤸♀️🤸♀️
Kritik dan Saran kalian juga di perbolehkan kokkkk... Mongggoooo komen dibawah ini🤠🤠🤠
malah laura di salahkan..dia dlm keadaan sadar. marco pengaruh obat.
Pst dulu thor lulusan matematika 😂😂😂