NovelToon NovelToon
Istri Miskin Presdir

Istri Miskin Presdir

Status: tamat
Genre:Badboy / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / One Night Stand / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:16.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lizaa Zarina

Ayahnya adalah seorang penjudi, sedangkan ibu tirinya adalah wanita yang hanya tahu menyenangkan diri sendiri. Dia dan adiknya yang menderita dan menjadi pencari nafkah untuk kedua orang tua nya

Hingga, suatu petaka terjadi padanya saat malam itu. Dia terpaksa menikah dengan seorang pria yang tidak dikenalnya karena telah merenggut kesuciannya

"Aku akan bertanggung jawab dengan menikahimu. Tapi, jangan berharap dengan cintaku, karena aku tidak tertarik dengan wanita malam seperti mu."

"Jaga bicara anda tuan, akulah pihak yang dirugikan disini. Kesucian yang aku jaga seumur hidupku, kau renggut dengan tidak manusiawi. Bahkan, ciuman pertamaku kau ambil secara paksa."

"Banyak bicara! Cepat tanda tangan kontrak pranikah ini atau aku akan mempermalukan keluargamu!"

Dan diusia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lizaa Zarina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KESAL

Setelah membersihkan dirinya. Embun keluar kamar, dia mendapati Belle dan Brandon yang sedang memainkan ponsel mereka

"Pagi, Belle, Brandon." sapa Embun yang sedang berdiri dianak tangga terakhir

"Pagi, kak! Kakak belum sarapan, kan? Pasti kelelahan semalam." ucap Belle sambil tertawa

"Aku, sarapan dulu, ya?" ucap Embun sedikit malu. Bagaimana bisa Belle berpikiran seperti itu

Setelah sarapan, Embun kembali melihat Belle ke ruang tv. Tapi, dia tidak bisa menemukan wanita itu disana. Dia menanyakan pada asisten rumah yang sedang bekerja dan langsung menuju ke tempat Belle berada

"Belle, boleh aku duduk disini?" tanya Embun yang melihat Belle sedang menyeruput tehnya sambil memandangi bunga di taman

"Duduklah. Temani aku menikmati pemandangan yang menyejukkan mata ini." sahut Belle sambil tersenyum

"Hem. Bolehkah aku menanyakan sesuatu?"

"Tanyakan saja, kak. Tidak perlu meminta izin."

"Apakah, kamu tahu, siapa itu, Audrey?" tanya Embun terbata-bata

"Tentu saja aku tahu." jawab Belle dengan cepat. "apakah kakak ingin mengetahuinya?" sambungnya

"Iya, aku hanya ingin tahu saja."

"Audrey itu adalah mantan kekasih kak Bara." ucap Belle dan melirik ke arah Embun untuk melihat raut wajahnya

"Mantan, atau kekasihnya sampai sekarang?" tanya Embun takut-takut

"Mantan! Dia sudah meninggalkan kak Bara dengan alibi untuk mengejar karirnya. Dan, dia mungkin sudah mendapatkan semua itu. Mungkin juga, dalam waktu dekat ini dia akan segera kembali." ujar Belle

"Kembali? Bukankah mereka sudah putus?" tanya Embun yang memang tidak mengerti tentang hubungan rumit itu

"Ya. Tapi, orang polos sepertimu tidak mengerti bagaimana serakahnya wanita yang gila harta," ucap Belle

"Sekarang, bolehkah aku yang bertanya padamu?" ucap Belle dan di angguki oleh Embun

"Apakah kamu mencintai kakak ku?" tanya Belle blak-blakan

"Aku, aku tidak tahu." jawab Embun sambil menggelengkan kepalanya pelan

"Kenapa bisa tidak tahu? Kalian sudah menikah. Pasti saling mencintai, kan?"

"Sebenarnya, pernikahan kami ini terjadi karena kecelakaan."

"Kenapa bisa begitu? Kakak sudah hamil?" tanya Belle dengan raut wajah berbinar

"Bukan. Aku tidak sedang hamil sekarang."

Embun mulai menceritakan semuanya pada Belle. Belle terkesiap mendengarnya. Dia tidak menyangka, Embun sangat tegar menghadapi sikap Bara yang terbilang sangat kasar itu

"Kamu sangat kuat, kak! Aku senang bisa mempunyai kakak ipar sebaik kamu."

"Aku tidak sekuat yang terlihat Belle." ujar Embun sembari tersenyum

"Mulai sekarang, kamu harus mulai mencintai kak, Bara. Dan, juga mulai membuatnya jatuh cinta padamu."

"Jika aku bisa. Mungkin, aku yang terlebih dahulu jatuh cinta padanya."

"Aku yakin kamu bisa. Kakak tidak menyambung kuliah?" tanya Belle sambil memakan Snack nya

"Hehe, tidak. Aku tidak punya uang. Bahkan, untuk keperluan sehari-hari saja aku masih bingung." jujur Embun

"Itukan dulu. Sekarang kan sudah ada kak Bara yang menghidupi kakak. Jadi, kakak tidak perlu khawatir lagi." seru Belle

Kamu tidak tahu Belle. Hidupku tidak seberuntung kamu. Yang ku maksud adalah, jika orang tuaku meminta uang, aku tidak tahu harus mencarinya kemana, batin Embun sambil tersenyum kecut

"Kak, bagaimana kalau nanti kita berbelanja di mall saja. Kakak harus merubah penampilan, untuk menarik perhatian kak Bara." ujar Belle memberi ide

"Tidak. Kakak tidak punya uang."

"Pakai saja uangku, kak. Tenang saja, aku akan mentraktir kakak dengan baik."

"Tapi, besok saja, ya? Kakak harus izin terlebih dahulu dengan Bara."

"Kenapa tidak sekarang saja?"

"Aku tidak punya ponsel, jadi tidak bisa menghubunginya sekarang." ucap Embun dengan jujur sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal

Ponsel Embun tempo hari sudah dijual olehnya karena orang tuanya meminta uang padanya. Dia tidak memiliki simpanan apapun, karena setiap dia ingin menyimpan uang, selalu saja diambil oleh ayah atau ibunya

*****

Malam harinya, setelah mereka selesai makan. Mereka kembali ke kamar masing-masing, termasuk Embun dan Bara. Embun melihat ke arah Bara yang sedang berkutat dengan laptopnya di atas ranjang

"Hey, buatkan aku kopi!" titah Bara

"Ingin ditambahkan susu, tuan?" tanya Embun yang sudah memegang handle pintu

"Kau sedang menggodaku, ya?" tanya Bara skeptis

"Menggoda apa, tuan? Aku hanya bertanya saja." jawab Embun dengan jujur

"Bohong. Kau pasti sedang menggodaku, kan? Harus berapa kali aku mengatakannya? Aku tidak tertarik dengan wanita malam sepertimu! Dasar gadis miskin." hina Bara dengan meninggikan intonasi suaranya

"Akan aku buatkan sekarang." ucap Embun dan langsung pergi menuju dapur

Di dapur, saat ia sedang memanaskan air, dia termenung dan air matanya juga menetes tanpa izin. Sebenarnya, di dapur tersedia Drip Coffee Maker , Tapi karena Embun tidak pernah melihat benda itu di rumahnya, dia tidak mengetahui fungsi benda yang memudahkannya membuat kopi itu

Embun kembali memikirkan ucapan Bara yang sangat menggores hatinya. Namun, dia kembali teringat akan semangat untuk membuat Bara takluk dari Belle tadi pagi

Dia kembali dengan secangkir kopi dan segelas air putih yang diletakkan di atas nampan berwarna cokelat muda

"Ini kopi anda, tuan!" Embun meletakkan gelas kopi dan juga air putih di dekat Bara

"Aku hanya memintamu untuk membuatkan kopi untukku. Kenapa kau juga menyajikan air putih?" tanya Bara sambil menatap Embun dengan bingung

"Apakah anda tidak tahu? Air putih bisa menurunkan kadar kafein dalam waktu yang relatif singkat, setelah anda meminum kopi. Mungkin, sekarang anda sedang butuh kopi untuk menghilangkan rasa kantuk karena harus lanjut bekerja, kan?"

"Lalu?" ucap Bara sambil terus memperhatikan Embun

"Ya. Air putih dapat menurunkan kadar kafein dalam tubuh anda, tuan! Anda juga butuh tidur malam ini, karena esok, anda harus berangkat ke kantor untuk bekerja." lanjutnya

"Kau sedang berusaha mencari perhatianku dengan berpura-pura dan sok pintar sekarang?" tanya Bara mengejek

Embun tidak menjawab apapun. Dia juga merasa jengah dengan laki-laki di depannya. Terus-menerus menuduhnya tanpa bukti yang nyata. Dia berbuat baik salah, apalagi kalau berbuat jahat, sudah pasti akan lebih-lebih salah

Embun menatap Bara dan bergantian menatap segelas air putih yang tadinya ia taruh di atas meja kerja Bara, tepatnya di samping si gelas kopi

Embun mengambil gelas air putih itu lalu meneguknya tanpa jeda hingga habis. Setelah habis dia membalikkan gelas itu sebagai pertanda, bahwa ia sudah mengosongkan gelas yang berisi air putih tadi

"Apa maksudmu?" tanya Bara yang sudah berapi-api

Entah kenapa, Embun tak gentar menatap Bara yang sudah menatap horor ke arahnya. Mungkin, karena rasa kesalnya jadi dia melupakan rasa takutnya

"Maaf. Tapi, aku juga butuh minum air putih untuk menurunkan tekanan darah tinggiku yang melonjak karena menghadapi sikapmu itu!" sahut Embun dengan santai sembari mengendikkan bahunya acuh tak acuh

Hal itu membuat Bara geram. Bara mengejar langkah Embun dan menarik lengan wanita itu sampai Embun terpaksa berhenti

"Apa maksudmu?"

"Dari tadi anda hanya menanyakan kalimat itu? Apakah tidak ada pertanyaan lain? Aku ingin tidur, tuan! Selamat malam." ucap Embun dan kembali melangkahkan kakinya menuju sofa empuk yang sudah memanggilnya sejak tadi

Embun... Dasar, wanita tidak tahu diri, batin Bara

Hai, jangan lupa tinggalkan like, komentar, vote dan hadiah, ya! Jika kalian suka cerita ini, langsung tambahkan ke daftar favorit kalian

Terima kasih ❤️

1
Lisa Halik
lanjut saja sini thor brandnon
Lisa Halik
kenapalah embun masih juga ingin bersama bara
Lisa Halik
kalau saya macam embun,saya pergi saja dari bara&cari kebahagian sendiri..huhuh
Lisa Halik
kenapa bara masih saja tak sadar
Lisa Halik
keterlaluan sekali bara
Wahyu tampan sempurna
embun bego
embun oon
embun Tolol
embun lemah
embun cuma bisa mewek
embun bloon
embun
embun
embun
embun
embun
embun
embun
embun
embun mati aja Sono gak guna juga jadi tokoh utama
Wahyu tampan sempurna: aku belum baca itu mah


ini aja coba baca ' di buang suami di nikahi ' om suami
total 1 replies
Wahyu tampan sempurna
ternyata embun bego bin oon sontoloyo


jujurlah
Rahma Lia
Luar biasa
Yana
kk aurora Jagan ter lalu kejam kk. bara y sama embun kasian dia kk
Kurnaesih
Alhamdulillah selesai... tetap semangat Thor semoga selalu sehat.dan sukses 🤲🥰🥰 mo lanjut baca Bungsunya Bara Ama Billy 💪💪👍
Kurnaesih
aku begadang Thor saking kangen nya5 Ama bara embun 🥰🥰🥰
Lizaz: maacih kakak sayang😍
total 1 replies
Kurnaesih
mampir Thor ini aku baca yang ke 2 lagi kangen Ama embun/barra🥰🥰👍🙏
Lizaz: 😍😍😍
mungkin udah lama banget, saya baru liat komentar kakak💋
total 1 replies
Mazree Gati
stop,,end .sorii tor ngak lanjut
Agnesya
Lah dia tlp ke adiknya utk bertya kabar itu pake apa ya???
Rusnawati Rusdi Rusdi
ok
Nur Aidi Athi
Buruk
Bang Sule
sikap Rey tidak profesional...laki2 goblok....!
Rostin Dawi
klw Albert punya pistol kenapa tidak membaki embun kenapa mala melemparnya pakai pisau
Mischa Chantika
Luar biasa
Ian Nver Win: 9u8 de556
total 1 replies
Mischa Chantika
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!