NovelToon NovelToon
Suami Gaib

Suami Gaib

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Horor / Supernatural / Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi / Romansa Fantasi-Non-Human / Tamat
Popularitas:54.9k
Nilai: 5
Nama Author: Pentin

Kecelakaan mobil itu yang membuatku menikah dengan lelaki yang tak kusadari ternyata hanya sebuah roh.
Suami gaib yang sebenarnya tak ada lagi di dunia ini.
Dia terus mengikutiku meski aku sudah menikah lagi.
Dia memaksaku kembali ke dunianya.
Akankah aku bisa bahagia dengan suamiku yang sekarang .??
Akankah suami gaibku melepaskanku.

Jangan lupa baca, like dan koment ya..
🙏🙏
Butuh banyak masukan, baru pertama kali menulis novel.
Mohon dukungannya....💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pentin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kusadari kekhilafanku.

Hari ini aku tak masuk kerja, badanku demam, aku menggigil.

Papa dan mama kebetulan tak ada di rumah, mereka sedang berlibur ke villa di puncak.

Tegar menelfon dokter.

Setelah aku mendapat obat dokter, badanku masih menggigil.

Tegar merawatku 24 jam, ia berjaga disampingku sampai demamku turun.

Entah berapa kali aku muntah, tapi tak ada amarah dari Tegar, ia malah membersihkan lantai dan bajuku dengan tlatennya.

Aku memandangnya.

Aku egois.... Apakah aku jahat,..??, aku mempermainkan Tegar hanya karna rasa cintaku pada Jaka.

Saat sulit, Tegar lah yang bersamaku.

Jeratan masa lalu terkadang masih membuatku bimbang menatap masa depanku bersama Tegar.

Pendirianku goyah, imanku dibuat lemah olehnya.

Kupegang tangan Suamiku itu.

"Maafkan aku..", ucapku lirih.

"Untuk apa,...??, karna merawatmu..??, kita menikah untuk saling berbagi duka Mia, jadi jangan katakan apapun, istirahatlah,,,, akan kubuatkan kau sarapan", Tegar mengecup keningku.

Aku mengangguk.

Lusa,.... tubuhku sudah bugar kembali.

Tegar sangat memanjakanku, hingga aku pulih dengan cepat.

Saat kubangun, dia sudah tak ada disampingku, kemana dia..??, ....

Pintu kamar dibuka, itu Tegar....

Kulemparkan senyumku padanya.

Dia mendekat dan duduk disampingku.

"Bunga yang cantik, untuk istriku yang cantik", ucap Tegar, dikeluarkannya se ikat bunga yang ia sembunyikan di punggungnya.

Ku terima bunga itu, ku hirup aroma wanginya.

"Trima kasih", ku pegang tangan Tegar, aku akan mencoba membalas cintamu ini Tegar..batinku..

Tak butuh lama untukku aktif di kesibukan pekerjaanku, aku perempuan yang tak bisa diam saja, tapi sekarang aku lebih sering mengerjakannya dirumah, ku batasi diriku keluar rumah.

Sekarang aku seorang istri, dan tugasku juga melayani suamiku..mantapku dalam hati.

Kusadari kekhilafanku selama ini, menyianyiakan hidup Tegar, kenapa aku menyetujui pernikahan ini jika aku tak bisa menghargainya.

Malam itu aku siapkan kejutan makan malam berdua dengan Tegar, akan kubuka lembaran baru dihidupku, tak kan ada bayang bayang Jaka lagi.

Mama dan papa kebetulan menunda kepulangan mereka, mereka masih betah tinggal divilla, melepas kepenatan dari ramainya kota besar.

Saat aku duduk menunggu kepulangan Tegar.

Angin berhembus.....

Perasaanku mengatakan Jaka ada disini.

Ini kesempatanku berbicara kepadanya dan menyelesaikan semua ini.

"Jaka.., kau kah itu...??, aku tau kau ada disini. Ada sesuatu yang ingin ku sampaikan padamu", aku menghela nafas panjang memantapkan tekatku.

"Kita memang pernah menikah, kita pernah saling memiliki satu sama lain, aku pun pernah mempermainkan Tegar, hanya untuk bisa menghabiskan malam bersamamu, aku sekarang sadar akan kekhilafanku", tak terasa air mataku menetes.

"Kau harus mengerti Jaka, kita berbeda alam, dan itu yang sedang aku coba jelaskan padamu, kita tak bisa menolak takdir, Tolong Jaka lepaskan aku. Aku ingin melanjutkan hidupku, maafkan aku Jaka", terus berusaha berkomunikasi dengan Jaka.

Pyarrrr......

"Akkkkh...", aku kaget dan menutup kupingku.

Angin berhembus kencang menghantamku.

Astagfirullah....

Jaka meninggalkanku dengan amarah. Semoga dia segera mengerti apa yang kuucapkan..batinku.

Dinner...

Terdengar bunyi mobil Tegar masuk ke halaman rumah.

Aku membereskan kekacauan yang baru saja terjadi.

Piring yang terjatuh dan pecah ke lantai, aku segera membersihkannya.

Ku rapikan jilbabku dan ku bersihkan air mata yang jatuh dipipiku.

"Assalammualaikum", terdengar suara Tegar sudah berada di depan pintu.

"Walaikumsalam, iya sebentar', sahutku dari dalam rumah.

Ku berjalan ke arah pintu depan, kusambut kepulangan suamiku, ku cium punggung tangannya.

Ku tarik tangannya ke arah meja makan.

Dia tersenyum melihat semua yang telah kupersiapkan.

"Mia...., kau yang menyiapkan semua ini..??", tanyanya dengan memelukku dari belakang.

"Ayo kita makan, aku sudah masak kesukaanmu, pasti kamu sedang lapar sekarang", ku ajak dia duduk, ku ambilkan dia nasi dan lauk.

"Makasih ya...kamu tau aja", memegang tanganku.

Tuk pertama kalinya, kami berbincang secara lepas di meja makan, menikmati makan malam sambil bersendau gurau. Kami nikmati malam itu berdua.

Ku bereskan meja makan, sementara Tegar pergi ke kamar untuk mandi.

Saat aku masuk, tegar memelukku lagi dari belakang, ia membalikkan badanku dan mengarahkan ku ke dekat ranjang. Dia memelukku, aku balas pelukan hangatnya.

Dia melepas jilbabku, sambil tersenyum ke arahku.

Aku siap menjadi milikmu, raga dan hatiku..gumamku dalam hati.

Malam itu, ku pasrahkan diriku kepada Tegar suamiku, bukan seperti kekhilafanku yang lalu, berdua dengan Tegar, tetapi dengan jiwa Jaka didalamnya. Sungguh imamku saat itu sedang goyah Tuhan. Ampunilah aku.

Mia.!!..Mama ingin punya cucu.

Semakin hari aku dan Tegar semakin terlihat harmonis.

Kami sering menghabiskan waktu berdua, kami nikmati masa masa indah berdua.

Kami berencana bulan madu ke Bali.

Kami memilih bali ketimbang bulan madu ke luar negeri. Bagi kami bagian dari Indonesia sudah cukup indah, tak kalah dengan destinasi di luar negeri.

Kalau bukan kita yang mencintai negara sendiri, siapa lagi.

Saat kami pulang dari Yayasan, mama memanggil kami duduk diruang keluarga.

"Ehhhh anak anak mama, siniiii duduk..".

" Mama lagi apa..??", tanyaku.

"Gak ada, cuma lagi baca majalah, kalian sihh kencan mulu....kan mama kesepian,...

ehhh sayang, mama pingin cucu...kapan si kalian kasih mama cucu..??", menggoda kami.

Kami hanya tersenyum malu, saling pandang satu sama lain.

"Ehh kok pada diem...!!, kurang jelas ya..nih mama ulangi...Mama pingin cucu..!", mama semakin membuat kami bingung mau menjawab bagaimana.

"Mama ihh, apaan si..., nanti kalau Allah dah kasih kami anak, insyaallah pasti mama bakal gendong cucu", ucapku.

"Janji ya , jangan ditunda tunda, segera ikut program ya Mia".

" Iya mama..., ya udah kami masuk dulu, capek. Mia mau mandi trus nyiapin makan malam, okee ma", aku dan Tegar berlalu masuk ke kamar.

Saat makan malam, kami mengutarakan niat bulan madu ke Bali.

"Ma kami mau izin beberapa hari liburan ke Bali, mungkin satu minggu", Tegar memulai percakapan.

"Wah bagus dong, nanti pulang bawa kabar baik ya", senggol mamaku membuatku lagi lagi hanya bisa tersenyum malu.

"Hati hati ya kalian, have fun aja selagi berlibur, biar papa yang urus pekerjaan disini", ucap papa.

"Insyallah pa.. ma..kami akan selalu ingat pesan papa, saya akan jaga Mia", jawab Tegar.

Malam itu kami siapkan semua yang kami perlukan untuk berangkat esok hari.

Kami persiapkan semuanya dengan sempurna tak ada yang terlewat.

Kami juga sudah menyewa pemandu wisata jauh jauh hari.

Memilih hotel terbaik yang ada di list kami. Kami ingin momen ini berkesan selamanya.

Bagaikan dunia milik kita berdua, senyumku.

Tanamkan ini dalam diri kita.

Kita semua memiliki masa lalu.

Setelah kita bisa melepas masa lalu yang membelenggu kita, itu akan lebih mudah untuk kita menata hidup.

Hidup terus berjalan...

Masa lalu tak bisa dirubah, penyesalan tak ada gunanya.

Sekarang tergantung kita bagaimana menatap masa depan tanpa menoleh kebelakang.

Jadikan masa lalu pembelajaran berharga dalam hidup ini...

1
Musliha yunos
👍
pentin: trima kasih💞😊, mampir di karya ku yg lain ya kak😁💞
total 1 replies
lili Permatasari
/Rose//Rose//Rose/
bukan sebuah kali ya tapi seorang..
klo sebuah itu kayaknya untuk benda bukan orang.
Ai waty
mampir lagi kak🥰🙏
Ai waty: pasti🥰, semangat terus
total 2 replies
anggita
👌👌..
Ai waty
Hai kak salam kenal 🙏,sudah ku faforit dan like juga .mampir lah ke karya ku jika berkenan 😊🙏
pentin: siap kak
total 1 replies
Hergozin Cristina
Alhamdulillah akhirnya happy ending, konflik pun bagus tak ada yg namanya drama pelakor ...aku suka Thor .makasih
pentin: Trima kasih kak😊, jangan lupa mampir di ceritaku lainnya ya ☺️, semoga sehat selalu, tinggalkan favorite n vote jika berkenan🙏
total 1 replies
Hergozin Cristina
Alhamdulillah.... akhirnya ...tegar sikapnya ,santun bisa jadi pengayom .setegar hatinya juga
Hergozin Cristina
insya Allah suami yg baik akan menerima apa adanya ...wlp sesuram apa masa lalumu mia
pentin: bener kak, petik hikmahnya, serap amanatnya, semoga suka dengan critaku yang lain ya kak,☺️, jngn lupa favorit n vote
total 1 replies
Hergozin Cristina
Alhamdulillah
Hergozin Cristina
pasti di bawa jaka
Hergozin Cristina
apakah Jaka pelakunya agar Mia tak hamil jdi rahimnya di balik
pentin: emm bisa jadi ya kak🤔
total 1 replies
Hergozin Cristina
Jaka pulang thor
Hergozin Cristina
seandainya Jaka itu nyata, sikap dan sifatnya akankah spt tegar...mungkin dia masih ada hubungannya dengan jak
pentin: Teman masa kecil kak
total 1 replies
Hergozin Cristina
berdamai dg masalalu Mia, yg sudah ya sudah
Hergozin Cristina
horor Thor, walaupun wajah mirip jika si tegar kerasukan, setelah kejadian itu tegarpun akan lupa
Hergozin Cristina
tegar lah.....kan sudah siuman dari koma
Hergozin Cristina
tersesat di alam lain
Peni Setyowati
sujud syukur atas karunia Allah 🤲
Peni Setyowati
tegar mmg is the best👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!