NovelToon NovelToon
My Presdir I Love You

My Presdir I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:735.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rini Jayanti

Mengisahkan tentang perjalanan cinta sepasang kekasih dari dua keluarga paling berpengaruh di kota X.
Cerita dimulai dengan kepulangan Rachel dari Paris dan bertemu dengan Sawn, presdir dari perusahaan raksasa Moon. Pertemuan pertama Rachel dengan Sawn di awali dengan kesan yang kurang baik. Tak disangka Sawn bertemu lagi dengan Rachel yang menjadi sekretarisnya sendiri.

Akankah cinta hadir diantara mereka berdua? Sawn yang dingin dan Rachel yang tidak berani mengungkapkan perasaannya.

Ikuti kisahnya di novel ini yaa...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Jayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai Jatuh Cinta 2

Kau hanya perlu pendekatan untuk dimulainya suatu cinta

Karena cinta tidak se simple yang kita bayangkan

Butuh waktu untuk menghadirkannya

Dan butuh waktu pula untuk mengusirnya pergi

Rachel belum juga beranjak untuk istirahat. Sepertinya dia memikirkan kejadian tadi. Hanya berguling-guling di tempat tidur dan tak memenjamkan mata. Waktu sudah menunjukan jam 23.40, padahal sudah seharusnya dia bergegas istirahat, pagi hari dia harus cepat untuk bekerja.

"Kring.. kring..."Suara ponsel Rachel berbunyi.

"Sawn... kenapa dia tiba-tiba menelepon?."Tanya Rachel pada dirinya sendiri.

Menghirup nafas sejenak

"Iya Sawn... "Jawab Rachel

"Kau belum pergi tidur?."Tanya Rachel

"Belum aku tak bisa memejamkan mataku."

"Apakah karena Luccas tadi mengganggumu."

Rachel tak menjawabnya bahkan tak ingin menjawabnya.

"Baiklah kalau kau tak ingin memberitahuku.

Aku hanya ingin mengecek keadaanmu dan aku heran bagaiamana bisa apartement di kawasan distrik elite penjagaanya kurang aman. Aku sudah menegur penjaganya. Kalau sampai terjadi seperti itu lagi, sebaiknya kau memikirkan untuk mencari tempat tinggal baru."Seloroh Sawn panjang lebar.

"Tenanglah tadi penjaganya sudah datang dan meminta maaf, lain kali hal ini tak akan terjadi lagi."

"Baikklah segeralah kau tidur besok pagi sudah harus pergi ke kantor. Kita akan mengadakan rapat direksi."Ucap Sawn.

"Baiklah selamat malam."Sambung Sawn lagi mengakhiri pembicaraan di telepon.

"Hampir lupa kalau besok ada rapat direksi, aku harus cepat tidur."Hati Rachel berbisik.

Tapi apa di nyana waktu cepat berlalu menunjukan jam 03.00 dini hari. Dia tetap tak bisa untuk memejamkan matanya dan banyak sekali pikiran yang berkecamuk di dadanya.

Pagi hari di perusahaan Moon

"Sudah jam 08.15, kenapa Rachel belum datang?." Tanya Sawn pada assisten Liu. Dia juga tampak heran karena tak biasanya Rachel datang terlambat.

"Aku akan mencoba menghubunginya."Assisten Liu menghubungi ponselnya Rachel.

"Tut.. tut..tut.."Tak ada jawaban dari ponselnya Rachel.

"Dia tak menjawabnya."

"Apa karena masalah tadi malam dia tidak bisa istirahat, malam hari belum juga tidur atau sesuatu terjadi padanya lagi.. aarrghh lebih baik aku melihatnya sekarang."Batin Sawn berkecamuk.

"Liu kau aturlah rapat direksi untuk hari ini, bilang pada mereka aku akan datang terlambat."Sawn memerintahkan tugas seraya beranjak dari tempat duduknya. Dia pergi menuju tempat Rachel.

Assisten Liu mulai menjalankan tugas yang diberikan oleh Sawn. Pergi melihat suasana kerja di tempat para karyawan. Sani sekretaris presdir datang menghampiri assisten Liu karena Sawn menyuruh Sani untuk membantunya.

"Tuan Liu apa sesuatu terjadi?."Tanya Sekretaris Sani.

"Ya hari ini Rachel berhalangan hadir, kau bantu aku untuk mempersiapkan rapat direksi sekarang."Timpal assisten Liu.

"Sekretaris Sani, apa kau tahu bahwa karyawan di sini sering bergosip tentang presdir."Tanya assisten Liu. Sani merupakan Sekretaris pribadi Presdir, dia sudah bekerja kurang lebih 10 tahun dan merupakan orang kepercayaan presdir.

Sani tersenyum mendengar pertanyaan assisten Liu.

"Hampir semua perempuan di sini membicarakan presdir kita dan Rachel, tentu saja aku juga ikut memarahi kalau ada yang berani bergosip di depanku."Jawab Sani.

"Tapi selama aku bekerja di sini baru kali ini ada kejadian presdir Sawn dekat dengan karyawannya sendiri. "Sambung Sani lagi.

Assisten Liu melirik Sani dengan tatapan tajam dan bibir sedikit menyungging. Sani bertingkah salah.

"Astaga kenapa aku ikutan bergosip.... sudahlah aku akan pergi ke ruangan rapat sekarang." Sani langsung berlari kecil karena takut assisten Liu menggubrisnya.

Sawn tiba di depan pintu apartement Rachel. Mengetuknya berulang kali tapi Rachel tidak membuka pintunya. Mencoba menelepon ponselnya tapi tidak ada jawaban sama sekali. Sawn mulai khawatir pada Rachel. Apa yang harus dia lakukan, pintu masuknya memakai pasword. Dia memanggil penjaga apartementnya dan menyuruhnya untuk memanggil orang yang bisa membuka pintunya.

Hampir setengah jam lewat sampai akhirnya pintu bisa dibuka. Sawn langsung masuk ke dalam apartement Rachel, mencari Rachel ke kamarnya dan menemukannya terbaring di tempat tidur.

"Rachel.. Rachel.. " Sawn memegang bahu Rachel lalu meraba dahinya.

"Astaga badannya panas sekali"Sawn bicara sendiri. Dia mencari P3K di kamarnya dan di ruangan lain tapi nihil tak menemukannya.

"Sial gadis ini benar-benar ceroboh harusnya dia mempersiapkan segalanya kalau tinggal sendirian."Gerutu Sawn lagi. Sawn diam sejenak dan menghubungi assisten Liu.

"Liu kau pimpin rapatnya, aku tidak datang. Rachel demam tinggi dan aku akan membawanya ke Rumah Sakit."Sawn memerintahkannya pada assisten Liu.

"Baiklah selesai rapat aku akan datang menyusulmu"Jawab assisten Liu menutup pembicaraan.

Sawn mencari pakaian hangat di lemari untuk menutupi tubuh Rachel karena dia hanya memakai pajamas tanpa lengan. Setelah selesai memakaikannya dia mengangkat tubuh Rachel ke parkiran apartement untuk di bawanya ke Rumah Sakit terdekat. Selama di perjalanan Sawn menatap penuh wajah Rachel dan sesekali mengusapnya, Sawn membaringkan tubuh Rachel dengan posisi kepalanya di pangkuan Sawn.

"Kau harus tinggal sendirian dan kau pun tidak bisa merawat dirimu sendiri."Ucap Sawn bicara pada Rachel.

 

*Bersambung*....

 

1
Rini Haryati
bagus ceritnya
suksez
semangat
mksh
Puty Maryami
Ceritanya menarik, karakter tokoh prianya tegas dan pencemburu, tokoh wanitanya yang sabar dan cerdas dalam menghadapi tokoh pria membuat cerita ini sedikit berbeda dari novel-novel yang pernah saya baca.

Saya suka carita ini, nampak seperi kisah-kisah nyata, tidak berlebihan dalam setiap penokohan dan alurnya.
Niken Utami Dewi
baguuuuuuuusssss.....
Fransiska Siba
jaga baik2 Rahel jgn keras kepala lagi dan egois yaa hanya mikir diri sendiri
Fransiska Siba
salah sendiri tidak bisa menjadi diri ga mikir kalau lagi hamil. jgn salahkan org lain. masa masalah sepeleh ngambekan dan terus keras kepala, pikir diri sendiri apa rahel ga mikir kalau ada anak bayi dalam perutnya? malah keluar membahayakan kandungannya
Anisatul Azizah
fix ini yg dijodohin sama kamu Rachel
Anisatul Azizah
Sawn kenapa bisa jd kepribadian ky gitu? pacaran sm Vivi jg g disetujui kan sama ibunya.. atau emang dia yg g mau berkomitmen
Anisatul Azizah
terus aja diam²an, lama² bakal terungkap jg, tapi dalam mimpimu Sawn😠
Anisatul Azizah
sudah tak menyukaiku lagi??? kok GeEr sih, emang yakin Rachel dulu suka kamu?😜
Anisatul Azizah
masih menerka² alur ceritanya🤗
Anisatul Azizah
kata² terakhirnya.. mencintai adalah hasrat, dicintai adalah anugerah😍😍
Anisatul Azizah
omo, Sawn.. kau peka sekali utk ukuran laki².. apakah kau seorang casanova seperti presdir² di novel lain?🤭
Anisatul Azizah
gercep tuan presdir😅
Anisatul Azizah
eh eh, babang Sawn baru jg 2 minggu dah kepincut aja😅
Anisatul Azizah
hadir kak♥️
xnna
SAWN TPI AKU BCA SUWAN
Nurul Hidayah Msi Mencirim
tidak ada extra part kah?
Tifani putri Khairani
Rachel ya thor yg di jodoh kan oleh nyonya park..
Dinda Mutia
lanjut
Ahmat Hapids
sebenernya disini yg salah dan egois itu shawn dan yg cari musuh itu shawn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!