NovelToon NovelToon
Dewa Untuk Dewi

Dewa Untuk Dewi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:63.2k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Cinta yang suci yang tulus dari dalam hati lah yang patut mendapatkan pengorbanan. Tetapi jika, cinta itu hanya sekedar basa-basi di bibir saja tanpa melibatkan hati dan perasaan maka sepatutnya untuk diakhiri saja.

Hiduplah dengan orang yang tulus mencintaimu Tak perlu hidup dengan orang yang yang kamu cintai. Karena jika menikah dengan orang yang mencintaimu pasti ia akan berusaha untuk berkorban demi kebahagiaan kamu.

Sequel dari anak-anak dan cucunya Rina dan Emre yang di BDP.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 9

"Makasih banyak ibu, ibu terlalu melebih-lebihkan," sanggah Dewi sambil mencium punggung tangan ibu Liana.

"Ibu tidak pernah berbicara tidak sesuai dengan kenyataan loh Nak," sahutnya Ibu Liana.

"Alhamdulillah makasih pujiannya ibu, apa yang ibu katakan sangat benar adanya, dan aku sangat setuju dengan perkataan ibu," imbuhnya Dewa.

Pujian dan ucapan Bu Liana mampu membuat wajahnya Dewinta bersemu merah dan tersipu malu. Dewi tidak menyangka jika obrolan suaminya dan ibu Liliana menyimpulkan bahwa Ia bersyukur dan bahagia karena mendapatkan pasangan yang baik pula.

Setelah beberapa saat kemudian, pesanan bunga yang dipesan oleh Dewa pun sudah siap. Kualitas bunga segar yang dijual oleh Bu Liana di toko bunganya tidak perlu diragukan lagi. Banyak kalangan selebritis tanah air yang sering memesan berbagai macam jenis bunga di tokonya.

"Makasih banyak Ibu," tuturnya Dewa sambil menyodorkan beberapa lembar uang merah ke dalam genggaman tangannya Ibu Liana.

"Kami pamit dulu ibu, insya Allah kalau ada kesempatan kami akan singgah lagi ibu," timpal Bu Liana lagi.

"Sama-sama Nak, makasih banyak juga yang selalu setia dan suka dengan bunga yang tersedia di toko kami dan ini sebuket bunga mawar merah yang segar dan cantik untuk wanita tercantik yang aku temui hari ini," jelasnya Ibu Liliana sambil menyodorkan sebuah buket bunga mawar kuning ke tangannya Dewi.

Dewi terkejut sekaligus bahagia karena saat itu mendapatkan bonus dan hadiah dari bu Liana, "Makasih banyak ibu, aku sangat bahagia loh ibu dapat hadiah bunga yang paling saya sukai," imbuhnya Dewi sambil mencium aroma bunga mawar merah itu.

Bu Liana tersenyum tulus, "Kapan-kapan nggah lah Nak!" Pintanya Bu Liana lagi.

Arya tersenyum ramah sambil berucap, "iya ibu dan makasih banyak sekali lagi," pungkasnya Dewa di hadapannya Bu Liana langsung.

Sebelum mereka keluar, mereka sempatkan untuk mencium tangan ibu Liana. Sebagai wujud menghormati orang yang lebih tua. Dewa dan Dewi menuju makam tempat neneknya berada yaitu tempat pemakaman umum yang menjadi tempat peristirahatan terakhir neneknya itu mami dari Papanya.

Makam yang menjadi saksi bisu betapa terpuruknya Dewa ketika Nyonya Ester meninggal dunia dan pergi untuk selamanya. Dewa dan Dewi berjalan masuk dan mencari makam omanya.

Dewa menaruh beberapa macam bunga di atas pusara Neneknya lalu jongkok di depannya makam tersebut, "Assalamu alaikum oma," salam Dewa dan Dewi

Dewi pun mengikuti jejak suaminya itu, ia kemudian berjongkok di depan pusara ibu Ester yang sudah meninggal sekitar dua tahun lalu itu.

"Kami datang oma, maafkan kami yang akhir-akhir ini jarang mengunjungi oma, karena kesibukan kami yang tidak bisa kami tinggalkan," jelasnya Dewa dengan matanya yang sudah berembun.

Dewa dan Dewi menaruh semua bunga yang dibelinya di atas gundukan pusara omanya bahkan saking banyaknya buket bunga mawar hingga makam oma Ester yang tidak bisa menampung semua bunga-bunga itu.

Dewa mengelus nisan tersebut, "Oma pasti suka dengan bunga yang kami bawa, aku datang bersama istriku Nenek, tapi kami tidak bisa membawa si kembar Zacky dan Zahrah, karena mereka sibuk di sekolahannya mereka tidak bisa meminta ijin," tuturnya Dewa..

Dewa segera menaruh bunga itu sambil meneteskan air mata kesedihan sekaligus kerinduannya kepada Eyang Ester. Dewi yang melihat kesedihan suaminya spontan memegang tangan Dewa. Ia melakukan hal itu untuk menguatkan suaminya yang sudah menampilkan wajah dan sisi kesedihan dan kerapuhannya.

Dewa pria yang tak pernah segan untuk menangis dan menumpahkan seluruh keluh kesahnya jika berhadapan dengan orang-orang yang disayanginya. Kebengisan, kegarangan ,kewibawaan dan ketegasan Dewa akan hilang jika hal itu berkaitan dengan kerinduannya akan sosok Nyonya Ester yang sudah seperti Mama keduanya di dalam hidupnya.

Dewi pun larut dalam kesedihannya dikala mengingat kenangan indah bersama oma Estella. Baginya Bu Ester adalah orangnya paling humble, humoris, baik hati. Bahkan Dewi menjadikan Oma Ester sebagai panutan dan contoh dalam kehidupannya.

"Nenek rencananya nanti malam saya dan Dewi akan bertolak ke Korea Selatan, kami Ingin bulan madu oma dan insya Allah kami akan tinggal di rumah oma selama kami berada di Seoul nantinya," ujarnya Dewa yang tak henti-hentinya meneteskan air matanya.

"Oma kami pamit dulu, insya Allah sepulang dari Korea kami akan datang lagi, maafkan Dewa yah Nenek," tuturnya.

Dewa dan kemudian membaca surah ayat pendek alfatihah dan juga membacakan beberapa ayat-ayat suci Al-Qur'an untuk ketenangan dan keselamatan Oma Estella di dalam kuburnya serta mendoakan Oma Ester.

****************

 

Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:

Hikayat Cinta Syailendra

Pelakor Pilihan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Cinta Kedua CEO

Hanya Sekedar Baby Sitter

Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..

Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...

I love you all Readers…..

1
Viona qaiha
nest
Lestari
PING pung lanjut
Lestari
lanjutkan
Nabila iar
lanjut saja
Alia atta
semangt aku sellu baca
diefa tata
next kk karena aku selalu baca
Juwita @ppa
lanjut aku suka
MauLya 💟andi
suka ceritanya kakak next
Susanti Wahyuningsih
q mampir kak....😊
penasaran,,,,😇
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih banyak KK 🙏
total 1 replies
FILM INDONESIA
Haiiii
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hai juga
total 1 replies
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
semnat thorr✍️💪
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏: masama kaka🤗🤗
total 2 replies
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
Dewa Dewi😁😁
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
Assalamualaikum Queen mampir torr🤗
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏: sɪᴀᴘ ᴋᴋ ɪɴsʜᴀ ᴀʟʟᴀʜ
total 2 replies
Erni Fitriana
mpir..cekidot...siap aku liat" novelmu thor
Mommy Marchya: Halo Kak..

Mampir di karyaku juga ya kak.

One Month in Jakarta

Thank you
total 2 replies
Bunda Gilang
kata kata nya kadang kak kadang mas gimana si..
bunda f2: mampir juga kak ke karyaku "Ketika cinta harus menentukan" moga kaka suka
total 3 replies
fania Mikaila a6
crazy up kakak
MommyAtha: hai Kak..
tolong mampir diceritaku
Pilihan Hati Kiara (End)
Hei Jun (On going)
siapa tahu suka
terima kasih
total 1 replies
Naila
up lagi
Zaenab ali Said
next
MommyAtha: hai Kak..
tolong mampir diceritaku
Pilihan Hati Kiara (End)
Hei Jun (On going)
siapa tahu suka
terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!