NovelToon NovelToon
Gressa'S Second Life

Gressa'S Second Life

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Reinkarnasi / Isekai / Mengubah Takdir / Harem / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:105k
Nilai: 5
Nama Author: nurliza eri

Aku mengalami kematian sangat konyol…
Dan di saat itu aku mengira bahwa kehidupan yang telah aku jalani akan berakhir…

“Sudahlah kalau ini sudah berakhir lagi pula kalau aku mati tidak akan ada yang peduli,” itu kata-kata terakhir yang aku katakan

Tetapi saat aku membuka mata dan melihat keadaan sekitarku…

“Ingatan ini… bukan ingatanku, tapi kenapa semua yang adegan yang berada di ingatanku sangat asli? Dan kenapa rasanya setiap orang di ingatan ini sangat familiar?

“WAJAH INI ADALAH TOKOH ANTAGONIS DI BUKU YANG AKU BACA DAN DIA BERADA DI COVER NOVEL, BARU SAJA BANGUN DAN HIDUP TERNYATA KEMATIANKU DI KEHIDUPAN BARUKU HANYA SEBENTAR?”

“Tidak… tidak aku harus berpikir bagaimana caranya tidak mati di sini,"

Namun beberapa tahun setelah aku berhasil menjalani hidup...

“Gressa, selamat atas keberhasilanmu mendapatkan posisi ini, ini hadiah untukmu,”

“UHUK… Kenapa kepalaku terasa berat? Dan jantungku begitu sakit? Kenapa aku begitu sesak? Apa aku akan mati lagi di kehidupan keduaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurliza eri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 Karena anda adalah nona muda

Pada saat kematian kepala keluarga Baron itu meninggal dunia, ucapan berduka cita bermunculan dari istana dan seluruh bangsawan yang tidak memiliki hubungan dalam hal apa pun.

'Hanya kematian yang berasal dari keluarga Baron saja, megahnya acara pemakaman sampai seperti ini,'

'Bukankah ini hanya akan membuang semua uang yang ada,' ucap Gressa di dalam hatinya sambil menatap semua tamu yang menggunakan pakaian yang serba hitam untuk menandakan kalau mereka sedang ikut berduka cita

"Gressa, bisakah kamu membantuku membawa semua bunga pemberian ke pemakaman keluarga Baron," ucap pelayan senior itu tanpa menoleh ke arah Gressa karena telah dipenuhi oleh karangan bunga yang disiapkan

"Baiklah," ucap Gressa sambil mengambil semua karangan bunga itu mengikuti pelayan senior yang berada di depannya

'Siapa laki-laki yang berada di depan kuburan tuan Baron sebelumnya? Bukankah jika dia ingin memberikan penghormatan kepada keluarga baron yang baru saja meninggal, dia seharusnya berada di aula ruangan pemakaman?' ucap Gressa di dalam hatinya dengan tatapan penasaran

"Gressa, di sini letakan karangan bunganya,"

"Sebentar lagi penguburannya akan dimulai jadi kita juga harus merapikannya supaya para bangsawan dan para pelayan bisa ikut melihat penguburannya,"

"Gressa kamu bisa ikut dengan yang lain dulu, nanti aku susul ketika ini sudah aku selesaikan," ucap pelayan senior sambil merapikan beberapa karangan bunga yang sedikit berantakan

"Baiklah, aku pergi dulu," ucap Gressa sambil tersenyum kemudian meninggalkan pelayan tersebut

"Apa dia adalah anak kecil yang kamu laporkan kepadaku?" ucap laki-laki yang berada di makam baron tadinya berjalan ke arah pelayan senior itu

"Iya tuan, dia adalah anak haram kepala keluarga baron dan juga dia diperlakukan dengan kasar dan tidak sopan oleh para pelayan di kediaman baron terutama nyonya sebelumnya tapi  walaupun dia di perlakukan seperti itu anehnya dia sangat tegar dan bersabar dengan kondisi yang diterimanya,"

"Apa tuan ada pertanyaan lain tuan?" ucap sang pelayan senior sambil memberikan hormatnya

"Berapa umur anak haram itu? Dan pekerjaan seperti apa yang diberikan untuk dirinya?" tanya laki-laki itu sambil menatap anak itu dari kejauhan

"Kira-kira sepuluh tahun atau sebelas tahun,"

"Untuk pekerjaan yang diberikan aku hanya menyuruhnya untuk membersihkan jendela, merapikan piring dan menjemur pakaian," ucap pelayan senior itu sambil mengingat-ingat pekerjaan yang pernah dimintanya kepada Gressa untuk menyelesaikan pekerjaan

"Kamu bilang umurnya sepuluh atau sebelas tahun tapi aku hanya melihat seperti anak umur enam tahun," ucap laki-laki itu sambil melipat kedua tangannya

"Maafkan aku tuan," ucap pelayan senior itu sambil membungkuk

"Sudahlah nanti aku akan menemuinya secara langsung, dan memberikannya pilihan," ucap laki-laki itu kemudian meninggalkan pelayan itu

'Aku tidak mempermasalahkan jika tuan ingin menemuinya tapi tuan pasti tidak akan berbaik hati kepada anak kecil yang begitu menggemaskan dan manis itu,' ucap pelayan itu di dalam hatinya dengan perasaan khawatir

Kemudian acara penguburan itu berjalan dengan lancar, dan setelah selesai semua bangsawan memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing menyisihkan seorang laki-laki yang tadinya berada di makam bangsawan yang tidak dikenalnya.

'Kenapa dia juga belum pergi dari sini? aku itu diminta untuk membereskan sampah-sampah dan karangan bunga yang berserakan,'

'Dan juga apa dia ada hubungannya dengan keluarga baron laki-laki ini memiliki warna mata yang sama dengan nyonya tua itu,' ucap Gressa dengan tatapan menyelidiki

"Hei, kamu..." panggil laki-laki itu entah kepada siapa

"Apa kamu tidak bisa berbicara? aku memanggilmu," ucapnya lagi dengan tatapan yang dingin

"Apa maksud anda saya tuan?" tanya Gressa dengan tatapan yang kebingungan

"Apa kamu bodoh? Bukankah itu sudah jelas kalau aku memanggil dirimu?" ucap laki-laki itu dengan tatapan kesal karena tidak sabar

'Justru kamu lah yang tidak jelas memanggil orang dengan kata seperti itu,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan perasaan kesal dan mengepalkan tangannya

"Baiklah, ada yang ingin aku bicarakan denganmu ini mengenai dirimu,"

"Tapi sebelum itu aku ingin memperkenalkan diriku,"

"Namaku Addison Elrick bisa dibilang aku adalah kakak tirimu," ucap laki-laki itu dengan tatapan dingin

'Eh? aku pikir pertemuanku dengannya masih lama ternyata aku bertemu dengannya secepat ini,'

'Aku harus melakukan apa sekarang tanpa persiapan apa pun,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan panik namun tetap berusaha tersenyum

"Tuan muda maafkan saya, saya tidak memberikan hormat kepada anda dan malah bertindak bodoh," ucap Gressa langsung memberikan hormat tanpa menatap laki-laki yang berada di depannya

'Padahal dia memiliki kedudukan yang setara denganku tapi dia malah merendahkan dirinya, sepertinya benar yang dikatakan dia mendapatkan tekanan dan perlakuan yang tidak wajar dari ibu dan para pelayan,'

'Hingga membuat dirinya berperilaku seperti seorang pelayan,' ucap laki-laki itu dengan tatapan terkejut melihat gadis di depannya memberikan hormat kepadanya

"Kita adalah saudara tidak perlu saling memberikan hormat apalagi merendahkan diri sendiri,"

"Aku harap kita bisa lebih lama berbincang hari ini tapi sebentar lagi aku ada rapat jadi besok akan bicarakan lagi tentang masalahmu," ucap laki-laki itu sambil menatap sebuah jam saku

"Kamu mulai sekarang tidak lagi perlu melakukan pekerjaan yang harusnya dilakukan oleh pelayan karena aku ada di sini untuk memperlakukanmu dengan setara,"

"Aku telah meminta pelayan yang dekat dengan dirimu untuk menjadi pelayan pribadimu, jadi jika ada yang kamu ingin kan katakan kepada dia," ucap laki-laki itu kemudian berjalan menjauh dari pemakaman

"Noella, layani gadis itu dengan baik karena mulai sekarang dia adalah tanggung jawabmu," ucap laki-laki itu kepada seorang pelayan yang datang untuk mencari Gressa dengan tatapan khawatir

'Aneh... bagaimana bisa dia berbicara tentang kesetaraan begitu mudah? padahal seharusnya anak haram adalah anak yang dianggap cacat oleh para berdarah biru dan diperlakukan seperti pelayan atau tidak pantas itu wajar,'

'Dan seharusnya dia membenci diriku karena aku adalah anak haram di novel saja tertulis seperti itu,'

'Sudahlah lebih baik aku tidak banyak memikirkan aneh-aneh sekarang karena aku tidak perlu lagi berperilaku seperti pelayan,' ucap Gressa di dalam hatinya sambil tersenyum tipis

"Nona Gressa, apa anda baik-baik saja?" tanya pelayan senior dengan tatapan khawatir

"Aku tidak apa-apa pelayan senior," ucap Gressa sambil menggelengkan kepalanya

"Nona Gressa, mulai sekarang anda tidak boleh memanggil saya pelayan senior tetapi panggil saya Noella, karena anda adalah nona muda kediaman Baron Elrick,"

"Dan saya akan bertanggung jawab untuk mengurus anda," ucap pelayan senior sambil berlutut di hadapan Gressa

"Baiklah, terima kasih," ucap Gressa sambil tersenyum

'Kalau begitu mulai saat ini aku harus mencari perhatian dari Addison karena dia adalah satu-satunya orang yang bisa dijadikan tameng nantinya, jika aku dalam bahaya,' ucap Gressa di dalam hatinya dengan percaya diri

Apakah yang akan dibahas oleh Addison? Akankah Gressa bisa mendapatkan yang dia inginkan? Bagaimanakah Gressa menjalani kehidupan barunya?

GRESSA'S SECOND LIFE

1
Andry Lenny
wah Thor ending ga nampol bgt, masa Gressa nya mati gt aja... /Sob//Sob/
Andry Lenny
eh ada hubungan dg Reina ternyata... apa jgn² yg panggil Gressa itu Reina/Albern?
Nurijan Daud
Luar biasa
uci umami
salah ketik derick mah novel satu lagi Thor , Addison keles
Lady Karin: iya kadang gak bisa move on sampai salah ketik terima kasih koreksinya 😅🙏
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
lah lah tau nya sad ending toh
Lady Karin: iya kak
total 1 replies
Aisyah Suyuti
menarik
Lady Karin: hayo di pantau terus kak
total 1 replies
Luciana
semangat teross Thor!!!
Lady Karin: ok sip
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
di tunggu up lagi Thor
Loveta Brillian TinurLampung
up up up up up up up up up up up
Lady Karin: siap nona
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
kayaknya sekedar obsesi si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: mungkin saja kak karena gak ada yang tau juga
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
thanks Thor udah up
Lady Karin: sama-sama
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius cemburu
Lady Karin: mungkin
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: bisa jadi
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
jadi bingung ini si Lucius suka sama gresa apa aleysya
Lady Karin: sama kak
total 1 replies
Maîra⊰⁠⊹
Koreksi, " ucap William..."
Lady Karin: terimakasih koreksinya kak 🙏 kadang nulis di jam malam buat pikiran agak oleng
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
aku juga suka uang gresa gx kamu aja😁
Lady Karin: begitulah kira-kira kak siapa yang gak mau uang
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
mungkin si Luci suka sama aleysya
Lady Karin: bisa jadi tuh kak
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah hampir ketauan ya luci
Lady Karin: iya tuh kak Si Gressa peka
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
next Thor
Lady Karin: iya siap
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
fighting Thor 💪
Lady Karin: iya terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!