NovelToon NovelToon
Cinta Yang Terlarang

Cinta Yang Terlarang

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang / Obsesi / Beda Usia / Tamat
Popularitas:233k
Nilai: 4.9
Nama Author: Vey Vii

Karena hutang kedua orang tuanya, seorang gadis berusia 25 tahun terpaksa harus menerima nasibnya untuk menjadi istri seorang duda paruh baya berusia 55 tahun.

Anyelir, nama gadis malang itu. Ia diperistri, namun lebih layak disebut pembantu.

Namun kisah lain muncul dibalik semua derita yang menderanya. Anyelir secara tidak sadar telah jatuh cinta pada laki-laki tampan yang kini menjadi anak tirinya. Diam-diam, keduanya menyimpan rasa yang sama dan menimbulkan sebuah masalah.

Akankah cinta terlarang mereka menemukan jalannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vey Vii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyendiri

Pagi hari saat bangun tidur, Dorman melarang Anyelir memasak. Ia meminta Anyelir tetap di kamar dan beristirahat. Dorman ingin Anyelir tetap sehat dan bugar meski telah menyelesaikan pertempuran semalam, karena Dorman ingin terus menghabiskan malam-malam selanjutnya dengan gadis itu.

Lagi-lagi keadaan rumah yang sepi tanpa aroma masakan yang menggugah selera di pagi hari membuat Reiga merasa khawatir. Ia baru saja melihat ayahnya keluar dari kamar dengan wajah berseri dan tampak sangat bahagia.

Namun anehnya, Reiga tidak bisa menemukan Anyelir di seluruh penjuru rumah.

"Ayah akan meminta seseorang mengirim makanan untukmu dan ibumu. Jika bosan di rumah, pergilah ke kebun," ujar Dorman sebelum pergi.

"Baik." Reiga mengangguk, ia mengantar ayahnya keluar dari rumah.

Selepas kepergian Dorman, Reiga masuk ke dalam rumah dan kembali mencari Anyelir. Satu-satunya tempat yang belum ia lihat adalah kamar ayahnya.

Tok ... Tok ... Tok ....

Reiga mengetuk pintu dengan pelan, namun tidak ada sahutan dari dalam.

Tok ... Tok ... Tok ....

"Apa kau di dalam?" tanya Reiga dengan sedikit berteriak.

"Kau baik-baik saja?"

"Apa terjadi sesuatu padamu?"

Mendengar suara Reiga dari depan pintu kamarnya, Anyelir turun dari tempat tidur dan membuka pintu.

"Ada apa? Apa kau baik-baik saja? Apa Ayah memukulmu?" tanya Reiga bertubi-tubi.

"Aku baik-baik saja," jawab Anyelir.

Meski begitu, Reiga bisa melihat jika Anyelir sedang tidak baik-baik saja. Pasti ada sesuatu yang telah terjadi hingga membuat gadis itu nampak sangat pucat.

"Ceritakan padaku, apa yang Ayah lakukan padamu?" desak Reiga. Anyelir mendongak, menatap Reiga dengan mata berkaca-kaca.

Mana mungkin Anyelir akan menceritakan apa yang telah ia lalui semalam. Tidak mungkin Anyelir mengatakan jika Dorman telah memaksa dirinya melayani sang suami. Itu adalah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan.

"Aku baik-baik saja. Aku hanya lelah, aku ingin istirahat," jawab Anyelir.

"Apa terjadi sesuatu? Semalam aku mendengar ...."

"Tolong tinggalkan aku sendiri," sela Anyelir sebelum Reiga melanjutkan kata-katanya.

Anyelir menutup pintu kamar tanpa menunggu Reiga menjawab ucapannya. Gadis itu sedang tidak ingin di ganggu. Anyelir butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan keadaan tubuhnya yang selalu sakit di semua bagian.

Anyelir kembali ke tempat tidur dan merebahkan kembali tubuhnya. Bahkan ketika berbaring pun, Anyelir bisa merasakan sakit dan perih di beberapa bagian tubuhnya. Cambukan ikat pinggang serta pukulan dari tangan Dorman seakan meninggalkan rasa sakit yang membekas tidak hanya di tubuh Anyelir, melainkan di hati gadis itu juga.

Selang satu jam, Reiga kembali mengetuk pintu kamar Anyelir. Laki-laki itu membawa sarapan pagi yang baru saja dikirim oleh orang suruhan Dorman.

Dengan malas, Anyelir membuka pintu dan menerima pemberian Reiga.

"Terima kasih," ucap Anyelir. Ia segera menutup pintu, namun dengan cepat Reiga menggunakan kakinya untuk mencegah pintu tertutup rapat.

"Aku ingin bicara," ujar Reiga.

"Ada apa?"

"Jangan menyimpan semuanya sendiri. Bicaralah padaku," pinta Reiga.

"Tidak perlu, aku bisa mengurus diriku sendiri."

"Kau sangat pucat, apa kau sakit?"

"Aku baik-baik saja. Tolong pergilah," pinta Anyelir.

Reiga tidak bisa melakukan apapun, ia membiarkan Anyelir menutup kembali pintu kamarnya dengan rapat.

Bagaimanapun usaha Reiga untuk membujuk Anyelir agar gadis itu bicara, semua usahanya sia-sia. Anyelir bahkan menghabiskan waktunya selama seharian penuh untuk berdiam diri di kamar.

Reiga tidak tahu apa yang telah dialami oleh gadis itu, namun Reiga yakin jika Dorman telah melakukan sesuatu yang buruk hingga membuat Anyelir bersikap aneh.

Entah mengapa, Reiga merasa sangat khawatir. Ia mencemaskan keadaan Anyelir dan apa yang terjadi pada gadis itu. Namun untuk berbuat lebih jauh, Reiga tidak mau melawan ayahnya. Ia tidak mau menjadi anak durhaka dan dianggap sebagai pengganggu rumah tangga orang tuanya.

...****************...

1
Surati
bagus
Rita Juwita
luar biasa...
D_Mayanti
Luar biasa
Ifah Ifah
yaa Allah ampuni hamba mu ini krn mendoa kan si tua bangka cepat metong 🤭🤣🤣🤣
Ifah Ifah
ngomong jjur aj reiga biar cepat mampus tuh si tua bangka 🤣🤣🤣🤣🤣
Ifah Ifah
bikin strok aj si dorman thor biar tau rasa 😅😛😛😛
Ita rahmawati
bagus,,singkat padat dn tamat 🤣🥰
Ita rahmawati
untung oertunya si anyelir udah sadar padahal baru mau aku ocehin 🤣
Ita rahmawati
orang hanya bisa menghujat tnp tau kebenerannya
Ita rahmawati
ah ternyta reiga emang keren
Ita rahmawati
pergi aja loh kalian tinggal dikota kan gk akan ada yg tau dn peduli dg masa lalu kalian
Ita rahmawati
metong nih akhirnya si kakek 🤣
Ita rahmawati
panjang umur ya si kakek
Ita rahmawati
gila berarti bapakmu 😏
trus knp kamu masih diem aja dn peduli sm orang kyk gtu 🤔🤦‍♀️
Ita rahmawati
ibunya rega meninggal pasti krn makan hati tiap hari tuh
Ita rahmawati
bagus reiga
Ita rahmawati
jujur aja aturan mah reiga reiga,,biar mati itu bpkmu 🤣🤣
Ita rahmawati
lah kok tetiba toh 🤣
Ita rahmawati
kalo kyk gtu ya jelaslah baper lama2 kan 22 nya
Ita rahmawati
sokor kamu kekek kakek 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!