selalu saya saja yang menganti dirinya , tidak ada hal yang baik yang aku alami sampai aku berjumpa denga dia ..
dia yang mulai menjadi hidupku berarti kembali,tetapi semua nya tidak semulus yang aku bayangkan ..penderitaan semakin dalam yang aku alami ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Livana Tirta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ep 9 menghitung Hari
jekrekkkk...saat pintu dibuka ..waktu aku melangkah masuk ,aku langsung melihat papa sedang duduk menunggu aku diruang tamu ..
Ada apa papa? sampai papa menunggu aku pulang larut malam ini ?
" Lin , apa kamu menyalahkan papa dengan hal pernikahan ini ? "
" Papa , kan sudah Lina bilang , Lina akan menikah sesuai permintaan Papa , jadi Papa tidak usah merasa terganggu atau merasa bersalah ..."
" salahkan aku yang lahir dikeluarga ini " dengan muka yang pasrah dan swdikit sindiran ..."
" Lina , bukan seperti itu maksud papa, papa sebenarnya ingin kamu bahagia , tetapi masalah ini hanya satu-satu jalan keluarnya "
" Iya papa , Lina tahu kok " papa ga usah merasa bersalah "
"sudah malam , Lina mau tidur dulu , besok lina mau kerja lagi "
" Baiklah , selamat malam Lina "
" selamat malam papa "
sesampai kamar , aku hanya duduk diam diatas kasur ,aku sudah lelah dengan semua ini .
Tidak ada lagi tempat aku bersandar , untung masih ada grace bisa saling menguat kan satu sama lain ..
sekarang sudah tanggal 28 agustus , tinggal 2 minggu lebih aku sudah akan menjadi seorang istri dari seorang yang tidak jelas ...
hati aku penasaran sich , tapi karena aku sudah menyerahkan semuanya kepada papa, sepertinya papa tidak mau kita jumpa sampai hari pernikahan kami ..
jujur dalam hati aku sangat takut , seperti apa calon suami ku ini , kalau dia pendek , perut buncit , kepala botak ...
ehmmmm ..sungguh mengenaskan hidup aku ini ...aku bergumar didalam hati
sambil bersiap-siap aku mau turun dan berangkat kerja , ketika aku buka pinti kamar ..
" Lina , sepertinya aku nanti tidak bisa hadir dipernikahan mu , karena hari ini aku mau berlibur ke eropa dengan teman-teman aku ..."
" lagian aku tidak mau orang tau kalau kamu itu saudara kembar aku , rasanya sangat memalukan " sambil berjalan dengan semampai Lisa turun ke bawah dengan bi isah yang mengangkat kopernya...
mata ku hanya tertuju kepada Lisa sampai dia turun kebawah dan pamitan dengan papa dan mama ...
Aku berpikir , kenapa papa dan mama begitu mendengarkan nya , aku dari tamat sma mulai bekerja dan kuliah , kuliah pun aku biaya sendiri, tidak seperti Lisa, sudah dibayarin kuliah tapi tidak lulus-lulus juga , sampai papa coba mencari dekan kampus untuk minta kompensasi kelulusan lisa ...
dan dia pun tidak bekerja ,tapi hanya menghambur-hamburkan , selalu shopping dan barang yang dibeli semua bermerek terkenal..
tapi kenapa papa dan mama tidak pernah marah dengan dia,bahkan uang saku selalu kasih dia ,..sedangkan aku sepertinya hanya menumpang tidur ,karena hampir dibilang biaya hidup ku bisa dibilang aku biaya sendiri dari hasil kerja aku ....
ehmmmm ...hanya bisa menghela nafas melihat ini semua ...
ketika aku turun ,raut wajah mama berbeda, yang tadinya sangat senang saat mengantar Lisa keluar , tiba melihat saya , mama langsung membuang muka dan masuk kedalam , ..
" Lina , sudah mau berangkat ? "
" Iya papa , " Lina jalan dulu ...
" kamu tidak sarapan dulu ? " sahut papa
" ga , papa..lina sudah hampir telat "
" Lina , berangkat dulu papa , sambil aku memeluk papa "
" jangan pulang malam-malam hari , ga baik perempuam pulang malam " suara ini aku dengar semakin jauh dan semakin mengecil ..karena memang sich dari semuanya setidak nya papa masih ada perhatian dengan aku ...
tetapi kesalahan papa , papa tidak bisa tegas , papa yang bisa melihat dan diam dengan semua masalah yang terjadi ..dan papa hanya mendengar apa kata mama ...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
hendra x hendri
😁