NovelToon NovelToon
Melawan Restu

Melawan Restu

Status: tamat
Genre:Cinta Murni / Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Keluarga & Kasih Sayang / Chicklit / Tamat
Popularitas:140.3k
Nilai: 5
Nama Author: Novi rahajeng

Setelah dua tahun tak pernah bersua, akhirnya Anneta bertemu kembali dengan kakak angkatnya, Brian Leonard Marsello di acara pameran tunggal pertamanya.

Sejak pertemuan itu, hubungan antara keduanya semakin dekat sampai timbul benih-benih cinta pada diri Anne. Namun, perbedaan keyakinan, budaya serta penyakit yang pernah diderita Brian, membuat hubungan mereka di tentang oleh keluarga Anne.

" Meski aku tak bisa melawan restu sang semesta, setidaknya kamu adalah langitku dan satu-satunya wanita yang aku cintai sampai akhir nafas ini."

" Aku tak pernah tahu bagaimana semesta dalam menuliskan kisah cintaku. Alih-alih bisa melupakan masa lalu, aku justru terus terjerat di dalam belenggu cinta masa lalu. "

Akankah Anne dan Brian bisa mendapatkan restu serta bersatu dalam satu keyakinan dan dunia yang sama?

Follow ig author : Novi_Rahajeng08

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi rahajeng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MR Bab 9 : Bukan Egois

" Kamu ..., " Abi menunjuk ke arah Brian sambil mengingat-ingat siapa orang yang berada di hadapannya sekarang.

" Prang ..."

Ketika mendengar suara keras dari kamar Anne, membuat ketiga orang itu langsung berlari masuk ke dalam kamar.

" Astagfirullah," Anne beristighfar tatkala mengetahui bahwa ia membuat sesuatu terjatuh. Padahal, niatnya hanya ingin mengambil buku sketsanya yang terletak di atas nakas tapi siapa sangka jika ia justru menyenggol sebuah gelas sampai terjatuh ke lantai.

" Anne ... Kamu tidak apa-apa?" seru semua orang bersamaan yang membuat Anne sedikit terkejut.

Anne pun hanya bisa menggelengkan kepalanya, lalu meraba kepala dan tubuhnya. Dan, untung saja ia sudah memakai hijab dan juga pakaian panjang.

Brian dan Abi segera berjalan menghampiri ranjang Anne.

" Stop!" cegah Anne karena ada serpihan kaca.

" Kalian di situ saja dulu, soalnya ada serpihan kaca."

Sedangkan sang maid sudah pergi mengambil alat kebersihan untuk membersihkan serpihan kaca yang ada di dekat tempat tidur Anne. Dan tak berselang lama, maid pun kembali dengan membawa peralatan kebersihan.

Kedua pria itu, seakan seperti patung yang menurut untuk diam di tempatnya sembari menatap ke arah sang maid yang sedang membersihkan kaca.

" Bersihkan sampai bersih ya, mbak," seru kedua pria itu bersamaan.

" Jangan sampai ada sisa sedikitpun!" lagi-lagi apa yang mereka ucapkan sama dan berbarengan. Brian dan Abi saling pandang satu sama lain dengan tatapan heran bercampur tak suka. Bisa-bisanya mereka terus-menerus mengutarakan kalimat yang sama.

Sedangkan Anne justru merasa kalau kekompakan mereka akan memacu sesuatu yang tak baik.

" Kenapa lo ikut-ikut?" kesal Abi.

" Huh?" Brian terlihat kurang paham dengan apa yang Abi katakan.

" Huh?" ulang Abi yang ikut tak mengerti kenapa pria di depannya itu justru menjawab seperti itu.

Sedangkan Anne hanya bisa memijat pelipisnya yang berdenyut.

Setelah sang maid selesai membersihkan serpihan kaca, Brian maupun Abi segera berjalan mendekat ke ranjang Anne dengan saling memberikan tatapan tajam dan saling senggol.

" Bisakah kita bicara di luar saja?" saran Anne yang merasa kurang nyaman ada dua orang pria berada di dalam kamarnya. Apalagi, status mereka bukanlah muhrim bagi Anne.

" Bukankah kakimu masih sakit, Anne?" ujar Abi mengingatkan.

" Aku sudah jauh lebih baik." Anne berusaha untuk bangun di bantu oleh sang maid.

" Stop! Jangan banyak bergerak dulu, nanti akan lebih lama lagi penyembuhannya."

Ketika melihat Abi yang memegang kaki Anne untuk memeriksanya, dada Brian tiba-tiba terasa sesak. Ingin rasanya Ia menghentikannya, tapi apalah daya. Saat ini, Abi adalah seorang Dokter yang sedang memeriksa kaki Anne. Sedangkan dia? Tidak mungkin memperlihatkan kecemburuannya itu dengan jelas. Takutnya, Anne akan merasa ilfil dengannya jika over protek, padahal bukan siapa-siapa.

" Sepertinya bengkaknya sudah lebih mengempis dari foto sebelumnya," ujar Abi dan diangguki oleh Anne.

" Kalau begitu, terus di kompres dengan es batu dan obatnya jangan sampai lupa di minum lagi biar cepat sempuh. Kalau ada keluhan lagi, kamu bisa hubungi Kakak, oke! " lanjutnya.

" Baik, Kak. Makasih sebelumnya. "

" Sama-sama."

Jika di perhatikan kembali, Brian seperti merasa ada sesuatu yang berbeda dari tatapan Abi ke Anne. Dia seakan melihat tatapan penuh kekaguman, dan rasa cinta. Mungkin, karena sama-sama pria dan juga ada rasa yang sama sehingga membuat Brian lebih peka.

"Apa jangan-jangan Dokter Abi menyukai Anne?" gumam Brian dalam hati.

***

Setelah menyelesaikan semua urusan, Mama Dira dan Papa Ken segera kembali ke ibu. Sesampainya di rumah, mereka langsung bergegas menuju kamar Anne guna melihat bagaimana kondisi putrinya itu. Selama perjalanan dinas, Mama Dira terus saja menelpon Anne guna menanyakan bagaimana kondisinya. Meski di rumah ada Brian, dan Anne juga mengatakan kalau dia sudah baik-baik saja, hati orang tua tetap tak tenang jika belum melihat secara langsung.

Ketika sudah berada di depan kamar Anne, Mama Dira mencoba mengetuk pintu terlebih dahulu. Dan tak lama kemudian, terlihat pintu terbuka.

" Mama ...," seru Anne dengan wajah bahagia tatkala melihat Mamanya telah kembali.

" Anne...," Mama Dira langsung memeluk putrinya itu guna menumpahkan rasa rindu. Begitupun dengan Papa Ken.

" Bagaimana keadaanmu sayang?" tanya Papa Ken.

" Seperti yang Mama dan Papa lihat, Anne sudah baik-baik saja."

" Syukurlah, Mama jadi lega dengernya. "

" Maaf ya sayang, gara-gara ada urusan mendadak membuat kita meninggalkanmu dalam kondisi seperti ini. " Papa Ken kembali meminta maaf untuk kesekian kalinya, membuat Anne justru merasa tak enak.

" Ih ... Papa ... Itu terus yang di bahas. Lagian, putri Papa ini bukanlah anak kecil lagi. Jadi, kurangilah sedikit sifat Papa yang selalu menganggap Anne itu anak kecil."

Papa Ken tersenyum sembari mengusap puncak kepala Anne. " Tapi, bagi Papa kamu masih terlihat sama seperti putri kecil Papa dulu, tidak berubah. "

" Papa ..., " kesal Anne yang justru mengundang gelak tawa dari Mama Dira dan juga Papa Ken.

Di karenakan momennya cukup pas, Anne mencoba memberanikan diri untuk segera memberitahukan kabar tentang pertukaran mahasiswa yang telah ia terima, karena kampus tujuannya akan memulai semester baru dalam dua minggu kedepan. Jadi, dia harus segera meminta persetujuan dari Mama dan papanya agar segera bisa mempersiapkan keperluan yang lainnnya.

" Ma ... Pa ... Anne mau berbicara sesuatu, boleh?" izin Anne.

Melihat wajah Anne yang serius, membuat Mama Dira dan Papa Ken saling pandang satu sama lain. Tidak biasanya Anne meminta izin dulu jika ingin berbicara.

" Kamu mau bicara apa, Anne?" tanya Papa Ken yang jadi penasaran.

" Tapi, Papa sama Mama janji harus dengarkan Anne sampai selesai bicara dulu, baru menanggapi tidak boleh memotong, oke?" ujar Anne yang memberikan syarat terlebih dahulu.

Hal itu, tentu saja membuat Mama Dira dan Papa ken semakin penasaran. Jadi, mereka berdua hanya bisa mengangguk, menuruti permintaan sang putri.

Anne menarik nafas dalam-dalam, lalu menghembuskannya perlahan.

" Begini ... Setiap tahun, kampus Anne akan mengadakan pertukaran mahasiswa antar Negara. Terus, Anne coba-coba mendaftarkan diri untuk menjadi peserta pertukaran mahasiswa antar Negera itu."

Mendengar kata antar negara, membuat Papa Ken terkejut dan ingin menyanggah. Tapi, segera di hentikan oleh Mama Dira.

"Biarkan, Anne melanjutkan ucapannya dulu," cegah Mama Dira, lalu mempersilahkan Anne untuk melanjutkan ucapannya.

" Dan ... Alhamdulillahnya Anne keterima. Jadi, apakah boleh Anne mengambilnya?" tanya Anne dengan raut wajah penuh harap. Pasalnya, selama ini Papa Ken selalu melarangnya untuk kuliah ke luar negeri.

" Tentu, boleh."

" Tidak! "

Anne tercengang tatkala mendengar jawaban Papa dan Mamanya yang berbeda.

Papa Ken dan Mama Dira saling lempar pandang karena jawaban mereka bertolak belakang.

" Anne, bukankah Papa sudah berulang kali bilang bahwa tidak ada kuliah di luar Negeri. Jadi, Papa tidak akan setuju!" tukas Papa Ken dengan tegas.

" Tapi, Pa___"

" Tidak ada tapi-tapian!" potong Papa ken sebelum Anne menyelesaikan ucapannya.

" Mas! Bisakah kamu jangan egois seperti ini?" sahut Mama dira yang ikut kesal.

" Mas bukannya egois sayang, hanya___"

" Hanya apa?" tanya Mama Dira yang ikut penasaran dengan alasan atas penolakan suaminya. Padahal, biasanya banyak orang tua yang ingin anaknya menempuh pendidikan keluar negeri. Tapi, entah kenapa Papa Ken justru melarang hal itu.

...****************...

1
falea sezi
dia bakal dpet bidadari surga bukan wanita kayak annete yg ortunya sombong
Eka Widya
pangerankah..
Eka Widya
nahkan..nahkan mama dira jd curigation kan pa.bagaikn makan buah simalakama
Eka Widya
baru pertama mampir ke karya kak novi.tapi langsung d buat nano2 rasanya...sukses kak😊😊😊
Mega
bukan jah hudup itu terus berjalan,,,,???? cinta boleh tp jgn jd kan cinta untk membelnggu masa lalu terus,di sini lah letak ke dewasaan seseorang akan di uji,sanggup apa menyerah,,,, dan tanda2nya anne tidak sedewa sm yg selallu di omongkan,,
Mega
bagus
Mega
justru aku malah menunggu kelanjutannya antara pangeran dan anne thorr,,,
Mega
justru dgn km pergi mlh km memupuk dosa anne,ingat skrg km adalah istri,maaf dalam ajaran islam istri keluar rumah tanpa ijin dr suami hukumnya udh jelas,lalu km dgn se enaknya pergi bgtu saja dgn alasan menenangkan fikiran km,lalu buat apa km punya keyakinan kl km meninggal kan ajaran dr keyakinan km,terpaksa atau tidak,suami itu hukumnya wajib di hormati dan di layani,,,,
Mega
dan bener2 terjadi sptri apa yg papanya anne katakan,bagai mana kl anne sudah menikah sm brian dan anne di tinggal untuk selama2nya, sptri itu lah mkn perasaan papa anne,tp istrinya sendiri berfikir beda,lalu skrg kl terjadi mau ngomong apa,,, anne mau bunuh diri atau depresi di tinggl suami pdhl cintanya sudah mati,maaf bukan menghujat tp dorongan moril dr keluarga jg penting buat brian,tp tidak di haruskan menikah jg dgn anne karna kondisinya jg udh kelihatan,untngnya brian sadar sndri dan melepaskan anne,coba kl brian memaksa,apa malah ngk jd kacau di tengah2 ijab brian sekarat,,, jd segi positifnya itu ortu pasti melakukan yg terbaik buat anak,kl ortunya bener2 sayang sm anak dan keluarga yg sptri papa anne ini,bukan memaksa tp mem flesbek penggalaman pribadi buat pelajaran,dan mmg itu pasti banyak rintangan,tp lihat semua apa yg papanya anne lakukan terbukti bukan omongkosong dan isapan jempol,,,
Mega
nah skrg km faham kan anne,ortu dan keyakinan km jg udh jelas,lalu km akan melawan takdir yg sudah jelas,silakan kl km mau melawan,tp itu jg ada konsekkuensinya,,,,
Mega
memang cinta tdk bisa memilih dan jg jagan salahkan cinta mau berlabuh pd siapa. tapi perlu di ingat jg,kita sndri yg bisa mengngontrol dan mengngedalikan cinta itu,banyak ko novel2 yg lain hanya karna cinta mereka melawan ortu dan ujung2nya jg hancur,,,, mmg ngk tau ke depannya sptri apa,tp 1 hall yg pasti,kepercayaan kita itu lebih mulia drpd cinta buta,cinta mati itu hanya kepada tuhan kita bukan terhadap sesama manusia,jd kita sbgai bembaca dan punya keyakinan pasti faham lah,,,,, tidak akan ada ujungnya kl pd saling mempertahan kan keyakinan masing2,karna pd dasarnya jg setiap keyakinan melarang pernikahan beda keyakinan,,,,
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
no komet
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
Bye jgk Kak Nov.
smoga Di Novel Anne Yg Slanjutnya Tdak Mnguras Air mata ku lagi.
Capek tau kak nangis trus.
Tpi ya. gomana ya. gk Nangis Jgk Gk Bisa. airmata klao Udah Kluar Gk Bisa di Tahan.🥺
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
Baguslh Anne qm pergi.
Qm memang prlu mnenangkan Hati Dan Pikiran mu Lbih dulu.
.
Kalo Pangeran Stia Dan Tulus mncintaimu.
dia Pasti akn Mnunggu mu smpai Qm kmbali. Ntah Itu Kpan. aq jgk tdk tau
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
nah itu tu hukuman buat ppa ken.
sana pergi cari kamar lain🙄
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
Slmat jlan Brian.
smoga Allah mnempatkn Mu Di Syurganya.
Bahagia lah Qm Di Sana.
Skrang qm sdah tdak sakit lagi.
.
.
Bner bner mnghabiskan Tisu🥺
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): Maafkan daku 🤭🙏
total 1 replies
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
Jujur. ini hanya Novel dan Hanya Tulisan Tnpa Visual Aktor.
tpi knpa Mampu Mmbuat Air mata ini Trus Mngalir.
Dan Dada Ini Jgk Bgitu merasa sngt sesak sekali.😭😭😭😭😭😭😭
Tukanghalu(Ig:Novi_Rahajeng08): Berarti anda menghayati
total 1 replies
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
ini sih Bner bner Mnguras Ksbaran Dan Air mata🥺🥺🥺
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
gak mungkin kan Itu Pangeran
꧁✯☞︎︎︎𝘼𝙇𝙒𝙄𝙇☜︎︎︎✯꧂
Pergi sna yg jauh Anne😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!