NovelToon NovelToon
PERAHU KARAM

PERAHU KARAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sopi_sopiah

Rumah tangga diibaratkan sebuah perahu yang tengah berlayar di lautan lepas! Dimana suami sebagai nahkodanya, sementara isteri dan anak berperan sebagai penumpangnya. Nahkoda bertugas mengemudikan perahu agar perahu bisa sampai ditujuan dengan selamat, sementara penumpang akan mengikuti kemanapun perahu itu berlayar.

Terkadang dalam perjalanan berlayar kita dibuat bahagia dengan keindahan di lautan, angin sepoi-sepoi dan ikan-ikan yang berenang di lautan menjadi kebahagiaan yang akan kita dapatkan selama berlayar.


Lalu bagaimana jika ditengah perjalanan perahu dihadapkan dengan hantaman keras gelombang ombak dan juga badai di lautan?
Sama halnya dengan rumah tangga, gelombang ombak bisa kita artikan pihak ketiga atau wanita idaman lain.

Perahu akan bisa bertahan dari terjangan badai dan ombak besar, jika nahkoda sekuat tenaga mempertahankan kemudinya agar tetap seimbang, meski dihantam ombak dahsyat sekalipun. Tapi jika nahkoda memutuskan untuk tidak mempertahankan kemudi perahunya.

Maka yang akan terjadi adalah! Badan perahu akan retak lalu perlahan akan dimasuki oleh debit air laut yang semakin lama akan semakin menenggelamkan perahu hingga membuat PERAHU KARAM.

Begitu juga dengan rumah tangga, jika ditengah perjalanan dalam kehidupan berumahtangga, seorang suami tidak bisa tahan dengan godaan dari wanita lain, dan tidak mau mempertahankan pernikahannya!
Membiarkan wanita idaman lain untuk terus memasuki kehidupan rumah tangganya.

Maka yang akan terjadi adalah pernikahan itu akan hancur dan berujung dengan perceraian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopi_sopiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Qiara tersenyum sinis untuk menyembunyikan kekesalannya. Tapi intinya sekarang dia harus bisa lebih mengontrol emosinya sampai Qiara bisa membuktikan semuanya.

"Engga ko mas, aku udah engga marah lagi sama kamu! It's oke, ya mungkin benar kamu memang mendadak ke Paris dan handphone kamu hilang, jadi isteri kan harus selalu positif thinking ya mas!" kata Qiara.

"Syukurlah Mi, lagian aku mana betah lama-lama diambekin sama kamu!" kata Dimasta lalu menghampiri Qiara dan hendak mencium bibir Qiara.

Namun Qiara menghindar, dengan langsung memalingkan wajahnya dan naik keatas ranjang. Ekspresi kecewa pun jelas terlihat dari Dimasta, tapi setidaknya Dimasta bisa bernafas lega karena Qiara sudah tidak marah lagi.

"Mas, besok aku ikut ke kantor ya? Boleh kan?" tanya Qiara.

"Kamu, ikut ke kantor? Emang ada kerjaan yang mengharuskan kamu ke kantor besok? Tapi ya, ya boleh dong masa isteri Bos dilarang!" kata Dimasta lalu tersenyum kaku.

"Engga ada kerjaan yang urgent si! Tapi aku pengen aja nemenin kamu kerja! Kan udah lama juga kita engga sama-sama terus," kata Qiara.

"Terus anak-anak?" tanya Dimasta.

"Kan ada pengasuhnya! Biar hari ini full sama Suci dulu! Kamu engga keberatan kan mas?" tanya Qiara.

"Oh engga! Aku seneng malah, ya udah kita tidur ya biar besok engga kesiangan!" kata Dimasta.

Keesokan harinya Dimasta dan Qiara berangkat ke kantor sama-sama. Selama ada Qiara, Dimas sama sekali tidak mengeluarkan handphone barunya itu, membuat kecurigaan Qiara semakin menjadi. Sesampainya di kantor, Qiara masuk ke dalam ruangan kerja Dimasta, dan duduk di sofa sambil terus memandangi Dimasta.

Dimasta pun merasa risih, hingga terlihat sekali tangannya sudah gatal ingin mengeluarkan handphone barunya. Qiara hanya tersenyum melihat salah tingkah Dimasta.

"Mi, aku mau ke toilet dulu ya!" kata Dimasta, sambil mengambil handphonenya dari dalam laci.

"Memang harus ya? Ke toilet bawa handphone?" tanya Qiara.

"Oh ini, engga tadi aku replex aja! Engga dibawa kok," kata Dimasta lalu menaruh kembali handphonenya ke dalam laci.

Dimasta pergi meninggalkan ruangan kerjanya dan terpaksa harus meninggalkan handphone dilaci, Qiara pun segera menyambangi laci dibawah meja kerja Dimasta untuk mengambil handphone milik suaminya itu. Sialnya, laci itu dikunci, Qiara mencari-cari dimana Dimasta meletakkan kunci lacinya, setelah memeriksa dilaci-laci lain tidak ditemukan kunci laci itu! Mata Qiara tertuju pada tumpukan map disisi meja kerja Dimasta.

Qiara pun langsung memeriksanya, benar saja terselip kunci laci itu disela-sela tumpukan map. Qiara segera membuka laci itu, dan mengambil handphone milik Dimasta. Beruntung, passwordnya masih sama yaitu tanggal lahir si kembar.

Qiara pun berhasil membuka password handphone itu, disaat yang sama satu pesan masuk dari kontak dengan nama Natasha mengirim pesan singkat dengan hanya menuliskan kata "Mas".

"Natasha? Kok bisa? Natasha kan punya pacar, tapi chattingan dari yang lain ga ada yang aneh! Hanya dari Natasha yang aneh." Gumam Qiara.

Qiara pun akhirnya, mencatat nomor handphone Natasha di handphone miliknya. Lalu menaruh kembali handphone milik Dimas, dan mengunci lacinya kembali. Qiara segera meninggalkan ruangan kerja Dimasta, dan mencari-cari Natasha.

Beruntungnya Qiara, karena Natasha tiba di kantor untuk meeting tentang proyek film terbarunya! Qiara buru-buru menghampiri Natasha, sambil menekan panggilan pada nomor telepon yang dia catat dari handphone Dimasta.

Natasha tidak sama sekali mengeluarkan handphonenya, dan terus berjalan. Sementara sang pemilik nomor telepon itu, kebingungan karena ada panggilan masuk dari nomor baru! Padahal nomor telepon ini, khusus untuk Dimasta, karena hanya Dimasta yang tau.

"Ini siapa? Kenapa bisa ada orang lain yang tau nomor telepon aku? Engga, aku gak boleh angkat, aku harus kasih tau mas Dimas dulu!" Batin kekasih gelap Dimasta.

Qiara pun mematikan teleponnya, lalu menghampiri Natasha dengan terburu-buru.

"Pagi Nat," sapa Qiara.

"Bu Qia, pagi Bu! Tumben ada ke kantor?" kata Natasha.

"Iya ada kerjaan yang urgent hari ini, ngomong-ngomong barusan aku telepon kamu loh! Aku mau tanya tentang draft proyek film terbaru kamu!" kata Qiara.

Natasha pun mengambil handphone miliknya untuk melihat panggilan masuk dari Qiara.

"Tidak ada panggilan masuk kok Bu! Bu Qia, salah nomor kali," kata Natasha sambil menunjukkan layar handphonenya yang bersih tanpa ada panggilan tak terjawab.

"Oh oke, aku salah nomor berarti! Kalau gitu nanti kita bahas lagi, aku mau ke ruangan mas Dimas dulu," kata Qiara dengan menahan emosi ternyata Dimasta sampai mencoba memfitnah Natasha demi melindungi wanita selingkuhannya.

Qiara berjalan kembali menuju ruangan kerja Dimasta, dan pergi ke pantry terlebih dahulu untuk membuatkan kopi hangat! Tanpa diduga, di pantry seorang office girl tengah berselfie seolah ingin mencoba kamera handphonenya. Qiara pun terperanga, saat melihat handphone itu, mirip dengan handphone Dimasta yang dia bilang hilang saat di Paris.

"Eh Bu Qia, maaf Bu saya terlalu kesenengan ini!" ujar Office girl itu.

"Itu? Itu?" kata Qiara tak mampu melanjutkan perkataannya.

"Iya Bu Qia, ini handphone dari Pak Dimas! Suami Bu Qia itu super baik banget Bu, katanya karena saya rajin jadi saya dikasih handphone bekas pakai Pak Dimas yang mahal ini," kata office girl itu.

Seketika kepala Qiara mendidih sepagian ini, dua kebohongan suaminya secara bersamaan terbongkar! Qiara mengepalkan tangannya, tak terima dengan kebohongan-kebohongan yang sudah tega dilakukan oleh Dimasta.

Setelah membuat nama kontak palsu hingga membuatnya mencurigai Natasha, dan berkata handphone dia hilang jadi selama tujuh hari tidak memberikan kabar! Kenyataannya handphone dia tidak hilang, dan malah diberikan pada office girl demi menutupi kebohongannya.

"Sebenarnya siapa wanita itu? Kenapa kamu sampai bersusah payah seperti ini untuk melindunginya? Berapa banyak lagi kebohongan yang belum aku ketahui mas, kenapa kamu jadi seperti ini apa salahku? Apa kurangku?" Batin Qiara seperti disayat-sayat oleh pisau yang tajam.

Bertahun-tahun Qiara mengenal Dimasta! Tak pernah dia pikirkan sedikitpun bahwa Dimasta akan membohonginya seperti ini. Satu hal yang pasti, Dimasta pasti benar berselingkuh!

"Siapa wanita itu mas? Tunjukan ya Allah! Aku ingin tahu siapa wanita yang sudah membuat mas Dimas mengkhianati pernikahan kami,. membuat mas Dimas lupa bahwa dia sudah memiliki Wili dan Wilo! Tunjukan, beri aku jalan untuk mengetahui wanita selingkuhannya." Kata hati Qiara terus berdoa memohon petunjuk dari Tuhan agar membantunya menunjukkan kebenaran.

Tak ingin terlihat bodoh dan lemah! Qiara menahan sekuat tenaga agar tidak menangis lagi, diambilnya dua sachet kopi, untuk dia seduh dan bawakan itu untuk Dimasta.

"Jika tidak ada hukum di dunia dan di akhirat! Mungkin sudah kutuangkan racun mematikan pada kopi ini, agar kamu mati ditanganku mas!" Batin Qiara sambil mengaduk-aduk kopi buatannya.

1
Rita Juwita
bagus thor ceritanya.. /Good//Good/
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
Ade Chubi
terlalu menyakitkan ,kenapa Dimasta mesti langsung beliin rumah mewah dan segala isi nya untuk pelakor
memang ya pelakor semakin di depan
Ade Chubi
kayak nya selingkuhan Dimas itu si Suci anak pembantu nya
Fina Fitriani
bagus.....ceritanya menarik untuk dibaca.. semangat Thor.. lanjut ah
Wenny Prakoso
semua ceritamu keren thor. Bisa jadi pelajaran dalam kehidupan sehari2. Makasih thor.
Mala Sari
dimas sakit jiwaaaaaa/Facepalm/
Umi Umi
bagus
cerita enak' di baca
Hartaty
masih penasaran siapa wanita nya
Hartaty
hmmm siapa tuh,si pembokat atau Natasha, nah bukannya jg temannya ada di Dubai liburan ,nah lhoo ketahuan tuh
Hartaty
dasar buaya
altanum
salut sama qiara yang bisa bersabar dalam semua cobaan kehidupan rumah tangga nya.jadi qiara berhak bahagia...
Ainu Ruilah
Luar biasa
Maria Magdalena Indarti
bejad
KrisTie Lyiee
nahhhh🥰🥰🥰🥰🥰
KrisTie Lyiee
kapan curiga nya😆😆😆😆😆😜
KrisTie Lyiee
ko kaki anak perempuan itu bengkok
lindsey
klo liat jalan hidup qiara dan anak2 jadi inget cerita diri saya sendiri yang kata kak kandung saya ke saya udah persis sama seperti cerita disinetron... eeeh ini mak othor pernah bikin novel perahu karam kisah qiara persis seperti hal yg dialami saya... miris memang ada wil yg ga tau diri murahan cuma bisa ngambil suami orang yg nota bene cuma mau ngeruk hartanya.
pisah adalah jalan yang terbaik.
yang menabur benih kejahatan dia juga yang menuai hasilnya siapa yg berselingkuh dia juga yg nemuin kehancuran dihidupnya.
Mila Jamila
suci hamil ank majikan yg tua itu
Mila Jamila
pasti suci hamil ni koq sakit kepala terus2 an
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!