NovelToon NovelToon
Jodohku Anak Teman Mamah

Jodohku Anak Teman Mamah

Status: sedang berlangsung
Genre:Playboy / Beda Usia / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:247k
Nilai: 5
Nama Author: Safna Colloction

(Kanaya Khairunnisa Aulia) gadis yang berusia 17 tahun, di paksa oleh keadaan yang mengharuskan dia menikah mendahului kedua kakaknya dengan (Alfan Alvaro) yang usianya terpaut jauh 10 tahun darinya, karena Suatu alasan yang tidak bisa di hindari olehnya.

"Kamu pasti akan menyesal karena telah menyanggupi pernikahan ini?" tekan Alfan

"Tidak, aku tidak akan pernah menyesalinya karena ini pilihan ku!" jawab Kanaya.

Bagaimana kisah selanjutnya? yuk ikut kisahnya?

Makasih ya guys sudah mau baca? sungguh sangat senang sekali di baca! tapi jangan di bom like yah🙏 dan di sarankan komentar yang membangun? ✌️🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safna Colloction, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9 DUA PILIHAN UNTUK KANAYA

...🤗 Hai selamat membaca 🤗...

Di dalam club malam ALFAN sedang meminum alkohol, di paha kiri dan kanannya ada wanita penghibur yang biasa dia sewa. kali ini ALFAN tidak menghiraukan wanita-wanita di sampingnya yang sedang menggodanya, dengan meraba-raba dada bidangnya, dan mengecup pipinya.

ALFAN hanya terus meneguk alkohol, yang di tuangkan oleh wanita-wanita itu, satu gelas hanya satu tegukan, dia mengepalkan tangannya, kemudian dia perlahan-lahan menutup matanya, karena terlalu banyak minum, kemudian dia menenggelamkan kepalanya, ke sandaran sofa yang dia duduki.

Melihat Alfan terkulai lemas kupu-kupu malam itu, turun dari paha Alfan dan membawa Alfan ke satu ruangan yang ada di sana, di mana ruangan itu yang selalu Alfan sewa untuk bersenang-senang.

...****************...

Di rumah Kanaya. Karena ada tugas dari sekolahnya, Kanaya langsung duduk di kursi meja belajarnya, kemudian mengambil tas sekolahnya, Kanaya membuka dan mengambil buku tugasnya, tetapi matanya tertuju pada ponsel yang berada di dalam tas sekolahnya, kemudian Kanaya pun, membuka ponselnya.

Sepuluhan panggilan tak terjawab Dari Anisa. "Kanaya kamu kemana saja sih? aku mau ngobrol sama kamu!" 💌 pesan dari Anisa

Kanaya melihat jam di ponselnya waktu menunjukkan pukul 21:30. "Mungkin jam segini Anisa sudah tidur, Ah besok saja aku menelponnya." ucap Kanaya.

Kanaya menyimpan kembali ponselnya, kemudian membuka buku tugas sekolahnya, lalu dia mengerjakannya, Kanaya mengerjakan tugasnya, Tidak butuh waktu lama, dia pun sudah beres mengerjakan tugas sekolahnya dengan cepat.

Setelah beres mengerjakan tugasnya, Kanaya tidak langsung tidur, dia masih duduk di meja belajarnya, dia memutar-mutar kursi ke kiri dan ke kanan. Kanaya sedang memikirkan perkataan ALFAN yang membuat hatinya merasa sesak dan sedikit perih seperti ada jarum yang menusuk hatinya, Kanaya memegang dadanya, kemudian dia mengelus dadanya.

...flash back on...

"Tak perduli sebanyak apa perempuan yang aku bawa ke rumah ku, Mamah ku tidak menginginkannya, dia hanya menginginkan kamu untuk menjadi istriku, kamu hebat bisa menghipnotis Mamah ku, apa yang kamu berikan kepada Mamahku, hingga mamah sangat menyayangimu?"

"Aku sudah memiliki kekasih dan tidak bisa meninggalkannya, dan kamu aku sama sekali tidak memiliki perasaan sedikit pun terhadap mu, aku beri kamu 2 pilihan?"

"Pilihan ke 1 Menikahlah dengan ku tanpa cinta?"

"Pilihan ke 2 Atau kamu batalkan perjodohan ini?

"Mereka akan mengadakan pernikahan kita dua hari lagi, Ayo kita lakukan jika kamu memilih pilihan pertama, kamu juga bebas dengan hidup mu, begitu pun dengan diriku, aku tak akan menyentuhmu sedikit pun, dan tak akan pernah menyentuh hatimu, mari kita hidup dengan saling tidak mengenal satu sama lain?"

"Aku minta kamu, pilih, pilihan yang kedua dan jangan sia-siakan masa kecilmu." Ujar Alfan.

...Flash back off...

"Aku memilih pilihan pertama karena aku juga tidak mempunyai perasaan sedikit pun terhadap kamu, kamu bukan tipe ku juga! aku tidak akan menyukai orang seperti mu, tidak akan pernah. hanya saja Tante Wanda telah memberikan segalanya, kasih sayang seperti Mamah dan kehidupan untuk ku,"

"Aku juga tidak tega jika harus membuat senyuman di wajah Tante Wanda memudar. dan aku juga sudah berjanji kepada Mamah dan Papah, aku akan menikahi kamu, walaupun aku tahu konsekuensinya, biarkanlah hidupku berjalan mengikuti alur yang sudah di gariskan oleh Allah, ini adalah takdir Allah yang harus aku terima." ucap Kanaya, sambil memutar-mutar cincin yang melingkar di jari tengahnya.

Kanaya menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan, "Apakah dia berpikir mengatakan itu tidak menyakiti perasaanku? walaupun dia tidak menyukaiku setidaknya jangan mengatakan hal seperti itu, terhadap anak kecil seperti ku, dia tidak tahu kalau aku sangat sensitif, Ah dasar pria brengsek." geram Kanaya

...****************...

Sementara itu di ruang tamu kanza masih di nasihati oleh Kesya, dan tidak bisa pergi ke kamarnya.

"Kamu ini yah kanza, Mamah tak habis pikir sama kamu, kamu baru pulang jam segini? Mamah memberikan ke bebasan untuk kamu, bukan berarti kamu bisa seenaknya menggunakannya, pulang sampai larut malam, dari mana saja kamu sampai jam segini baru pulang?"

"Kanaya bilang, kalau kamu ada tugas tambahan di kampus. kampus mana yang membuat anak didiknya belajar sampai selarut ini? kamu itu anak gadis kanza? bagaimana kalau ada, apa-apa yang terjadi kepada kamu?"

"Mamah bicara seperti ini sangat sayang sama kamu Kanza, mulai hari ini mobil kamu, mamah sita, besok kamu pergi bersama Kanaya naik angkot, biar kamu gak seenaknya saja." ucap kesya

"Mah jangan gitu dong aku bisa jelaskan?" ucap kanza sambil nangis, memang salah Kanza gak bilang kepada Kesya mau jalan-jalan bersama temen-temennya.

"Gak ada tapi-tapian, ini sudah menjadi keputusan Mamah, dan Mamah harus tegas kepada kamu." ucap kesya

"Mah udah mah? malu kedengaran sampai keluar, dan gak enak juga sama tetangga sudah larut malam, Kanza kamu ke kamar Gih?" Kevin melerai, dia baru pulang dari kantor.

"iya kak..." ucap kanza, kemudian kanza pun pergi ke kamarnya

Faisal yang sedari tadi hanya terdiam melihat Kesya menasehati kanza, takutnya kalau Faisal menyela nantinya akan menjadi tambah runyam, dan Faisal hanya bisa terdiam tanpa mengatakan sepatah kata pun. "Kamu baru pulang Kevin? bagaimana keadaannya di kantor?" tanya Faisal

"Alhamdulillah aman terkendali pah?" ucap Kevin, sambil membuka dasinya,

"Maaf papah tadi menyerahkan semua pekerjaan di kantor kepada kamu? tadi Ada pak Alvaro ke sini sekeluarga, jadi mau tidak mau, papah harus pulang." ucap Faisal dengan ekspresi sedihnya,

"iya... Gak apa-apa, pah! itu juga sudah menjadi kewajiban aku untuk membantu papah." ucap Kevin

"Kamu sudah makan Kevin? tanya kesya, terlihat khawatir terhadap putranya itu.

"Sudah mah, aku pergi ke kamar dulu yah mah pah, aku mau istirahat dulu ?" ucap Kevin, kemudian dia berlalu pergi meninggalkan kedua orang tuanya di ruang tamu.

"Iya...istirahatlah sayang, pasti kamu capek." ucap kesya, sambil melambaikan tangan ke putranya itu, yang sedang bergerak menuju kamarnya.

"Papah kok malah diam saja, mamah nasehati kanza, bukannya membantu nasehati kanza? anak-anak bukannya suka mendengarkan kata-kata papah." tanya kesya sambil mengerutkan keningnya,

"iya... Nanti papah akan bicara sama kanza! ayo kita tidur yuk? mamah harus tenang'in diri mamah dulu di kamar." goda Faisal sambil merangkul pundak Kesya, kemudian membawanya ke kamar sambil tersenyum, Kesya pun menurut mengikuti ajakan Faisal.

...****************...

Malam pun telah berlalu, matahari sudah menampakkan dirinya, dan suara-suara mobil, yang sedang di hangatkan oleh Faisal, seperti biasa keluarga Kanaya di sibukkan dengan kegiatan-kegiatan masing-masing.

Setelah membantu Kesya menyiapkan sarapan, Kanaya pun pergi ke kamarnya, untuk berganti pakaian, sesudah berpakaian, Kanaya membereskan buku-buku untuk di bawa ke sekolahnya, Kanaya bangun sangat pagi hari ini, karena tidurnya tidak terlalu malam,

Setelah siap Kanaya pun, langsung menuruni anak tangga untuk sarapan bersama, karena itu kegiatan yang harus dilakukan di rumah Kanaya, sebelum semua berangkat ke masing-masing tempat tujuan.

...Bersambung........

...Lanjut ke Bab berikutnya......

1
Anita Jenius
2 iklan buatmu supaya semangat.
Qaisaa Nazarudin
Itu bukan CINTA tapi OBSESI..Harusnya Dewi nikah aja sama Alvaro, cocok tuh sama2 gak punya hati..
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Alfan juga bisa mengancam papanya,Kalo papanya ingin berbaik-baik dgn mamanya,Papanya harus menerima Kanaya,Jangan mau selalu di tindas,Dasar lelaki tua gak sadar diri..
Qaisaa Nazarudin
Ini juga kesalahan kalian yg terlalu memanjakan anak..Tdk bisa menerima kenyataan kalo Alfan itu sudah punya istri,Masih juga kekeuh menyodorkan anak,Kayak anak gak laku aja,Dewi juga terlalu Egois..
Qaisaa Nazarudin
Ada hikmah di balik semua ini,Dengan Aldi menikahi Dewi,Jadi rumah tangga Alfan akan aman dari Pelakor..
Qaisaa Nazarudin
Dari awal pernikahan Alfan dgn Kanaya,Ipar gak pernah akur..
Qaisaa Nazarudin
Andre udah terlambat,Mungkin sebelum Kanaya menikah dia dgn senang hati menerima Andre..
Qaisaa Nazarudin
Katanya udah lama bersahabat dgn ortunya Alfan,Kenapa Faisal gak tau seluk beluk keluarga itu,Sehingga dgn mudahnya menjodohkan anaknya, Sekarang baru menyesal, Nasi sudah jadi bubur,udah gak ada gunanya kamu marah dan menyesal..
Qaisaa Nazarudin
Ckk Kanaya dari dulu sampai sekarang g pernah berubah,Tetap aja NODOH dan LEMAH..🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Gak ramah banget sama iparnya,Padahal kenal juga dr kecil,heran aku..
Qaisaa Nazarudin
Inilah anak kalo terlalu polos dan Manja,Apa2 semua takut2 dan hanya bisa mengandalkan orang lain,Jadi cewek itu harus Tegas dan mandiri,Jangan manja..
Qaisaa Nazarudin
WAKTU YANG TERBUANG SIA SIA✅
WAKTU YANG TERBANGUN SIA SIA❎
Awas thor banyak kalimat atau ayat yg salah tulis..hati-hati..
Jeankoeh Tuuk
turut berduka cita atas berpulangnya ayah tercinta ....semoga keluarga di beri kekuatan & ketabahan selalu
🌜💖Wanda💕🌛
Luar biasa
nining
inalilahi wainailaihi rojiun...turut berduka cita ya....semoga alm husnul khotimah
bunda safna: Aamiin ya Allah terimakasih untuk doanya Kak 🙏
total 1 replies
visi Sembiring
turut berduka cita thor semoga amal ibadah beliau di terima di sisiNya dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. semangat thor 🙏🙏
bunda safna: Aamiin ya Allah terimakasih untuk doanya Kak 🙏
total 1 replies
Suci Dava
Innalillahi wainailaihi roji'un, smoga almarhum husnul khotimah, Author di beri kesabaran yg luas dan keikhlasan utk berpulangnya ayahanda author, Aamiin, semangat utk berkarya lgi thor 💪🙏
bunda safna: Amin ya Allah terimakasih untuk doanya Kak 🙏
total 1 replies
Suci Dava
maaf, kok di ulang lgi thor 🤔
visi Sembiring
lbh baik alfan menjauh dr ayahnya smpe ayahnya menyesal setelah kehilangan anak, menantu dan cucunya
nining
lagian si alfan aneh aja...masa tamu di suruh nunggu di kamar🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!