NovelToon NovelToon
Kisah Dari Langit

Kisah Dari Langit

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Cintapertama / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:142.1k
Nilai: 5
Nama Author: Alan gerhana

Andai di dunia ini ada sesuatu yang disebut dengan '' keajaiban '', Maka hal itulah yang paling diinginkan oleh Tiara. Seorang gadis remaja kembang desa,yang baru beberapa bulan menemukan seseorang yang bisa merebut hatinya.
Sudah banyak para pemuda yang berlomba-lomba untuk mendapatkan hatinya. Akan tetapi tidak seorangpun yang mampu mengetuk pintu hati Tiara.
Namun disaat Tiara telah menemukan dan memberikan hati dan cintanya kepada seorang pemuda yang amat dia cintai, sebuah tragedi kecelakaan menimpa kekasihnya tersebut hingga harus kehilangan nyawanya.
Bisa dibayangkan,bagaimana rasanya ditinggal pas lagi sayang sayangnya bukan? Bisakah keduanya kembali bertemu dan mewujudkan cita-cita mereka untuk hidup bersama? Apakah memang ada di dunia ini yang disebut dengan keajaiban?
Yuk...! ikuti kisah mereka dalam sebuah cerita yang dikemas dalam sebuah buku berjudul " Kisah dari Langit ". Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alan gerhana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati yang hancur

Hampir jam 12 siang, Tiara dan Yunita baru pulang. Tiara dengan penuh rasa kesal masuk kedalam rumah. Dibelakangnya Yunita menyusul.

Bu Lilis ingin bertanya kepada Tiara, namun Tiara hanya diam dan langsung masuk kedalam kamarnya. Melihat Tiara yang seperti itu, bu Lilis hanya menarik nafas panjang kemudian dia berbicara dengan Yunita.

Beberapa saat kemudian, adzan dzuhur berkumandang. Tiara mengambil ponselnya yg tadi tidak sempat dia bawa. Dia membuka layar ponselnya, terlihat beberapa notifikasi panggilan tak terjawab, Tiara membuka notifikasi tersebut.

'' 3 panggilan tak terjawab ''

'' A A Fadilku.., 08.32 ''

'' A A Fadilku.., 08.33 ''

'' A A Fadilku.., 08.35 ''

Tiara juga membuka catatan panggilan keluar.

'' K Yunita.., 08.36 ''

'' K Yunita.., 08.38 ''

'' K Yunita.., 08.41 ''

'' K Yunita.., 08.42 ''

'' panggilan masuk ''

'' A A Fadilku..,10.00 ''

Melihat catatan daftar panggilan tersebut, Tiara semakin gelisah. Firasatnya benar, kalau Fadil pasti sudah mencarinya dan berkali kali menghubunginya. Tiara kemudian mencoba balik menghubungi nomor ponsel Fadil.

'' Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi atau berada diluar servis area, silahkan hubungi beberapa saat lagi '' Terdengar suara mesin penjawab.

Hingga berkali kali Tiara mencoba, tapi hasilnya tetap sama. Akhirnya setelah beberapa kali mencoba, namun tidak ada hasilnya, Tiara meletakkan ponselnya kemudian pergi ke kamar mandi. Mengambil air wudhu, kemudian melaksanakan sholat dzuhur didalam kamarnya.

Usai melaksanakan sholat dzuhur, Tiara menuju meja makan. Disana Tiara mendapati Yunita yang sudah hampir selesai menyantap makanannya. Setelah mengisi piringnya dengan sedikit nasi dan lauk pauk, Tiara makan dengan tidak selera. Dia makan sambil melamun, wajahnya terlihat begitu murung.

Beberapa saat selanjutnya, Tiara membawa piring kotor bekas makanya ketempat cuci piring. Melihat piring dan gelas kotor yang sudah menumpuk disana, Tiara langsung mencuci piring-piring itu dengan wajah yang masih murung. Pikirannya tidak fokus dan terus memikirkan kejadian hari ini.

Pagi tadi.. disaat Fadil sedang sarapan di rumahnya. Tiara sudah selesai berdandan, dia memakai gaun panjang berwarna merah hati, dengan variasi warna cream di kedua sisinya. Jilbabnya yang sewarna dengan warna gaunnya, benar benar sangat serasi. Membuat Tiara terlihat begitu cantik dan anggun. Namun, 15 menit sebelum Fadil datang menjemput Tiara, Yunita berkata kepada Tiara :

'' Tiara.., ayah dan ibu gak ngasih ijin kamu pergi dengan Fadil, kecuali aku ikut bersama kalian. Aku juga enggak mau ikut, kalau aku gak bawa teman. Jika kamu ingin aku ikut pergi bersama kalian, maka kamu harus temenin aku kerumah Nia terlebih dahulu.''

Tiara awalnya mau menolak, tapi saat diancam seperti itu, akhirnya Tiara cuma bisa menurut mengikuti kemauan Yunita. Saat mereka pergi untuk menjemput Nia, mereka berpapasan dengan Yanto si cowok playboy yang merupakan mantan dari Rina, sahabat Tiara. Saat itu, Yanto sedang berboncengan dengan Iwan yang merupakan teman satu gengnya.

Meskipun Yanto sudah tahu, kalau Tiara telah menjalin hubungan dengan Fadil, tapi dia masih terus mencoba untuk mendekati Tiara melalui Yunita. Karena dia tahu, jika melakukan pendekatan secara langsung kepada Tiara, pastilah tidak akan berhasil. Melihat Yunita dan Tiara yang hanya berdua, Yanto langsung menghentikan mereka.

'' Hey, mau kemana Yun?'' sapa Yanto, tetapi matanya tak pernah lepas dan tertuju pada Tiara.

'' Kerumah Nia, temenin yuk!'' ajak Yunita kepada Yanto.

Tiara yang memang tak menyukai Yanto, hatinya merasa kesal kepada Yunita, yang malah meminta Yanto untuk menemani mereka pergi kerumah Nia. Mendapatkan angin segar seperti itu, Yanto dengan semangat mengiyakan ajakan Yunita. Sehingga merekapun pergi berempat kerumah Nia.

Sesampai di rumah Nia, terkecuali Tiara, mereka mulai asyik bersantai santai ngobrol kesana-kemari. Bahkan Yunita seakan-akan, sengaja mengulur waktu dan melupakan kalau Tiara ada janji dengan Fadil jam 08.00.

Tiara mulai merasa gelisah, saat jam dinding di rumah Nia telah menunjukkan jam 08.30. Berarti dia telah melewatkan waktu selama 30 menit dari janjinya bersama Fadil. Dalam hatinya dia merasa, kalau Fadil telah sedari tadi datang untuk menjemputnya. Yang berarti juga, Fadil telah sedari tadi menunggu dirinya di rumah.

Telah berkali-kali, Tiara meminta kepada Yunita agar secepatnya pulang. Namun, Yunita selalu menundanya dengan berbagai alasan-alasannya. Tiarapun semakin merasa kesal, hingga akhirnya dia pergi keluar dari ruang tamu itu, dan duduk dengan gelisah di teras rumah Nia sendirian. Nia melihat sikap Tiara yg seperti itu, kemudian bertanya kepada Yunita:

'' Eh Yun, kenapa dengan adik kamu? kok kelihatannya bete banget sih!"

Ditanya seperti itu, Yunita malah cuma menggeleng-gelengkan kepalanya. Tak lama kemudian, ponsel Yunita berdering, Dia melihat ternyata nomor Tiara yg memanggil. Yunita tak menjawab panggilan dari ponsel Tiara, melainkan malah merubah pengaturan dering ponselnya menjadi mode diam dengan getar. 1x , 2x , 3x ,Yunita mulai merasa kesal, dalam hatinya dia berkata:

'' Ngapain sih Tiara? kurang kerjaan banget.''

Yunita tidak mengetahui, kalau ponsel Tiara masih tertinggal di rumah, dan mengira Tiaralah yang menelpon dia. Hingga akhirnya Yunita malah me-non aktifkan ponselnya. Yanto yang melihat Tiara masih duduk diluar sendirian selama hampir satu jam, diapun keluar untuk menghampiri Tiara.

Namun, saat melihat Tiara ternyata sedang menangis, akhirnya dia mengurungkan niatnya dan kembali masuk kedalam ruang tamu itu. Kemudian dia menghampiri Yunita.

'' Yun, itu adikmu lagi nangis, kenapa yah?''

Mendengar kalau Tiara sedang menangis, Yunita lantas bergegas keluar menghampiri Tiara.

'' Tiara.., ngapain sih kamu nangis gitu? malu-maluin tau!''

'' Kak, tega banget sih kamu sama aku!, lihat sekarang udah jam berapa? kalau emang gak mau temenin aku, kenapa tidak bilang waktu masih di rumah tadi? bilangnya cuma sebentar, tapi.."

'' Sabar dikit ngapa sih? Yunita memotong ucapan Tiara.

'' Dari tadi juga aku sudah sabar kak!, cuma kakaknya aja yang gak ngerti-ngerti. Apa memang kakak sengaja ya? ingin mengacaukan hubungan Tiara dengan A Fadil?. Tiara yakin, sekarang A Fadil pasti marah sama Tiara. Karena Tiara gak bisa nepati janji Tiara sama A Fadil. Kalau nanti kenapa-napa, Tiara gak akan maafin kakak!''

Tiara meluapkan seluruh kekesalan hatinya, bulir-bulir air bening masih menetes dari sudut kedua matanya. Yunita, meski merasa sedikit kesal, tapi bagaimanapun juga, Diapun merasa bersalah kepada Tiara. Sebab, janji kencan Tiara dan Fadil telah dia kacaukan. Sekarang sudah lebih dari jam sembilan. Itu artinya, sudah lewat dari satu jam waktu berlalu dari jadwal semula.

Pada saat Yunita dan Tiara sedang berbicara, Nia, Yanto, serta Iwan, juga keluar dari ruang tamu dan menghampiri mereka. Mereka melihat Tiara dan Yunita tengah berbicara, namun sikap keduanya begitu ambigu. Nia bertanya kepada Yunita tentang duduk permasalahannya, kemudian memberikan solusi untuk keduanya.

Akhirnya setelah menunggu beberapa saat, merekapun pergi menuju wisata Taman jodoh. Sebelumnya Yunita menghubungi ponsel Vita, dan mengetahui kalau Fadil sudah pergi dengan Ulil setelah sempat menunggu Tiara dirumah sampai begitu lama.

...****************...

1
Lina Zascia Amandia
Mampir lagi Kak, smgt... m
Lina Zascia Amandia
Mampir lagi Kak....
Alan gerhana: Ok terimakasih
total 1 replies
Lina Zascia Amandia
Like satu semangat....
Alan gerhana: thank you
total 1 replies
Zulfanafsafifa
aku mampir Thor 🥰🥰
Zulfanafsafifa: semoga bisa saling dukung juga ka😁😁
total 2 replies
Lina Zascia Amandia
Halo Thor like n Fav sdh. mendarat di sini.... Feedback balik. ya....
Alan gerhana: Ok thanks, insyaallah siap..siap, tunggu feedback baliknya
total 1 replies
Faris Setyawan Fais
walaupun Ini semua gak masuk akal karena hanyalah karangan, dadaku terasa sesak membayangkan jika didunia nyata ada seperti ini, aku hanya Ingin bisa berjumpa dengannya yang telah pergi mendahuluiku. membuatku rindu pemilik Nama Aisyah Baqist
sabrina, Bibah,
oh... okey, di tunggu cerita {novel}yang lainnya
Alan gerhana: Ok silahkan ditunggu novel yang lainnya, tp tetap harus bersabar.
total 1 replies
sabrina, Bibah,
ide bagus thor 🤣🤣
sabrina, Bibah,
tetap setia untuk menunggu kelanjutan nya thor dan tetap semangat
Alan gerhana: Uoke.. silahkan ditunggu ya, insyaallah kalau ada waktu pasti akan saya lanjutkan hingga tamat
total 1 replies
sabrina, Bibah,
tong itu yang isinya air kan thor 🙏🤣, canda yah thor
Alan gerhana: hhh mungkin juga begitu..
total 1 replies
sabrina, Bibah,
lanjut kan thor 🤣
sabrina, Bibah,: gak papa thor, tetap di tunggu kok
total 2 replies
sabrina, Bibah,
tetap di tunggu yah thor episode selanjutnya, semangat
Alan gerhana
mohon maaf jika ada pembaca yang kebetulan mempunyai nama yang sama seperti candaan Fadil pada bab ini. Author tidak bermaksud untuk menghina ataupun melecehkan nama tersebut. Ini hanyalah spontanitas dari pikiran author saat menulis bab ini 🙏🙏🙏
sabrina, Bibah,
di tunggu kelanjutannya thor
sabrina, Bibah,
hahaha ternyata salah, kirain sapi sama sapi 🤣🤣, maaf thor 🙏
sabrina, Bibah,
kek nya sapi dengan sapi deh hahaha maaf thor kalau aku sok tau, cuman nebak aja 😅
Ryantie A
sukses thor buat karyanya, aku ga lupa like loh. maaf jika berkenan bisa mampir ya ke Novel CS aku JUDUL GADIS KRISTAL BIRU. Terimakasih.
sabrina, Bibah,
makin kesini cerita nya makin seru banget
sabrina, Bibah,: okey👌
total 2 replies
sabrina, Bibah,
semangat thor selalu menunggu
Rosmidar Didi Midar
lanjut lagi dong thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!