NovelToon NovelToon
Warrior Of The Seven Swords

Warrior Of The Seven Swords

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:193.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: IAS

Ketika di Nusantara semuanya masih hidup berdampingan dengan ilmu kanuragan dan spiritual. Siapa yang kuat dialah yang bisa bertahan. Para pendekar pun saling berburu senjata pusaka dan memperkuat ilmu kanuragan agar bisa menjadi yang paling unggul.
Seorang bayi yang terlahir dari sebuah padepokan pedang terkuat, karena intrik dari orang orang dalam menjadi terbuang. Dia di larung di bantaran sungai hingga dia ditemukan oleh seorang petani.
Damar Pawitra, nama itu disematkan oleh sang bapak petani. kisah Damar pun dimulai.
Akankah Damar bisa menjadi pendekar sakti dan kembali mengambil apa yang menjadi miliknya? Siapakah sebenarnya sang petani mengapa ia memiliki pedang pusaka yang diincar banyak orang?
Baru belajar membuat genre seperti ini. Maaf jika banyak kesalahan dan belum memuaskan.
SLOW UPDATE 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Pelarian

Matahari mulai kembali ke peraduannya. Warna jingga di langit berubah menjadi hitam. Titik titik cahaya putih mulai terlihat di langit gelap malam. 15 orang dari 5 padepokan kini semua berada di atas bukit Wono Ageng. Mereka duduk bersama dengan teman seperguruan mereka. Menempati sudut demi sudut bukit. Hawa persaingan begitu terasa disekitar mereka.

Malam menjelang tanda pertandingan hari ini telah usai dan akan dilanjutkan esok hari. Kini waktunya mereka mengistirahatkan tubuh setelah seharian penuh berlari dan bertarung di hutan Larangan. Ada yang langsung tidur, ada juga yang menikmati makan malam seadanya.

Tapi rupanya mereka pun tak bisa tidur dengan nyenyak. Rasa khawatir terhadap peserta lain membuat mereka tidur bergantian untuk saling berjaga.

Mahesa sebagai kakak tertua membiarkan adik adik seperguruannya untuk tidur terlebih dahulu. Di bagian awal malam dia akan menjadi penjaga. Namun setelah beberapa saat rupanya Wardani terbangun dan duduk di sebelah Mahesa. Sebenarnya bukan terbangun karena memang ia sengaja untuk tidak tidur. Wardani ingin mengatakan apa yang sedari awal mengganjal di hati nya. Sungguh ia sudah tidak tahan untuk menyimpannya sendiri.

" Kakang," ucap Wardani lirih memanggil Mahesa.

" Loh dinda, mengapa bangun? Apa ada yang mengganggumu?" tanya Mahesa sambil mengerutkan kedua alisnya. Ia tahu Wardani adalah gadis yang cerdas dan saat ini ia juga tahu bahwa ada yang mengganggu pikiran adik seperguruan nya itu. Hal tersebut bisa dilihat dari raut wajah Wardani. Hidup bersama dalam kurun waktu yang lama cukup membuat pemuda 20 tahun itu paham betul perangai gadis di depannya.

Wardani mengangguk menjawab pertanyaan Mahesa. Ia meringsek duduk ke sebelah sang kakak seperguruan. Ia harus lebih dekat dengan Mahesa agar apa yang akan dikatakannya tidak terdengar oleh orang lain. Meskipun jarak tempat duduk mereka sangat jauh, namun malam yang begitu sunyi membuat suara selirih apapun bisa terdengar.

" Kakang aku ingin menanyakan ini padamu. Sedari awal aku berpikir, jika tujuan pertandingan ini untuk mencari padepokan mana yang terkuat? Mengapa yang bertanding bukanlah para pemimpin atau guru besar saja? Ini menurutku sangat aneh kakang," bisik Wardani pelan. Ia tidak boleh bicara keras.

Perkataan Wardani membuat Mahesa menjadi berpikir lebih dalam. Apa yang dikatakan adik seperguruannya itu benar ada nya. Tapi ia sendiri juga bingung apa sebenarnya tujuan diadakannya semua ini.

" Apa yang kau katakan benar dinda. Bahkan aku merasa kita besok pun aku di adu satu sama lain sesama murid seperguruan. Jika hanya ada satu pemenang pastilah kita akan melawan saudara kita sendiri. Ini yang sedari tadi aku pikirkan. Aku sungguh takut besok kita akan dipaksa untuk menghabisi nyawa saudara kita sendiri. "

Keduanya termangu, banyak hal besok yang akan terjadi. Dan yang mereka tahu pasti akan sulit di hadapi. Wardani sendiri punya pemikiran ingin pergi dari tempat itu sekarang juga. Jika kemarin dia benar benar ingin ikut bertanding di puncak bukit Wono Ageng, kini ia berubah pikiran. Gadis itu sekarang ingin menghindari hal tersebut.

Bukan karena takut. Ia berpikir untuk lari karena ia tidak ingin menyakiti saudara seperguruannya. Kecuali jika peraturannya menjadi kelompok mana yang menang, itu berarti mereka akan bertarung atau bertanding antar murid dalam sebuah padepokan bukan antar murid pada padepokan lain.

" Kakang, aku ingin pergi dari sini."

" Apa?"

Sontak perkataan Wardani membuat Mahesa terkejut. Bagaimana gadis itu berpikir untuk lari di malam gelap gulita seperti ini. Di tambah mereka kini berada di tengah hutan.

" Dinda! Apa kau gila? Kita saat ini berada di tengah hutan, bagaimana kau berpikir ingin lari. Lagi pula di sekeliling kita ini semuanya adalah hutan Larangan dan kau tahu sendiri apa isi dari hutan ini."

" Tapi kakang, aku sungguh tidak bisa melukai saudara ku sendiri."

Mahesa terdiam apa yang dikatakan oleh Wardani benar. Tapi? Lari dari bukit ini juga merupakan sebuah hal dengan bahaya yang besar. Mereka tidak tahu ada apa di dalam hutan gelap itu. Siang hari saja hutan Larangan terlihat begitu singup. Apa lagi malam hari. Namun Mahesa tiba tiba yakin dengan apa yang jadi pilihannya.

" Baik aku akan ikut dengan mu!"

" Tapi, kau lah yang diandalkan guru dan pemimpin padepokan untuk memenangkan pertandingan ini kakang."

" Aku tidak peduli, jika menang tapi harus menyakiti saudara sendiri aku pun jika tidak mau."

Keduanya pun mantab ingin pergi dari sana namun sebelumnya mereka membangunkan ketiga saudara mereka yang lain. Mahesa menceritakan semuanya kepada Braja, Lingga dan Karendra tentang apa yang mereka semua pikirkan dan bicarakan tadi. Ketiganya paham, wajah mereka pun tampak pias dan saling melihat satu sama lain. Rupanya sikap welas asih yang selalu Wiradarma ajarkan masih begitu melekat dalam diri mereka.

Bagaimana tidak, mereka sudah berada di padepokan saat masih di usia muda. Mulai dari usia 7 tahun mereka masuk belajar di padepokan. Dimana Wiradarma sebagai pemimpin selalu mengajarkan saling menghargai dan menyayangi antar anggota seperguruan.

Sungguh sangat berbeda dengan Balaajaya yang hanya meminta mereka semakin kuat dan kuat. Hingga muncul rasa mementingkan diri sendiri. Sebenarnya itu sungguh bertentangan dengan hati mereka saat ini.

" Jadi bagaimana? Apa kalian bertiga akan ikut kami?"

TBC

1
christin novip
namanya beubah lagi jadi ki balaajaya ?
syah
Cerita yg menarik. Boleh buat siri ke 2 ye/Smirk/
Wan Trado
katanya di kadipaten gendingan tidak ada yg punya kemampuan kanuragan, beladiri ataupun kekuatan spiritual..
lalu bagaimana bisa panitia pelaksana mampu meletakkan token di punggung siluman harimau..??
Winter192: Duh ya ampun kk. Yg di maksud author rakyat kadipaten Gendingan itu yg g pny ilmu Kanuragan dan semacamnya.Petinggi kabupaten, punggawa, tetua kabupaten dan pengawal pastinya pny ilmu Kanuragan sesuai tingkatan. Ya hancur dong jk kadipaten Gendingan tdk pny ilmu Kanuragan sama sekali. Ya harusnya kita reader bisa mencerna sendiri setiap bacaan tanpa hrs di jelaskan scr detail outhornya🤭😄
total 1 replies
Putra_Andalas
kog terngiang² di pelupuk Mata..!?? di telinga kaleee...😂
Putra_Andalas
Nah... Gitu donk ,kan aman jadinya 👍🏻
Putra_Andalas
Pedang aja bisa Setia tuh , masa' loe nggak...
Putra_Andalas
Dewan Pengurus lebih tepat daripada Dewan Pemerintahan...emg itu Kantor Pemerintah ape..??!
ine
Lumayan
Wiwin Winarti
😁😁😁 udah elang skrg serigala,jangan2 semua hewaN mistis bakalan ikut damar🤣🤣🤣
Wiwin Winarti
Luar biasa,seru
A
bagussss bangeett
Dew666
Yah selesai😭 pdhl seru
Dew666
Liat damar kok jd keingat kei ya…. Jd rindu sm kei
Dew666
Ini karya bagus banget 👍
Dew666
Bagus critanya👍
kurnia rahayu
luar biasa 👍👍👍❤❤❤
Andri Haryono
Luar biasa
Andri Haryono
Buruk
◄✥≛⃝⃕ᴹᴿ᭄°Knight⁹⁹🦅™
keren alur ceritanya
◄✥≛⃝⃕ᴹᴿ᭄°Knight⁹⁹🦅™
keren alur ceritanya /Rose//Rose//Coffee/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!